Lapas Tasikmalaya Lepas Sambut Pejabat, Ini Pesan Diky Chandra
- account_circle redaktur
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Lepas sambut pejabat Lapas Kelas IIB Tasikmalaya (Foto: Setda Kota Tasik).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pergantian pejabat di Lapas Tasikmalaya menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarlembaga. Hal itu mengemuka saat Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Chandra Negara menghadiri kegiatan lepas sambut Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIB Tasikmalaya, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya. Selain menjadi ruang silaturahmi, agenda itu juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas pengabdian pejabat sebelumnya sekaligus menyambut pejabat baru yang akan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, hubungan kelembagaan dengan jajaran pemasyarakatan dinilai penting. Karena itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya menekankan perlunya sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pelayanan serta pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Wakil Wali Kota Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Dalam kegiatan tersebut, Rd. Diky Chandra Negara menyampaikan pentingnya membangun hubungan kerja yang baik antara Pemkot Tasikmalaya dan Lapas.
Kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing. Dengan komunikasi yang berjalan baik, pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan dapat menjaga hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Namun, sinergi tersebut tidak semata-mata berbicara mengenai agenda seremonial. Lebih jauh, hubungan antarlembaga perlu diterjemahkan dalam bentuk koordinasi yang sesuai dengan kewenangan dan tugas masing-masing.
Karena itu, momentum lepas sambut Lapas Tasikmalaya memiliki arti tersendiri. Pergantian pejabat bukan hanya berkaitan dengan perubahan personel, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melanjutkan hubungan kerja yang telah terbangun.
Pergantian Pejabat Jadi Momentum Silaturahmi
Kegiatan lepas sambut di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya juga menjadi ruang untuk menyampaikan penghargaan terhadap pejabat sebelumnya.
Pada saat yang sama, pejabat baru mendapatkan sambutan untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam konteks pemerintahan daerah, hubungan dengan lembaga pemasyarakatan memiliki ruang kerja sama yang cukup luas sesuai kewenangan masing-masing. Terlebih, pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan aspek pengamanan, tetapi juga pelayanan dan pembinaan warga binaan.
Meski demikian, setiap bentuk kerja sama tetap membutuhkan koordinasi yang jelas. Pemerintah daerah maupun jajaran Lapas memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing sehingga sinergi perlu berjalan dalam koridor tugas kelembagaan.
Hal tersebut penting agar kolaborasi tidak berhenti pada pertemuan atau kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan kontribusi yang terukur bagi pelayanan publik.
Menjaga Hubungan Kelembagaan di Tasikmalaya
Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap hubungan antara pemerintah daerah dan jajaran Lapas Tasikmalaya terus terjaga.
Kegiatan lepas sambut tersebut sekaligus mempererat komunikasi antara kedua institusi. Hubungan yang baik diharapkan dapat mendukung koordinasi dalam berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Sementara itu, kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap hubungan kelembagaan dengan jajaran pemasyarakatan di wilayah Kota Tasikmalaya.
Di sisi lain, pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi. Pejabat yang baru memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan tugas sesuai ketentuan, sedangkan pejabat sebelumnya mendapat apresiasi atas pengabdian selama menjalankan amanah.
Karena itu, momentum seperti ini sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai pergantian posisi. Ada pesan yang lebih penting, yakni bagaimana komunikasi dan koordinasi antarlembaga tetap berjalan setelah pergantian pejabat.
Bagi masyarakat, kualitas hubungan antarlembaga pada akhirnya akan lebih bermakna ketika mampu mendukung pelayanan yang baik, koordinasi yang efektif, serta pembinaan yang berjalan sesuai aturan.
Bukan Sekadar Pergantian Pejabat
Lapas Tasikmalaya tidak berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan. Ada banyak unsur pemerintahan dan masyarakat yang dapat berkontribusi sesuai peran serta kewenangannya.
Karena itu, penekanan pada sinergi yang disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya menjadi relevan. Kerja sama yang sehat membutuhkan komunikasi, koordinasi, sekaligus pemahaman terhadap batas kewenangan masing-masing pihak.
Dengan demikian, lepas sambut pejabat Lapas Tasikmalaya bukan hanya menjadi agenda pergantian pejabat. Momentum tersebut dapat menjadi titik untuk menjaga hubungan kelembagaan agar tetap solid dan konstruktif.
Pejabat boleh berganti, tetapi sinergi antarlembaga jangan ikut berhenti. Sebab, pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kerja bersama, bukan sekadar pergantian nama di kursi jabatan. (Red)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar