Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

Risiko Media Sosial terhadap Anak Meningkat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 193
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus Purwakarta kembali menyorot risiko media sosial pada anak dan lemahnya sistem proteksi digital.

Air Bah Sunyi di Dunia Digital

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang siswi SMP di Purwakarta kembali menegaskan risiko media sosial yang kian mengancam anak-anak. Polisi menetapkan seorang mahasiswa sebagai tersangka setelah ditemukan adanya interaksi awal antara pelaku dan korban melalui platform digital. Perkenalan singkat itu kemudian berkembang menjadi komunikasi intens yang berakhir pada peristiwa tragis.

Peristiwa ini menyoroti ruang digital yang selama ini tumbuh cepat tetapi tidak dibarengi proteksi yang memadai. Keluarga, sekolah, dan pemerintah kembali dihadapkan pada pertanyaan lama: sejauh mana anak-anak aman saat menggunakan media sosial?

Kasus Purwakarta bukan yang pertama. Laporan Kominfo dan lembaga perlindungan anak menunjukkan lonjakan kasus eksploitasi digital pada dua tahun terakhir. Ruang virtual berubah menjadi ruang tanpa pagar, tempat anak mudah dijangkau, dipengaruhi, dan dimanipulasi oleh orang dewasa yang berniat buruk.


Jejak Komunikasi Digital dan Kebutuhan Pengawasan

Interaksi antara korban dan tersangka, sebagaimana disampaikan kepolisian, bermula dari percakapan media sosial. Komunikasi digital berlangsung intens selama beberapa pekan sebelum keduanya bertemu. Di titik inilah risiko media sosial kembali muncul sebagai faktor penting—ruang percakapan privat yang sulit diawasi.

Kepolisian Purwakarta menyatakan pemeriksaan masih berjalan dan sejumlah barang bukti digital disita. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa komunikasi, pergerakan, serta rekam digital yang dinilai relevan. Proses hukum berjalan dengan sejumlah pasal berlapis, tetapi kasus ini kembali membuka lubang besar dalam perlindungan anak di ranah daring.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam laporan tahunannya mencatat lebih dari 1.100 kasus kejahatan siber terhadap anak sepanjang 2024–2025. Bentuk ancaman beragam, mulai dari perundungan digital, penipuan, eksploitasi, hingga manipulasi psikologis. Media sosial tidak pernah sekadar ruang ekspresi; ia adalah ruang interaksi penuh risiko bagi anak-anak yang belum memahami konsekuensinya.

Beberapa pakar keamanan digital menyebut fenomena ini sebagai “akses tanpa pagar”—kondisi ketika anak memiliki gawai pribadi tanpa pengawasan, sementara platform digital tidak menyediakan proteksi yang cukup kuat untuk pengguna di bawah umur.


Kebijakan Publik Dinilai Tertinggal

Kasus Purwakarta mendorong kembali desakan agar pemerintah mempercepat regulasi dan pengawasan yang melibatkan banyak pihak. Sistem edukasi digital di sekolah masih minim, sementara sebagian besar orang tua tidak memiliki pengetahuan memadai tentang keamanan daring.

Minimnya kontrol platform juga ikut memperbesar risiko. Sejumlah platform media sosial global masih membolehkan pengguna di bawah 18 tahun memiliki akun pribadi tanpa verifikasi identitas. Sementara itu, fitur pesan privat dan rekomendasi algoritmik membuat anak-anak mudah terhubung dengan pengguna dewasa yang tidak dikenal.

Pakar kebijakan digital Universitas Padjadjaran menilai perlindungan anak harus menjadi prioritas karena risiko media sosial meningkat cepat seiring penetrasi internet di desa dan kota kecil. “Aparat bisa menetapkan tersangka, tetapi pencegahan tetap kunci. Sistem pengamanan digital kita tertinggal,” ujarnya.

Pemerintah daerah Purwakarta mengaku akan memperkuat langkah preventif dengan kampanye perlindungan anak di media sosial, termasuk bekerja sama dengan sekolah dan lembaga perlindungan anak. Namun, hingga kini belum ada rancangan kebijakan konkret yang diumumkan.


Urgensi Edukasi Digital di Rumah dan Sekolah

Pakar psikologi perkembangan menyatakan anak usia SMP sangat rentan terhadap manipulasi karena identitas sosial mereka masih berkembang. Ketika media sosial menjadi ruang interaksi utama, kemampuan membedakan risiko ikut goyah.

Sekolah dinilai perlu memasukkan literasi digital sebagai kurikulum wajib, bukan program tambahan. Pengawasan juga perlu berbasis komunitas, bukan hanya keluarga inti mengingat banyak anak mengakses internet melalui WiFi publik, rumah kerabat, atau gawai teman.

Di sisi lain, orang tua pun harus memahami bahwa pengawasan gawai bukan bentuk pengendalian berlebih, tetapi proteksi dasar. Kebiasaan menunda pembicaraan penting tentang batasan digital membuat anak menanggung risiko sendiri.

BACA JUGA: KPK Telusuri Mekanisme Suap dalam Jabatan Sekda Ponorogo

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) juga telah meminta pemerintah daerah memperkuat Sistem Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM). Namun implementasinya sering tersendat oleh minimnya sumber daya dan koordinasi.

Kasus Purwakarta menegaskan risiko media sosial pada anak kian nyata. Perlindungan digital harus diperkuat agar tragedi serupa tidak kembali berulang. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persib Bandung balas kekalahan dari Persita Tangerang dengan kemenangan 1-0 di Stadion GBLA melalui sundulan Andrew Jung.

    Persib Balas Kekalahan Persita, Puncak Klasemen Aman

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persib balas kekalahan Persita dengan kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-22 Liga Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (22/2/2026). Revans ini menjadi jawaban atas kekalahan di putaran pertama sekaligus mempertegas dominasi Maung Bandung di kandang. Dengan hasil tersebut, Persib membalas kekalahan dari Persita pada momentum yang krusial dalam […]

  • Truk Terguling Garut

    Truk Bermuatan 5 Ton Terguling di Garut

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk terguling Garut kembali terjadi di jalur selatan Kabupaten Garut. Sebuah truk Hino yang mengangkut sekitar 5 ton material bangunan mengalami kecelakaan di Tikungan Sumadra, Jalan Raya Cisandaan, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Jumat (17/7/2026). Akibat insiden tersebut, material bangunan berhamburan ke badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat tersendat. […]

  • bubur khas Nusantara

    Tak Hanya Kolak, Ini 3 Bubur Khas Nusantara untuk Menu Buka Puasa

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bubur khas Nusantara selalu menjadi pilihan menarik saat waktu berbuka tiba. Selain mudah dicerna, makanan tradisional ini juga menghadirkan rasa hangat dan kaya rempah. Di berbagai daerah Indonesia, masyarakat mengenal beragam bubur tradisional untuk buka puasa dengan karakter rasa yang berbeda. Beberapa di antaranya bahkan menjadi identitas kuliner daerah. Misalnya Bubur Kampiun […]

  • Ilustrasi orang tua muslim sedang mendoakan anaknya agar terhindar dari pergaulan buruk dan pengaruh negatif zaman modern.

    Saat Zaman Makin Keras, Ini Doa agar Anak Tetap Saleh dan Terjaga

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pergaulan buruk, pengaruh media sosial, hingga derasnya budaya populer membuat banyak orang tua semakin sering mencari doa anak saleh. Doa untuk anak ini menjadi ikhtiar penting agar anak tetap terjaga dari pengaruh zaman yang kadang masuk pelan-pelan, bahkan tanpa disadari keluarga. Anak hari ini bisa terlihat tenang di rumah, tetapi dunia lain […]

  • biduan joget

    Etika Perayaan Keagamaan dan Batas Hiburan di Ruang Publik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Polemik biduan joget di panggung peringatan Isra Mikraj bukan sekadar soal selera hiburan atau viralitas media sosial. Ia membuka pertanyaan yang lebih mendasar: bagaimana etika perayaan keagamaan dikelola di ruang publik, dan sejauh mana simbol-simbol religius dilindungi dari banalitas acara seremonial. Reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menandai bahwa isu ini […]

  • Penghargaan Piala Dunia 2026

    Daftar Penghargaan Piala Dunia 2026, Spanyol Kuasai Tiga Gelar

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Penghargaan Piala Dunia 2026 akhirnya resmi diumumkan setelah laga final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina. Selain mengangkat trofi juara dunia, Spanyol juga mendominasi penghargaan individu Piala Dunia 2026, award FIFA World Cup 2026, dan daftar peraih penghargaan FIFA. Sementara itu, penyerang Prancis Kylian Mbappé tetap mencuri perhatian dengan merebut Golden Boot […]

expand_less