Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Apa Itu Penggelapan dalam Jabatan? Ini Unsur Hukum dan Sanksinya

Apa Itu Penggelapan dalam Jabatan? Ini Unsur Hukum dan Sanksinya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus penggelapan dalam jabatan sering muncul dalam berbagai sektor, baik di lingkungan perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan. Penggelapan dalam jabatan merupakan tindak pidana yang terjadi ketika seseorang menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan melalui jabatan atau pekerjaannya untuk menguasai uang atau barang milik pihak lain secara melawan hukum.

Dalam praktiknya, penggelapan dalam jabatan kerap berawal dari akses terhadap keuangan, aset, atau dokumen penting yang dimiliki oleh perusahaan atau instansi. Ketika akses tersebut disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, perbuatan itu dapat dikategorikan sebagai tindak pidana.

Karena itu, hukum pidana di Indonesia mengatur secara tegas mengenai perbuatan ini melalui ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) maupun Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Pengertian Penggelapan dalam Jabatan

Secara hukum, penggelapan dalam jabatan adalah tindakan menguasai atau memiliki barang yang sebagian atau seluruhnya milik orang lain secara melawan hukum, padahal barang tersebut berada dalam penguasaan pelaku karena jabatan atau pekerjaannya.

Artinya, pelaku awalnya memang diberi kepercayaan untuk mengelola atau memegang barang tersebut. Namun kemudian kepercayaan itu disalahgunakan.

Perbuatan ini berbeda dengan pencurian biasa. Dalam pencurian, pelaku mengambil barang yang sejak awal tidak berada dalam penguasaannya. Sebaliknya, dalam penggelapan jabatan, barang tersebut memang sudah berada dalam kendali pelaku karena tugas atau tanggung jawabnya.

Unsur-Unsur Penggelapan dalam Jabatan

Agar suatu perbuatan dapat dikategorikan sebagai penggelapan dalam jabatan, terdapat beberapa unsur hukum yang harus terpenuhi.

Menguasai Barang Secara Melawan Hukum

Pertama, pelaku melakukan tindakan menguasai atau memiliki barang milik orang lain secara melawan hukum. Tindakan ini biasanya dilakukan dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi.

Barang Berada dalam Penguasaan Karena Jabatan

Kedua, barang tersebut berada dalam penguasaan pelaku karena hubungan kerja atau jabatan. Artinya, pelaku memperoleh akses terhadap barang tersebut karena kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan atau instansi.

Pelaku Memegang Amanah Jabatan

Ketiga, pelaku merupakan orang yang memiliki tanggung jawab tertentu dalam pekerjaannya, seperti pegawai, karyawan, bendahara, atau pejabat yang dipercaya mengelola aset.

Jika ketiga unsur tersebut terpenuhi, maka perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai penggelapan dalam jabatan.

Perbedaan Dasar Hukum: Swasta dan Pemerintahan

Hukum Indonesia membedakan penggelapan dalam jabatan berdasarkan sektor tempat perbuatan itu terjadi.

Pada sektor swasta, ketentuan ini diatur dalam Pasal 374 KUHP. Pasal tersebut mengatur bahwa pelaku penggelapan dalam jabatan dapat dikenai ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Sementara itu, jika perbuatan serupa terjadi di lingkungan pemerintahan, maka ketentuan yang digunakan adalah Pasal 8 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Dalam konteks pemerintahan, tindakan tersebut tidak hanya dianggap penggelapan, tetapi juga termasuk penyalahgunaan jabatan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Modus yang Sering Terjadi

Dalam praktiknya, terdapat beberapa modus yang sering muncul dalam kasus penggelapan dalam jabatan.

Pertama, penggunaan uang hasil penagihan perusahaan untuk kepentingan pribadi. Kasus ini sering terjadi pada pegawai yang bertugas menerima pembayaran dari pelanggan.

Selain itu, penjualan aset perusahaan atau negara secara ilegal juga termasuk modus yang cukup sering ditemukan.

Modus lain yang tidak kalah umum adalah manipulasi laporan keuangan atau inventaris barang. Dalam kondisi tertentu, pelaku juga berusaha menghapus atau merusak dokumen untuk menutupi perbuatannya.

Karena itu, sistem pengawasan internal dalam sebuah organisasi menjadi sangat penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan jabatan.

Penggelapan Jabatan Termasuk Delik Formil

Menariknya, penggelapan dalam jabatan termasuk dalam kategori delik formil.

Artinya, seseorang tetap dapat dipidana meskipun barang yang digelapkan sudah dikembalikan atau kerugian materiil belum sepenuhnya terjadi.

Selama unsur perbuatan melawan hukum telah terpenuhi, maka proses hukum tetap dapat berjalan.

Ketentuan ini menunjukkan bahwa hukum pidana tidak hanya menilai kerugian materiil, tetapi juga menilai penyalahgunaan kepercayaan yang terjadi dalam jabatan.

Pentingnya Integritas dalam Jabatan

Kasus penggelapan jabatan pada dasarnya berakar pada penyalahgunaan kepercayaan. Oleh karena itu, integritas menjadi faktor utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan.

Selain pengawasan yang kuat, budaya transparansi dan akuntabilitas juga sangat penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

Dengan sistem pengawasan yang baik serta kesadaran hukum yang tinggi, potensi terjadinya penggelapan dalam jabatan dapat diminimalkan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melihat Ka’bah

    Doa Sudah Dihapal, Tapi Mendadak Lupa Saat Melihat Ka’bah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak jamaah haji ternyata mengalami hal yang sama saat pertama kali melihat Ka’bah: mereka lupa dengan daftar doa yang sebelumnya sudah disiapkan. Padahal sebagian orang datang membawa catatan panjang di ponsel. Ada yang menulis nama keluarga satu per satu. Ada juga yang menyimpan doa-doa khusus sejak masih di tanah air. Namun ketika […]

  • PSSI Awards 2026

    Voting PSSI Awards 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Voting publik PSSI Awards 2026 resmi dibuka, libatkan pencinta sepak bola Indonesia dalam menentukan prestasi terbaik. Voting Publik PSSI Awards 2026 Resmi Dimulai albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi membuka voting publik PSSI Awards 2026 mulai hari ini. Melalui mekanisme pemungutan suara berbasis daring, masyarakat pencinta sepak bola diberi […]

  • Pengamanan Wisata Pamijahan

    Pamijahan Tasikmalaya Dipadati Peziarah, Polisi Cepat Amankan Lokasi

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Wisata Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya diperketat sejak pagi menjelang lonjakan peziarah libur panjang. Pengamanan Wisata Pamijahan atau patroli intensif di kawasan ziarah tersebut dilakukan Polsek Bantarkalong untuk memastikan situasi tetap aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat. Di lapangan, suasana Pamijahan mulai berubah sejak Jumat (24/4/2026) siang. Arus kendaraan meningkat, pedagang musiman […]

  • Ilustrasi rudal BrahMos milik Indonesia yang diluncurkan dari sistem pertahanan pesisir sebagai bagian modernisasi militer Asia Tenggara.

    Indonesia Beli Rudal BrahMos: Sinyal Baru Kekuatan Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Keputusan Indonesia beli rudal BrahMos dari India langsung menarik perhatian pengamat militer regional. Langkah ini menandai fase baru modernisasi pertahanan nasional. Selain itu, kebijakan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat kemampuan maritim. Banyak analis menilai bahwa Indonesia membeli rudal BrahMos bukan sekadar transaksi alutsista, melainkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya […]

  • doa hari jumat

    Jangan Terlewat! Ini Doa Mustajab di Malam dan Hari Jumat

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa hari Jumat menjadi salah satu amalan penting yang dianjurkan dalam Islam, terutama pada malam dan hari Jumat. Banyak umat Muslim mencari doa malam Jumat, doa mustajab hari Jumat, serta amalan yang dapat mendatangkan keberkahan. Menariknya, hari Jumat bukan sekadar hari biasa, melainkan waktu istimewa yang penuh peluang dikabulkannya doa. Oleh karena […]

  • Ilustrasi gedung Baznas RI sebagai simbol penetapan dan penyesuaian zakat fitrah berdasarkan harga beras di daerah Indonesia

    Harga Beras Naik, Zakat Fitrah Menyesuaikan? Ini Penjelasan Baznas RI

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) kembali menegaskan bahwa zakat fitrah tidak harus diseragamkan secara kaku di seluruh wilayah Indonesia. Meski secara nasional Baznas RI menetapkan nilai zakat fitrah sebesar Rp50.000 per jiwa pada Ramadhan 1447 Hijriah, pelaksanaannya tetap memperhatikan kondisi harga beras di masing-masing daerah. Pendekatan ini dinilai lebih […]

expand_less