Kecelakaan Tragis, Dua Polisi Ciamis Meninggal Dunia
- account_circle redaktur
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

AIPTU Dwiyana, pengendara motor saat memboncengi Aipda Dadi, selasa malam(14/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kecelakaan anggota Polres Ciamis kembali menjadi sorotan setelah dua personel Polri meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Insiden kecelakaan polisi yang melibatkan motor dinas dan sebuah bus pariwisata itu kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pastinya.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor dinas milik Polres Ciamis dengan sebuah bus pariwisata. Benturan keras yang terjadi pada malam hari mengakibatkan dua anggota aktif Polres Ciamis meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban pertama adalah Aiptu Dwiyana Fitriana, personel BA SPKT Polres Ciamis. Sementara korban kedua ialah Aipda Dadi Herdiana, yang menjabat sebagai Ps Kanit Dalmas 1 Sat Samapta Polres Ciamis.
Keduanya diketahui sedang melaksanakan perjalanan dinas ketika musibah tersebut terjadi.
Polisi Pastikan Dua Korban Merupakan Anggota Aktif
Kapolsek Manonjaya, AKP Sony Alamsyah, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia memastikan kedua korban merupakan anggota aktif Polres Ciamis.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menimpa anggota Polres Ciamis dan keduanya merupakan anggota aktif di Polres Ciamis,” ujar AKP Sony, Rabu (15/7/2026).
Selanjutnya, jajaran kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian dan melakukan penanganan awal. Selain itu, Satlantas Polresta Tasikmalaya turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan sejumlah bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut.
Menurut AKP Sony, proses penyelidikan masih berlangsung sehingga pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab utama kecelakaan.
Olah TKP Masih Berlangsung, Penyebab Belum Dipastikan

AIPDA Dadi, Anggota Polres Ciamis meninggal Dunia insiden laka lantas di Manonjaya, Selasa malam(14/7/2026).
Hingga Rabu siang, penyidik masih mendalami seluruh fakta di lapangan. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat, serta mencocokkan hasil olah TKP dengan bukti pendukung lainnya.
Sementara itu, dugaan awal mengarah pada sejumlah faktor yang masih harus diverifikasi, termasuk kondisi jalan pada malam hari serta aspek keselamatan berkendara. Namun demikian, kepolisian menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan resmi.
Karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan agar informasi yang berkembang tetap berdasarkan fakta dan tidak memunculkan spekulasi.
Polres Sampaikan Duka Mendalam
Di sisi lain, AKP Sony mewakili pimpinan serta seluruh jajaran Polres menyampaikan belasungkawa atas wafatnya kedua personel tersebut.
“Kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua anggota Polri. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” katanya.
Ucapan belasungkawa juga mengalir dari berbagai kalangan yang mengenal kedua korban. Rekan-rekan sejawat menggambarkan Aiptu Dwiyana Fitriana sebagai personel yang berdedikasi dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat.
Sementara itu, Aipda Dadi Herdiana dikenal sebagai anggota yang disiplin, berani, serta aktif berada di garis depan dalam berbagai kegiatan pengamanan.
Kepergian kedua personel tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh jajaran Polres Ciamis.
Penyelidikan Terus Berjalan
Saat ini, penyidik masih menyelesaikan rangkaian pemeriksaan guna mengungkap kronologi secara utuh. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan faktor penyebab kecelakaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kepolisian juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintas pada malam hari maupun di ruas jalan yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil akhir penyelidikan maupun penetapan penyebab kecelakaan tersebut.
Di balik seragam yang mereka kenakan, ada pengabdian yang kini terhenti di jalan tugas. Semoga pengorbanan mereka menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab setiap pengguna jalan. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar