Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut sambut tim evaluasi kinerja desa dan dorong penguatan pemberdayaan serta inovasi masyarakat.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan kembali pentingnya evaluasi kinerja desa sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025 di Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, pada Jumat, 5 Desember 2025.

Kedatangan tim provinsi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian resmi lomba Sri Baduga, sebuah ajang yang menitikberatkan pada pemberdayaan, kreativitas, dan inovasi pemerintahan desa. Penilaian ini dianggap penting karena berkaitan langsung dengan tata kelola desa dan dampaknya terhadap kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Putri menyebut Desa Pangauban mungkin belum sepenuhnya sejajar dengan desa nominasi unggulan di Jawa Barat. Namun, ia menekankan bahwa capaian desa tersebut tetap memiliki nilai strategis sebagai indikator konsistensi pembangunan.

Ia memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Pangauban dan seluruh warga atas kemampuan mereka menjaga program desa tetap berjalan. Menurutnya, daya dukung masyarakat adalah elemen paling menentukan keberhasilan pemerintahan desa.


Harapan agar Pangauban Jadi Contoh bagi Desa Lain

Dalam kesempatan itu, Putri menyampaikan pandangannya mengenai arti penting kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menilai hubungan yang kuat antara kepala desa dan warganya menjadi unsur kunci dalam meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat lokal.

“Jika Desa Pangauban memperoleh penghargaan, itu bukan hanya kebanggaan. Itu bukti bahwa kepala desa yang bekerja dekat dengan warganya akan mendapatkan hasil yang baik,” ucap Putri. Pernyataan itu menegaskan bahwa indikator keberhasilan pemerintahan desa tidak hanya diukur dari fasilitas fisik atau program formal, tetapi juga dari hubungan sosial yang terbangun.

Putri juga menyoroti tantangan lingkungan yang masih dominan di banyak desa. Ia menilai Pangauban, sebagai desa penyangga, harus mampu menjaga kerapihan dan kelestarian lingkungannya. Ketidakteraturan lingkungan, tegasnya, dapat memberi dampak ke desa-desa di wilayah lain.

Baca juga: DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

Ia berharap bahwa partisipasi Pangauban dalam evaluasi kinerja desa dapat memberi inspirasi bagi desa lainnya di Kabupaten Garut. Menurutnya, diperlukan desa-desa yang bekerja dalam satu garis komitmen: menjaga kebersamaan, menjalankan program, dan konsisten berinovasi.


Evaluasi Lapangan sebagai Ukuran Komitmen Pemerintahan Desa

Kehadiran Tim Penilai dari Provinsi Jawa Barat menjadi rangkaian wajib dalam proses verifikasi lapangan. Tim mengecek kesesuaian data, keberlanjutan program, serta kualitas pemberdayaan masyarakat yang menjadi inti Lomba Sri Baduga.

Penilaian ini penting karena akan menentukan desa yang dinilai paling siap dalam aspek inovasi, kemandirian, dan kapasitas tata kelola. Putri mengingatkan bahwa partisipasi Pangauban dalam lomba bukan sekadar kompetisi, tetapi juga penanda komitmen pembangunan desa jangka panjang.

“Kami membutuhkan desa yang menjaga kebersamaan. Desa seperti Pangauban harus menjadi contoh,” katanya. Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemicu bagi kepala desa lain agar meniru praktik baik yang sudah dibangun Pangauban.

Evaluasi kinerja desa di Garut menegaskan pentingnya inovasi, kebersamaan, dan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tafsir Surah An-Nashr

    Saat Sukses Datang, Mengapa Banyak Orang Lupa Allah?

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Telepon terus berdering. Jabatan baru akhirnya diraih. Usaha berkembang pesat. Rekening perlahan bertambah. Namun, ada satu hal yang diam-diam ikut berubah. Sajadah mulai lebih sering terlipat, zikir tidak lagi sepanjang dulu, dan doa yang dahulu mengalir setiap malam kini hanya sesekali terucap. Fenomena inilah yang disentil dalam tafsir Surah An-Nashr. Surah yang […]

  • Tahun Baru Tanpa Euforia

    Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Arahkan Tahun Baru Tanpa Euforia albadarpost.com, FOKUS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melarang masyarakat maupun pihak swasta menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Kebijakan ini akan ditegaskan melalui surat edaran (SE) Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang segera diterbitkan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga ketertiban publik dan mengarahkan perayaan tahun baru ke aktivitas […]

  • Sayur asem tradisional Indonesia dengan kuah bening segar berisi jagung, kacang panjang, dan labu siam di meja makan keluarga.

    Rahasia Sayur Asem Enak Ala Nenek, Ternyata Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang hampir semua orang Indonesia kenal: wangi sayur asem yang mengepul dari dapur saat siang hari. Aroma itu sederhana, tetapi mampu membawa ingatan pulang ke masa kecil—ke meja makan keluarga, suara obrolan hangat, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Kini, banyak orang kembali mencari resep sayur asem, cara membuat […]

  • Adzan Kedua Jumat

    Mengapa Ada Adzan Kedua Jumat? Ini Dalilnya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Bagi sebagian umat Islam, adzan kedua Jumat masih menjadi pertanyaan yang sering muncul. Mengapa di banyak masjid terdengar dua kali adzan sebelum salat Jumat, sedangkan pada masa Rasulullah ﷺ disebut hanya ada satu adzan? Pertanyaan mengenai adzan kedua salat Jumat, hukum adzan kedua Jumat, hingga dalil adzan kedua Jumat terus dicari masyarakat. […]

  • Ilustrasi seorang muslim bersedih lalu ditenangkan sahabat sebagai simbol persaudaraan Islam yang menguatkan

    Kita Sering Lupa… Inilah Hakikat Persaudaraan Islam

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Makna persaudaraan Islam, ukhuwah Islamiyah, dan hubungan sesama muslim sering kita dengar. Namun, tidak semua orang benar-benar merasakannya. Padahal, di balik kata sederhana itu, tersimpan kekuatan yang bisa menyelamatkan seseorang dari keputusasaan. Malam itu, hujan turun pelan. Seorang pria duduk sendirian di sudut kamar. Lampu redup, ponsel tergeletak, dan pikirannya penuh. Ia […]

  • korupsi kepala daerah

    OTT Serentak KPK Pertegas Perang Korupsi Kepala Daerah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 227
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan intensitas penegakan hukum terhadap korupsi kepala daerah. Dalam satu hari operasi, KPK menangkap dua kepala daerah dari wilayah berbeda. Langkah ini mengirim pesan tegas soal akuntabilitas pejabat publik pada awal 2026. Operasi tangkap tangan (OTT) tersebut menyasar Wali Kota Madiun dan Bupati Pati. Keduanya diamankan […]

expand_less