Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Perkuat Sosialisasi Pengaduan Publik

Pemkab Tasikmalaya Perkuat Sosialisasi Pengaduan Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya memperkuat sosialisasi pengaduan publik sebagai dasar peningkatan layanan dan transparansi.

albadarpost.comLENSA – Kebijakan penguatan sosialisasi pengaduan publik kembali menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Agenda ini ditegaskan saat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tasikmalaya, Nana Heryana, membuka kegiatan sosialisasi keterbukaan informasi publik dan pengelolaan pengaduan di ruang operasi Setda, Selasa, 9 Desember 2025. Program ini penting karena langsung bersinggungan dengan kebutuhan warga yang menuntut layanan lebih transparan dan responsif.

Dalam sambutannya, Nana menyebut keterbukaan informasi bukan lagi pelengkap birokrasi, tetapi fondasi pelayanan publik modern. Pemerintah daerah, kata dia, harus hadir dengan sistem kerja yang lebih cepat, efisien, dan terbuka. Dorongan digitalisasi di berbagai sektor menjadi langkah strategis untuk memperkuat alur informasi yang bisa diakses warga tanpa hambatan.

Menurut Nana, tuntutan publik terhadap transparansi semakin meningkat. Penilaian masyarakat kini tidak berhenti pada capaian fisik atau output program, tetapi juga pada konsistensi pemerintah menyediakan data dan informasi yang bisa diverifikasi publik. Di sinilah posisi sosialisasi pengaduan publik menjadi krusial.

Pengaduan Jadi Kompas Pembangunan

Pada sesi pemaparan lanjutan, Nana menekankan bahwa mekanisme pengaduan adalah instrumen penting dalam membaca kebutuhan warga secara langsung. Keluhan dan masukan masyarakat, ujarnya, menjadi data dasar dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan. Banyak keputusan strategis Pemkab Tasikmalaya, termasuk program “Jalan Kasep”, dirumuskan berdasarkan pola pengaduan yang terus masuk selama dua tahun terakhir.

Baca juga: Pemda Tasikmalaya Gandeng Publik untuk Arah Pembangunan

Isu infrastruktur, terutama jalan rusak, menjadi laporan paling dominan. Data pengaduan memperlihatkan kerinduan warga terhadap mobilitas yang lancar dan jalur ekonomi yang lebih layak. Menurut Nana, kondisi ini menegaskan bahwa pengaduan bukan gangguan administrasi, melainkan kompas pembangunan yang menunjukan di mana masalah paling mendesak berada. Pola laporan ini sejalan dengan pemeriksaan di lapangan yang memperlihatkan kebutuhan percepatan perbaikan pada ruas-ruas penghubung desa.

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Lantik 215 Pejabat Baru

Keterangan itu diperkuat lembaga yang hadir dalam agenda tersebut: Komisi Informasi Jawa Barat, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, dan Pusat Penerangan Kemendagri. Semua pihak mendorong agar pemerintah daerah menegakkan standar layanan informasi publik dan tata kelola pengaduan sesuai Permendagri Nomor 8 Tahun 2023.

Peran PPID dan Sinergi Antarinstansi

Materi sosialisasi menekankan tiga poin besar: standar layanan informasi publik, mekanisme pengelolaan pengaduan, dan integrasi layanan informasi dengan kanal aspirasi warga. Sinergi ini menjadi fondasi agar sosialisasi pengaduan publik tidak berhenti pada agenda seremoni, melainkan diterapkan dalam sistem kerja yang bisa diaudit.

Pada akhir kegiatan, Nana menegaskan perlunya memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap perangkat daerah. Menurutnya, PPID adalah garda terdepan yang memastikan prinsip keterbukaan berjalan, sementara unit pengaduan wajib mengolah laporan warga menjadi dasar pengambilan keputusan. Jika dua instrumen ini bekerja serempak, kualitas pelayanan publik akan meningkat secara terukur.

Agenda tersebut dihadiri para staf ahli bupati, kepala SKPD, camat, sekretaris camat, serta sejumlah narasumber dari lembaga pengawasan dan regulasi. Kolaborasi lintas instansi diharapkan mampu mempercepat pembenahan pengelolaan informasi dan memperkuat respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat.

Penguatan sistem pengaduan dan transparansi menjadi arah penting Pemkab Tasikmalaya untuk mendorong reformasi layanan. Dengan pola laporan yang semakin beragam dan tuntutan publik yang terus naik, pemerintah daerah menghadapi kebutuhan untuk menata ulang alur data dan layanan agar lebih adaptif.

Penguatan sosialisasi pengaduan publik di Tasikmalaya menegaskan pentingnya transparansi dan data warga sebagai dasar kebijakan layanan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi proses pengadaan barang dan jasa pemerintah Indonesia berdasarkan Perpres 12 Tahun 2021 dan prinsip akuntabilitas hukum.

    Pengadaan Pemerintah di Persimpangan Hukum dan Akuntabilitas

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan salah satu titik paling menentukan dalam penyelenggaraan negara. Melalui mekanisme inilah anggaran publik dialihkan menjadi infrastruktur, layanan sosial, dan program strategis yang menyentuh kehidupan masyarakat. Karena itu, pengadaan tidak boleh dipahami semata sebagai urusan teknis, melainkan sebagai amanah kekuasaan yang mengandung tanggung jawab hukum dan moral. […]

  • Ilustrasi seseorang merenung setelah posting ibadah di media sosial karena takut riya

    Tanpa Sadar! Ini Cara Riya Masuk Lewat Postingan Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Riya media sosial sering terjadi tanpa disadari. Banyak orang merasa sedang berbagi kebaikan, padahal bisa jadi itu adalah pamer ibadah, pencitraan amal, atau keinginan mendapatkan pujian. Di era digital, batas antara inspirasi dan riya semakin tipis. Karena itu, memahami cara menghindari riya di media sosial menjadi sangat penting agar amal tetap ikhlas […]

  • pemberantasan judi online

    Pemerintah Perkuat Pemberantasan Judi Online di Jawa Barat

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pemerintah pusat dan Jawa Barat memperkuat koordinasi pemberantasan judi online setelah data PPATK mencatat 2,6 juta pemain. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah pusat menegaskan langkah pemberantasan judi online di Jawa Barat setelah laporan terbaru menunjukkan 2,6 juta warga terlibat sepanjang 2025. Tekanan meningkat karena sebagian pelaku berasal dari keluarga penerima bantuan sosial, menandakan perluasan masalah hingga […]

  • Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027

    Bupati Tasikmalaya Beberkan 8 Program Prioritas 2027, Ini Daftarnya!

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027 menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur di daerah. Forum ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan menuju Tasikmalaya yang religius/islami, maju, adil, dan makmur. Selain itu, agenda ini mempertemukan berbagai elemen penting untuk menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya […]

  • UMKM Sukaratu

    Camilan Lokal UMKM Sukaratu Perluas Akses Pasar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – UMKM Sukaratu di Kabupaten Tasikmalaya terus mengembangkan produk camilan lokal dengan pendekatan yang konsisten dan terukur. Salah satunya Laziiz Snacks, pelaku usaha mikro yang mengolah camilan tradisional berbasis resep keluarga sejak 1988 dan kini memperluas akses pasarnya hingga ke luar negeri. Keberadaan UMKM Sukaratu seperti Laziiz Snacks menjadi relevan di tengah […]

  • ketahanan pangan Subang

    Ketahanan Pangan Subang Tetap Kuat di Tengah Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Subang tetap tangguh menjaga ketahanan pangan nasional meski lahan pertanian berkurang akibat industrialisasi. Subang Hadapi Alih Fungsi Lahan dengan Strategi Pertanian Intensif albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, terus memperkuat ketahanan pangan Subang di tengah derasnya arus pembangunan industri. Meskipun sebagian besar lahan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan industri dan infrastruktur, Subang […]

expand_less