Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Garut Minta Arsip Kertas Dikurangi, Era Digital Dimulai

Bupati Garut Minta Arsip Kertas Dikurangi, Era Digital Dimulai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hujan turun cukup deras sejak pagi di kawasan Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026). Beberapa pegawai tampak berlari kecil sambil melindungi map dokumen dengan tangan. Sebagian lainnya masuk ke Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut dengan ujung sepatu yang masih basah terkena genangan halaman kantor.

Apel Gabungan yang awalnya direncanakan berlangsung di lapangan terbuka akhirnya dipindahkan ke dalam ruangan.

Namun justru di tengah suasana hujan itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan pesan yang cukup kuat tentang masa depan birokrasi: pemerintah harus mulai serius meninggalkan ketergantungan pada tumpukan arsip fisik dan bergerak menuju arsip digital.

Pernyataan itu disampaikan saat Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema:
“Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Bupati Garut: Arsip Bukan Sekadar Kertas Lama

Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa arsip tidak boleh lagi dipandang sebagai tumpukan dokumen usang yang hanya memenuhi lemari kantor.

Menurutnya, arsip justru memiliki peran penting sebagai penjaga memori kolektif bangsa sekaligus sumber informasi strategis untuk masa depan.

“Di mata saya, arsip itu bukan hanya semata-mata dalam bentuk kertas, tapi merujuk pada dokumen arsip bisa dalam bentuk digital,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Ia menjelaskan bahwa setiap kebijakan, keputusan, hingga perjalanan pemerintahan perlu terdokumentasi dengan baik agar bisa menjadi pijakan di masa mendatang.

Di beberapa kantor pemerintahan, lemari arsip tua memang masih berdiri penuh map cokelat yang mulai kusam di bagian sudutnya. Ada dokumen yang disimpan bertahun-tahun hingga sampulnya melengkung karena lembap. Bahkan sebagian pegawai kadang harus membuka tumpukan berdebu hanya untuk mencari satu surat lama yang terselip.

Situasi seperti itulah yang kini perlahan ingin diubah.

Pemkab Garut Dorong Penggunaan Aplikasi Srikandi

Sebagai langkah konkret menuju modernisasi birokrasi, Bupati Garut meminta seluruh jajaran pemerintah daerah mengoptimalkan penggunaan aplikasi Srikandi atau Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.

Sistem tersebut dinilai penting untuk:

  • melacak riwayat persuratan,
  • mengelola arsip elektronik,
  • serta meningkatkan transparansi birokrasi.

Abdusy Syakur Amin juga meminta seluruh aparatur menggunakan aplikasi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Saya mohon bantuannya Bapak/Ibu semua dalam menggunakan Srikandi dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, digitalisasi arsip kini memang menjadi kebutuhan mendesak. Sebab birokrasi modern tidak lagi hanya berbicara soal pelayanan cepat, tetapi juga soal kemampuan menyimpan dan melacak data secara akurat.

Kadang persoalan administrasi justru muncul bukan karena dokumennya tidak ada, melainkan karena terlalu lama tersimpan di antara ribuan berkas lain.

Arsip Fisik di SKPD Diminta Tinggal 10 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut juga menyampaikan arahan tegas terkait pengelolaan ruang arsip fisik di lingkungan SKPD.

Mengacu pada arahan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), ia meminta kapasitas penyimpanan arsip fisik mulai dibatasi hanya sekitar 10 persen dari total ruang arsip yang tersedia.

Kebijakan tersebut bertujuan mempercepat migrasi dokumen ke sistem digital sekaligus meningkatkan efisiensi ruang kerja.

Langkah itu dinilai penting karena banyak kantor pemerintahan masih menghadapi persoalan klasik:
ruang sempit,
lemari arsip menumpuk,
dan dokumen lama yang sulit ditata ulang.

Di beberapa ruangan kantor, bunyi laci besi tua kadang masih terdengar nyaring ketika dibuka. Tumpukan map terlihat memenuhi sudut meja hingga mendekati jendela. Bahkan ada pegawai yang menempelkan catatan kecil di lemari arsip karena takut lupa posisi dokumen tertentu.

Padahal era birokrasi digital menuntut sistem yang lebih cepat dan lebih praktis.

Arsip Digital Jadi Bagian Penting Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Kearsipan Nasional tahun ini tidak sekadar seremoni tahunan. Pemerintah mulai melihat arsip sebagai bagian penting dalam membangun tata kelola yang lebih modern dan akuntabel.

Melalui digitalisasi, pemerintah daerah diharapkan mampu:

  • menjaga keaslian informasi,
  • meningkatkan efisiensi pelayanan,
  • serta memperkuat akuntabilitas publik.

Selain itu, arsip digital juga membantu pemerintah membaca kembali jejak masa lalu agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.

Di tengah derasnya perubahan teknologi, arsip kini bukan lagi sekadar dokumen diam di lemari. Arsip berubah menjadi memori digital yang ikut menentukan arah birokrasi masa depan.

Dan mungkin benar, masa depan pemerintahan modern bukan lagi ditentukan oleh seberapa tinggi tumpukan map di ruangan kantor.

Melainkan oleh seberapa baik sebuah daerah mampu menjaga datanya agar tetap hidup, tertata, dan mudah diakses generasi berikutnya.

Ketika dunia bergerak semakin digital, yang akan tertinggal bukan daerah yang kekurangan kertas, tetapi mereka yang gagal menjaga jejak sejarahnya dengan rapi dan bertanggung jawab. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • putusan Mahkamah Agung

    Ketika Pinjam Nama Berujung Pidana: Menjaga Integritas Pengadaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan pinjam nama proyek pengadaan sebagai kejahatan yang merugikan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menghukum praktik “pinjam nama” dalam proyek pengadaan pemerintah bukan sekadar kisah pidana korupsi. Ia menyentuh sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan warga: kualitas pembangunan, kejujuran belanja negara, dan kepercayaan publik terhadap proses pengadaan. Di tengah […]

  • literasi digital

    Kabid IKP Tasikmalaya Raih Penghargaan Literasi Digital Nasional

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Kabid IKP Dishubkominfo Tasikmalaya raih penghargaan literasi digital 2025, dorong ekosistem informasi publik sehat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya menerima penghargaan nasional di bidang literasi digital. Pengakuan ini menegaskan peran komunikasi publik pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus digital. Penghargaan […]

  • Persib vs Arema

    Statistik Bicara! Persib Lebih Unggul dari Arema FC

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib vs Arema kembali menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola nasional. Laga Persib vs Arema ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi duel dua tim dengan kondisi yang sangat kontras: Persib Bandung sedang berada di puncak performa, sementara Arema FC masih terseok mencari kestabilan. Di satu sisi, Persib datang dengan status pemuncak klasemen […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa setelah salat untuk mengusir kesialan dan energi negatif dalam hidupnya.

    Sering Sial dan Gelisah? Coba Amalkan Doa Pendek Ini Setiap Hari

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 407
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kadang seseorang bangun pagi dengan perasaan aneh. Pikiran terasa penuh, hati gelisah, pekerjaan berantakan, dan semuanya seperti tidak berjalan baik. Sebagian orang lalu menyebutnya kesialan. Sebagian lagi menganggap ada energi negatif yang mengganggu hidupnya. Dalam Islam, kondisi seperti itu sebenarnya bukan hal asing. Karena itulah banyak ulama menganjurkan membaca doa pengusir kesialan […]

  • Ilustrasi ledakan besar di wilayah Gaza dengan kepulan asap tebal dan bangunan hancur akibat suhu ekstrem.

    Kontroversi Senjata dan Hilangnya Jasad Warga Gaza

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Hilangnya jasad warga Gaza menjadi sorotan tajam dalam konflik terbaru di Palestina. Fenomena ini kerap dikaitkan dengan dugaan penggunaan senjata termobarik di Gaza, yang menghasilkan suhu dan tekanan ekstrem. Selain itu, laporan lapangan menyebut banyak korban lenyap tanpa sisa tubuh utuh, sehingga memunculkan istilah korban “menguap”. Isu hilangnya jasad warga Gaza […]

  • batas RI Malaysia

    BNPP Tetapkan Batas RI–Malaysia, Ini Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menetapkan perubahan batas RI Malaysia di wilayah Kalimantan Utara. Dampaknya, tiga desa di Kabupaten Nunukan kini tercatat sebagian masuk wilayah Malaysia. Keputusan ini bukan klaim sepihak, melainkan hasil kesepakatan bilateral kedua negara yang telah melalui proses panjang. Penegasan tersebut disampaikan BNPP dalam rapat […]

expand_less