Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulog memastikan penyaluran beras Bulog untuk 222 ribu KPM Garut terjaga kualitasnya.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perum Bulog menjamin penyaluran beras Bulog untuk 222.778 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Garut berlangsung dengan kualitas terjaga. Komitmen ini ditegaskan setelah pengecekan langsung distribusi bantuan pangan yang dilakukan Bulog Ciamis sebagai pelaksana penyaluran di wilayah Priangan Timur. Penegasan tersebut penting mengingat distribusi bantuan pangan pemerintah mensyaratkan ketepatan kualitas dan kuantitas agar benar-benar diterima masyarakat sesuai alokasi.

Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Johan Wahyudi, yang memimpin pengecekan distribusi di Garut, memastikan bahwa setiap beras yang keluar dari gudang harus melalui pemeriksaan berkala. Pemeriksaan dilakukan pada kualitas fisik beras serta kondisi penyimpanan. Bulog menyatakan masyarakat berhak melakukan penukaran jika menerima beras yang dinilai tidak sesuai standar.

Distribusi Penyaluran Beras Bulog Masih Berjalan dan Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Bulog Ciamis mendapat mandat dari pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan pangan, termasuk penyaluran beras Bulog, kepada masyarakat di wilayah Priangan Timur. Untuk Kabupaten Garut, jumlah penerima manfaat mencapai 222.778 keluarga. Setiap KPM berhak memperoleh 20 kilogram beras untuk alokasi Oktober dan November.

Hingga saat ini, progres distribusi baru mencapai di bawah 50 persen. Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, proses distribusi dinilai berjalan lancar. Bulog menargetkan pendistribusian tuntas pada akhir tahun 2025. Johan menyebutkan laporan petugas lapangan tidak menemukan keluhan terkait kualitas maupun kuantitas beras yang diterima warga.

Ia menjelaskan, jika di gudang terdapat beras yang dinilai kurang layak, kondisi tersebut biasanya dipengaruhi faktor alamiah pada komoditas pangan yang rentan terhadap perubahan cuaca atau kelembapan. Namun seluruh beras telah melalui proses sortir sebelum disalurkan. Perawatan fisik gudang dan pemeriksaan kualitas dilakukan setiap dua hingga tiga bulan atau lebih cepat jika diperlukan oleh kepala gudang.

Bulog juga memastikan mitra kerja mereka siap mengganti beras yang tidak sesuai standar operasional. Mekanisme ini disiapkan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bantuan benar-benar bermanfaat.

Bantuan Pangan Ditambah Minyak Goreng untuk Perkuat Ketahanan Rumah Tangga

Selain penyaluran beras Bulog, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa minyak goreng sebanyak empat liter untuk alokasi Oktober dan November. Penambahan komoditas ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah naik turunnya harga kebutuhan pokok.

Baca juga: BPOM Cabut Izin 13 Kosmetik Menyesatkan BPOM Berklaim Medis

Johan menegaskan bahwa bantuan pangan dari Presiden harus tepat sasaran, tepat kualitas, dan tepat jumlah. Karena itu, ia menekankan bahwa Bulog memikul tanggung jawab penuh atas mutu barang yang disalurkan. Masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor atau meminta penggantian bila produk yang diterima tidak sesuai standar.

Ia mengingatkan kembali bahwa seluruh bantuan adalah amanat negara untuk masyarakat, sehingga tidak boleh ada kelalaian dalam proses distribusi. Prinsip tersebut menjadi pedoman Bulog dalam memastikan kualitas bantuan tetap baik sebelum sampai ke penerima.

Analisis dan Dampak bagi Warga Garut

Penegasan Bulog mengenai mutu penyaluran memberi kepastian bagi warga Garut yang mengandalkan bantuan pangan untuk menutupi kebutuhan dasar rumah tangga. Program bantuan ini menjadi penopang penting, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang rentan terdampak fluktuasi harga pangan. Dalam konteks lebih luas, komitmen Bulog atas kualitas bantuan beras dan minyak goreng menunjukkan pentingnya tata kelola yang akuntabel dalam program perlindungan sosial.

Distribusi yang tepat kualitas juga menekan potensi komplain publik dan memperkuat kepercayaan warga terhadap lembaga penyedia pangan nasional. Kejelasan mekanisme penukaran beras yang tidak layak memperkuat posisi konsumen sebagai penerima hak yang wajib dilayani dengan standar tinggi.

Bulog memastikan penyaluran beras Bulog bagi 222 ribu warga Garut berjalan sesuai standar kualitas dan dapat ditukar bila tidak layak. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SE Nomor 7 Tahun 2026

    Saat Guru Honorer Cemas, Mendikdasmen Keluarkan Surat Penting Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Pagi itu ruang guru di sebuah sekolah negeri pinggiran Tasikmalaya belum terlalu ramai. Beberapa kursi masih kosong. Di sudut ruangan, seorang guru honorer tampak sibuk memeriksa buku tugas siswa sambil sesekali membuka telepon genggamnya. Ia sedang membaca kabar tentang SE Nomor 7 Tahun 2026. Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu […]

  • Lomba Resensi Buku 2026

    Buruan Daftar! Lomba Resensi Buku 2026 untuk Pelajar Ciamis Resmi Dibuka

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Resensi Buku 2026 resmi dibuka untuk pelajar di Kabupaten Ciamis. Program literasi ini menjadi peluang emas bagi siswa untuk mengasah kemampuan menulis, berpikir kritis, sekaligus memenangkan hadiah jutaan rupiah. Kegiatan ini juga dikenal sebagai lomba literasi pelajar 2026 dan kompetisi resensi buku siswa, yang kini mulai ramai diburu peserta sejak […]

  • MBG Kota Banjar jadi sorotan publik

    Klarifikasi DPRD Banjar: Bukan Korban MBG, Bukan Pelaku

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu dugaan penipuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar terus bergulir dan menyedot perhatian publik. Nama anggota DPRD Kota Banjar, Hendrik Purnomo, sempat ikut terseret dalam pusaran pemberitaan awal terkait laporan dugaan penipuan jalur cepat menjadi mitra dapur MBG. Menyikapi situasi tersebut, Hendrik akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka untuk meluruskan […]

  • sampah Pasar Pancasila

    Sampah Pasar Pancasila Menumpuk, Pedagang Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: lambannya Dinas LH tangani sampah Pasar Pancasila merugikan warga dan kesehatan publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Tumpukan sampah Pasar Pancasila di Kota Tasikmalaya dibiarkan meluber hingga lima hari. Lebih dari sekadar gangguan visual, bau menyengat menutup kios-kios, jalan, dan ruang aktivitas warga. Pedagang kehilangan kenyamanan kerja dan pembeli menahan diri datang ke pasar. Ketika […]

  • Kerja Sama Keperawatan

    Pemkab Garut Perluas Kerja Sama Keperawatan ke Jepang

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pemkab Garut menjalin kerja sama keperawatan dengan Jepang untuk membuka akses kerja global perawat lokal. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Garut resmi menjalin kerja sama keperawatan dengan Pemerintah Kota Higashikawa, Jepang. Kesepakatan ini membuka jalur kerja internasional bagi tenaga perawat asal Garut dan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses lapangan kerja berbasis keahlian. Kolaborasi […]

  • PP Tunas

    PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PP Tunas resmi berlaku dan langsung mendorong penguatan literasi digital santri dan siswa di bawah naungan Kementerian Agama. Kebijakan perlindungan anak digital ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus membentuk generasi muda yang cakap teknologi dan beretika. Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak […]

expand_less