Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Misteri Mayat Berjubah Putih di Ciawi, Identitas Masih Dicari

Misteri Mayat Berjubah Putih di Ciawi, Identitas Masih Dicari

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan mayat di Ciawi menggegerkan warga Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) pagi. Seorang pria berjubah putih ditemukan tak bernyawa di bawah jembatan rel kereta api. Hingga Kamis siang, identitas korban masih dalam pendalaman pihak kepolisian.

Kabar penemuan tersebut menyebar cepat di lingkungan warga. Tidak lama setelah informasi pertama muncul, sejumlah warga berdatangan ke sekitar lokasi untuk memastikan kabar yang mereka dengar benar adanya.

Lokasi penemuan berada di area bawah jembatan rel yang melintasi kawasan persawahan. Dari atas jembatan, rangka besi rel tampak membentang di antara hamparan hijau sawah yang mulai menguning. Di bawahnya, semak liar tumbuh cukup rapat di sela batu-batu penahan tebing yang lembap akibat embun pagi.

Berawal dari Warga yang Hendak ke Sawah

Menurut informasi yang dihimpun, penemuan mayat di Ciawi pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB.

Seorang warga yang hendak menuju sawah melihat sesosok tubuh di bawah jembatan rel. Pada awalnya ia mengira benda tersebut hanyalah tumpukan pakaian atau karung yang tersangkut di antara semak-semak.

Namun rasa penasaran membuatnya mendekat.

Setelah memastikan bahwa yang dilihatnya adalah tubuh manusia, warga tersebut segera memberi tahu warga lain dan aparat setempat.

Tidak lama kemudian informasi menyebar ke lingkungan sekitar.

Di salah satu grup WhatsApp kampung, pesan berantai mulai muncul sejak pagi. Beberapa warga saling bertanya mengenai kebenaran informasi tersebut. Ada yang mengirim lokasi penemuan, ada pula yang meminta warga lain tidak mendekat agar proses pemeriksaan aparat berjalan lancar.

Suasana di sekitar lokasi sempat berubah menjadi tidak biasa.

Biasanya area itu hanya dilalui petani yang menuju sawah atau warga yang melintas menuju kebun. Namun pagi itu, perhatian banyak orang tertuju ke bawah jembatan rel.

Aparat Gabungan Lakukan Evakuasi

Setelah menerima laporan, aparat gabungan dari Koramil 1204/Ciawi, Polsek Ciawi, BPBD, Basarnas, tim forensik, unsur Muspika Kecamatan Ciawi, serta warga langsung mendatangi lokasi.

Petugas kemudian mengamankan area dan melakukan identifikasi awal sebelum proses evakuasi berlangsung.

Beberapa warga terlihat berdiri di tepi jalan setapak yang mengarah ke lokasi. Sebagian memilih mengamati dari kejauhan. Tidak sedikit pula yang hanya datang sebentar lalu kembali pulang setelah mengetahui situasi sebenarnya.

Di dekat jembatan, rumput liar setinggi lutut orang dewasa tampak bergoyang tertiup angin. Sementara itu, salah satu tiang beton penyangga rel terlihat dipenuhi lumut berwarna kehijauan yang menempel hingga bagian bawah.

Sesekali terdengar suara kendaraan melintas dari jalan yang tidak terlalu jauh dari lokasi. Namun suasana secara umum tetap terasa tenang.

Bahkan ketika petugas bekerja, sebagian warga berbicara dengan nada pelan seolah menjaga ketenangan di sekitar tempat kejadian.

Tidak semua orang berani melihat lebih dekat.

Beberapa ibu yang sempat datang ke lokasi memilih berdiri di belakang kerumunan sambil sesekali menanyakan perkembangan kepada warga lain.

Identitas Korban Masih Menjadi Misteri

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 26 tahun.

Korban diketahui mengenakan jubah berwarna putih saat ditemukan. Namun hingga proses evakuasi selesai, aparat belum mengumumkan identitasnya kepada publik.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah tersebut diperlukan guna membantu proses identifikasi sekaligus mendukung penyelidikan yang masih berlangsung.

Dalam peristiwa seperti ini, pencarian identitas sering menjadi bagian yang paling dinantikan. Sebab sebelum penyebab kejadian terungkap, ada keluarga yang mungkin sedang mencari anggota keluarganya tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Kadang yang paling berat bukan menunggu hasil penyelidikan. Melainkan menunggu kabar yang belum pasti.

Polisi Terus Kumpulkan Informasi

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas korban maupun penyebab kejadian.

Petugas juga terus mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang mungkin mengetahui keberadaan korban sebelum ditemukan di lokasi tersebut.

Karena itu, aparat mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Warga sekitar pun berharap misteri ini segera menemukan titik terang.

Bagi sebagian orang, peristiwa itu mungkin hanya menjadi kabar yang lewat di layar ponsel atau grup percakapan. Namun bagi keluarga korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya, setiap jam yang berlalu bisa terasa jauh lebih panjang.

Menjelang siang, kerumunan perlahan bubar dan aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa. Petani kembali ke sawah, kendaraan kembali melintas, dan percakapan di warung-warung mulai berganti topik. Namun di bawah jembatan rel itu, satu pertanyaan masih tertinggal dan belum terjawab: siapa sebenarnya pria berjubah putih yang ditemukan pagi itu, dan keluarga mana yang mungkin sedang menunggu kepulangannya tanpa pernah menyangka kabar ini akan datang. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kinerja ASN

    Dari Apel ASN ke Indeks Pelayanan Publik: Uji Tata Kelola Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Evaluasi kinerja ASN Tasikmalaya dikaitkan dengan indeks pelayanan publik dan efektivitas belanja aparatur. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Arahan Wakil Bupati Tasikmalaya pada apel ASN akhir 2025 bukan sekadar pesan rutin penutup tahun anggaran. Penekanan pada evaluasi kinerja aparatur muncul di tengah dua tekanan yang saling berkelindan: menyempitnya ruang fiskal daerah dan meningkatnya tuntutan mutu pelayanan […]

  • Larangan ASN Bandung

    Pemkot Bandung Tunda Perjalanan ASN demi Stabilitas Layanan Nataru

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pemkot Bandung menerapkan larangan ASN Bandung ke luar negeri untuk menjaga layanan publik selama Nataru 2025–2026. albadarpost.com, LENSA – Larangan ASN Bandung diberlakukan Pemerintah Kota Bandung selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kebijakan ini menentukan bagaimana pelayanan publik tetap stabil di tengah lonjakan aktivitas warga pada masa libur panjang. Wali Kota Bandung […]

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

  • penyekapan anak Tasikmalaya

    Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Polisi tangkap pelaku penyekapan remaja, indikasi budaya predator di ruang publik. Remaja 15 Tahun Disekap, Aparat Bergerak Saat Keluarga Mencari albadarpost.com, EDITORIAL – Sebuah penggerebekan di kawasan Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, membuka luka sosial yang selama ini kita abaikan. Seorang anak berusia 15 tahun ditemukan dalam kamar penginapan bersama empat pria. […]

  • kasus leptospirosis di Pangandaran

    Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan. Kasus Leptospirosis Terkini albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air […]

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melantik pengurus DPC IPeKB Kabupaten Tasikmalaya periode 2025-2029 di Pendopo Baru.

    Bupati Cecep Tegaskan Peran Strategis Penyuluh KB untuk Selamatkan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Jumat pagi, tampak lebih sibuk dibanding hari biasa. Sejumlah tamu undangan mulai berdatangan sejak pagi dengan mengenakan pakaian formal. Di beberapa kursi bagian depan, para pengurus yang akan dilantik terlihat sesekali berbincang sambil merapikan berkas pelantikan. Di lokasi itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, melantik dan […]

expand_less