Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran mengambil langkah konkret dengan mengangkat seorang anak yatim berprestasi sebagai anak angkat institusi. Keputusan ini tidak hanya menjawab persoalan sosial, tetapi juga memberi jaminan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Anak tersebut adalah Siti Aulia Marlina (16), siswi SMK Pasundan Cijulang yang kini resmi menjadi anak angkat Polres Pangandaran. Pendidikan Siti akan dibiayai hingga lulus sekolah. Kebijakan ini menunjukkan peran Polri tidak sebatas penegakan hukum, tetapi juga perlindungan sosial bagi warga rentan.

Langkah tersebut bermula dari peristiwa sederhana yang terjadi Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. BRIPKA Zera Janwara, Kanit Reskrim Polsek Cijulang, melihat seorang remaja perempuan berjalan kaki bersama pengasuhnya melintas di depan kantor Polsek Cijulang. Remaja itu diketahui hanya ingin melihat Jembatan Sodongkopo yang baru selesai dibangun.

Baca juga: Bantuan Kang Dedi Jadi Harapan Warga Pakenjeng

Temuan Lapangan Mengubah Keputusan Institusi

BRIPKA Zera menghentikan langkahnya dan menyapa keduanya. Percakapan singkat itu membuka fakta yang lebih dalam. Remaja tersebut adalah Siti Aulia Marlina, anak yatim yang kehilangan ayah sejak bayi dan tidak berada dalam pengasuhan ibu kandungnya. Sejak usia satu bulan, Siti dirawat oleh keluarga sederhana di Dusun Haurseah, Desa Cijulang.

Kondisi hidup Siti tergolong memprihatinkan. Ia tinggal di rumah kontrakan dengan keterbatasan ekonomi. Setiap hari, Siti berjalan kaki sekitar satu kilometer untuk berangkat sekolah. Uang jajan bukan hal yang rutin ia miliki. Meski begitu, prestasi akademiknya menonjol. Siti tercatat sebagai peringkat pertama kelas X di sekolahnya.

Fakta tersebut mendorong BRIPKA Zera bersama anggota Reskrim Polsek Cijulang melakukan kunjungan langsung ke tempat tinggal Siti pada hari yang sama. Dari hasil pengecekan lapangan, aparat menemukan kondisi keluarga yang membutuhkan dukungan serius, terutama untuk keberlanjutan pendidikan.

Kapolres Ambil Langkah Perlindungan Pendidikan

Laporan hasil kunjungan segera disampaikan kepada pimpinan. Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H.,S.I.K., M.S,i., M.I.K️. turun langsung pada keesokan harinya untuk mendalami kondisi Siti. Pendalaman dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan dan berbasis data lapangan.

Berdasarkan hasil tersebut, Kapolres Pangandaran memutuskan mengangkat Siti sebagai anak angkat Polres Pangandaran. Keputusan itu mencakup jaminan pembiayaan pendidikan hingga Siti menyelesaikan sekolahnya. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap anak-anak berprestasi yang berisiko kehilangan akses pendidikan.

Kebijakan ini juga menegaskan bahwa keberpihakan negara dapat hadir melalui institusi terdekat dengan masyarakat. Perlindungan terhadap anak yatim berprestasi tidak berhenti pada empati, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

Dampak Sosial dan Pesan Kebijakan

Kasus Siti Aulia Marlina mencerminkan persoalan struktural yang masih dihadapi banyak keluarga kurang mampu di daerah. Akses pendidikan seringkali bergantung pada ketahanan ekonomi keluarga. Tanpa intervensi, potensi akademik anak berprestasi berisiko terhenti.

Baca juga: Masuk PTN Jalur SNBP dan SNBT Jadi Andalan

Langkah Polres Pangandaran memberi pesan bahwa prestasi dan ketekunan tetap mendapat ruang, meski dalam keterbatasan. Kebijakan ini juga dapat menjadi model kolaborasi sosial antara aparat negara dan masyarakat untuk mencegah putus sekolah.

Di sisi lain, keputusan tersebut memperkuat peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Pendekatan humanis yang berbasis temuan lapangan menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat lahir dari kepekaan aparat terhadap realitas sehari-hari warga.

Pengangkatan Siti sebagai anak angkat Polres Pangandaran bukan sekadar kisah kepedulian, tetapi langkah kebijakan yang berdampak langsung. Pendidikan tetap berjalan, potensi anak terjaga, dan peran negara hadir secara nyata di tingkat lokal. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peran ayah

    “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai kebijakan ayah ambil rapor bersifat simbolik dan belum menyentuh akar krisis pengasuhan. Kebijakan Ringan di Tengah Masalah Berat albadarpost.com, EDITORIAL – Negara kembali menghadirkan kebijakan yang terdengar hangat, mudah diterima, dan cepat viral: Gerakan Ayah Mengambil Rapor. Pesannya sederhana. Ayah diminta hadir ke sekolah saat pembagian rapor. Tujuannya mulia, mendorong keterlibatan ayah […]

  • Jamparing Galunggung

    Jamparing Galunggung Hidupkan Panahan Tradisional di Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Jamparing Galunggung menjadikan kegiatan panahan tradisional Tasikmalaya sebagai bagian dari momentum memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Komunitas Panahan Tradisional Jamparing Galunggung menjadwalkan latihan bersama pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Lapangan Panahan Perum Sukawening, Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Agenda tersebut tercantum dalam surat undangan Komunitas Panahan Tradisional Jamparing […]

  • Kasus Pencabulan Pangandaran

    Polres Pangandaran: Oknum Kepala Sekolah Cekoki Korban Miras

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Polisi ungkap Kasus Pencabulan Pangandaran oleh oknum kepala sekolah. Lima remaja jadi korban kekerasan seksual. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menahan seorang kepala sekolah dasar asal Tasikmalaya berinisial UR (55) atas dugaan kekerasan seksual terhadap lima remaja di bawah umur. Insiden yang terjadi di sebuah penginapan di kawasan wisata Pangandaran ini memicu keprihatinan […]

  • Daging Babi ke Masjid

    Aksi Provokatif ke Masjid Berakhir Penjara, Singapura Bertindak Tegas

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus kirim daging babi ke masjid di Singapura akhirnya berujung penjara. Kecewa karena kontrak kerjanya tidak diperpanjang, seorang pria warga Singapura berusia 62 tahun, dilaporkan mengirim paket berisi daging babi ke tujuh masjid berbeda. Peristiwa itu langsung memancing perhatian luas karena menyentuh isu sensitif soal agama dan kerukunan sosial di negara […]

  • Koneksi tanpa izin

    Ini Cara Menjaga Keamanan Wi-Fi Rumah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Koneksi tanpa izin bisa mengancam Wi-Fi rumah. Simak panduan aman mengecek dan melindungi jaringan dari akses asing. Waspada Koneksi Tanpa Izin, Ancaman Nyata Jaringan Wi-Fi albadarpost.com, HUMANIORA – Penggunaan jaringan Wi-Fi telah menjadi kebutuhan utama di rumah maupun tempat kerja. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko yang sering luput dari perhatian pengguna, yakni koneksi […]

  • MBG Kota Banjar jadi sorotan publik

    Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar terus bergulir dan menyedot perhatian publik. Nama anggota DPRD Kota Banjar, Hendrik Purnomo, sempat ikut terseret dalam pusaran pemberitaan awal terkait laporan dugaan penipuan jalur cepat menjadi mitra dapur MBG. Menyikapi situasi tersebut, Hendrik akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka untuk meluruskan […]

expand_less