Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Website desa Tasikmalaya tidak aktif menjadi ironi di tengah gencarnya agenda transformasi digital. Frasa website desa Tasikmalaya tidak aktif bahkan lebih sering mencerminkan realitas dibanding jargon pelayanan berbasis elektronik. Situs resmi tersedia, domain aktif, tetapi konten minim. Bahkan, beberapa laman hanya menampilkan halaman kosong atau berita lama yang tak pernah diperbarui.

Padahal, era keterbukaan informasi menuntut pemerintah desa menghadirkan layanan yang mudah diakses. Selain itu, publik kini mencari informasi melalui internet sebelum mendatangi kantor pemerintahan. Karena itu, ketika website resmi tidak memuat data layanan, transparansi anggaran, atau informasi program kerja, kepercayaan masyarakat ikut tergerus.

Kondisi ini bukan sekadar persoalan teknis. Sebaliknya, situasi tersebut menyentuh aspek kepatuhan terhadap regulasi. Pemerintah desa memiliki kewajiban hukum untuk membuka akses informasi kepada masyarakat.

Regulasi Jelas, Implementasi Lemah

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) secara tegas mewajibkan badan publik menyediakan informasi yang akurat, benar, dan tidak menyesatkan. Desa termasuk badan publik karena menggunakan anggaran negara dan menjalankan fungsi pelayanan masyarakat.

Baca juga: Rahasia Kerang Totok Cabe Merah Enak dan Praktis

Selain itu, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengamanatkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Pasal 24 menekankan asas keterbukaan sebagai dasar tata kelola desa. Artinya, informasi mengenai kebijakan, program, dan penggunaan APBDes harus mudah diakses warga.

Lebih lanjut, Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mendorong instansi pemerintah memanfaatkan teknologi informasi secara terintegrasi. Karena itu, website resmi bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan bagian dari sistem pelayanan publik digital.

Namun demikian, ketika website desa Tasikmalaya tidak aktif, semangat regulasi tersebut kehilangan makna. Infrastruktur memang tersedia, tetapi substansi tidak berjalan. Domain hidup, tetapi informasi mati.

Infrastruktur Tanpa Substansi

Banyak desa telah memiliki website resmi. Bahkan, anggaran domain dan hosting terus dialokasikan. Akan tetapi, pengelolaan konten sering terabaikan. Akibatnya, masyarakat tidak menemukan prosedur layanan, jadwal administrasi, laporan realisasi anggaran, maupun berita kegiatan.

Situasi ini menunjukkan kesenjangan antara kebijakan dan implementasi. Di satu sisi, pemerintah mendorong digitalisasi. Di sisi lain, pengawasan dan pendampingan belum optimal. Karena itu, website desa Tasikmalaya tidak aktif menjadi indikator lemahnya tata kelola informasi.

Selain berdampak pada transparansi, kondisi tersebut juga menghambat promosi potensi desa. Padahal, website dapat menjadi media publikasi UMKM, pariwisata lokal, serta inovasi masyarakat. Jika konten dikelola secara rutin, desa akan memperoleh visibilitas yang lebih luas.

Baca juga: Kominfo Belum Mandiri, Digitalisasi Tasikmalaya Terhambat

Sebaliknya, laman kosong justru memperlihatkan ketidaksiapan administratif. Lebih jauh lagi, masyarakat dapat menilai bahwa digitalisasi hanya sebatas slogan.

Momentum Evaluasi dan Perbaikan

Tentu saja, kritik ini bukan untuk menyudutkan. Sebaliknya, momentum ini perlu dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi. Pertama, pemerintah desa harus menunjuk pengelola konten yang memiliki literasi digital memadai. Kedua, pemerintah daerah perlu menetapkan standar minimal pembaruan informasi. Ketiga, monitoring berkala wajib dilakukan agar website desa Tasikmalaya tidak aktif segera teridentifikasi dan diperbaiki.

Selain itu, pelatihan teknis perlu digelar secara berkelanjutan. Aparatur desa harus memahami bahwa transparansi bukan beban, melainkan kewajiban konstitusional. Dengan demikian, website akan berfungsi sebagai pusat informasi yang dinamis.

Kemudian, publik juga perlu dilibatkan. Partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan dapat memperkuat kualitas layanan digital. Karena itu, kolom aspirasi dan pengaduan daring perlu diaktifkan.

Pada akhirnya, transformasi digital tidak cukup diukur dari jumlah domain yang terdaftar. Keberhasilan dinilai dari kemudahan akses informasi dan kualitas pelayanan yang dirasakan warga. Jika informasi tersedia secara jelas dan konsisten, maka regulasi berjalan selaras dengan praktik.

Sebaliknya, jika website tetap kosong tanpa pembaruan, maka komitmen terhadap UU KIP, UU Desa, dan SPBE patut dipertanyakan. Oleh karena itu, Tasikmalaya perlu menjadikan isu ini sebagai prioritas pembenahan.

Website ada, tetapi informasi tidak. Situasi itu tidak boleh menjadi wajah permanen digitalisasi desa. Sebab di era keterbukaan, kehadiran daring bukan pilihan tambahan. Ia merupakan kewajiban hukum sekaligus tanggung jawab moral kepada masyarakat. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hajar Aswad

    Hajar Aswad Bukan Batu Biasa, Ini Makna Spiritualnya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost. HIKMAH – Bagi sebagian orang, Hajar Aswad mungkin terlihat seperti batu hitam yang menempel di sudut Ka’bah. Namun bagi jutaan umat Islam, batu itu menyimpan makna spiritual yang jauh lebih dalam daripada sekadar benda biasa. Hajar Aswad atau “batu hitam” menjadi salah satu bagian paling terkenal di Masjidil Haram. Banyak jamaah haji dan umrah […]

  • edukasi kebangsaan

    Bakesbangpol Menginisiasi Edukasi Kebangsaan dan Dampaknya bagi Generasi 2045

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: edukasi kebangsaan dinilai kunci menyiapkan generasi 2045 yang kuat dan berkarakter. albadarpost.com, EDITORIAL – Inisiatif edukasi kebangsaan yang digagas Bakesbangpol Kota Tasikmalaya bersama Forum Diskusi Albadar Institute layak dibaca sebagai langkah serius memperbaiki fondasi generasi Indonesia Emas 2045. Program ini menandai kesadaran baru: masa depan negara tidak ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi oleh […]

  • Ilustrasi umat muslim berbagi makanan berbuka puasa kepada jamaah di masjid saat bulan Ramadhan.

    Cuma Beri Takjil? Ini Hadis Nabi yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang belum menyadari keutamaan memberi makan orang berbuka. Padahal, dalam hadis Nabi tentang memberi makan orang berbuka, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa pahala amalan ini bisa menyamai pahala orang yang menjalankan puasa. Karena itu, tradisi berbagi takjil yang sering terlihat di jalan, masjid, atau lingkungan masyarakat sebenarnya memiliki nilai ibadah yang […]

  • FGD May Day Tasikmalaya 2026 mempertemukan pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha dalam dialog ketenagakerjaan di Kota Tasikmalaya

    FGD May Day 2026: Langkah Baru Hubungan Industrial Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Tasikmalaya tahun ini tidak hanya berlangsung sebagai agenda seremonial. Pemerintah Kota Tasikmalaya justru memilih pendekatan yang lebih terbuka dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja dalam satu meja dialog, Minggu (3/5/2026). Kegiatan yang digelar oleh Dinas […]

  • Ilustrasi penipuan online dengan pesan mencurigakan di ponsel dan peringatan keamanan digital

    Jangan Sampai Kena! Ini 6 Cara Selamat dari Penipuan Online

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Penipuan tidak lagi menyasar orang yang ceroboh saja. Faktanya, banyak korban penipuan online justru merasa sudah berhati-hati. Modusnya makin halus, makin meyakinkan, dan sering tidak terdeteksi. Karena itu, memahami cara menghindari penipuan online dan mengenali modus penipuan digital jadi hal yang tidak bisa ditunda. Satu detik lengah bisa berakibat fatal. Dan sering […]

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

expand_less