Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » UMKM Tasikmalaya dan Tantangan Daya Saing di Jawa Barat

UMKM Tasikmalaya dan Tantangan Daya Saing di Jawa Barat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Analisis kebijakan pembinaan UMKM Tasikmalaya dibandingkan Bandung dan Bekasi dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH KADIN Kota Tasikmalaya menggelar Business Summit 2025 sebagai bagian dari strategi memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal. Namun, di tengah persaingan antardaerah di Jawa Barat, pertanyaan yang lebih mendasar muncul: sejauh mana model pembinaan UMKM Tasikmalaya mampu mengejar praktik terbaik yang telah lebih dulu diterapkan di kota lain seperti Bandung dan Bekasi?

Forum bisnis semacam ini penting, tetapi dampaknya bergantung pada desain kebijakan lanjutan. Tanpa integrasi dengan kebijakan daerah dan indikator kinerja yang terukur, penguatan UMKM berisiko berhenti pada level wacana.


Model Pembinaan UMKM Tasikmalaya: Berbasis Forum dan Jejaring

Business Summit 2025 yang digelar di Hotel Harmoni Tasikmalaya, Sabtu, 13 Desember 2025, memperlihatkan pendekatan pembinaan UMKM yang masih bertumpu pada forum motivasi, jejaring, dan peningkatan kapasitas individu. KADIN Tasikmalaya melalui Academy Center menempatkan pelatihan dan inspirasi sebagai pintu masuk pengembangan usaha.

Model ini memiliki keunggulan pada aspek mobilisasi pelaku usaha. Ratusan UMKM terlibat dalam satu ruang dialog yang sama. Pemerintah daerah juga hadir, menandakan dukungan politik terhadap penguatan ekonomi lokal.

Namun, pendekatan ini cenderung bersifat episodik. Tanpa pendampingan berkelanjutan, transfer pengetahuan dari forum semacam Business Summit sering kali tidak bertransformasi menjadi perubahan praktik bisnis yang signifikan.


Bandung: Integrasi Pembinaan dengan Ekosistem Inovasi

Berbeda dengan Tasikmalaya, Kota Bandung mengembangkan model pembinaan UMKM yang lebih terintegrasi. Pelatihan kewirausahaan dipadukan dengan inkubasi bisnis, akses riset, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas kreatif.

UMKM di Bandung tidak hanya dilatih, tetapi juga ditempatkan dalam ekosistem inovasi. Pemerintah kota berperan sebagai orkestrator, bukan sekadar fasilitator acara. Program pembinaan diukur melalui indikator jelas: kenaikan omzet, perluasan pasar, dan keberlanjutan usaha.

Pendekatan ini membuat UMKM Bandung lebih siap masuk ke rantai nilai nasional, bahkan global. Tantangannya, model ini membutuhkan kapasitas birokrasi dan anggaran yang tidak kecil.


Bekasi: Pendekatan Industri dan Akses Pasar

Kota Bekasi menempuh jalur berbeda. Pembinaan UMKM diarahkan agar terhubung langsung dengan kawasan industri dan rantai pasok manufaktur. Fokusnya bukan hanya kreativitas, tetapi kepastian pasar.

Pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan industri sekitar, mulai dari standar produksi hingga sertifikasi. Pemerintah daerah berperan aktif membuka akses kemitraan antara UMKM dan perusahaan besar.

Model ini relatif efektif meningkatkan skala usaha UMKM, meski kurang ramah bagi sektor informal dan usaha mikro yang belum siap masuk pasar industri.


Di Mana Posisi Tasikmalaya?

Dibandingkan Bandung dan Bekasi, pembinaan UMKM Tasikmalaya masih berada pada tahap awal penguatan kapasitas dasar. Business Summit 2025 menunjukkan kesadaran akan pentingnya adaptasi dan inovasi, tetapi belum sepenuhnya terhubung dengan kebijakan ekonomi daerah yang lebih sistemik.

Tasikmalaya memiliki keunggulan pada sektor ekonomi berbasis komunitas dan budaya lokal. Namun, keunggulan ini belum diterjemahkan menjadi model pembinaan yang khas dan terukur. Tanpa diferensiasi strategi, UMKM Tasikmalaya berisiko kalah bersaing dalam perebutan pasar regional.


Implikasi Kebijakan: Dari Event ke Sistem

Agar lebih kompetitif, pembinaan UMKM di Tasikmalaya perlu bergeser dari pendekatan berbasis event menuju sistem pembinaan berkelanjutan. Business Summit seharusnya menjadi pintu masuk, bukan tujuan akhir.

Baca juga: Business Summit 2025 Jadi Strategi KADIN Perkuat UMKM Tasikmalaya

Pemerintah daerah dapat mengambil pelajaran dari Bandung dalam hal integrasi ekosistem, serta dari Bekasi dalam membuka akses pasar. Penyesuaian tentu diperlukan agar selaras dengan karakter ekonomi lokal Tasikmalaya.

Tanpa pembaruan kebijakan, forum-forum bisnis berisiko menjadi agenda rutin tanpa dampak struktural.


Tantangan dan Arah Baru

Business Summit 2025 menandai niat baik KADIN dan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memperkuat UMKM. Namun, dibandingkan kota lain di Jawa Barat, model pembinaan yang ada masih membutuhkan penguatan desain kebijakan dan indikator kinerja yang jelas.

Jika Tasikmalaya ingin meningkatkan daya saing UMKM di level regional dan nasional, pembinaan harus melampaui forum inspiratif dan bergerak menuju sistem yang terintegrasi dengan kebijakan ekonomi daerah.

Pembinaan UMKM Tasikmalaya perlu bertransformasi agar mampu bersaing dengan kota lain di Jawa Barat. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tawon endas Bekasi

    Dua Bocah Diserang Tawon Endas di Bekasi, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Tragedi tawon endas Bekasi: dua bocah diserang kawanan Vespa Affinis, satu tewas, satu dirawat intensif. Tragedi Tawon Endas Bekasi: Satu Bocah Tewas, Satu Kritis albadarpost.com, LENSA – Kejadian memilukan menimpa dua bocah kakak beradik di Kampung Piket, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Keduanya diserang puluhan tawon endas Bekasi atau Vespa Affinis saat pulang bersama […]

  • bupati Tasikmalaya

    Bupati Tasikmalaya Menekan Percepatan Program dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Bupati Tasikmalaya menuntut percepatan program daerah agar manfaat APBD segera dirasakan warga. Percepatan Program Menjadi Prioritas: Waktu Menuju Akhir Tahun Menyempit albadarpost.com, EDITORIAL – Menjelang tutup tahun anggaran, Bupati Tasikmalaya menginstruksikan percepatan program OPD. Teguran disampaikan saat Apel Senin Pagi di Sekretariat Daerah, Singaparna, 24 November 2025. Di hadapan jajaran perangkat daerah, ia […]

  • murid aktif bertanya

    Rahasia Guru Hebat: Cara Membuat Murid Berani Bertanya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak guru menghadapi situasi yang sama: kelas terlihat tenang, tetapi sebenarnya pasif. Murid mendengarkan tanpa bertanya, bahkan ketika materi sulit dipahami. Padahal, murid aktif bertanya menjadi indikator utama pembelajaran berhasil. Ketika siswa berani mengajukan pertanyaan, proses belajar berubah menjadi dialog, bukan sekadar ceramah. Karena itu, strategi meningkatkan keaktifan siswa, partisipasi kelas, dan […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul melakukan sidak di kantor Kemensos terkait ribuan ASN yang bolos di hari pertama kerja usai Lebaran.

    Geger! Ribuan ASN Kemensos Tak Hadir Usai Lebaran, Gus Ipul Langsung Bertindak

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena ASN Kemensos bolos mendadak menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa ribuan pegawai di lingkungan Kementerian Sosial tidak hadir pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2026. Kasus pegawai Kemensos tidak masuk kerja, atau ASN Kemensos absen tanpa keterangan, memicu langkah tegas dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa […]

  • kemandirian santri

    Jarang Disadari, Ini Alasan Santri Lebih Mandiri Sejak Muda

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kemandirian santri bukan sekadar kemampuan hidup jauh dari orang tua, tetapi juga mencakup disiplin, tanggung jawab, dan ketahanan mental. Banyak orang hanya melihat santri sebagai pelajar agama, padahal mandiri ala santri dan kehidupan santri di pesantren justru menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter tangguh yang jarang disadari. Menariknya, pola hidup ini tidak […]

  • cuaca ekstrem Sumatera Utara

    Cuaca Ekstrem Sumatera Utara Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Cuaca ekstrem Sumatera Utara memicu banjir dan longsor di empat kabupaten, ribuan warga terdampak. albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca ekstrem Sumatera Utara pada 24–25 November memicu banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Dampaknya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga gangguan ekonomi, mobilitas warga, hingga kebutuhan logistik harian. Cuaca ekstrem […]

expand_less