Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bangun Masjid Serius, IKMT Gandeng Unsil Tasikmalaya

Bangun Masjid Serius, IKMT Gandeng Unsil Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masjid Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya mulai memasuki fase yang tidak terlihat mencolok, tetapi justru paling menentukan. Proyek yang juga disebut sebagai pembangunan Masjid IKMT atau masjid peradaban IKMT ini tidak langsung bergerak ke pembangunan fisik. IKMT memilih menahan diri sejenak, lalu menggandeng akademisi untuk memastikan semuanya benar sejak awal.

Di lokasi rencana pembangunan di Jalan Bong, Tamansari, suasana Minggu (26/4/2026) pagi terasa lebih seperti forum serius ketimbang seremoni. Beberapa orang duduk melingkar, sebagian membuka berkas, yang lain sesekali menunjuk sketsa. Percakapan berlangsung pelan, tetapi isinya padat.

Rapat Teknis Digelar, Fokus pada Kekuatan Struktur

Ketua IKMT, Syahrial Koto, hadir bersama jajaran panitia. Di hadapan mereka, tim dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Siliwangi mulai memetakan langkah kerja.

Di titik ini, pembahasan tidak lagi soal bentuk bangunan. Semua beralih ke hal yang lebih mendasar: apakah tanahnya cukup kuat, bagaimana struktur menahan beban, dan seberapa aman bangunan itu berdiri dalam jangka panjang.

Ir. Pengki Irawan, yang memimpin tim dari kampus, menyampaikan bahwa kajian akan dilakukan menyeluruh. Mulai dari pengukuran ulang lahan, uji tanah, hingga analisis struktur.

“Kami tidak hanya melihat desainnya. Kami cek dari bawah sampai atas,” ujarnya singkat.

Nada bicaranya datar, tetapi pesannya jelas: tidak ada ruang untuk perkiraan kasar.

Dari Desain ke Realita, Tahap yang Sering Diremehkan

Sebelumnya, IKMT sudah menyepakati desain arsitektur dalam agenda Halal Bihalal pada 19 April 2026. Banyak yang mengira itu langkah besar terakhir sebelum pembangunan dimulai.

Namun, kenyataannya berbeda.

Justru setelah desain disetujui, pekerjaan yang lebih rumit dimulai. Di tahap ini, semua keputusan harus berdasar hitungan, bukan sekadar visual.

Syahrial tidak menutup hal itu.

“Ini bukan bangunan biasa. Kami ingin masjid ini bertahan lama, aman dipakai, dan benar-benar bermanfaat,” katanya.

Ia sempat berhenti sejenak, lalu menambahkan bahwa melibatkan akademisi bukan pilihan tambahan, melainkan kebutuhan.

Tahapan Teknis Disusun Detail, Tidak Ada yang Dilompati

Tim Teknik Sipil Unsil akan masuk melalui skema pengabdian kepada masyarakat. Setelah proposal disetujui, mereka langsung turun ke lapangan.

Pekerjaan yang dilakukan tidak ringan. Mereka akan melakukan sondir tanah, menghitung daya dukung, lalu menyusun analisis struktur yang menjadi dasar pembangunan.

Setelah itu, proses berlanjut ke penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Semua disusun terbuka agar mudah diaudit dan dipahami.

Dokumen tersebut juga menjadi syarat utama untuk mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

IKMT Siapkan “Versi Rakyat” Agar Mudah Dipahami

Di sisi lain, IKMT mencoba menjaga komunikasi tetap terbuka. Mereka menyiapkan proposal yang ditulis dengan bahasa sederhana.

Tujuannya cukup jelas: warga dan donatur bisa memahami alur pembangunan tanpa harus membaca istilah teknis yang rumit.

Langkah ini muncul dari kesadaran bahwa pembangunan masjid bukan hanya urusan panitia. Ada kepercayaan publik yang harus dijaga.

Masjid IKMT Tasikmalaya

IKMT Gandeng Teknik Sipil Unsil, Matangkan Tahapan Pembangunan Masjid Minang di Kota Tasikmalaya, Minggu (26/4/2026).

Groundbreaking Ditahan, Dua Syarat Jadi Penentu

IKMT memastikan tidak akan terburu-buru melakukan peletakan batu pertama. Setidaknya ada dua hal yang harus beres lebih dulu.

Pertama, kajian teknis dari Unsil harus selesai dan terverifikasi. Kedua, izin PBG harus sudah diterbitkan.

“Kami tidak mau cepat, tapi bermasalah di belakang,” ujar Syahrial.

Kalimat itu diucapkan ringan, tetapi terdengar tegas.

Masjid Ditargetkan Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Sejak awal, IKMT tidak hanya membayangkan bangunan fisik. Mereka ingin menghadirkan ruang yang hidup—tempat berkumpul, belajar, dan tumbuh bersama.

Karena itu, pendekatan ilmiah dipilih agar kualitas bangunan sejalan dengan fungsi jangka panjangnya.

Kolaborasi dengan Unsil menjadi bagian dari upaya tersebut. Bagi IKMT, kekuatan masjid tidak hanya terlihat dari kubahnya, tetapi dari fondasi yang tidak terlihat.

Pembangunan Masjid IKMT Tasikmalaya menunjukkan satu hal penting: tidak semua proyek harus dimulai dengan cepat.

Kadang, langkah paling bijak justru berhenti sejenak, menghitung ulang, lalu memastikan semuanya siap.

Dengan cara itu, masjid yang dibangun tidak hanya berdiri, tetapi juga bertahan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lodeh Terong Ungu

    Menu Murah Rasa Restoran, Ini Rahasia Lodeh Terong Ungu

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi hari di pasar tradisional, terong ungu biasanya menjadi salah satu sayuran yang paling mudah ditemukan. Di antara tumpukan cabai merah, tomat, dan kacang panjang, terong-terong segar tersusun dalam keranjang plastik berwarna merah dan hijau. Sebagian masih terlihat mengilap karena baru datang dari kebun saat subuh. Beberapa ibu rumah tangga berhenti cukup […]

  • Ilustrasi suasana Idul Fitri dengan makna spiritual mendalam setelah menjalani puasa Ramadan

    Makna Idul Fitri yang Sering Terlewat, Padahal Paling Penting

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Makna Idul Fitri sering dipahami sebagai hari kemenangan setelah menjalani puasa Ramadan. Namun, arti lebaran, filosofi Idul Fitri, dan hikmah puasa Ramadan sesungguhnya jauh lebih dalam. Banyak orang merayakan, tetapi tidak semua memahami pesan spiritual yang tersembunyi di balik momen sakral ini. Oleh karena itu, penting untuk menggali makna Idul Fitri dari […]

  • Gepuk daging sapi sisa kurban berwarna cokelat keemasan dengan bumbu meresap dan tekstur empuk khas masakan Sunda.

    Rahasia Gepuk Daging Kurban Empuk dan Gurih, Ternyata Ada Trik Ini

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setelah Idul Adha berlalu, banyak keluarga mulai mencari resep gepuk daging untuk mengolah sisa daging kurban. Tidak sedikit yang memilih gepuk karena rasanya gurih, tahan disimpan, dan cocok disantap kapan saja. Namun membuat gepuk daging sapi yang benar-benar empuk ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Sebagian orang pernah mengalami daging yang masih alot […]

  • Mojtaba Khamenei

    Siapa Mojtaba Khamenei? Tokoh yang Dijaga Pasukan NOPO Iran

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perubahan kepemimpinan di Iran membuat nama Mojtaba Khamenei mendadak menjadi sorotan dunia. Sosok ini kini dikenal sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru sekaligus tokoh yang dijaga ketat oleh pasukan NOPO Iran, unit keamanan elite yang bertugas melindungi pemimpin negara. Mojtaba Khamenei merupakan putra dari Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya […]

  • Aksi kritik publik dan spanduk mosi tidak percaya terhadap Wali Kota Viman jelang satu tahun pemerintahan Kota Tasikmalaya

    Setahun Viman–Diky, Mosi Tidak Percaya Menggema

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Eskalasi kritik publik terhadap pemerintahan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Chandra mulai menguat menjelang satu tahun masa kepemimpinan mereka. Dinamika tersebut terlihat jelas dari rangkaian aksi mahasiswa, pemasangan spanduk kritik di ruang publik, hingga munculnya seruan Mosi Tidak Percaya Viman Tasikmalaya yang kini menjadi sorotan […]

  • Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025

    Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025, Momentum Santri untuk Negeri

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025: dari Ithlaq Tebuireng hingga Expo dan Award, bukti nyata pesantren berkontribusi pada bangsa dan lingkungan. albadarpost.com, LENSA. Kementerian Agama mengumumkan Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 sebagai rangkaian kegiatan nasional yang berlangsung mulai 22 September hingga puncaknya pada 25 Oktober. Agenda ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata kontribusi […]

expand_less