Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kabid IKP Tasikmalaya Raih Penghargaan Literasi Digital Nasional

Kabid IKP Tasikmalaya Raih Penghargaan Literasi Digital Nasional

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 234
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabid IKP Dishubkominfo Tasikmalaya raih penghargaan literasi digital 2025, dorong ekosistem informasi publik sehat.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya menerima penghargaan nasional di bidang literasi digital. Pengakuan ini menegaskan peran komunikasi publik pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus digital.

Penghargaan tersebut diraih Roni Imroni melalui ajang Sorot News Golden Award 2025, kategori Tokoh Literasi Digital, Komunikasi Publik, dan Pemberdayaan Informasi Masyarakat. Penganugerahan berlangsung di Aula Pascasarjana Universitas Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Minggu, 21 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-15 Sorot News.

Bagi publik, penghargaan ini relevan bukan semata karena nama penerimanya, tetapi karena literasi digital telah menjadi kebutuhan dasar warga—terutama dalam menghadapi disinformasi, hoaks, dan rendahnya kepercayaan publik terhadap institusi.

Pengakuan atas Kerja Kolektif

Roni Imroni menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak berdiri atas kerja individual. Ia menyebutnya sebagai hasil kolaborasi lintas unsur, mulai dari kepala daerah, jajaran Dishubkominfo, pegiat Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), insan pers, hingga partisipasi warga.

Dalam pernyataannya, Roni menempatkan literasi digital sebagai kerja ekosistem. Pemerintah, menurutnya, tidak bisa berdiri sendiri dalam mengelola arus informasi publik. KIM disebut sebagai simpul penting yang langsung bersentuhan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Pendekatan ini menempatkan komunikasi publik bukan sebagai alat penyampaian pesan sepihak, melainkan ruang dialog antara negara dan warga.

Literasi Digital sebagai Infrastruktur Sosial

Di banyak daerah, literasi digital masih dipahami sebatas kemampuan menggunakan gawai. Padahal, substansinya jauh lebih luas: kemampuan memilah informasi, memahami konteks kebijakan, dan bersikap kritis terhadap narasi yang beredar di ruang digital.

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan TPPO Warga Tasikmalaya di Kamboja

Kabupaten Tasikmalaya, melalui penguatan peran IKP dan KIM, mencoba mendorong literasi digital sebagai bagian dari infrastruktur sosial. Tujuannya jelas: memperkecil jarak informasi antara pemerintah dan warga, serta menekan dampak disinformasi yang kerap memicu konflik sosial.

Penghargaan ini, dalam konteks tersebut, mencerminkan pengakuan atas praktik komunikasi publik yang berupaya menjaga etika, akurasi, dan tanggung jawab informasi.

Dampak pada Pelayanan Publik

Komunikasi publik yang sehat berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan. Informasi kebijakan yang utuh dan mudah dipahami membantu warga mengakses layanan, mengurangi kesalahpahaman, dan memperkuat kepercayaan pada institusi.

Roni menyebut penghargaan ini sebagai pengingat tanggung jawab moral. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dua arah yang transparan dan berkeadaban. Pemerintah, dalam kerangka ini, dituntut hadir tidak hanya saat menyampaikan program, tetapi juga saat mendengar kritik dan kebutuhan masyarakat.

Penghargaan dan Tantangan Ke Depan

Sorot News Golden Award 2025 dihadiri sejumlah pejabat negara dan tokoh berprestasi dari berbagai bidang. Namun tantangan literasi digital ke depan tidak mengecil. Platform digital terus berkembang, pola konsumsi informasi berubah, dan risiko manipulasi informasi semakin kompleks.

Penghargaan ini menjadi penanda awal, bukan garis akhir. Literasi digital menuntut konsistensi kebijakan, penguatan komunitas, dan keberanian membuka ruang partisipasi publik secara luas.

Pengakuan nasional terhadap Kabid IKP Dishubkominfo Tasikmalaya menunjukkan bahwa literasi digital adalah kerja sunyi yang berdampak nyata. Ia tidak selalu viral, tetapi menentukan kualitas demokrasi lokal dan ketahanan informasi masyarakat.

Penghargaan literasi digital 2025 menegaskan pentingnya komunikasi publik yang transparan untuk memperkuat kepercayaan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan ASN

    Larangan Hukuman Fisik di Sekolah Resmi Diterbitkan Pemprov Jabar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar terbitkan Larangan Hukuman Fisik bagi guru, menyusul kasus tampar siswa di Subang yang viral. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerbitkan kebijakan Larangan Hukuman Fisik bagi seluruh guru setelah mencuat kasus guru menampar siswa di SMP Negeri 2 Jalancagak, Subang, yang viral dan memicu kecaman publik. Surat edaran ini menjadi langkah baru […]

  • UMP dan UMK 2026

    Gubernur Jabar Tetapkan UMP dan UMK 2026

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Penetapan UMP dan UMK Jabar 2026 diteken hari ini, disparitas upah antar daerah masih jadi masalah utama. albadarpost.com, HUMANIORA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), serta upah sektoral Jawa Barat 2026 akan ditandatangani pada Rabu, 24 Desember 2025. Keputusan ini menjadi penentu arah kebijakan pengupahan […]

  • Ilustrasi peta administrasi Indonesia dan perbandingan desentralisasi fiskal daerah di Asia Tenggara dengan ketergantungan pada pusat

    80% Daerah Masih Bergantung Pusat, Ini Masalah Serius Desentralisasi Fiskal

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perdebatan soal desentralisasi fiskal daerah kembali mengemuka setelah Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menyoroti tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap transfer pusat. Angkanya cukup mencolok. Sekitar 80 persen pembiayaan pembangunan daerah di Indonesia masih bertumpu pada pendapatan non-pajak, yang mayoritas berasal dari pemerintah pusat. Di atas […]

  • Indonesia U19 vs Australia U19

    Indonesia U19 vs Australia U19: Data Statistiknya Mengejutkan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Indonesia U19 vs Australia U19 pada 11 Juni 2026 menghadirkan cerita yang menarik bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan. Duel Garuda Muda melawan Australia U19 mempertemukan dua tim yang sama-sama sedang percaya diri, tetapi datang dengan kekuatan yang berbeda. Indonesia membawa pertahanan yang sedang kokoh. Australia hadir dengan reputasi sebagai tim […]

  • Anak angkat Polres

    Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran mengambil langkah konkret dengan mengangkat seorang anak yatim berprestasi sebagai anak angkat institusi. Keputusan ini tidak hanya menjawab persoalan sosial, tetapi juga memberi jaminan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Anak tersebut adalah Siti Aulia Marlina (16), siswi SMK Pasundan Cijulang yang kini resmi menjadi anak […]

  • amal diterima Allah

    Banyak Amal Belum Tentu Bernilai, Ini Pesan Ibnu Athaillah

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada orang yang sibuk menghitung jumlah ibadahnya, tetapi lupa memeriksa niatnya. Ada pula yang amalnya tampak sederhana, namun dilakukan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan. Dalam pembahasan tentang amal diterima Allah, Syekh Ibnu Athaillah mengingatkan bahwa ukuran lahiriah bukan satu-satunya perkara yang menentukan nilai sebuah amal. Pesan tentang keikhlasan dan hati […]

expand_less