Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran mengambil langkah konkret dengan mengangkat seorang anak yatim berprestasi sebagai anak angkat institusi. Keputusan ini tidak hanya menjawab persoalan sosial, tetapi juga memberi jaminan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Anak tersebut adalah Siti Aulia Marlina (16), siswi SMK Pasundan Cijulang yang kini resmi menjadi anak angkat Polres Pangandaran. Pendidikan Siti akan dibiayai hingga lulus sekolah. Kebijakan ini menunjukkan peran Polri tidak sebatas penegakan hukum, tetapi juga perlindungan sosial bagi warga rentan.

Langkah tersebut bermula dari peristiwa sederhana yang terjadi Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. BRIPKA Zera Janwara, Kanit Reskrim Polsek Cijulang, melihat seorang remaja perempuan berjalan kaki bersama pengasuhnya melintas di depan kantor Polsek Cijulang. Remaja itu diketahui hanya ingin melihat Jembatan Sodongkopo yang baru selesai dibangun.

Baca juga: Bantuan Kang Dedi Jadi Harapan Warga Pakenjeng

Temuan Lapangan Mengubah Keputusan Institusi

BRIPKA Zera menghentikan langkahnya dan menyapa keduanya. Percakapan singkat itu membuka fakta yang lebih dalam. Remaja tersebut adalah Siti Aulia Marlina, anak yatim yang kehilangan ayah sejak bayi dan tidak berada dalam pengasuhan ibu kandungnya. Sejak usia satu bulan, Siti dirawat oleh keluarga sederhana di Dusun Haurseah, Desa Cijulang.

Kondisi hidup Siti tergolong memprihatinkan. Ia tinggal di rumah kontrakan dengan keterbatasan ekonomi. Setiap hari, Siti berjalan kaki sekitar satu kilometer untuk berangkat sekolah. Uang jajan bukan hal yang rutin ia miliki. Meski begitu, prestasi akademiknya menonjol. Siti tercatat sebagai peringkat pertama kelas X di sekolahnya.

Fakta tersebut mendorong BRIPKA Zera bersama anggota Reskrim Polsek Cijulang melakukan kunjungan langsung ke tempat tinggal Siti pada hari yang sama. Dari hasil pengecekan lapangan, aparat menemukan kondisi keluarga yang membutuhkan dukungan serius, terutama untuk keberlanjutan pendidikan.

Kapolres Ambil Langkah Perlindungan Pendidikan

Laporan hasil kunjungan segera disampaikan kepada pimpinan. Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H.,S.I.K., M.S,i., M.I.K️. turun langsung pada keesokan harinya untuk mendalami kondisi Siti. Pendalaman dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan dan berbasis data lapangan.

Berdasarkan hasil tersebut, Kapolres Pangandaran memutuskan mengangkat Siti sebagai anak angkat Polres Pangandaran. Keputusan itu mencakup jaminan pembiayaan pendidikan hingga Siti menyelesaikan sekolahnya. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap anak-anak berprestasi yang berisiko kehilangan akses pendidikan.

Kebijakan ini juga menegaskan bahwa keberpihakan negara dapat hadir melalui institusi terdekat dengan masyarakat. Perlindungan terhadap anak yatim berprestasi tidak berhenti pada empati, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

Dampak Sosial dan Pesan Kebijakan

Kasus Siti Aulia Marlina mencerminkan persoalan struktural yang masih dihadapi banyak keluarga kurang mampu di daerah. Akses pendidikan seringkali bergantung pada ketahanan ekonomi keluarga. Tanpa intervensi, potensi akademik anak berprestasi berisiko terhenti.

Baca juga: Masuk PTN Jalur SNBP dan SNBT Jadi Andalan

Langkah Polres Pangandaran memberi pesan bahwa prestasi dan ketekunan tetap mendapat ruang, meski dalam keterbatasan. Kebijakan ini juga dapat menjadi model kolaborasi sosial antara aparat negara dan masyarakat untuk mencegah putus sekolah.

Di sisi lain, keputusan tersebut memperkuat peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Pendekatan humanis yang berbasis temuan lapangan menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat lahir dari kepekaan aparat terhadap realitas sehari-hari warga.

Pengangkatan Siti sebagai anak angkat Polres Pangandaran bukan sekadar kisah kepedulian, tetapi langkah kebijakan yang berdampak langsung. Pendidikan tetap berjalan, potensi anak terjaga, dan peran negara hadir secara nyata di tingkat lokal. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi reflektif tentang makna sabar menurut Surah Al-Baqarah sebagai kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup

    Sabar Bukan Pasrah, Ini Maknanya dalam Al-Baqarah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira makna sabar adalah diam dan menerima keadaan tanpa usaha. Padahal, arti sabar menurut Islam jauh lebih dalam. Surah Al-Baqarah menggambarkan sabar sebagai kekuatan batin yang aktif, bukan sikap pasif. Karena itu, memahami hakikat sabar menjadi penting agar kesabaran tidak salah dimaknai dan justru melemahkan jiwa. Di tengah tekanan hidup […]

  • Komcad 2026

    Komcad Matra Udara 2026 Dibuka, Daftarnya Gratis

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah rutinitas kuliah, pekerjaan, dan berbagai aktivitas sehari-hari, sebagian anak muda Indonesia mulai mencari pengalaman yang berbeda. Ada yang mengikuti pelatihan keterampilan, aktif di organisasi, sementara sebagian lainnya mulai melirik Komcad 2026 atau pendaftaran Komponen Cadangan Matra Udara 2026. Kesempatan bergabung dengan Komcad Matra Udara 2026 tersebut masih terbuka. Program […]

  • Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026

    Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Bisa Guncang Brasil dan Argentina

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Piala Dunia 2026 belum dimulai. Namun perbincangan tentang tim kuda hitam Piala Dunia 2026 sudah ramai di berbagai forum sepak bola, media sosial, hingga grup WhatsApp para penggemar. Ketika banyak orang sibuk menjagokan Argentina, Brasil, Prancis, atau Inggris, sejumlah negara justru bergerak di bawah radar. Tidak terlalu disorot. Tidak terlalu dibicarakan. […]

  • Ilustrasi seseorang termenung di rumah mewah sebagai gambaran rezeki tidak berkah menurut ulama tasawuf.

    Rezeki Terus Bertambah, Tapi Hati Tetap Gelisah? Tasawuf Punya Penjelasannya

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Banyak orang mengejar rezeki. Itu wajar. Namun dalam pandangan ulama tasawuf, tidak semua rezeki membawa ketenangan. Ada yang terlihat besar, tetapi membuat hidup semakin sempit. Ada pula yang tampak sederhana, namun justru menghadirkan rasa cukup yang sulit dijelaskan. Itulah sebabnya pembahasan tentang rezeki tidak berkah mulai banyak dicari, terutama ketika orang merasa […]

  • potensi wakaf

    Ma’ruf Amin Soroti Tata Kelola Wakaf yang Lemah dan Dampaknya bagi Publik

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Potensi wakaf Indonesia dinilai belum optimal karena lemahnya tata kelola dan literasi publik. albadarpost.com, HIKMAH – Indonesia memiliki potensi wakaf besar, namun pemanfaatannya masih jauh dari memadai. Pernyataan itu disampaikan Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, yang menilai pengelolaan wakaf belum tersusun secara rapi sehingga manfaat ekonominya tidak mengalir optimal ke masyarakat. Situasi ini penting […]

  • Masjid IKMT Tasikmalaya

    Bangun Masjid Serius, IKMT Gandeng Unsil Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masjid Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya mulai memasuki fase yang tidak terlihat mencolok, tetapi justru paling menentukan. Proyek yang juga disebut sebagai pembangunan Masjid IKMT atau masjid peradaban IKMT ini tidak langsung bergerak ke pembangunan fisik. IKMT memilih menahan diri sejenak, lalu menggandeng akademisi untuk memastikan semuanya benar sejak awal. Di lokasi […]

expand_less