Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemenko PM rancang program 1001 Pasar Malam untuk memperkuat pemasaran UMKM Jabar berbasis aset publik.

albadarpost.com, LENSA – Kondisi UMKM Jabar kembali menjadi perhatian pemerintah pusat karena hambatan struktural yang terus menggerus potensi pelaku usaha. Pemerintah menilai ketertinggalan literasi pemasaran digital dan keterbatasan akses pasar telah menahan ekspansi UMKM, meski Jawa Barat selama ini menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi rakyat terbesar di Indonesia.

Ekosistem UMKM Jabar Belum Ideal

Deputi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Leontinus Alpha Edison, menyebut masalah UMKM tidak berhenti pada kapasitas produksi. Ia menilai tantangan utama bermula dari mindset kewirausahaan dan rendahnya inovasi, kemudian berlanjut pada keterbatasan jaringan pemasaran.
Menurutnya, banyak pelaku UMKM di Jabar belum mampu menembus pasar digital maupun ekspor karena minimnya literasi pemasaran serta ekosistem digital yang belum memadai. Kemenko PM menekankan, hambatan ini bersifat struktural dan telah berlangsung lama, sehingga membutuhkan kebijakan yang tidak sekadar teknis tetapi juga menyentuh akar persoalan.

Untuk menghimpun masukan, Kemenko PM menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Kota Bandung. Forum ini melibatkan pelaku UMKM, pemerintah daerah, akademisi, serta komunitas bisnis. Pemerintah menempatkan Jabar sebagai representasi nasional karena karakteristiknya mencerminkan tantangan umum UMKM di berbagai provinsi.

Kontribusi ekonomi Jawa Barat mencapai 12,7 persen hingga November 2025. Angka itu menjadikan Jabar salah satu pusat UMKM, koperasi, dan ekonomi kreatif terbesar di Indonesia. Pemerintah menilai kondisi tersebut relevan sebagai dasar perumusan kebijakan pemasaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha.

Rencana 1001 Pasar Malam

Asisten Deputi Pemasaran Usaha Masyarakat Kemenko PM, Abdul Muslim, menyampaikan rencana program pemasaran baru yang disebut “1001 Pasar Malam.” Program ini disusun berdasarkan analisis internal dan aspirasi dari forum konsultasi.

Aktivitas pedagang di sebuah pasar malam

Muslim menjelaskan, konsepnya sederhana: pemerintah memanfaatkan aset negara yang selama ini tidak terpakai secara optimal sebagai ruang promosi produk lokal. Area tersebut akan menjadi kanal pemasaran langsung bagi UMKM tanpa biaya tinggi dan dengan akses yang lebih inklusif.

Kemenko PM menyebut inisiatif ini sejalan dengan amanat PP No. 7 Tahun 2021 Pasal 60, yang mewajibkan kementerian/lembaga, BUMN, BUMD, dan sektor swasta menyediakan minimal 30 persen area komersial untuk promosi UMKM. Dengan memanfaatkan aset publik, pemerintah ingin menghasilkan ruang pemasaran yang nyata dibanding sekadar bantuan administratif.

“Kami tidak hanya memperluas ruang distribusi, tetapi membangun model pemasaran yang produktif dan mudah diakses,” ujar Abdul Muslim.

Kebijakan ini diposisikan sebagai langkah korektif terhadap kesenjangan pemasaran yang selama ini membebani UMKM Jabar. Kemenko PM berharap program tersebut memberi dampak langsung pada struktur pendapatan pelaku usaha, serta menciptakan lapangan kerja baru dari sektor pendukung.

Tantangan Klasik dan Modern

Kondisi UMKM Jabar memperlihatkan dua lapis persoalan: keterbatasan tradisional dan tekanan modern. Di tingkat dasar, pelaku usaha menghadapi keterbatasan modal, rendahnya inovasi produk, serta lemahnya manajemen keuangan. Pada lapisan berikutnya, terdapat kesenjangan dalam transformasi digital—mulai dari literasi pemasaran daring hingga kemampuan meningkatkan skala produksi sesuai permintaan pasar.

Baca juga: Pemerintah Didorong Susun UU Anti-Bullying untuk Tutup Celah Regulasi

Kemenko PM mencatat, sebagian besar UMKM lokal tidak memiliki akses terhadap jaringan bisnis luar daerah ataupun ekspor. Ketimpangan informasi pasar membuat banyak produk berhenti di lingkup regional, sementara potensi konsumen berada di luar jangkauan.

Analisis Kebijakan

Program 1001 Pasar Malam dapat dibaca sebagai model intervensi berbasis aset negara untuk memperkuat sisi pemasaran UMKM. Dengan mengalihfungsikan infrastruktur pasif menjadi ruang komersial, pemerintah mencoba menutup celah antara produksi dan distribusi. Pendekatan ini juga berpotensi menekan biaya promosi yang selama ini menjadi penghalang utama UMKM.

Namun keberhasilan program bergantung pada konsistensi tata kelola: mekanisme seleksi UMKM, skema pembagian area, dan standar kualitas produk. Tanpa regulasi yang jelas, ruang promosi berpotensi hanya menjadi tempat jualan sementara tanpa daya ungkit jangka panjang.

Kebijakan ini akan efektif jika diintegrasikan dengan program penguatan literasi digital, pelatihan pemasaran, dan dukungan logistik. Tanpa pembinaan, pelaku UMKM yang sudah tertinggal secara kompetensi tetap sulit bersaing meski ruang pemasaran tersedia.

Program berbasis aspirasi publik ini diharapkan mendorong transformasi pemasaran UMKM Jabar yang lebih inklusif. Pemerintah ingin memastikan setiap pelaku usaha memiliki akses untuk memperluas jaringan, meningkatkan daya saing, dan memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekonomi nasional.

Program 1001 Pasar Malam memanfaatkan aset publik untuk memperluas pemasaran UMKM Jabar dan memperkuat kontribusi ekonomi daerah. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama

    Resmi Berlaku di Jabar! Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama kini resmi diterapkan di Jawa Barat. Kebijakan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama ini menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kendala administrasi. Aturan baru ini langsung menarik perhatian karena menawarkan proses yang lebih sederhana dan efisien. Kebijakan ini diumumkan oleh Dedi Mulyadi melalui […]

  • Penataan Pesantren

    Pemprov Jabar Kebut Penataan Bangunan Pesantren untuk Tingkatkan Keamanan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Jawa Barat percepat penataan dan audit bangunan pesantren untuk memenuhi standar keselamatan dan kelayakan. albadarpost.com, LENSA – Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah pesantren terbanyak di Indonesia. Namun, kondisi bangunannya belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan. Dari hampir 13 ribu pesantren yang berdiri, hanya sebagian kecil yang telah memiliki Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat […]

  • pagi Nabi Muhammad

    Pagi Nabi Muhammad SAW Dimulai dari Ibadah dan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi Nabi Muhammad SAW tidak sekadar rutinitas ibadah personal. Pola itu membentuk sistem hidup yang tertata dan berdampak sosial. Dalam konteks hari ini, ketika banyak masyarakat memulai hari dalam tekanan waktu dan distraksi digital, pola pagi Nabi Muhammad menjadi cermin yang relevan. Berbagai riwayat sahih menunjukkan bahwa pagi Nabi Muhammad diawali sebelum […]

  • Program Lebaran Bersayap SWAKKA membagikan hadiah lebaran untuk anak yatim piatu tidak mampu melalui sistem Kupon Digital transparan.

    Lebaran Bersayap SWAKKA: Hadiah Lebaran untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lebaran Bersayap SWAKKA hadir sebagai gerakan sosial Ramadan yang menguatkan semangat berbagi untuk anak yatim piatu tidak mampu. Program donasi yatim ini menjadi wujud nyata kepedulian di bulan suci. Melalui sistem Kupon Digital SWAKKA, gerakan ini memastikan transparansi sekaligus menghadirkan hadiah lebaran yang benar-benar dibutuhkan setiap anak. Ramadan selalu menghadirkan dua rasa […]

  • peluang usaha retail

    Bisnis Franchise Alfamart 2026, Antara Modal Awal dan Balik Modal

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peluang usaha retail kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap bisnis waralaba minimarket. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan usaha yang kian ketat, franchise Alfamart masih dipandang sebagai salah satu model bisnis ritel yang menawarkan kepastian sistem, meski menuntut modal awal yang tidak kecil. Minimarket waralaba menjadi pilihan karena pola […]

  • Sekolah Bersih Narkoba Pangandaran

    Langkah Besar Pangandaran: Sekolah & Madrasah Bersinar Tanpa Narkoba

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program sekolah bersih narkoba di Kabupaten Pangandaran kini bergerak lebih luas dengan menyasar sekolah dan madrasah sekaligus. Upaya menciptakan sekolah bebas narkoba, lingkungan pendidikan aman, serta perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika kini diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pada Kamis (9/4), momen penting tersebut resmi ditandai melalui penandatanganan kerja sama di […]

expand_less