Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Kurban Digital Makin Ramai, Begini Hukum Fiqihnya

Kurban Digital Makin Ramai, Begini Hukum Fiqihnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kurban digital kini semakin ramai menjelang Idul Adha. Banyak orang mulai ikut patungan sapi lewat transfer bank, aplikasi pembayaran, hingga grup WhatsApp keluarga. Karena itu, pertanyaan tentang hukum kurban digital dan patungan online terus muncul: apakah kurban seperti ini tetap sah menurut fiqih Islam?

Fenomena ini semakin terasa di era sekarang. Orang bisa memilih sapi kurban sambil rebahan di rumah, melihat foto hewan lewat layar ponsel, lalu langsung mentransfer uang hanya dalam hitungan menit.

Kadang obrolan patungan kurban sekarang bahkan dimulai dari pesan singkat:
“Kurang satu orang lagi buat sapi.”

Lalu grup keluarga mendadak ramai membahas nominal transfer, lokasi penyembelihan, sampai foto sapi yang dikirim panitia lewat chat.

Dan semuanya terasa cepat sekali sekarang. Tinggal klik. Transfer. Selesai.

Namun di balik kemudahan itu, banyak umat Islam mulai bertanya: apakah kurban digital benar-benar sesuai syariat?

Islam Membolehkan Patungan Kurban untuk Sapi

Dalam fiqih Islam, sistem patungan kurban sebenarnya sudah dikenal sejak zaman Rasulullah SAW. Kurban sapi dan unta memang diperbolehkan untuk tujuh orang.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:

“Kami pernah berkurban bersama Rasulullah SAW pada tahun Hudaibiyah, seekor unta untuk tujuh orang dan seekor sapi untuk tujuh orang.”
(HR Muslim)

Karena itu, ulama membolehkan patungan kurban selama:

  • maksimal tujuh orang untuk satu sapi atau unta,
  • niatnya ibadah kurban,
  • dan kepemilikannya jelas.

Artinya, sistem patungan melalui transfer digital atau aplikasi online tetap sah selama memenuhi ketentuan syariat tersebut.

Sebaliknya, kambing tidak bisa dipakai patungan tujuh orang karena satu kambing hanya berlaku untuk satu orang atau satu keluarga.

Kurban Digital Sah Selama Akadnya Jelas

Banyak ulama kontemporer menjelaskan bahwa teknologi hanyalah alat. Hukumnya bergantung pada akad dan pelaksanaan ibadahnya.

Karena itu, membeli hewan kurban lewat aplikasi, marketplace syariah, atau transfer bank tetap diperbolehkan selama:

  • hewan memenuhi syarat kurban,
  • proses penyembelihan sesuai syariat,
  • dan distribusinya amanah.

Allah SWT berfirman:

“Maka makanlah sebagian darinya dan berikanlah untuk dimakan orang yang sengsara lagi fakir.”
(QS Al-Hajj: 28)

Ayat ini menegaskan bahwa inti kurban bukan semata transaksi membeli hewan, tetapi juga nilai ketakwaan dan kepedulian sosial.

Ada detail keseharian yang sekarang mulai terasa biasa menjelang Idul Adha:
notifikasi transfer masuk satu per satu,
panitia kurban mengirim voice note soal jadwal penyembelihan,
lalu foto sapi mulai memenuhi galeri WhatsApp keluarga.

Dan lucunya, sebagian orang hari ini justru lebih sering melihat foto sapi kurban di layar ponsel daripada melihat langsung hewannya di kandang.

Ulama Ingatkan Jangan Sampai Kurban Kehilangan Ruh Ibadah

Meski teknologi memberi kemudahan, para ulama tetap mengingatkan agar ibadah kurban tidak berubah menjadi sekadar transaksi praktis tanpa makna spiritual.

Kurban dalam Islam mengandung nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kedekatan kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridaan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”
(QS Al-Hajj: 37)

Karena itu, meski pembayaran dilakukan digital, umat Islam tetap dianjurkan menjaga ruh ibadah:

  • memperbaiki niat,
  • memilih hewan terbaik sesuai kemampuan,
  • serta memahami makna pengorbanan dalam kurban.

Ada satu suasana yang terasa berbeda sekarang:
dulu orang datang langsung ke kandang, memegang tali sapi, lalu tawar-menawar sambil melihat kondisi hewan dari dekat.

Sekarang semuanya bisa selesai tanpa keluar rumah.

Cepat memang. Praktis juga. Tapi kadang terasa jauh sekali.

Patungan Online Jadi Solusi Banyak Orang

Di sisi lain, sistem kurban digital justru membantu banyak masyarakat yang sebelumnya kesulitan ikut berkurban sendiri.

Harga sapi yang terus naik membuat patungan online menjadi solusi realistis agar lebih banyak orang tetap bisa beribadah kurban.

Selain itu, teknologi juga membantu distribusi kurban ke wilayah terpencil dan daerah yang lebih membutuhkan.

Karena itu, banyak lembaga sosial dan panitia masjid mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas manfaat kurban.

Dan ironisnya, teknologi yang sering dianggap menjauhkan manusia dari nilai spiritual justru kadang membuat lebih banyak daging kurban sampai kepada orang-orang yang membutuhkan.

Fiqih Islam Tetap Bisa Menjawab Perubahan Zaman

Para ulama menegaskan fiqih Islam memiliki keluwesan untuk menjawab perkembangan zaman selama prinsip syariat tetap dijaga.

Kurban digital menjadi salah satu contoh bagaimana teknologi dapat berjalan berdampingan dengan ibadah.

Karena itu, umat Islam tidak perlu takut terhadap perubahan cara transaksi. Yang paling penting tetap sama:
akadnya jelas,
pelaksanaannya amanah,
hewannya sesuai syariat,
dan niatnya benar-benar karena Allah SWT.

Teknologi boleh membuat kurban jadi lebih mudah dan praktis. Tetapi pada akhirnya, Allah tidak melihat seberapa cepat transfernya… melainkan seberapa tulus hati yang ikut berkorban di dalamnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Uzbekistan

    Ekspor Uzbekistan Buka Peluang Besar Produk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ekspor Uzbekistan menjadi salah satu peluang yang mendapat perhatian pemerintah untuk memperluas pasar internasional bagi produk Indonesia. Melalui publikasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Kementerian Perdagangan, pasar Uzbekistan dinilai memiliki prospek yang terus berkembang berkat jumlah penduduk yang besar, meningkatnya kebutuhan impor, serta posisinya yang strategis di kawasan Asia Tengah. […]

  • Orang tua siswa menandatangani surat pernyataan terkait kasus keracunan dalam program MBG di sekolah.

    Surat Pernyataan Orang Tua MBG Picu Krisis Kepercayaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus keracunan siswa dalam pelaksanaan program MBG memicu gelombang pertanyaan baru. Namun, perhatian publik justru semakin tajam setelah muncul kabar bahwa orang tua diminta menandatangani surat pernyataan. Situasi ini kemudian menggeser fokus dari sekadar insiden kesehatan menjadi persoalan kepercayaan. Program MBG sejatinya dirancang untuk memperkuat dukungan gizi bagi siswa. Akan tetapi, […]

  • Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi Penemuan Mayat Cibeureum, Perum Bumi Kersanagara, Tasikmalaya.

    Geger, Mayat Pria 56 Tahun Ditemukan di Cibeureum

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan Mayat Cibeureum menggegerkan warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa penemuan jenazah pria lanjut usia ini langsung menyita perhatian masyarakat. Kasus mayat ditemukan di Cibeureum tersebut memicu kerumunan warga yang ingin mengetahui kondisi di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Danil (56). Berdasarkan […]

  • utang Whoosh

    Pemerintah Bahas Pembayaran Utang Whoosh Gunakan Dana Hasil Korupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Pemerintah bahas pembayaran utang Whoosh dengan dana sitaan korupsi, skema fiskal dan negosiasi dengan Tiongkok masih disusun. albadarpost.com, HUMANIORA – Rencana pemerintah membayar utang Whoosh menggunakan dana hasil sitaan korupsi memasuki tahap pembahasan teknis antarkementerian. Mekanisme pelunasan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung itu belum diputuskan, namun pemerintah memastikan skema fiskalnya sedang disusun sebelum kembali bernegosiasi […]

  • Amalan Muharram

    Amalan Muharram yang Sering Terlewat, Pahalanya Besar

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang datangnya Muharram, suasana di sejumlah kampung di Tasikmalaya, Garut, dan Ciamis mulai berubah. Selepas Magrib, suara anak-anak terdengar lebih ramai di sekitar masjid. Sebagian membawa bambu yang akan dijadikan obor, sementara yang lain sibuk mencoba menyalakan sumbu dari kain bekas yang telah dicelup minyak tanah. Di teras masjid, beberapa orang tua […]

  • wakaf produktif

    Dua Kota Perluas Wakaf Produktif demi Kemandirian Fiskal Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sukabumi dan Tasikmalaya sepakat memperkuat wakaf produktif sebagai solusi pendanaan sosial dan kemandirian ekonomi. albadarpost.com, LENSA – Kolaborasi dua pemerintah kota di Jawa Barat kembali menguat, kali ini pada sektor yang dinilai mampu menciptakan kemandirian fiskal daerah. Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya sepakat memperluas pemanfaatan wakaf produktif, instrumen ekonomi yang dianggap bisa menjawab […]

expand_less