Resmi! Puluhan Anggota BPD Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Desa
- account_circle redaktur
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Kantor Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penguatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tasikmalaya menjadi langkah strategis setelah pemerintah daerah meresmikan puluhan anggota baru. Peresmian anggota BPD PAW (Pergantian Antar Waktu) ini menjadi bagian penting dalam memperkuat fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi masyarakat di tingkat desa.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong tata kelola desa yang transparan dan akuntabel.
Bupati Resmikan 51 Anggota BPD PAW
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, secara resmi menyerahkan petikan keputusan pengangkatan anggota BPD PAW dalam apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/4/2026).
Kegiatan berlangsung di halaman Sekretariat Daerah dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten daerah, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten.
Dalam momentum tersebut, sebanyak 51 anggota BPD PAW menerima surat keputusan untuk masa bakti 2019–2027.
Isi Kekosongan dan Perkuat Fungsi Pengawasan Desa
Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari proses administratif sesuai peraturan yang berlaku. Pemerintah daerah mengambil langkah ini untuk mengisi kekosongan keanggotaan BPD di sejumlah desa.
Selain itu, keberadaan anggota baru diharapkan mampu memperkuat fungsi BPD sebagai lembaga yang menampung aspirasi masyarakat sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan desa.
Bupati menegaskan bahwa peran BPD tidak sekadar formalitas. Ia meminta seluruh anggota yang baru dilantik agar bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas.
“BPD memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Sebaran Anggota BPD di Berbagai Wilayah
Anggota BPD PAW yang diresmikan akan bertugas di berbagai kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Beberapa wilayah yang mendapatkan tambahan anggota antara lain Cikatomas, Cigalontang, Pancatengah, Salawu, Sukaraja, Sukaratu hingga Cineam dan Ciawi.
Selain itu, wilayah lain seperti Rajapolah, Karangnunggal, Puspahiang, hingga Taraju juga termasuk dalam daftar penempatan. Sebaran ini menunjukkan bahwa kebutuhan penguatan kelembagaan desa terjadi di banyak titik.
Dengan distribusi tersebut, pemerintah daerah berharap pelayanan kepada masyarakat desa dapat berjalan lebih optimal.
Dorong Pemerintahan Desa Lebih Responsif
Bupati menekankan bahwa keberadaan BPD yang aktif menjadi salah satu kunci dalam menciptakan pemerintahan desa yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengajak anggota BPD untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat. Sinergi ini dinilai penting agar program pembangunan berjalan efektif.
Selain itu, BPD diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah desa, terutama dalam menyampaikan aspirasi serta mengawal kebijakan.
Momentum Perbaikan Tata Kelola Desa
Peresmian anggota BPD PAW ini tidak hanya menjadi agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan desa.
Dengan struktur kelembagaan yang lebih lengkap, desa diharapkan mampu menjalankan fungsi pemerintahan secara lebih transparan dan akuntabel.
Selain itu, kehadiran anggota baru juga membuka peluang untuk menghadirkan ide-ide segar dalam pembangunan desa.
Harapan Baru untuk Desa di Tasikmalaya
Langkah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya meresmikan 51 anggota BPD PAW menjadi sinyal kuat untuk memperkuat pemerintahan desa. Dengan peran yang jelas dan dukungan penuh, BPD diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan dan representasi masyarakat secara optimal.
Ke depan, masyarakat menaruh harapan besar agar kehadiran anggota baru ini benar-benar membawa perubahan nyata. Transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik menjadi target utama yang harus diwujudkan bersama. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar