Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Doa Safar Lengkap dengan Dalil, Amalan Penting Sebelum Bepergian

Doa Safar Lengkap dengan Dalil, Amalan Penting Sebelum Bepergian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE Doa keselamatan perjalanan merupakan amalan penting yang dianjurkan dalam Islam ketika seseorang hendak bepergian. Doa memohon keselamatan di perjalanan atau doa safar menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar perjalanan berlangsung aman, lancar, dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Sejak zaman Rasulullah SAW, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa perjalanan sebelum memulai safar. Selain menenangkan hati, doa ini juga mengingatkan manusia bahwa keselamatan sejati berasal dari pertolongan Allah.

Karena itu, banyak ulama menegaskan bahwa membaca doa safar bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari adab seorang muslim ketika melakukan perjalanan.

Doa Memohon Keselamatan di Perjalanan yang Diajarkan Rasulullah

Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus yang dibaca ketika seseorang akan memulai perjalanan.

Doa tersebut diriwayatkan dalam hadits sahih berikut:

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ
وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin.
Wa inna ila rabbina lamunqalibun.

Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kepada Tuhan kami, kami akan kembali.”

Doa ini diriwayatkan dalam HR. Muslim dan sering disebut sebagai doa safar.

Melalui doa tersebut, seorang muslim menyadari bahwa perjalanan yang aman bukan semata karena kemampuan manusia, tetapi karena pertolongan Allah SWT.

Dalil Al-Qur’an tentang Perlindungan Allah dalam Perjalanan

Selain hadits Nabi, Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa Allah memberi manusia kemampuan untuk melakukan perjalanan di darat dan di laut.

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُم مِّنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَ

Artinya:
“Dan Dialah yang menciptakan semua pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan hewan ternak yang kamu tunggangi.”
(QS. Az-Zukhruf: 12)

Ayat ini menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan manusia merupakan karunia Allah. Oleh karena itu, membaca doa keselamatan perjalanan menjadi bentuk syukur atas nikmat tersebut.

Keutamaan Membaca Doa Saat Memulai Safar

Membaca doa sebelum bepergian memiliki banyak keutamaan dalam Islam.

Pertama, doa memberikan ketenangan hati. Ketika seseorang menyerahkan keselamatannya kepada Allah, rasa cemas dalam perjalanan akan berkurang.

Kedua, doa menjadi bentuk perlindungan spiritual. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk selalu memohon perlindungan dari berbagai bahaya.

Ketiga, doa memperkuat kesadaran bahwa manusia hanyalah makhluk yang lemah. Dengan berdoa, seseorang mengakui bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah.

Karena itu, ulama menyarankan agar doa perjalanan dibaca dengan penuh kekhusyukan sebelum kendaraan mulai bergerak.

Adab Islami Ketika Melakukan Perjalanan

Selain membaca doa keselamatan perjalanan, Islam juga mengajarkan beberapa adab penting ketika seseorang melakukan safar.

Pertama, memulai perjalanan dengan niat baik dan tujuan yang jelas.

Kedua, berpamitan kepada keluarga serta meminta doa agar perjalanan berjalan lancar.

Ketiga, memilih waktu perjalanan yang aman dan mempersiapkan segala kebutuhan dengan baik.

Keempat, memperbanyak dzikir selama perjalanan agar hati tetap terhubung dengan Allah SWT.

Dengan menjalankan adab tersebut, perjalanan tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ibadah yang bernilai pahala.

Doa Agar Terhindar dari Bahaya Perjalanan

Selain doa safar utama, Rasulullah juga mengajarkan doa perlindungan dari bahaya.

Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ

Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan keadaan buruk ketika kembali.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Doa ini sering dibaca oleh Rasulullah SAW saat bepergian jauh.

Makna doa tersebut sangat dalam. Seorang muslim memohon perlindungan dari berbagai kemungkinan buruk selama perjalanan hingga kembali ke rumah.

Mengapa Doa Perjalanan Penting Dibaca?

Perjalanan selalu mengandung risiko. Karena itu, membaca doa memohon keselamatan di perjalanan menjadi pengingat bahwa manusia membutuhkan perlindungan Allah dalam setiap langkahnya.

Selain itu, doa juga memperkuat hubungan spiritual antara manusia dengan Sang Pencipta.

Ketika seseorang memulai perjalanan dengan doa, ia menanamkan keyakinan bahwa setiap perjalanan berada dalam pengawasan Allah SWT.

Dengan keyakinan tersebut, perjalanan bukan hanya sekadar berpindah tempat, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kondisi kemiskinan di Tasikmalaya dengan warga beraktivitas di lingkungan sederhana mencerminkan kenaikan garis kemiskinan dan kesenjangan sosial.

    Angka Turun, Beban Naik: Fakta Kemiskinan Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kemiskinan di Tasikmalaya mengalami penurunan secara persentase. Namun demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat. Faktanya, kemiskinan Tasikmalaya masih menyisakan persoalan serius, terutama terkait kenaikan garis kemiskinan dan kedalaman kemiskinan yang membuat beban hidup warga tetap berat. BPS mencatat persentase penduduk miskin di […]

  • Kebakaran Pabrik Cobek

    Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Cobek Tamansari Dilalap Api

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik cobek kembali menjadi perhatian warga Kota Tasikmalaya setelah sebuah pabrik produksi cobek kayu di wilayah Sukahurip, Kecamatan Tamansari, terbakar pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Ironisnya, kobaran api diduga berawal dari sesuatu yang terlihat sepele: puntung rokok yang belum padam sempurna. Peristiwa kebakaran pabrik cobek tersebut terjadi di kawasan Ciwaas […]

  • Ilustrasi wanita muslimah melaksanakan salat tarawih di rumah dengan mukena putih dalam suasana Ramadan yang khusyuk.

    Tarawih Wanita: Masjid atau Rumah Lebih Utama?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tarawih wanita menjadi topik yang selalu hangat setiap Ramadan. Banyak muslimah bertanya, apakah salat tarawih wanita lebih utama di rumah atau di masjid? Bagaimana hukumnya jika berjamaah? Pertanyaan ini penting karena tarawih termasuk sunnah muakkad yang sangat dianjurkan. Oleh sebab itu, memahami panduan tarawih bagi perempuan akan membantu ibadah menjadi lebih tenang […]

  • donasi Sumatera

    Penggalangan Donasi Sumatera di Bengkulu Capai Rp4,3 Miliar

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pemprov Bengkulu menggalang donasi Sumatera dan melelang atribut Rhoma Irama untuk bantuan bencana. albadarpost.com, PELITA – Upaya penggalangan donasi Sumatera oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat setelah rangkaian bencana melanda tiga wilayah di pulau itu. Pemerintah daerah menggelar tabligh akbar yang menghadirkan musisi senior Rhoma Irama, yang ikut menyumbang dengan melelang jas dan perlengkapan pribadinya. […]

  • Jamaah haji melakukan sa'i, antara Shafa Marwah.

    Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail selama ini sering hanya muncul sekilas saat membahas sejarah kurban atau asal-usul air Zamzam. Padahal di balik perjalanan itu, tersimpan salah satu kisah paling emosional dalam sejarah Islam: tentang seorang ibu yang bertahan di padang tandus, seorang anak kecil yang menangis kehausan, dan sebuah kota suci yang […]

  • akhlak mulia

    Ibadah Tinggi Tapi Akhlak Nol? Hadis Ini Menampar Keras

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Akhlak mulia, akhlak terpuji, dan budi pekerti luhur sering dikutip dalam ceramah maupun konten dakwah. Namun, realitanya justru berbanding terbalik. Di era media sosial, banyak orang tampak religius, tetapi mudah menghina, merendahkan, bahkan menyakiti lewat kata-kata. Di sinilah hadis Nabi tentang akhlak mulia menjadi relevan—bukan sekadar ajaran, melainkan cermin yang menampar realitas hari ini. […]

expand_less