Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

Wabup Garut Dorong Evaluasi Kinerja Desa untuk Perkuat Pemberdayaan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Garut sambut tim evaluasi kinerja desa dan dorong penguatan pemberdayaan serta inovasi masyarakat.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan kembali pentingnya evaluasi kinerja desa sebagai fondasi pembangunan berbasis masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menerima Tim Klarifikasi Lapangan Evaluasi Kinerja Desa Anugerah Gapura Sri Baduga Jawa Barat 2025 di Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, pada Jumat, 5 Desember 2025.

Kedatangan tim provinsi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian resmi lomba Sri Baduga, sebuah ajang yang menitikberatkan pada pemberdayaan, kreativitas, dan inovasi pemerintahan desa. Penilaian ini dianggap penting karena berkaitan langsung dengan tata kelola desa dan dampaknya terhadap kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Putri menyebut Desa Pangauban mungkin belum sepenuhnya sejajar dengan desa nominasi unggulan di Jawa Barat. Namun, ia menekankan bahwa capaian desa tersebut tetap memiliki nilai strategis sebagai indikator konsistensi pembangunan.

Ia memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Pangauban dan seluruh warga atas kemampuan mereka menjaga program desa tetap berjalan. Menurutnya, daya dukung masyarakat adalah elemen paling menentukan keberhasilan pemerintahan desa.


Harapan agar Pangauban Jadi Contoh bagi Desa Lain

Dalam kesempatan itu, Putri menyampaikan pandangannya mengenai arti penting kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia menilai hubungan yang kuat antara kepala desa dan warganya menjadi unsur kunci dalam meningkatkan kualitas layanan publik di tingkat lokal.

“Jika Desa Pangauban memperoleh penghargaan, itu bukan hanya kebanggaan. Itu bukti bahwa kepala desa yang bekerja dekat dengan warganya akan mendapatkan hasil yang baik,” ucap Putri. Pernyataan itu menegaskan bahwa indikator keberhasilan pemerintahan desa tidak hanya diukur dari fasilitas fisik atau program formal, tetapi juga dari hubungan sosial yang terbangun.

Putri juga menyoroti tantangan lingkungan yang masih dominan di banyak desa. Ia menilai Pangauban, sebagai desa penyangga, harus mampu menjaga kerapihan dan kelestarian lingkungannya. Ketidakteraturan lingkungan, tegasnya, dapat memberi dampak ke desa-desa di wilayah lain.

Baca juga: DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

Ia berharap bahwa partisipasi Pangauban dalam evaluasi kinerja desa dapat memberi inspirasi bagi desa lainnya di Kabupaten Garut. Menurutnya, diperlukan desa-desa yang bekerja dalam satu garis komitmen: menjaga kebersamaan, menjalankan program, dan konsisten berinovasi.


Evaluasi Lapangan sebagai Ukuran Komitmen Pemerintahan Desa

Kehadiran Tim Penilai dari Provinsi Jawa Barat menjadi rangkaian wajib dalam proses verifikasi lapangan. Tim mengecek kesesuaian data, keberlanjutan program, serta kualitas pemberdayaan masyarakat yang menjadi inti Lomba Sri Baduga.

Penilaian ini penting karena akan menentukan desa yang dinilai paling siap dalam aspek inovasi, kemandirian, dan kapasitas tata kelola. Putri mengingatkan bahwa partisipasi Pangauban dalam lomba bukan sekadar kompetisi, tetapi juga penanda komitmen pembangunan desa jangka panjang.

“Kami membutuhkan desa yang menjaga kebersamaan. Desa seperti Pangauban harus menjadi contoh,” katanya. Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemicu bagi kepala desa lain agar meniru praktik baik yang sudah dibangun Pangauban.

Evaluasi kinerja desa di Garut menegaskan pentingnya inovasi, kebersamaan, dan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis KontraS disiram air keras memicu kekhawatiran publik. Teror terhadap aktivis HAM dinilai menjadi ancaman serius bagi demokrasi.

    Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Terancam?

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Hari itu seharusnya berjalan biasa. Namun dalam hitungan detik, semuanya berubah. Aktivis KontraS disiram air keras oleh orang tak dikenal setelah menjalankan aktivitas advokasi. Serangan mendadak ini langsung memicu kegemparan publik sekaligus memunculkan kekhawatiran besar: apakah teror terhadap aktivis HAM semakin nyata di Indonesia? Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi […]

  • Polisi Pangandaran membantu wisatawan memperbaiki kunci motor rusak saat Operasi Ketupat Lodaya 2026 di kawasan Pantai Pangandaran.

    Motor Wisatawan Terkunci di Pantai Pangandaran, Aksi Cepat Polisi Ini Bikin Haru

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Aksi polisi bantu wisatawan Pangandaran kembali menjadi perhatian publik. Kejadian ini memperlihatkan bagaimana aparat kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan langsung kepada masyarakat. Dalam momen Operasi Ketupat Lodaya 2026, seorang anggota polisi terlihat membantu wisatawan yang mengalami masalah pada sepeda motor di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Rabu (25/3/2026). Peristiwa […]

  • Panduan hukum keluarga

    Istri Gugat Cerai, Ini Batasan dan Tujuannya Dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Islam memberi hak istri menggugat cerai dengan alasan sah. Perceraian menjadi solusi terakhir demi keadilan keluarga. albadarpost.com, HUMANIORA – Perceraian sering dipandang sebagai kegagalan dalam rumah tangga. Namun dalam Islam, perceraian memiliki posisi sebagai jalan terakhir ketika tujuan pernikahan tidak lagi tercapai. Islam tidak hanya memberi hak talak kepada suami, tetapi juga memberi hak yang […]

  • Perjuangan buruh

    Perjuangan Buruh Uji Kebijakan Upah Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Perjuangan buruh menyoroti kebijakan upah pemerintah. Ribuan pekerja tuntut revisi UMP dan UMSK dinilai tak adil. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perjuangan buruh kembali menguji arah kebijakan pemerintah di awal 2026. Ribuan pekerja dari DKI Jakarta dan Jawa Barat menggelar aksi di kawasan Istana Negara, Kamis (8/1/2026), menuntut revisi kebijakan upah minimum yang dinilai belum adil […]

  • permusuhan berbasis agama

    KUHP Baru Cegah Permusuhan Berbasis Agama

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) memperlihatkan langkah negara memperkuat perlindungan terhadap kehidupan beragama di Indonesia. Melalui sejumlah pasal baru, hukum pidana kini mengatur secara lebih tegas tindakan yang mengganggu kebebasan beribadah serta permusuhan berbasis agama atau kepercayaan. Kebijakan ini diposisikan sebagai upaya memberi kepastian hukum sekaligus mencegah konflik sosial yang […]

  • pemuda dari pesantren

    Pemuda dari Pesantren yang Berperan dalam Sumpah Pemuda 1928

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kisah pemuda dari pesantren yang ikut berperan penting dalam lahirnya Sumpah Pemuda 1928. albadarpost.com, CENDIKIA — Di balik gema ikrar Sumpah Pemuda 1928, ada kisah tentang para pemuda dari pesantren yang ikut menyalakan semangat persatuan Indonesia. Mereka bukan sekadar saksi sejarah, melainkan penggerak sunyi yang membawa nilai-nilai Islam, moralitas, dan nasionalisme ke dalam denyut pergerakan […]

expand_less