SMK Ini Gratiskan Asrama untuk Siswa, Orang Tua Tak Perlu Lagi Bayar Kos
- account_circle redaktur
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

SMK Korpri Majalengka.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, HUMANIORA – Di tengah meningkatnya biaya pendidikan dan kebutuhan hidup, sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menghadirkan terobosan yang meringankan beban orang tua. SMK Korpri Majalengka menyediakan asrama gratis bagi siswanya, sehingga mereka tidak lagi perlu mengeluarkan biaya kos selama menempuh pendidikan.
Program tersebut menjadi solusi bagi siswa yang berasal dari luar daerah atau tinggal jauh dari sekolah. Dengan tempat tinggal yang disediakan tanpa biaya, siswa diharapkan dapat lebih fokus belajar sekaligus mengurangi pengeluaran keluarga.
Asrama Disediakan Tanpa Biaya
Asrama putra di SMK Korpri Majalengka telah beroperasi sekitar dua tahun. Sementara itu, asrama putri mulai dibuka pada tahun ajaran 2026/2027 untuk menjawab kebutuhan siswi yang berasal dari luar wilayah Majalengka.
Sekolah menyediakan berbagai fasilitas penunjang bagi penghuni asrama. Mulai dari tempat tidur, kasur, bantal, dispenser, kompor gas, peralatan memasak, setrika, hingga akses internet (WiFi). Seluruh fasilitas tersebut dapat digunakan tanpa dipungut biaya sewa.
Kapasitas asrama saat ini masih terbatas. Asrama putra mampu menampung sekitar 18 siswa, sedangkan asrama putri menampung sekitar 15 siswi. Meski demikian, minat siswa untuk tinggal di asrama disebut cukup tinggi sehingga jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia.
Tak Hanya Tempat Tinggal, tetapi Juga Pembinaan Karakter
Selain menyediakan tempat tinggal, sekolah juga menerapkan pembinaan karakter bagi penghuni asrama. Kegiatan seperti salat berjamaah, mengaji, serta pendampingan oleh pembina menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Pola pembinaan tersebut diharapkan dapat membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab siswa selama menjalani pendidikan.
Meringankan Beban Ekonomi Keluarga
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para siswa. Salah seorang siswi asal Jatigede, Kabupaten Sumedang, mengaku sebelumnya harus mengeluarkan biaya sekitar Rp350 ribu setiap bulan untuk menyewa kamar kos.
Setelah tinggal di asrama sekolah, pengeluaran tersebut tidak lagi diperlukan sehingga dapat dialihkan untuk kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari lainnya.
Bagi banyak keluarga, penghematan biaya tempat tinggal menjadi bantuan yang cukup berarti, terutama bagi siswa yang harus menempuh pendidikan jauh dari rumah.
Bisa Menjadi Inspirasi bagi Sekolah Lain
Program penyediaan asrama gratis menunjukkan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan tidak selalu diwujudkan melalui pembangunan ruang kelas atau penyediaan fasilitas belajar semata. Penyediaan tempat tinggal yang layak juga dapat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari daerah terpencil maupun keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Jika dikelola secara berkelanjutan, program seperti ini berpotensi menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif dan berpihak kepada peserta didik.
Hingga saat ini, antusiasme siswa terhadap program asrama gratis di SMK Korpri Majalengka terus meningkat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan hunian yang aman, nyaman, dan terjangkau masih menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan. (Red)
Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan DetikJabar dan diolah kembali sesuai kaidah jurnalistik. Untuk menjaga akurasi, seluruh fakta dalam artikel mengacu pada informasi yang telah dipublikasikan oleh media sumber.
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar