Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kopi Bunar Mendunia, Petani Tasikmalaya Kini Nikmati Lonjakan Harga

Kopi Bunar Mendunia, Petani Tasikmalaya Kini Nikmati Lonjakan Harga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kopi Bunar asal Kampung Bunihurip, Kabupaten Tasikmalaya, kini mencuri perhatian pasar internasional. Produk kopi lokal yang sebelumnya hanya dikenal warga sekitar itu sekarang berhasil menembus Jepang dan mulai membuka peluang ekspor ke negara lain.

Keberhasilan Kopi Bunar sekaligus menjadi bukti bahwa kopi Tasikmalaya mampu bersaing di pasar global. Selain itu, lonjakan permintaan membuat harga panen petani meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyebut pencapaian tersebut lahir dari konsistensi warga Kampung Bunihurip dalam mengelola kebun kopi secara mandiri dan berkelanjutan.

“Dari kampung kecil lahir sejarah besar. Warga Bunar membuktikan keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk bersaing di pasar global,” ujar Asep, Jumat (15/5/2026).

Momentum itu kemudian mendorong pemerintah daerah mempercepat pengembangan kawasan kopi di Tasikmalaya. Pemkab kini fokus memperkuat sertifikasi produk, memperbaiki infrastruktur, dan membantu kebutuhan alat produksi petani.

Harga Kopi Naik Tajam, Petani Mulai Rasakan Dampaknya

Kopi Bunar tidak hanya membawa nama Tasikmalaya ke luar negeri. Di sisi lain, komoditas ini juga mulai mengubah kondisi ekonomi warga sekitar.

Sebelumnya, harga kopi hasil panen petani hanya berada di bawah Rp2.000 per kilogram. Namun sekarang nilainya melonjak hingga menembus lebih dari Rp10 ribu per kilogram.

Kenaikan harga itu membuat banyak petani mulai serius merawat kebun kopi mereka. Beberapa warga bahkan kembali membuka lahan yang sempat terbengkalai karena sebelumnya dianggap tidak menghasilkan keuntungan besar.

Di lereng perbukitan Bunihurip, aktivitas petani terlihat lebih hidup dibanding beberapa tahun lalu. Karung-karung berisi biji kopi mulai rutin keluar masuk sentra pengolahan. Aroma kopi sangrai pun perlahan menjadi identitas baru kampung tersebut.

Selain pasar Jepang, pengelola Kopi Bunar juga mulai menjajaki peluang ekspor ke negara lain. Langkah itu dilakukan agar produk kopi Tasikmalaya memiliki pasar yang lebih luas dan stabil.

Pemkab Tasikmalaya Genjot Infrastruktur Sentra Kopi

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat menjaga tren positif Kopi Bunar. Salah satu langkah utama yang kini dipercepat ialah pembangunan infrastruktur menuju kawasan sentra produksi kopi.

Pemkab mulai membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di sejumlah titik rawan longsor. Selain itu, akses jalan menuju kebun dan lokasi pengolahan kopi juga diperbaiki agar distribusi hasil panen lebih lancar.

Tidak berhenti di sana, pemerintah turut memberikan bantuan alat pengolahan kopi untuk meningkatkan kualitas produksi petani lokal. Dengan dukungan tersebut, standar mutu Kopi Bunar diharapkan semakin kompetitif di pasar internasional.

Asep mengatakan sertifikasi produk juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, pasar global menuntut kualitas dan legalitas produk yang jelas sehingga proses pendampingan petani harus berjalan konsisten.

Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan Kopi Bunar tidak hanya viral sesaat, melainkan mampu bertahan dalam persaingan industri kopi dunia.

Disiapkan Jadi Agrowisata Baru Tasikmalaya

Ke depan, kawasan Kopi Bunar dirancang menjadi destinasi agrowisata baru di Tasikmalaya. Wisatawan nantinya tidak hanya menikmati secangkir kopi, tetapi juga bisa melihat langsung proses pengolahan dari kebun hingga penyeduhan.

Konsep itu dinilai mampu membuka sumber ekonomi baru bagi warga sekitar. Selain petani kopi, pelaku UMKM, pedagang makanan, hingga sektor penginapan diperkirakan ikut terdampak positif.

Potensi tersebut mulai menarik perhatian banyak pihak. Apalagi tren wisata berbasis alam dan pengalaman lokal terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Tasikmalaya sendiri dikenal memiliki bentang alam pegunungan yang cocok untuk pengembangan wisata kopi. Udara dingin, hamparan kebun hijau, dan budaya masyarakat lokal menjadi daya tarik tambahan yang sulit ditemukan di kota besar.

Kini, nama Bunihurip perlahan mulai dikenal bukan hanya karena hasil kebunnya, tetapi juga karena keberanian warganya menjaga kualitas produk lokal hingga mampu menembus pasar dunia.

Dulu kopi dari Bunihurip hanya menghangatkan pagi warga kampung. Sekarang, aroma yang sama sudah terbang ribuan kilometer hingga Jepang — membawa mimpi petani Tasikmalaya ikut mendunia. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda UMTAS

    Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda. Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang […]

  • Grafik distribusi kekayaan Singapura 1% terkaya 14% total aset

    Kesenjangan Kekayaan Singapura: 1% Terkaya Kuasai 14% Aset Negara

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketimpangan kekayaan Singapura kembali menjadi perhatian publik setelah data resmi menunjukkan bahwa 1% rumah tangga terkaya menguasai sekitar 14% dari total aset nasional. Meski angka tersebut mencerminkan konsentrasi distribusi kekayaan Singapura yang cukup tinggi, pemerintah menilai tingkat kesenjangan ekonomi itu masih sebanding dengan negara maju lain. Data tersebut disampaikan oleh Jeffrey […]

  • Prediksi Borneo vs Persebaya

    Prediksi Skor Borneo vs Persebaya 7 Maret 2026: Tuan Rumah Lebih Tajam?

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi Borneo vs Persebaya menjadi sorotan jelang duel panas Liga Indonesia. Laga Borneo FC vs Persebaya Surabaya akan berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan. Selain itu, pertandingan ini mempertemukan dua tim papan atas yang sedang bersaing menjaga posisi klasemen. Pertemuan Borneo vs Persebaya selalu menghadirkan tensi tinggi. Kedua klub memiliki gaya bermain […]

  • Bupati Tasikmalaya Dr Cecep Nurul Yakin saat memberikan pernyataan tentang Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna dan pendidikan unggulan.

    Bupati Tasikmalaya Soroti Sekolah Maung, Sebut Sejalan dengan Program Presiden

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin memberikan apresiasi terhadap keberadaan Sekolah Maung di SMAN 1 Singaparna. Program pendidikan unggulan tersebut dinilai memiliki arah yang sejalan dengan konsep sekolah berkualitas yang saat ini didorong pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Cecep, Sekolah Maung menjadi salah satu contoh pengembangan pendidikan yang […]

  • pendidikan pesantren

    Wapres ke Cipasung Soroti Peran Strategis Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pondok Pesantren Cipasung kembali menegaskan posisinya sebagai simpul penting kehidupan sosial dan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu tercermin dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke pesantren yang telah lama menjadi rujukan pendidikan keagamaan di wilayah Priangan Timur tersebut. Kunjungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial […]

  • Audiensi FOSSMA dengan DPRD Kota Tasikmalaya membahas transparansi APBD 2026 dan pemerataan pembangunan

    FOSSMA Bongkar Tuntutan ke DPRD, APBD Tasikmalaya 2026 Harus Dibuka!

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Isu APBD Tasikmalaya 2026 kembali menghangat. Forum Silaturahmi Salasar Masjid Agung Kota Tasikmalaya (FOSSMA) secara terbuka mendesak transparansi anggaran daerah. Dalam forum audiensi bersama DPRD, mereka menyoroti pentingnya keterbukaan anggaran daerah, kejelasan program prioritas, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kota. Desakan ini muncul bukan tanpa alasan. Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap […]

expand_less