Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Garut Minta Arsip Kertas Dikurangi, Era Digital Dimulai

Bupati Garut Minta Arsip Kertas Dikurangi, Era Digital Dimulai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hujan turun cukup deras sejak pagi di kawasan Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026). Beberapa pegawai tampak berlari kecil sambil melindungi map dokumen dengan tangan. Sebagian lainnya masuk ke Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut dengan ujung sepatu yang masih basah terkena genangan halaman kantor.

Apel Gabungan yang awalnya direncanakan berlangsung di lapangan terbuka akhirnya dipindahkan ke dalam ruangan.

Namun justru di tengah suasana hujan itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan pesan yang cukup kuat tentang masa depan birokrasi: pemerintah harus mulai serius meninggalkan ketergantungan pada tumpukan arsip fisik dan bergerak menuju arsip digital.

Pernyataan itu disampaikan saat Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55. Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema:
“Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Bupati Garut: Arsip Bukan Sekadar Kertas Lama

Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa arsip tidak boleh lagi dipandang sebagai tumpukan dokumen usang yang hanya memenuhi lemari kantor.

Menurutnya, arsip justru memiliki peran penting sebagai penjaga memori kolektif bangsa sekaligus sumber informasi strategis untuk masa depan.

“Di mata saya, arsip itu bukan hanya semata-mata dalam bentuk kertas, tapi merujuk pada dokumen arsip bisa dalam bentuk digital,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Ia menjelaskan bahwa setiap kebijakan, keputusan, hingga perjalanan pemerintahan perlu terdokumentasi dengan baik agar bisa menjadi pijakan di masa mendatang.

Di beberapa kantor pemerintahan, lemari arsip tua memang masih berdiri penuh map cokelat yang mulai kusam di bagian sudutnya. Ada dokumen yang disimpan bertahun-tahun hingga sampulnya melengkung karena lembap. Bahkan sebagian pegawai kadang harus membuka tumpukan berdebu hanya untuk mencari satu surat lama yang terselip.

Situasi seperti itulah yang kini perlahan ingin diubah.

Pemkab Garut Dorong Penggunaan Aplikasi Srikandi

Sebagai langkah konkret menuju modernisasi birokrasi, Bupati Garut meminta seluruh jajaran pemerintah daerah mengoptimalkan penggunaan aplikasi Srikandi atau Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.

Sistem tersebut dinilai penting untuk:

  • melacak riwayat persuratan,
  • mengelola arsip elektronik,
  • serta meningkatkan transparansi birokrasi.

Abdusy Syakur Amin juga meminta seluruh aparatur menggunakan aplikasi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Saya mohon bantuannya Bapak/Ibu semua dalam menggunakan Srikandi dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, digitalisasi arsip kini memang menjadi kebutuhan mendesak. Sebab birokrasi modern tidak lagi hanya berbicara soal pelayanan cepat, tetapi juga soal kemampuan menyimpan dan melacak data secara akurat.

Kadang persoalan administrasi justru muncul bukan karena dokumennya tidak ada, melainkan karena terlalu lama tersimpan di antara ribuan berkas lain.

Arsip Fisik di SKPD Diminta Tinggal 10 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut juga menyampaikan arahan tegas terkait pengelolaan ruang arsip fisik di lingkungan SKPD.

Mengacu pada arahan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), ia meminta kapasitas penyimpanan arsip fisik mulai dibatasi hanya sekitar 10 persen dari total ruang arsip yang tersedia.

Kebijakan tersebut bertujuan mempercepat migrasi dokumen ke sistem digital sekaligus meningkatkan efisiensi ruang kerja.

Langkah itu dinilai penting karena banyak kantor pemerintahan masih menghadapi persoalan klasik:
ruang sempit,
lemari arsip menumpuk,
dan dokumen lama yang sulit ditata ulang.

Di beberapa ruangan kantor, bunyi laci besi tua kadang masih terdengar nyaring ketika dibuka. Tumpukan map terlihat memenuhi sudut meja hingga mendekati jendela. Bahkan ada pegawai yang menempelkan catatan kecil di lemari arsip karena takut lupa posisi dokumen tertentu.

Padahal era birokrasi digital menuntut sistem yang lebih cepat dan lebih praktis.

Arsip Digital Jadi Bagian Penting Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Kearsipan Nasional tahun ini tidak sekadar seremoni tahunan. Pemerintah mulai melihat arsip sebagai bagian penting dalam membangun tata kelola yang lebih modern dan akuntabel.

Melalui digitalisasi, pemerintah daerah diharapkan mampu:

  • menjaga keaslian informasi,
  • meningkatkan efisiensi pelayanan,
  • serta memperkuat akuntabilitas publik.

Selain itu, arsip digital juga membantu pemerintah membaca kembali jejak masa lalu agar kesalahan yang sama tidak terus berulang.

Di tengah derasnya perubahan teknologi, arsip kini bukan lagi sekadar dokumen diam di lemari. Arsip berubah menjadi memori digital yang ikut menentukan arah birokrasi masa depan.

Dan mungkin benar, masa depan pemerintahan modern bukan lagi ditentukan oleh seberapa tinggi tumpukan map di ruangan kantor.

Melainkan oleh seberapa baik sebuah daerah mampu menjaga datanya agar tetap hidup, tertata, dan mudah diakses generasi berikutnya.

Ketika dunia bergerak semakin digital, yang akan tertinggal bukan daerah yang kekurangan kertas, tetapi mereka yang gagal menjaga jejak sejarahnya dengan rapi dan bertanggung jawab. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nobar Piala Dunia Tasikmalaya

    Piala Dunia Satukan Warga dan Polisi, Nobar di Polres Tasikmalaya Disambut Antusias

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nobar Piala Dunia Tasikmalaya menjadi momen yang berbeda dari biasanya. Bukan hanya menghadirkan keseruan pertandingan sepak bola dunia, kegiatan nonton bareng atau nobar tersebut juga mempertemukan polisi, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan yang hangat dan penuh keakraban. Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Tasikmalaya, Jalan Raya Mangunreja No. 01, […]

  • pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama

    Resmi Berlaku di Jabar! Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama kini resmi diterapkan di Jawa Barat. Kebijakan pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik pertama ini menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kendala administrasi. Aturan baru ini langsung menarik perhatian karena menawarkan proses yang lebih sederhana dan efisien. Kebijakan ini diumumkan oleh Dedi Mulyadi melalui […]

  • Ilustrasi seseorang merenung dan berdoa untuk menghindari penyakit hati seperti iri, dengki, dan gelisah

    Hati Sering Gelisah? Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Hati

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Penyakit hati sering datang tanpa suara. Ia tidak terlihat, tidak terasa di awal, tetapi perlahan mengubah cara seseorang berpikir dan merasakan. Banyak orang menganggap penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan gelisah sebagai hal biasa, padahal dampaknya merusak ketenangan hidup.. Banyak orang tampak baik-baik saja di luar. Mereka tersenyum, bekerja, dan menjalani […]

  • Harkitnas Ciamis

    Harkitnas 2026 di Ciamis Soroti Ancaman Era Digital terhadap Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Harkitnas Ciamis atau Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kabupaten Ciamis berlangsung khidmat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (20/05/2026). Namun di balik prosesi upacara bendera dan barisan peserta yang tertib, ada pesan kuat yang menjadi sorotan utama tahun ini: ancaman era digital terhadap generasi muda Indonesia. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya […]

  • Ilustrasi seseorang duduk tenang di tengah kota modern sebagai simbol tasawuf modern dan pencarian ketenangan batin

    Tasawuf Modern: Jalan Tenang di Tengah Hidup yang Bising

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tasawuf modern perlahan kembali dicari. Di tengah kehidupan yang semakin cepat, manusia mulai lelah mengejar banyak hal, tetapi tetap merasa kosong. Spiritualitas Islam, terutama tasawuf, hadir bukan sebagai pelarian, melainkan sebagai jalan pulang—jalan untuk menenangkan hati yang terlalu lama sibuk dengan dunia. Pertanyaannya bukan lagi apakah tasawuf relevan. Melainkan, apakah manusia modern […]

  • Qatar vs Swiss

    Prediksi Qatar vs Swiss: Swiss Lebih Siap?

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Qatar vs Swiss menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada fase grup Piala Dunia 2026. Duel Qatar melawan Swiss di Grup B, 14 Juni 2026, tidak hanya mempertemukan wakil Asia dan Eropa, tetapi juga menghidupkan kembali sebuah kenangan yang masih tersimpan dalam catatan sepak bola kedua negara. Menjelang kick-off di […]

expand_less