Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Herdiat: JAZIRAH x CCE 2026 Pecahkan Sejarah Ekonomi Syariah Priangan Timur

Herdiat: JAZIRAH x CCE 2026 Pecahkan Sejarah Ekonomi Syariah Priangan Timur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Gelaran JAZIRAH x CCE 2026 menciptakan momentum baru bagi perkembangan ekonomi syariah di Priangan Timur. Tidak digelar di pusat kota, tidak pula berada di kawasan jalan tol, kegiatan yang berlangsung di kawasan Rest Area Situs Karangkamulyan justru memperlihatkan arah baru: ekonomi syariah mulai tumbuh dari ruang ekonomi rakyat.

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya bahkan menyebut kegiatan tersebut sebagai inovasi besar yang memecahkan sejarah pengembangan ekonomi syariah di wilayah Priangan Timur. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Bank Indonesia Tasikmalaya berhasil menghadirkan model baru penguatan UMKM halal yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Di tengah hamparan kawasan Karangkamulyan yang dikenal sebagai situs bersejarah Kerajaan Galuh, puluhan stan UMKM berdiri berjejer. Aroma makanan olahan lokal sesekali bercampur dengan suara pengunjung yang berbincang di bawah tenda pameran. Sebagian pelaku usaha sibuk melayani calon pembeli. Sebagian lainnya menjelaskan produknya kepada tamu yang datang silih berganti.

Suasananya terasa hidup.

Bukan sekadar pameran.

Melainkan pertemuan berbagai kekuatan ekonomi lokal dalam satu ruang yang sama.

Ekonomi Syariah Keluar dari Zona Nyaman

Herdiat menilai JAZIRAH x CCE 2026 menghadirkan pendekatan yang berbeda dibanding kegiatan serupa yang selama ini identik dengan kota-kota besar.

Menurutnya, ekonomi syariah tidak boleh hanya berkembang di pusat pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, ekosistem halal harus mampu menjangkau daerah yang memiliki potensi besar namun selama ini belum mendapatkan ruang promosi yang memadai.

“Kegiatan ini sangat luar biasa karena mampu menghadirkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, akademisi, komunitas, dan masyarakat,” ujar Herdiat saat membuka kegiatan, Jumat (5/6/2026).

Karena itu, ia melihat pelaksanaan kegiatan di Rest Area Situs Karangkamulyan sebagai simbol bahwa ekonomi syariah dapat tumbuh dari mana saja.

Tidak harus dari kawasan bisnis.

Tidak harus dari pusat kota.

Dan tidak harus menunggu kawasan industri besar hadir terlebih dahulu.

UMKM Halal Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Selain menyoroti aspek ekonomi syariah, Herdiat juga memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan UMKM halal yang menjadi salah satu fokus utama kegiatan.

Ia menilai keberadaan 15 UMKM unggulan yang tampil dalam pameran menunjukkan kualitas produk lokal Ciamis semakin kompetitif. Bahkan, sebagian produk dinilai sudah memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas melalui jaringan ritel modern maupun platform digital.

Di beberapa stan, pengunjung tampak memotret produk menggunakan telepon genggam. Ada yang langsung bertanya harga. Ada pula yang meminta akun media sosial pelaku usaha untuk melakukan pemesanan di lain waktu.

Fenomena kecil seperti itu sering luput dari perhatian.

Padahal di situlah transaksi masa depan mulai terbentuk.

Menurut Herdiat, penguatan UMKM tidak cukup berhenti pada pelatihan dan pendampingan. Pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar, promosi, jejaring bisnis, dan dukungan digitalisasi agar mampu bersaing di tengah perubahan perilaku konsumen.

“Saya melihat potensi ekonomi lokal Ciamis sangat besar. Potensi itu harus didorong lewat penguatan kapasitas usaha, peningkatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar,” ungkapnya.

Karangkamulyan Bukan Hanya Situs Sejarah

Menariknya, kegiatan JAZIRAH x CCE 2026 juga memperlihatkan bagaimana sektor pariwisata dapat terhubung langsung dengan ekonomi syariah dan ekonomi kreatif.

Selama ini, Karangkamulyan lebih dikenal sebagai destinasi sejarah dan budaya. Namun melalui kegiatan tersebut, kawasan itu mulai menunjukkan wajah baru sebagai ruang promosi produk lokal.

Di satu sisi pengunjung datang untuk menikmati wisata sejarah.

Di sisi lain mereka menemukan produk UMKM, kuliner halal, layanan keuangan syariah, hingga berbagai inovasi ekonomi kreatif.

Kombinasi inilah yang menurut banyak pihak menjadi kekuatan utama kegiatan tersebut.

Karena ekonomi tidak bergerak sendirian.

Pariwisata ikut bergerak.

UMKM ikut tumbuh.

Komunitas ikut hidup.

Dan masyarakat sekitar memperoleh manfaat secara langsung.

Model Baru yang Berpotensi Direplikasi

Herdiat meyakini konsep kolaborasi seperti ini memiliki peluang besar untuk diterapkan di berbagai daerah lain sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan ekonomi juga harus menyesuaikan potensi lokal yang tersedia.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen melanjutkan sinergi bersama Bank Indonesia dan berbagai mitra strategis untuk memperkuat ekosistem halal, memperluas digitalisasi ekonomi, serta meningkatkan daya saing UMKM daerah.

Jika langkah tersebut berjalan konsisten, ekonomi syariah tidak hanya menjadi konsep pembangunan. Namun dapat berkembang menjadi mesin pertumbuhan baru yang memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketika ekonomi syariah berhasil tumbuh dari kawasan bersejarah seperti Karangkamulyan, pesan yang lahir menjadi sangat jelas: masa depan ekonomi tidak selalu dimulai dari kota besar, tetapi bisa berangkat dari desa yang berani bergerak lebih dulu. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    Medali Wushu Kris Dayanti di Kejuaraan Dunia, Bukti Konsistensi dan Disiplin

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Medali Wushu Kris Dayanti di kejuaraan dunia menegaskan konsistensi latihan, disiplin, dan semangat tanpa batas usia. albadarpost.com, PELITA – Penyanyi sekaligus anggota DPR RI Kris Dayanti kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena karya musik atau kiprahnya di parlemen, melainkan karena keberhasilannya meraih medali wushu Kris Dayanti berupa medali perak pada ajang World Wushu […]

  • KDRT

    Masih Anggap KDRT Urusan Privat? Baca Ini

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga masih sering dipandang sebagai persoalan keluarga yang sebaiknya diselesaikan secara tertutup. Padahal, menurut UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum yang dapat diproses secara pidana. Karena itu, korban KDRT memiliki hak untuk melapor, memperoleh perlindungan, serta mendapatkan pendampingan selama proses […]

  • WFASN Pangandaran bekerja dari rumah saat kebijakan WFH setiap hari Rabu untuk efisiensi dan digitalisasi layanan publikH ASN Pangandaran

    WFH ASN Pangandaran Mulai Berlaku, Ini Dampak Besarnya ke Layanan Publik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebijakan WFH ASN di Pangandaran resmi diberlakukan. Pemerintah Kabupaten Pangandaran mulai menerapkan work from home ASN setiap hari Rabu sebagai bagian dari transformasi budaya kerja dan percepatan digitalisasi birokrasi. Kebijakan ini sekaligus menjadi strategi baru untuk mendorong efisiensi anggaran tanpa mengorbankan kualitas layanan publik. Langkah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor […]

  • syarat sah wudhu

    Wudhu sebagai Fondasi Kesucian Ibadah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 205
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kesadaran berwudhu dengan benar kembali mendapat perhatian ulama. Wudhu bukan sekadar rutinitas sebelum salat, melainkan fondasi kesucian ibadah yang menentukan sah atau tidaknya amalan seorang muslim. Kelalaian dalam wudhu berpotensi menggugurkan nilai ibadah, meski dilakukan dengan niat baik. Dalam Islam, syarat sah wudhu menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan salat dan ibadah […]

  • pokir DPRD Tasikmalaya

    APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterbukaan pengelolaan anggaran daerah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Tasikmalaya. Upaya membuka dokumen APBD 2026 dinilai belum sepenuhnya menjawab tuntutan transparansi jika pokir DPRD Tasikmalaya masih tertutup dari akses publik. Sorotan itu muncul setelah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, mendorong agar Peraturan Daerah APBD 2026 serta Peraturan […]

  • Dedi Mulyadi Kampung Naga

    Tak Datang ke Kampung Naga, Pesan Dedi Mulyadi Justru Menggugah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Dedi Mulyadi Kampung Naga menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung ke kawasan adat tersebut. Dalam keterangannya, Dedi menilai akses menuju Kampung Naga terlalu sempit dan berisiko mengganggu mobilitas warga jika kunjungannya memicu kerumunan besar. Berbicara saat menyapa warga di Tasikmalaya, Senin (4/5/2026), Dedi […]

expand_less