Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 44 Tahun Letusan Galunggung: Doa Bersama Menggetarkan Hati Warga Tasikmalaya

44 Tahun Letusan Galunggung: Doa Bersama Menggetarkan Hati Warga Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarapost.com, BERITA DAERAHLetusan Gunung Galunggung 1982 kembali dikenang melalui kegiatan istigosah dan doa bersama yang berlangsung penuh khidmat. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat akan dahsyatnya bencana sekaligus hikmah besar yang ditinggalkannya bagi masyarakat Tasikmalaya.

Bertempat di kawasan Cipanas Galunggung pada 5 April 2026, kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian acara Memory of Galunggung. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya secara resmi membuka agenda tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat.

Sejak awal acara, suasana haru dan khusyuk terasa kuat. Warga yang hadir mengikuti rangkaian doa dengan penuh kesadaran akan pentingnya mengambil pelajaran dari sejarah.

Doa Bersama Jadi Penguat Spiritual Masyarakat

Istigosah bukan sekadar seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang refleksi mendalam bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Selain itu, momen ini juga mengajak semua pihak untuk merenungkan kembali dampak besar dari letusan Gunung Galunggung di masa lalu.

Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah, sekaligus menjadikannya sebagai pijakan dalam membangun masa depan yang lebih tangguh.

Dengan demikian, doa bersama ini tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.

Memory of Galunggung, Menjaga Ingatan Kolektif Generasi

Rangkaian Memory of Galunggung hadir sebagai bentuk edukasi sekaligus pelestarian sejarah lokal. Program ini dirancang agar generasi muda tetap mengenal peristiwa besar yang pernah terjadi di wilayahnya.

Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Banyak masyarakat yang hadir tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga untuk berbagi cerita dan pengalaman terkait letusan Gunung Galunggung 1982.

Oleh sebab itu, peringatan ini memiliki nilai penting, baik dari sisi historis maupun sosial. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus menghidupkan agenda serupa setiap tahunnya.

Dari Bencana Menuju Kepedulian dan Ketangguhan

Letusan Gunung Galunggung 1982 meninggalkan jejak mendalam bagi masyarakat Tasikmalaya. Namun, dari peristiwa tersebut lahir semangat kebersamaan dan solidaritas yang terus terjaga hingga kini.

Melalui kegiatan istigosah, masyarakat diajak untuk tidak hanya mengenang, tetapi juga menapaki hikmah dari bencana. Nilai kepedulian sosial dan gotong royong menjadi bagian penting yang terus diperkuat.

Baca juga: Rahasia Hijrah Nabi Muhammad SAW: Strategi yang Mengubah Dunia

Selanjutnya, kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana juga semakin ditingkatkan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat berjalan seiring dalam membangun wilayah yang lebih tangguh terhadap risiko alam.

Menguatkan Iman, Menyatukan Masyarakat

Peringatan letusan Gunung Galunggung 1982 melalui istigosah dan doa bersama menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menghadirkan refleksi mendalam sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Dengan semangat yang terbangun, Tasikmalaya terus melangkah menuju masa depan yang lebih kuat. Mengingat sejarah bukan untuk terjebak di masa lalu, melainkan untuk memastikan bahwa setiap pelajaran dapat menjadi bekal menghadapi tantangan ke depan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hak pelayanan publik

    5 Hak Warga Saat Dilayani Pemerintah, Ada Aturan yang Melindunginya

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Masyarakat memiliki hak untuk memperoleh pelayanan publik yang adil, transparan, jelas, dan berkualitas. Karena itu, warga perlu mengetahui haknya ketika berurusan dengan instansi pemerintah maupun penyelenggara layanan publik. Pesan tersebut disampaikan dalam materi edukasi yang dirilis dari Ombudsman RI, yang mengingatkan masyarakat mengenai sejumlah hak penting dalam memperoleh pelayanan publik. Di antaranya […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa dalam kesendirian saat malam hari dengan nuansa tenang dan penuh harapan

    Doa Darurat Kehidupan yang Sering Terlupakan Padahal Sangat Dibutuhkan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah hidup yang semakin cepat dan penuh tekanan, banyak orang sebenarnya sedang tidak benar-benar baik-baik saja. Di balik aktivitas yang terlihat normal, ada yang diam-diam berjuang melawan stres, cemas soal rezeki, hingga lelah secara mental. Pada titik seperti ini, doa darurat kehidupan—atau bisa disebut juga doa saat tertekan, doa saat rezeki […]

  • pengorbanan khadijah

    Semua Orang Bicara Nabi, Tapi Sedikit yang Tahu Cinta Khadijah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI. Nama Khadijah binti Khuwaylid sering diceritakan, tetapi pengorbanan Khadijah yang sebenarnya justru jarang disentuh. Banyak orang mengenal kehebatan Nabi Muhammad, namun tidak semua menyadari bahwa di belakang beliau, ada seorang wanita yang memilih bertahan ketika dunia memilih pergi. Saat orang-orang mencaci, Khadijah tetap percaya. Ketika banyak yang meragukan, ia justru menguatkan. Oleh karena […]

  • Hajat Laut Pangandaran

    Budaya Terawat, Aqidah Terjaga: Hajat Laut Pangandaran 2026 Hadir Lebih Meriah

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 260
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Hajat Laut Pangandaran 2026 kembali hadir dengan wajah yang lebih lengkap. Tidak hanya menghadirkan perlombaan dan festival budaya, tradisi tahunan masyarakat pesisir ini juga mengusung kegiatan istighosah sebagai penguat nilai spiritual. Mengangkat tema “Budaya Terawat, Aqidah Terjaga”, Hajat Laut Pangandaran akan digelar pada Selasa, 16 Juni 2026 di kawasan Pantai Timur Pangandaran. […]

  • Allah Al-Karim

    Ibnu Athaillah: Mengapa Manusia Selalu Salah Berharap?

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Setiap pagi jutaan orang membuka WhatsApp berharap pesan penting masuk. Sebagian lain mengecek rekening bank, menunggu transfer gaji, atau berkali-kali menyegarkan kotak email demi kabar pekerjaan. Anehnya, hanya sedikit yang membuka hari dengan keyakinan bahwa Allah Al-Karim, Sang Maha Pemurah, telah menyiapkan rezeki terbaik bagi hamba-Nya. Padahal makna Allah Al-Karim mengajarkan bahwa […]

  • Dunia Adalah Ujian

    Ibnu Athaillah: Dunia Tak Pernah Berjanji Membahagiakan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Dunia adalah ujian. Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi banyak orang baru benar-benar memahaminya setelah kehilangan pekerjaan, gagal membangun usaha, ditinggal orang tercinta, atau menghadapi penyakit yang tak pernah mereka bayangkan. Saat musibah datang, sebagian orang bertanya, “Kenapa hidup saya begini?” Padahal, menurut Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam, hakikat dunia memang bukan tempat […]

expand_less