Suasana Haru Iduladha di Tasikmalaya, Jamaah Membludak Sejak Subuh
- account_circle redaktur
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Plh Walikota menegaskan Pemerintah Kota Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Rabu (27/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Iduladha Tasikmalaya terasa begitu hangat sejak pagi buta, Rabu (27/5/2026). Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Agung Baiturrahman Kota Tasikmalaya untuk melaksanakan Sholat Iduladha 1447 Hijriah bersama Pelaksana Harian (Plh) Walikota Tasikmalaya.
Sejak pukul 06.00 WIB, arus jamaah terus berdatangan dari berbagai penjuru kota. Sebagian membawa sajadah sendiri, sebagian lagi datang bersama keluarga sambil menuntun anak-anak kecil yang masih mengantuk. Di beberapa sudut halaman masjid, suara sandal bergesekan dengan paving basah bercampur gema takbir yang masih terdengar pelan dari pengeras suara.
Momentum Hari Raya Kurban tahun ini terasa lebih hidup. Selain menjadi ruang ibadah, Iduladha juga berubah menjadi momen kebersamaan warga Kota Tasikmalaya setelah rutinitas panjang yang melelahkan.
Petugas keamanan, panitia kurban, hingga relawan tampak bergerak cepat mengatur jalur jamaah agar pelaksanaan sholat berlangsung tertib dan nyaman.
Khutbah Iduladha Sentuh Makna Pengorbanan dan Kepedulian
Bertindak sebagai khatib Iduladha, KH. M. Aminudin Busthomi, M.Ag., menyampaikan khutbah yang penuh pesan moral dan nilai sosial.
Dalam khutbahnya, ia mengajak umat Islam meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, bukan hanya dalam bentuk ibadah kurban, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Iduladha mengajarkan keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Iduladha mengajarkan kita untuk rela berkorban demi kebaikan, berbagi kepada sesama, dan menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat. Mari jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk mempererat persaudaraan dan membangun Kota Tasikmalaya yang lebih maju dan berakhlak,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.
Suasana mendadak hening ketika khutbah berlangsung. Beberapa jamaah terlihat menundukkan kepala. Ada pula yang sesekali mengusap wajah sambil mendengarkan pesan tentang pentingnya kepedulian sosial.
Di bagian belakang saf, beberapa anak kecil tampak duduk di pangkuan orang tuanya sambil memainkan peci yang mulai miring ke samping.
Plh Walikota: Semangat Kurban Harus Hadir dalam Kehidupan Sosial
Usai pelaksanaan sholat, Plh Walikota Tasikmalaya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya terus berupaya menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor sosial dan keagamaan.
“Atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga semangat berkurban ini menumbuhkan kepedulian kita kepada sesama, terutama kepada warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota juga mendorong penyaluran daging kurban agar lebih merata dan tepat sasaran.
Menurutnya, semangat berbagi harus benar-benar dirasakan masyarakat kecil, terutama warga prasejahtera, anak yatim, dan kelompok yang membutuhkan perhatian sosial.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia Masjid Agung Baiturrahman serta para relawan yang bekerja sejak dini hari demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Jumlah Hewan Kurban di Tasikmalaya Meningkat
Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan melalui Masjid Agung Tasikmalaya mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Selain bantuan kurban dari Pemerintah Kota, partisipasi masyarakat dan sejumlah instansi swasta juga meningkat cukup signifikan.
Panitia telah menyiapkan sistem distribusi daging kurban menggunakan kupon agar pembagian berlangsung tertib dan merata.
Di sekitar area masjid, suasana semakin hangat setelah sholat selesai. Jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Beberapa orang terlihat berbincang santai sambil duduk di bawah pohon halaman masjid.
Anak-anak berlarian kecil sambil memegang balon dan makanan ringan. Aroma kopi dari pedagang kaki lima di sekitar masjid mulai bercampur dengan udara pagi Tasikmalaya yang masih sejuk.
Momen sederhana itu justru membuat suasana Iduladha terasa lebih manusiawi dan dekat.
Jamaah Mengaku Iduladha Tahun Ini Lebih Bermakna
Salah seorang warga, Ujang Supriatna, mengaku bersyukur bisa kembali melaksanakan Sholat Iduladha berjamaah di Masjid Agung Baiturrahman.
Menurutnya, suasana tahun ini terasa lebih hangat dan penuh haru.
“Suasananya sangat berbeda, penuh bahagia. Bisa sholat bersama Plh Walikota dan ribuan warga lainnya membuat Iduladha tahun ini terasa lebih bermakna,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap momentum Iduladha 1447 H dapat memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan nilai keislaman di tengah masyarakat.
Karena di tengah dunia yang semakin sibuk dan individual, Iduladha selalu datang membawa satu pesan sederhana: manusia tidak bisa hidup sendiri.
Dan kadang, kebersamaan paling tulus justru lahir dari orang-orang yang duduk bersaf tanpa saling mengenal.
Di Hari Raya Kurban, yang paling menghangatkan bukan hanya daging yang dibagikan—tetapi rasa bahwa manusia masih mau saling peduli di tengah dunia yang semakin sibuk dengan dirinya sendiri. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar