Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bukan Sekadar Hukuman, Lapas Tasikmalaya Siapkan Jalan Usaha

Bukan Sekadar Hukuman, Lapas Tasikmalaya Siapkan Jalan Usaha

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program kemandirian lapas di Tasikmalaya menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Program yang juga dikenal sebagai pembinaan warga binaan dan pelatihan usaha narapidana ini tidak hanya berbicara tentang teori perubahan, tetapi langsung memberi alat untuk memulai hidup baru.

Di Aula Lapas Klas IIB Tasikmalaya, Senin (27/4/2026), suasana tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 berlangsung tenang. Namun, perhatian justru tertuju pada sebuah gerobak sederhana—gerobak tahu bulat—yang didorong perlahan ke tengah ruangan.

Bagi sebagian orang, itu hanya alat jualan. Bagi warga binaan, itu bisa berarti masa depan.

Dari Simbol ke Strategi Pembinaan

Pelaksana Harian Kepala Lapas, Yadi Suryaman, menegaskan bahwa pemberian gerobak bukan sekadar simbol.

Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang agar warga binaan memiliki bekal nyata saat kembali ke masyarakat.

“Kami ingin mereka siap. Setelah bebas, mereka bisa langsung bekerja dan tidak kembali ke kesalahan yang sama,” ujarnya.

Pendekatan ini memperlihatkan perubahan cara pandang terhadap pemasyarakatan. Lapas tidak lagi hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga ruang untuk membangun ulang kehidupan.

Dukungan Pemerintah: Kecil, Tapi Bermakna

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyerahkan santunan kepada sepuluh warga binaan.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemasyarakatan adalah proses pembinaan, bukan pembalasan.

“Hari ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum untuk memastikan mereka bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah lapas yang memberikan pelatihan keterampilan. Menurutnya, bantuan seperti gerobak tahu bulat menjadi tanda bahwa negara tidak lepas tangan.

program kemandirian lapas

Wakil Walikota Tasikmalaya berfoto bersama PLh Kalapas bersama keluarga warga binaan kelas IIB Tasikmalaya, Senin(27/4/2026).

Harapan yang Tidak Lagi Abstrak

Di sudut ruangan, seorang warga binaan memegang gerobak yang baru saja diterimanya. Suaranya pelan, tetapi jelas.

“Ini jadi modal saya nanti. Saya ingin berubah,” katanya.

Kalimat itu sederhana, tetapi terasa jujur. Tidak ada istilah besar, tidak ada janji muluk. Hanya keinginan untuk memulai ulang.

Di titik ini, program kemandirian lapas tidak lagi terlihat sebagai program pemerintah semata. Ia berubah menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan.

Lebih dari Sekadar Bantuan Fisik

Gerobak tahu bulat yang diberikan mungkin tampak sederhana. Namun, di balik itu ada konsep pembinaan yang lebih luas.

Warga binaan tidak hanya diberi alat, tetapi juga diarahkan untuk memiliki keterampilan dan kepercayaan diri. Kombinasi ini menjadi kunci agar mereka mampu bertahan setelah bebas.

Diky menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada lapas.

“Kita semua punya peran. Masyarakat harus bisa menerima mereka kembali,” ujarnya.

Pemasyarakatan dengan Wajah Baru

Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Tasikmalaya menunjukkan perubahan pendekatan yang lebih humanis. Pembinaan tidak lagi berhenti di dalam tembok lapas.

Sebaliknya, proses itu diperluas hingga ke tahap reintegrasi sosial. Warga binaan dipersiapkan untuk kembali, bukan sekadar dilepas.

Dengan cara ini, risiko mereka kembali ke lingkungan lama yang bermasalah dapat ditekan.

Dari Gerobak Kecil ke Harapan Besar

Pemberian gerobak tahu bulat mungkin terlihat sederhana. Namun, langkah kecil ini membawa pesan besar tentang perubahan.

Melalui program kemandirian lapas, warga binaan diberi kesempatan untuk menulis ulang hidup mereka. Tidak semua orang mendapat kesempatan kedua, tetapi di Tasikmalaya, peluang itu mulai dibuka.

Dari dalam aula lapas, harapan itu terlihat nyata. Tidak mewah, tidak besar, tetapi cukup untuk memulai. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pokir DPRD Tasikmalaya

    APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterbukaan pengelolaan anggaran daerah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Tasikmalaya. Upaya membuka dokumen APBD 2026 dinilai belum sepenuhnya menjawab tuntutan transparansi jika pokir DPRD Tasikmalaya masih tertutup dari akses publik. Sorotan itu muncul setelah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, mendorong agar Peraturan Daerah APBD 2026 serta Peraturan […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

  • Jalur Gentong

    Polres Tasikmalaya Kota Perketat Jalur Gentong Saat Nataru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya Kota memperkuat pengamanan Jalur Gentong untuk mencegah macet dan kecelakaan Nataru. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota memperketat pengamanan Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil karena Jalur Gentong merupakan jalur nasional penghubung Tasikmalaya–Garut yang rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama saat lonjakan […]

  • macam-macam gempa bumi

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya. albadarpost.com, PERSPEKTIF — Indonesia berada pada salah satu kawasan paling aktif secara geologis di dunia. Kondisi ini membuat negara kepulauan tersebut kerap merasakan guncangan dalam berbagai skala. Karena itulah, memahami macam-macam gempa bumi menjadi penting, bukan hanya bagi lembaga penanggulangan bencana, tetapi juga bagi masyarakat yang hidup di […]

  • Persib vs Arema

    Statistik Bicara! Persib Lebih Unggul dari Arema FC

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib vs Arema kembali menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola nasional. Laga Persib vs Arema ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi duel dua tim dengan kondisi yang sangat kontras: Persib Bandung sedang berada di puncak performa, sementara Arema FC masih terseok mencari kestabilan. Di satu sisi, Persib datang dengan status pemuncak klasemen […]

  • Ilustrasi transaksi paylater melalui ponsel dengan simbol timbangan hukum Islam dan Al-Qur’an di latar belakang.

    Paylater Riba atau Bukan? Ini Penjelasan Tegasnya

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang paylater riba semakin sering muncul seiring maraknya layanan beli sekarang bayar nanti. Banyak orang juga mencari hukum paylater dalam Islam serta kejelasan apakah paylater termasuk riba. Karena itu, memahami konsep riba dalam syariat menjadi langkah awal sebelum menilai praktik paylater secara objektif. Secara umum, paylater adalah fasilitas pembayaran yang memungkinkan […]

expand_less