Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Viral Saja Tak Cukup, Generasi Z Garut Diajak Menciptakan Perubahan

Viral Saja Tak Cukup, Generasi Z Garut Diajak Menciptakan Perubahan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di tengah kebiasaan generasi muda yang nyaris tidak pernah jauh dari layar ponsel, kegiatan Gen Z Space Garut hadir membawa pesan yang berbeda. Media sosial dan dunia digital bukan hanya tempat mencari hiburan atau mengikuti tren viral, tetapi juga ruang untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan GEN Z Space Vol.4 bertema “Menggerakan Suara Digital Menuju Real Impact” yang digelar di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (30/5/2026).

Sejak pagi, suasana kampus terlihat lebih ramai dari biasanya. Di meja registrasi masih tampak tumpukan name tag yang belum sempat dibagikan saat peserta terus berdatangan menjelang acara dimulai. Beberapa mahasiswa terlihat datang berkelompok sambil membawa laptop dan botol minum. Sebagian lainnya masih membuka catatan di telepon genggam sebelum memasuki aula.

Ketika sesi pembukaan berlangsung, kursi bagian belakang mulai terisi penuh. Beberapa peserta memilih duduk di lantai dekat pintu aula. Sesekali terdengar bunyi notifikasi ponsel yang muncul di tengah penjelasan narasumber mengenai peluang ekonomi digital.

Pemandangan itu menjadi gambaran kecil tentang kehidupan Generasi Z hari ini. Dekat dengan teknologi, cepat menerima informasi, tetapi juga menghadapi tantangan besar untuk memanfaatkan teknologi secara bijak.

Digitalisasi Mengubah Cara Hidup Generasi Muda

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, menegaskan bahwa perkembangan digitalisasi membawa dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat.

Menurutnya, teknologi digital telah mengubah cara orang belajar, bekerja, berinteraksi, hingga memperoleh informasi.

Karena itu, generasi muda perlu memiliki kesadaran dalam menggunakan teknologi agar manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

“Itu yang perlu kita resapi bersama. Itu yang perlu kita sikapi bersama. Bahwa kemajuan teknologi dan fungsi digitalisasi akan berdampak cukup luar biasa, sehingga kita harus bijak dalam memanfaatkannya,” ujar Ega.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Bahkan, Diskominfo Kabupaten Garut membuka ruang diskusi bagi mahasiswa yang ingin terlibat dalam berbagai isu digital yang berkembang di masyarakat.

Peserta GEN Z Space Vol 4 di IPI Garut mengikuti talkshow literasi digital dan pengembangan kreativitas generasi muda, Sabtu (30/5/2026).

Peserta GEN Z Space Vol 4 di IPI Garut mengikuti talkshow literasi digital dan pengembangan kreativitas generasi muda, Sabtu (30/5/2026).

Anak Muda Harus Menjadi Pelaku Perubahan

Wakil Rektor IPI Garut, Lucky Rahayu Nurjamin, menilai kegiatan yang digagas oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IPI Garut tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, kemampuan mengelola media digital kini menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda.

Tidak hanya untuk membuat konten, tetapi juga untuk membangun peluang ekonomi, memperluas jejaring, hingga menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial.

Karena itu, ia berharap mahasiswa dan pelajar mampu menggunakan media digital secara santun, produktif, dan bertanggung jawab.

Menjawab Anggapan Bahwa Gen Z Hanya Aktif di Media Sosial

Panitia pelaksana kegiatan, Salsabila, menjelaskan bahwa tema “Menggerakan Suara Digital Menuju Real Impact” dipilih sebagai respons terhadap stereotipe yang masih sering dilekatkan kepada Generasi Z.

Selama ini, sebagian masyarakat menganggap anak muda hanya aktif membuat konten dan menghabiskan waktu di media sosial tanpa memberikan kontribusi nyata.

Padahal, menurutnya, banyak generasi muda yang justru memanfaatkan platform digital untuk membangun komunitas, mengembangkan usaha kecil, menyebarkan edukasi, hingga menginisiasi gerakan sosial.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk memahami bagaimana media digital dapat dimanfaatkan secara positif dan diwujudkan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, tidak semua peserta datang dengan tingkat pemahaman digital yang sama.

Sebagian mahasiswa mengaku masih bingung membedakan antara membuat konten sekadar untuk hiburan dengan konten yang benar-benar mampu memberi manfaat bagi masyarakat. Ada pula yang masih mencari cara agar aktivitas mereka di media sosial dapat berkembang menjadi peluang usaha atau kegiatan sosial yang berkelanjutan.

Ketidaksamaan pemahaman tersebut justru membuat diskusi berlangsung lebih hidup.

Talkshow, Workshop, dan UMKM Mahasiswa Jadi Daya Tarik

Selain menghadirkan talkshow interaktif, GEN Z Space Vol.4 juga menggelar workshop kreatif, bazar UMKM mahasiswa, serta berbagai aktivitas yang melibatkan peserta secara langsung.

Saat sesi istirahat berlangsung, sejumlah mahasiswa terlihat berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil. Menariknya, obrolan mereka lebih banyak membahas peluang membuka usaha digital, strategi membuat konten yang menarik, hingga pengalaman menjalankan bisnis online dibandingkan membicarakan tugas kuliah.

Di area bazar, beberapa stan UMKM mahasiswa tampak ramai dikunjungi peserta. Produk makanan ringan, kerajinan kreatif, hingga jasa desain digital menjadi bagian dari karya yang dipamerkan.

Setelah sesi talkshow berakhir, sejumlah peserta bahkan terlihat langsung mengikuti akun media sosial para narasumber. Sebagian lainnya mengabadikan momen dengan berfoto bersama sambil melanjutkan diskusi ringan di sekitar aula.

Suasana tersebut memperlihatkan bahwa dunia digital tidak selalu berhenti di layar ponsel. Ketika dimanfaatkan dengan tepat, ruang digital justru bisa menjadi pintu masuk lahirnya kolaborasi, kreativitas, dan peluang baru bagi generasi muda.

GEN Z Space Vol.4 menjadi pengingat bahwa teknologi hanyalah alat. Dampaknya bergantung pada siapa yang menggunakannya dan untuk tujuan apa alat itu digunakan.

Di era ketika satu unggahan bisa menjangkau ribuan orang dalam hitungan menit, ukuran keberhasilan tidak lagi sekadar jumlah tayangan atau banyaknya tanda suka. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar jejak manfaat yang ditinggalkan setelah layar ponsel dimatikan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • doa mulai kerja

    Jangan Mulai Kerja Tanpa Doa Ini, Dampaknya Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa mulai kerja menjadi amalan penting yang sering diabaikan, padahal doa ketika memulai pekerjaan bisa membuka pintu rezeki, menghadirkan keberkahan, dan menenangkan hati. Banyak orang fokus pada strategi kerja, namun lupa bahwa keberhasilan juga dipengaruhi oleh doa sebelum bekerja, niat yang benar, serta tawakal kepada Allah. Di tengah tekanan hidup modern, mengawali […]

  • kinerja ASN

    Sekda Pimpin Apel dan Penyerahan Satyalencana Karya Satya di Ciamis

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sekda Ciamis serahkan Satyalencana Karya Satya kepada 20 PNS sebagai dorongan etos kerja dan layanan publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penyerahan Satyalencana Karya Satya kepada 20 Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Ciamis tidak hanya mencerminkan apresiasi atas masa kerja, tetapi juga membuka ruang evaluasi atas kinerja ASN dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik. Di tengah […]

  • Ilustrasi seseorang termenung memandangi senja dan jam dinding sebagai simbol makna waktu dalam Surat Al-Ashr

    Makna Surat Al-‘Ashr: Kita Sibuk, Tapi Kenapa Hidup Terasa Hilang?

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna Surat Al-Ashr terasa semakin tajam di zaman modern. Tafsir Surat Al-‘Ashr, makna waktu dalam Islam, dan pesan tentang kerugian manusia kini seperti berbicara langsung kepada kehidupan hari ini. Banyak orang bangun pagi dengan kesibukan penuh, pulang malam dengan tubuh lelah, tetapi tetap merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya. Hari berjalan […]

  • Saad bin Abi Waqqas

    Perang Qadisiyah: Saat Pasukan Kecil Mengalahkan Kekaisaran Persia

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagaimana mungkin seorang panglima memenangkan perang terbesar dalam sejarah Islam tanpa turun langsung ke medan tempur? Pertanyaan itulah yang membuat kisah Saad bin Abi Waqqas, panglima penakluk Persia dan sahabat Nabi Muhammad SAW, terus menarik perhatian hingga hari ini. Nama Saad bin Abi Waqqas sering muncul dalam sejarah Perang Qadisiyah, penaklukan Persia, […]

  • wajah mulus tanpa jenggot

    Tren Wajah Mulus Tanpa Jenggot Jadi Standar Baru Maskulinitas di Korea Selatan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Tren wajah mulus tanpa jenggot kini menjadi standar maskulinitas baru di Korea Selatan, dipengaruhi budaya K-pop dan modernitas. albadarpost.com, LENSA HUMANIORA – Standar kecantikan bagi pria di Korea Selatan mengalami perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir. Wajah mulus tanpa jenggot kini dianggap sebagai penampilan ideal, menggantikan simbol maskulinitas tradisional yang lekat dengan jenggot tebal sebagai […]

  • Apoteker Garut

    Sumpah Apoteker Uniga Berlangsung Haru, Dinkes Garut Akui Masih Kekurangan SDM

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 41 lulusan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) FMIPA Universitas Garut resmi mengucapkan sumpah profesi dalam prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XIII di Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026). Kehadiran para apoteker Garut ini langsung mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut yang saat ini […]

expand_less