Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 350 Persit Tasikmalaya Jalani Pemeriksaan Kesehatan

350 Persit Tasikmalaya Jalani Pemeriksaan Kesehatan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula Makodim 0612/Tasikmalaya sejak pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Sejumlah anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya datang bergantian sambil membawa berkas pemeriksaan. Senyum dan obrolan ringan mengiringi antrean yang tertata rapi.

Di tengah kesibukan mengurus keluarga dan mendampingi suami, kesehatan Persit menjadi perhatian utama dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan terpadu yang berlangsung pada Senin (22/6/2026). Program pemeriksaan kesehatan perempuan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa menjaga diri sendiri merupakan bagian penting dari menjaga keluarga.

Sebanyak 350 anggota Persit mengikuti pemeriksaan pada hari pertama pelaksanaan. Kegiatan tersebut melibatkan 22 tenaga kesehatan dari RS Jasa Kartini, Puskesmas Kahuripan, Puskesmas Tawang, dan Rumkitban Galunggung.

Puluhan Tenaga Kesehatan Turun Memberikan Pelayanan

Sejak pagi, peserta mengikuti tahapan pemeriksaan yang telah disiapkan secara sistematis. Mulai dari pendaftaran, pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar pinggang, hingga pemeriksaan tekanan darah.

Selain itu, peserta juga menjalani pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat, pemeriksaan gigi, pemeriksaan EKG, serta konsultasi bersama dokter.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Kapten Ckm dr. Adrian dari Rumkitban Galunggung dan dr. Alma dari RS Jasa Kartini.

Dengan alur pemeriksaan yang tertata, para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan nyaman. Di beberapa sudut ruangan, para anggota Persit terlihat saling berbagi cerita sambil menunggu giliran pemeriksaan.

Deteksi Dini Kanker Jadi Materi Penting

Tidak hanya fokus pada pemeriksaan fisik, kegiatan tersebut juga menghadirkan penyuluhan kesehatan mengenai kanker payudara dan kanker serviks.

Materi disampaikan oleh Ibu Ruj’atun Ulfah dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

Dalam penyuluhan itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai pentingnya deteksi dini dan upaya pencegahan berbagai penyakit yang mengancam perempuan.

Pesan yang disampaikan cukup sederhana, tetapi memiliki makna besar. Banyak penyakit berbahaya sebenarnya dapat dicegah apabila diketahui sejak awal.

Karena itu, pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup perempuan.

Jangan Sampai Perempuan Lupa Menjaga Diri

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0612/Tasikmalaya, Ny. Rima Mutia Imvan Ibrahim, bersama jajaran pengurus turut memantau langsung jalannya kegiatan.

Menurutnya, kesehatan anggota Persit merupakan bagian penting yang harus mendapat perhatian bersama.

“Perempuan sering kali lebih fokus mengurus keluarga dibandingkan memperhatikan kesehatannya sendiri. Melalui kegiatan ini kami ingin mengingatkan bahwa menjaga kesehatan diri adalah bagian dari menjaga keluarga,” ujarnya.

Ia menilai pemeriksaan kesehatan secara berkala mampu membantu mendeteksi berbagai gangguan kesehatan sejak dini sehingga peluang keberhasilan penanganan menjadi lebih besar.

Karena itu, Ny. Rima berharap seluruh anggota Persit semakin peduli terhadap kesehatan dan terus menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kesehatan Perempuan Menjadi Fondasi Ketahanan Keluarga

Lebih dari sekadar pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut membawa pesan bahwa kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis.

Sebaliknya, setiap individu memiliki peran besar dalam menjaga tubuh tetap sehat dan mencegah penyakit sejak dini.

Perempuan yang sehat akan memiliki energi lebih baik dalam menjalankan perannya di dalam keluarga maupun di tengah masyarakat.

Di sisi lain, pengetahuan yang cukup mengenai kesehatan juga membantu perempuan mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi berbagai risiko penyakit.

Karena itu, membangun budaya hidup sehat tidak bisa menunggu sampai tubuh sakit.

Kesadaran harus dimulai sejak sekarang, ketika tubuh masih sehat dan kesempatan untuk mencegah penyakit masih terbuka lebar.

Perempuan memang terbiasa menjadi tempat bersandar bagi keluarga. Namun sebelum menguatkan orang lain, jangan lupa memastikan diri sendiri tetap sehat untuk terus menjadi cahaya di rumah. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arsenal vs Man City

    Arsenal vs Man City: Final Panas! The Gunners Lebih Siap?

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Laga Arsenal vs Man City di final Piala EFL (dikenal sebagai Piala Carabao atas alasan sponsor) 2026 menjadi sorotan besar pecinta sepak bola. Duel Arsenal melawan Manchester City ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan penentuan arah dominasi baru di Inggris. Pertandingan Arsenal kontra Man City juga menghadirkan narasi kuat tentang momentum, konsistensi, dan […]

  • kisah umar bin khattab

    Kisah Umar bin Khattab: Dari Musuh Islam Jadi Pemimpin Besar Dunia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Umar bin Khattab bukan sekadar cerita sejarah biasa. Kisah Umar bin Khattab justru menyimpan perjalanan emosional yang dalam, dari seorang penentang Islam menjadi pemimpin besar yang dihormati dunia. Pada masa awal, Umar dikenal keras dan tanpa kompromi terhadap ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Namun demikian, di balik ketegasannya, tersimpan hati […]

  • Rapat koordinasi pencegahan stunting Jawa Barat di Gedung Sate Bandung bersama Wakil Bupati Tasikmalaya

    Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Stunting Jawa Barat kembali menjadi sorotan serius. Kasus stunting, gizi buruk anak, serta kekurangan nutrisi masih menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai garda terdepan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting […]

  • bupati Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga. Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia […]

  • Rapat Paripurna Banjar

    Rapat Paripurna Banjar: Bukan Sekadar Kehadiran Wali Kota

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rapat Paripurna Banjar kembali menjadi bagian dari agenda pemerintahan daerah. Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono bersama Wakil Wali Kota Dr. H. Supriana, M.Pd., hadir dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjar sebagaimana diberitakan Pemerintah Kota Banjar melalui kanal resminya, Kamis (13/08/2026). Kehadiran dua pimpinan daerah tersebut tentu menjadi bagian dari hubungan […]

  • Pria Ditusuk Bandung

    Pria Ditusuk Bandung Dipicu Utang, Korban Tewas di Lokasi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penusukan di Bandung yang diduga dipicu persoalan utang sebesar Rp200 ribu berakhir tragis. Seorang pria berinisial LA (38) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk dalam peristiwa yang terjadi di Jalan Cibangkong Lor, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, korban dan terduga pelaku […]

expand_less