Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 289
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Internet Rakyat hadir dengan 5G FWA tanpa kabel. Cek cakupan, daftar, dan paket berlangganan Rp100.000 per bulan.

albadarpost.com, LENSA – Internet Rakyat mulai tersedia sebagai layanan berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) di sejumlah wilayah Indonesia. Layanan ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan akses digital, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau kabel fiber optik. Keberadaannya penting bagi rumah tangga, pelaku UMKM, hingga sektor pendidikan yang mengandalkan koneksi internet stabil.

Internet Rakyat menjadi salah satu model layanan baru yang memanfaatkan teknologi Open Radio Access Network (Open RAN) pada frekuensi 1,4 GHz. Teknologi ini diklaim mampu memperluas cakupan jaringan tanpa instalasi kabel, sehingga waktu penyediaan layanan lebih efisien.


Model Layanan dan Cakupan Awal

Internet Rakyat digagas PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi Jepang, OREX SAI. Mereka menghadirkan solusi konektivitas berbasis 5G FWA dengan infrastruktur radio unit yang dikelola PT OREX SAI Indonesia.

Kerja sama teknologi Open RAN ini diperkenalkan secara resmi pada 12 November 2025 setelah penandatanganan perjanjian pada Maret tahun yang sama. OREX SAI menghadirkan sistem Open RAN FWA pertama di dunia serta integrasi 5G Core yang dikembangkan NEC Corporation.

Implementasinya didukung PT Telemedia Komunikasi Pratama bersama 26 distributor lokal. Tahap awal penyebarannya difokuskan di Region I yang meliputi Jawa, Maluku, dan Papua. Model implementasi regional ini dipilih untuk mempercepat evaluasi sebelum ekspansi nasional.

Baca juga: Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

Internet Rakyat dapat dicek melalui laman internetrakyat.id. Peta Indonesia tampil dengan penanda merah sebagai indikator daerah yang sudah terjangkau. Calon pengguna cukup mengakses situs, menelusuri wilayah, dan memastikan lokasi tempat tinggal berada dalam area layanan.


Pelaksanaan Pendaftaran dan Verifikasi Lokasi

Registrasi layanan Internet Rakyat dilakukan melalui sistem daring. Calon pelanggan mengisi data awal seperti nama, email, dan nomor WhatsApp. Setelah kode OTP diterima melalui pesan, pengguna memasukkan lokasi secara detail mulai provinsi hingga alamat lengkap.

Pendaftaran juga menyediakan fitur koordinat geografis untuk memastikan akurasi titik. Sistem ini memudahkan tim operator dalam analisis jangkauan signal dari BTS terdekat. Proses pendaftaran ditutup dengan persetujuan syarat layanan sebelum data diproses.

Laman pra-registrasi menampilkan paket Internet Rakyat yang berlaku 30 hari. Model ini memberi transparansi harga sejak awal sehingga pengguna memahami layanan tanpa perlu datang ke kantor provider atau mengikuti prosedur panjang.


Skema Harga dan Perangkat yang Digunakan

Internet Rakyat menawarkan satu paket berlangganan bulanan senilai Rp100.000 dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Tidak ada batas kuota. Pengguna menerima gratis biaya langganan pada bulan pertama serta bebas biaya sewa modem selama menggunakan layanan.

Internet Rakyat adalah layanan WiFi 5G FWA berkecepatan 100 Mbps dengan Rp 100.000/bulan. (Foto: internetrakyat.id)

Perangkat yang digunakan berbasis OpenWRT. Unit modem dilengkapi antena omni dengan penguatan sinyal 3,5 dBi serta dukungan WiFi 5 2×2 (AC1200). Konfigurasi ini mencukupi kebutuhan rumah tangga rata-rata, dari akses daring anak sekolah hingga streaming multimedia.

Baca juga: Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

Model 5G FWA lewat Internet Rakyat mengandalkan sinyal dari menara BTS. Tanpa kabel optik, operator tidak harus menggali jalur baru atau melakukan instalasi fisik di pemukiman. Hal ini menjadi keunggulan layanan untuk daerah dengan infrastruktur terbatas atau kondisi geografis sulit.


Posisi Internet Rakyat dalam Akses Digital Nasional

Pemerataan internet menjadi isu krusial di Indonesia. Di kawasan pedalaman, tingkat penetrasi jaringan masih bergantung pada operator seluler. Koneksi kabel fiber sulit menjangkau daerah yang terpencar secara geografis atau memiliki biaya konstruksi tinggi.

Internet Rakyat mengisi ruang tersebut. Dengan 5G FWA dan Open RAN, operator dapat menempatkan BTS, menghubungkannya ke jaringan inti, dan menghadirkan akses internet tanpa perlu proyek kabel skala besar. Model ini berpotensi menjadi instrumen baru digitalisasi publik.

Namun, implementasi Internet Rakyat tetap bergantung pada kepadatan lalu lintas pengguna. Wilayah dengan banyak pelanggan dalam radius BTS berisiko mengalami penurunan kualitas koneksi. Kinerja internet berbasis radio juga dipengaruhi cuaca, kontur wilayah, dan hambatan fisik bangunan.


Tantangan di Lapangan

Ekspansi Internet Rakyat pada tahap awal terbatas pada Jawa, Maluku, dan Papua. Di luar tiga wilayah ini, calon pelanggan belum dapat mengakses layanan. Meski cakupan bisa diperluas secara bertahap, penyedia membutuhkan data distribusi calon pengguna untuk memperhitungkan lokasi BTS baru.

Faktor budaya penggunaan juga menentukan. Sebagian masyarakat lebih familiar dengan paket seluler harian atau WiFi RT/RW berbasis komunitas. Internet Rakyat harus bersaing dengan ekosistem tersebut sembari meyakinkan publik tentang stabilitas 5G FWA.

Regulasi menjadi aspek penting. Model Open RAN membuka ruang lebih besar bagi kolaborasi vendor, tetapi standar keselamatan data dan interoperabilitas harus dijaga. Pemerintah perlu memastikan model teknologi baru ini berada dalam koridor keamanan siber nasional.

Internet Rakyat hadir sebagai opsi layanan 5G FWA yang mempermudah akses digital warga. Cakupan terbatas menjadi tantangan awal, namun model tanpa kabel dan harga tetap memberi peluang perluasan jaringan di masa depan.

Internet Rakyat mempercepat pemerataan digital melalui 5G FWA tanpa kabel. Pendaftaran mudah, harga tetap, dan cakupan terus dikembangkan. (Red/Asep Chandra)


a.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Yasin

    Keutamaan Surat Yasin

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tradisi membaca Surat Yasin pada malam Jumat terus hidup di tengah umat Islam. Amalan ini diyakini membawa ketenangan batin, harapan ampunan dosa, serta kemudahan urusan dunia dan akhirat. Namun, di balik praktik yang meluas tersebut, penting bagi umat untuk memahami dasar dalilnya secara proporsional agar ibadah tetap berpijak pada ilmu dan tidak […]

  • Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

    Dampak Gempa Sumedang Mengguncang Akhir Tahun 2023, Ratusan Rumah Rusak dan Pasien Dievakuasi

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Gempa Sumedang akhir 2023 mengguncang tiga kali, merusak ratusan rumah dan memicu evakuasi pasien RSUD Sumedang. albadarpost.com, LENSA – Gempa Sumedang yang terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2023, meninggalkan dampak signifikan bagi warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Guncangan yang tercatat hingga tiga kali dalam sehari tersebut tidak hanya terasa di wilayah inti, […]

  • Gebyar Muharraman Langensari

    Langensari Sambut Tahun Baru Islam dengan Cara yang Berbeda

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pagi itu, jalan-jalan di Kecamatan Langensari, Kota Banjar, tidak seperti biasanya. Sejak matahari mulai naik, warga sudah berdatangan dari berbagai desa dan kelurahan. Sebagian membawa keluarga, sebagian lagi datang bersama rombongan. Mereka berkumpul untuk mengikuti Gebyar Muharraman Langensari, sebuah perayaan Tahun Baru Islam yang memadukan nilai keagamaan, budaya, dan kepedulian sosial […]

  • Haplah Akhirussanah Tasikmalaya

    Santunan Yatim Warnai Haplah Akhirussanah Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Haplah Akhirussanah Tasikmalaya kembali menunjukkan bahwa tradisi keagamaan tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran, tetapi juga ruang memperkuat kepedulian sosial. Hal itu terlihat dalam kegiatan di DKM Miqdarull Falah, Kampung Sindangsono, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kamis (2/7/2026) malam. Selain menjadi ajang silaturahmi, Haplah ini juga menghadirkan santunan bagi 13 anak yatim […]

  • pencurian motor

    Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menangkap pasutri pelaku pencurian motor dengan modus penipuan, mayoritas korbannya pelajar. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menangkap pasangan suami istri yang terlibat pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan. Penangkapan ini menegaskan kembali kerentanan pelajar sebagai kelompok sasaran kejahatan jalanan, sekaligus membuka pola kejahatan yang memanfaatkan relasi sosial palsu. […]

  • kabut asap Malaysia

    Kabut Asap Malaysia Bertahan 3–5 Hari, 10 Kawasan Terdampak

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kabut asap Malaysia diperkirakan masih bertahan selama tiga hingga lima hari ke depan. Kondisi kualitas udara Malaysia juga menjadi perhatian setelah 10 kawasan tercatat mengalami kualitas udara tidak sehat pada Kamis, 13 Agustus 2026. Di Malaysia, kondisi kabut asap ini dikenal dengan istilah jerebu. BMKG-nya Malaysia, MetMalaysia memperkirakan belum ada perubahan […]

expand_less