Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern.

Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa berbeda. Jika sebelumnya pengendara harus menyiapkan uang tunai, sekarang semuanya bisa dilakukan lewat ponsel. Karena itu, banyak warga mengaku terkejut sekaligus penasaran mencoba sistem baru ini.

Langkah ini digagas oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Perhubungan sebagai bagian dari percepatan digitalisasi layanan publik. Selain itu, kebijakan ini juga mendukung gaya hidup masyarakat yang semakin bergantung pada transaksi digital.

Parkir Tanpa Uang Cash, Begini Cara Kerjanya

Begitu tiba di lokasi parkir, pengguna tidak lagi diminta uang tunai. Sebaliknya, mereka cukup memindai barcode QRIS yang telah tersedia di titik parkir.

Setelah itu, pembayaran langsung diproses melalui aplikasi dompet digital atau mobile banking. Proses ini berlangsung cepat, bahkan hanya dalam hitungan detik. Oleh karena itu, antrean panjang yang biasanya terjadi bisa ditekan secara signifikan.

Menariknya, sistem ini juga mencatat setiap transaksi secara otomatis. Dengan demikian, pengguna bisa merasa lebih aman karena tidak ada lagi kekhawatiran soal tarif tidak jelas.

Kenapa Warga Langsung Tertarik?

Ada beberapa alasan kuat mengapa sistem ini langsung menarik perhatian. Pertama, masyarakat sudah terbiasa menggunakan QRIS untuk belanja sehari-hari. Jadi, adaptasi terasa mudah.

Kedua, sistem ini menghilangkan kebutuhan membawa uang kecil. Hal ini sering menjadi masalah klasik saat parkir.

Selain itu, transparansi menjadi nilai lebih. Pengguna bisa melihat langsung jumlah yang dibayarkan tanpa khawatir adanya biaya tambahan.

Karena alasan tersebut, banyak warga menilai parkir non tunai bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan masa kini.

Bukan Sekadar Uji Coba, Ini Arah Masa Depan

Program ini tidak berdiri sendiri. Sebaliknya, langkah ini menjadi bagian dari visi besar “Tasik Melayani” yang fokus pada digitalisasi berbagai layanan publik.

Dengan adanya sistem parkir digital, pemerintah ingin menciptakan layanan yang lebih efisien dan akuntabel. Oleh sebab itu, uji coba ini menjadi langkah awal sebelum diterapkan lebih luas.

Jika hasilnya positif, sistem ini berpotensi diperluas ke berbagai titik strategis di kota. Artinya, ke depan masyarakat bisa menikmati layanan serupa di banyak lokasi.

Dampak Nyata yang Langsung Terasa

Sejak uji coba dimulai, perubahan langsung dirasakan oleh pengguna kendaraan. Proses parkir menjadi lebih cepat karena tidak perlu transaksi manual.

Selain itu, keamanan meningkat karena pembayaran dilakukan secara digital. Setiap transaksi tercatat dengan jelas sehingga meminimalkan potensi kesalahan.

Di sisi lain, petugas parkir juga lebih mudah dalam mengelola transaksi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas layanan secara keseluruhan.

Baca juga: 44 Tahun Letusan Galunggung: Doa Bersama Menggetarkan Hati Warga Tasikmalaya

Masih Ada Tantangan, Tapi Optimisme Tinggi

Meski mendapat respons positif, beberapa tantangan tetap muncul. Misalnya, masih ada masyarakat yang belum terbiasa menggunakan QRIS.

Namun demikian, edukasi terus dilakukan agar semua kalangan bisa memahami sistem ini. Selain itu, peningkatan infrastruktur juga menjadi perhatian utama.

Walaupun begitu, optimisme tetap tinggi. Banyak pihak yakin sistem ini akan menjadi standar baru di masa depan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi pembayaran zakat fitrah online melalui aplikasi di ponsel

    Zakat Fitrah Online, Sah atau Sekadar Tren?

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Zakat fitrah online kini menjadi pilihan banyak Muslim. Pembayaran zakat via aplikasi, transfer zakat digital, hingga sedekah daring semakin populer menjelang Idulfitri. Namun, sahkah zakat fitrah online menurut syariat Islam? Pertanyaan ini muncul karena perubahan kebiasaan masyarakat. Dulu, orang membawa beras langsung ke masjid. Sekarang, cukup membuka ponsel dan beberapa menit […]

  • peluang usaha retail

    Bisnis Franchise Alfamart 2026, Antara Modal Awal dan Balik Modal

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peluang usaha retail kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap bisnis waralaba minimarket. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan usaha yang kian ketat, franchise Alfamart masih dipandang sebagai salah satu model bisnis ritel yang menawarkan kepastian sistem, meski menuntut modal awal yang tidak kecil. Minimarket waralaba menjadi pilihan karena pola […]

  • lagu Rukun Sama Teman

    Lagu “Rukun Sama Teman” dan Ujian Implementasi Pendidikan Karakter

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kebijakan pendidikan sering kali lahir dengan niat baik, tetapi diuji justru di ruang paling sederhana: halaman sekolah setiap Senin pagi. Mulai 2026, lagu Rukun Sama Teman resmi menjadi bagian dari upacara bendera nasional. Negara menempatkan pesan kerukunan sebagai ritual bersama pelajar. Pertanyaannya bukan lagi soal setuju atau tidak, melainkan sejauh mana kebijakan […]

  • Pariwisata dan Kreativitas

    Pariwisata dan Kreativitas Jadi Ruh Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pariwisata dan kreativitas jadi pusat perhatian di Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 bersama Disporabudpar. albadarpost.com, WARTA MITRA. Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24 tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar). Dengan mengusung semangat “Tasik Kreatif, Tasik Berdaya”, perayaan tahun ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan juga […]

  • Piutang Negara

    Piutang Negara Kini Jadi Perhatian Publik, Picu Diskusi Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Istilah piutang negara mendadak ramai dibahas publik setelah pemerintah menerbitkan aturan baru yang memberi kewenangan lebih besar kepada negara dalam pengelolaan aset debitur. Lewat PMK Nomor 23 Tahun 2026, pemerintah kini dapat mendayagunakan aset sitaan tanpa harus meminta persetujuan penanggung utang atau penjamin utang. Kebijakan tersebut langsung memantik perhatian masyarakat karena […]

  • Sate Maranggi

    Sate Maranggi dan Jejak Budaya Kuliner Jawa Barat

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sate Maranggi jadi identitas kuliner Jawa Barat yang menguatkan budaya lokal dan ekonomi daerah. albadarpost.com, FOKUS – Sate Maranggi kembali menegaskan posisinya sebagai kuliner khas Jawa Barat yang bertahan lintas generasi dan wilayah. Hidangan berbahan dasar daging sapi atau kambing ini bukan sekadar makanan populer, tetapi juga penanda identitas budaya yang kini memberi dampak ekonomi […]

expand_less