Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

Kritik Wali Kota Tasikmalaya dan Ujian Komunikasi Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kebijakan yang tertulis, tetapi juga dari cara seorang pemimpin hadir dan merespons warganya. Di Tasikmalaya, kritik wali kota Tasikmalaya kembali mengemuka, kali ini melalui sebuah spanduk yang terpasang di area Balai Kota. Spanduk itu sederhana, namun pesannya tajam: “Wapres Datang Wali Kota Terdepan. Giliran Masyarakat Datang Wali Kota Menghilang”. Ia berbicara tentang jarak yang dirasakan publik terhadap pemimpinnya.

Peristiwa tersebut bukan sekadar soal spanduk. Ia menjadi penanda adanya kegelisahan yang belum terjawab. Terutama kegelisahan tentang komunikasi publik yang dianggap tersumbat. Dalam konteks pemerintahan daerah, komunikasi bukan pelengkap. Ia justru menjadi fondasi kepercayaan.

Spanduk, Simbol Kritik yang Tidak Datang Tiba-Tiba

Kemunculan spanduk di Balai Kota Tasikmalaya tidak berdiri sendiri. Sebelumnya, mahasiswa dan elemen masyarakat telah menyuarakan aspirasi melalui aksi dan permintaan audiensi. Namun, ketika ruang dialog terasa tertutup, kritik pun mencari jalannya sendiri.

Baca juga: Strategi Baru Modernisasi Dakwah Bagi Alumni Pesantren

Spanduk lalu menjadi medium alternatif. Ia bekerja sebagai simbol. Tanpa pengeras suara, tanpa orasi panjang, pesan tetap sampai. Inilah wajah kritik publik hari ini: visual, langsung, dan mudah dibaca siapa saja. Situasi ini sekaligus menandai adanya kegagalan komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

Dalam demokrasi lokal, kritik semacam ini seharusnya dibaca sebagai peringatan dini. Bukan ancaman, apalagi serangan personal. Kritik justru menunjukkan bahwa publik masih peduli dan berharap.

Kepemimpinan dan Komunikasi Publik yang Dipertaruhkan

Seorang wali kota memegang dua peran sekaligus. Ia adalah pengambil keputusan dan wajah pemerintah di hadapan rakyat. Ketika komunikasi tersendat, kepercayaan ikut terkikis. Di titik inilah kritik wali kota Tasikmalaya menjadi relevan untuk dibahas lebih dalam.

Komunikasi publik menuntut kehadiran, bukan sekadar pernyataan. Masyarakat ingin ditemui, didengar, dan direspons. Bahkan ketika tuntutan belum bisa dipenuhi, dialog tetap memberi rasa dihargai. Tanpa itu, jarak psikologis antara pemimpin dan warga akan melebar.

Lebih jauh, kepemimpinan yang minim komunikasi berisiko menciptakan spekulasi. Publik mulai menafsirkan sikap diam sebagai sikap menghindar. Padahal, persepsi sering kali lebih kuat daripada fakta. Karena itu, komunikasi terbuka menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar etika.

Kritik sebagai Cermin, Bukan Ancaman

Dalam tradisi demokrasi, kritik adalah cermin. Ia memantulkan apa yang mungkin luput dari perhatian penguasa. Spanduk di Balai Kota Tasikmalaya bisa dibaca sebagai cermin itu. Ia memaksa pemerintah daerah untuk berkaca, lalu bertanya: di mana komunikasi mulai retak?

Alih-alih defensif, respons terbaik terhadap kritik adalah evaluasi. Pemerintah daerah perlu menata ulang pola komunikasi, membuka kembali kanal dialog, dan memastikan aspirasi tidak berhenti di pagar kantor pemerintahan.

Baca juga: Makna Surah Al-Fil: Peringatan Abadi bagi Kekuasaan

Kritik juga mengajarkan satu hal penting: publik menilai pemimpin bukan hanya dari hasil kerja, tetapi dari sikap. Kerendahan hati untuk mendengar sering kali lebih bermakna daripada pidato panjang tentang keberhasilan.

Menjaga Kepercayaan di Tengah Sorotan Publik

Tasikmalaya bukan kota tanpa dinamika. Sebagai daerah dengan tradisi sosial yang kuat, relasi antara pemimpin dan masyarakat memiliki makna simbolik. Karena itu, setiap kritik memiliki resonansi luas.

Ke depan, tantangan terbesar bukan menurunkan kritik, melainkan mengelolanya. Kepemimpinan yang matang akan menjadikan kritik sebagai bahan bakar perbaikan. Komunikasi publik yang sehat akan mempersempit jarak dan memulihkan kepercayaan.

Pada akhirnya, kritik wali kota Tasikmalaya bukan sekadar isu lokal. Ia menjadi pengingat bahwa kepemimpinan selalu diuji, terutama saat pemimpin memilih untuk hadir atau absen di hadapan rakyatnya. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlindungan Anak Pesantren

    Menag Warning Pesantren: Kekerasan pada Anak Tak Bisa Ditoleransi Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perlindungan anak di lingkungan pesantren harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, pesantren ramah anak bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata agar santri dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, serta bermartabat. Karena itu, ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan fisik maupun seksual di lingkungan pendidikan […]

  • syafa’at Al-Qur’an

    Syafa’at Al-Qur’an, Penolong Pembaca dari Dunia hingga Akhirat

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Doa Allahummarhamna Bil Quran diyakini membawa syafa’at Al-Qur’an bagi pembacanya, di dunia hingga akhirat. Doa Setelah Belajar Al-Qur’an dan Maknanya bagi Umat albadarpost.com, OPINI – Al-Qur’an diyakini memiliki syafa’at yang agung bagi umat Islam. Keyakinan ini tidak hanya bersandar pada tradisi, tetapi juga pada hadis-hadis sahih yang menjelaskan peran Al-Qur’an sebagai penolong manusia di akhirat. […]

  • Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang diikuti puluhan tim SMP.

    Bupati Garut Buka Turnamen Voli Pelajar, Mimpi Besar Dimulai

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Tidak semua atlet hebat lahir dari arena olahraga megah. Sebagian memulai langkahnya dari lapangan sekolah, dari sorakan teman-teman sebaya, dan dari pertandingan sederhana yang penuh semangat. Suasana itulah yang terlihat dalam Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang berlangsung di Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026). Turnamen yang diikuti 40 tim tingkat […]

  • kontes bonsai Tasikmalaya

    Kontes Bonsai Tasik Meledak, Harga Tanaman Tembus Fantastis

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontes bonsai Tasikmalaya berubah jadi magnet nasional ketika 548 bonsai memenuhi area parkir Asia Plaza, Sabtu (25/4/2026). Ajang pameran bonsai nasional ini tidak hanya menghadirkan ratusan peserta, tetapi juga menegaskan posisi Tasikmalaya dalam peta event bonsai nasional dan geliat bonsai Indonesia. Area parkir yang biasanya dipadati kendaraan kini berubah seperti galeri […]

  • waspada hoaks rekrutmen

    Waspada Hoaks Rekrutmen CPNS dan PPPK Kemenag

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rekrutmen CPNS maupun PPPK di lingkungan kementerian tersebut. Masyarakat diminta waspada hoaks rekrutmen yang beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat, karena informasi tersebut berpotensi merugikan pencari kerja. Penegasan ini disampaikan menyusul maraknya unggahan dan pesan berantai yang mengatasnamakan […]

  • Ilustrasi suasana tenang menjelang magrib di Hari Jumat saat seorang Muslim berdoa pada waktu mustajab.

    Ada Satu Waktu Rahasia di Hari Jumat, Banyak Orang Justru Lalai

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Hari Jumat selalu punya suasana yang berbeda. Udara terasa lebih tenang. Masjid lebih ramai. Bahkan orang yang biasanya datang mepet waktu salat kadang mendadak berangkat lebih awal sambil membawa sajadah terbaiknya. Namun di balik semua itu, ada satu pembahasan yang terus membuat banyak orang penasaran: tentang waktu mustajab Jumat. Rasulullah SAW pernah […]

expand_less