Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menuai sorotan. Di wilayah Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya dan Ciamis, temuan penyaluran KUR kepada aparatur negara memunculkan pertanyaan besar tentang keadilan akses modal bagi pelaku usaha mikro.

KUR yang dirancang untuk membantu UMKM bangkit justru dinikmati oleh kalangan yang secara ekonomi relatif mapan. Fakta ini memicu kekecewaan pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan harapan pada pembiayaan berbunga rendah tersebut.

Aparatur Negara Masuk Daftar Penerima KUR

Data dan temuan lapangan menunjukkan adanya aparatur negara—termasuk ASN dan unsur lain—yang tercatat sebagai penerima KUR. Padahal, regulasi menegaskan bahwa KUR diperuntukkan bagi pelaku usaha produktif yang belum memiliki akses kredit komersial.

Sejumlah pelaku UMKM di Tasikmalaya mengaku kesulitan mengajukan KUR meski telah memenuhi persyaratan usaha. Mereka menghadapi proses panjang, survei berulang, hingga penolakan tanpa penjelasan rinci. Pada saat yang sama, muncul informasi bahwa KUR justru mengalir ke kelompok yang tidak masuk prioritas utama.

Kondisi ini memunculkan kesan ketimpangan. Program negara yang bersumber dari kebijakan fiskal publik semestinya memberi keberpihakan kepada kelompok paling membutuhkan, bukan sebaliknya.

Ketidakadilan Akses Modal Bagi UMKM

Ketidakadilan akses KUR berdampak langsung pada keberlangsungan UMKM. Tanpa modal tambahan, banyak usaha mikro sulit meningkatkan produksi, memperluas pasar, atau bertahan menghadapi tekanan ekonomi.

Pelaku UMKM di Ciamis menyebut KUR sebagai “pintu yang semakin sempit”. Mereka menilai proses seleksi tidak berjalan adil dan transparan. Situasi ini berpotensi memperlebar jurang antara pelaku usaha kecil dan kelompok berpenghasilan tetap.

Dalam konteks pemulihan ekonomi daerah, UMKM memegang peran strategis. Ketika akses modal tersumbat, roda ekonomi lokal ikut melambat. Hal ini berbanding terbalik dengan tujuan awal KUR sebagai instrumen pemerataan ekonomi.

Lemahnya Pengawasan Penyaluran

Munculnya kasus KUR aparatur negara juga menyoroti aspek pengawasan. Bank penyalur dan pemangku kebijakan daerah memegang peran penting dalam memastikan program berjalan sesuai sasaran.

Pengamat kebijakan publik di Priangan Timur menilai lemahnya verifikasi menjadi celah utama. Validasi status penerima, kepemilikan usaha, dan riwayat kredit harus dilakukan secara ketat. Tanpa pengawasan kuat, program rentan disalahgunakan.

Publik kini menunggu langkah korektif. Evaluasi menyeluruh dinilai perlu agar penyaluran KUR kembali berpihak kepada UMKM yang benar-benar membutuhkan.

Tuntutan Perbaikan Sistem KUR

Kasus ini mendorong tuntutan perbaikan sistem KUR, baik dari sisi kebijakan maupun implementasi. Pelaku UMKM berharap pemerintah dan bank penyalur memperbaiki mekanisme seleksi serta membuka akses informasi yang lebih transparan.

KUR tidak sekadar soal kredit. Ia menyangkut keadilan ekonomi dan keberpihakan negara terhadap usaha kecil. Ketika aparatur negara ikut menikmati fasilitas ini, kepercayaan publik terhadap program pemerintah ikut tergerus.

Jika ketidakadilan akses KUR terus berlanjut, tujuan pemerataan ekonomi sulit tercapai. UMKM akan terus berada di pinggir, sementara program strategis kehilangan maknanya. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tata kelola pemerintahan

    Uji Tata Kelola Pelayanan Publik Bogor

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Penataan dinas baru Bogor menguji tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Awal 2026 menjadi titik uji bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah membentuk dua dinas baru—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan—sekaligus menempatkannya di pusat perbelanjaan. Langkah ini bukan sekadar soal struktur birokrasi, tetapi menyentuh inti […]

  • ekstremisme pada anak

    Ketika Anak Terpapar Ekstremisme

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Paparan ekstremisme pada anak mengungkap kegagalan pengawasan ruang digital dan perlindungan sosial. albadarpost.com – EDITORIAL – Indonesia kembali dihadapkan pada kenyataan yang mengganggu nurani publik. Densus 88 Antiteror Polri menangani 68 anak di 18 provinsi yang terpapar ideologi ekstrem seperti White Supremacy dan neo-Nazi. Paparan ekstremisme anak ini bukan sekadar fenomena daring, melainkan […]

  • cuaca Nataru

    BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai. albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. […]

  • Ilustrasi keteguhan Nabi Luth dalam menghadapi kaumnya yang menolak dakwah dan kebenaran

    Keteguhan Nabi Luth dalam Menghadapi Kaumnya yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Keteguhan Nabi Luth menjadi salah satu kisah yang penuh makna dalam sejarah Islam. Melalui kisah Nabi Luth, kita melihat bagaimana dakwah Nabi Luth menghadapi penolakan keras, bahkan dari kaumnya sendiri. Selain itu, ujian Nabi Luth menunjukkan betapa kuatnya kesabaran seorang nabi dalam menyampaikan kebenaran. Namun, yang jarang dibahas adalah bagaimana tekanan sosial […]

  • Maarten Paes kontrak 2029

    Maarten Paes Gabung Ajax hingga 2029, Sejarah Baru Kiper Timnas

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Kabar menggembirakan datang dari sepak bola Eropa. Maarten Paes kontrak 2029 bersama Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia itu resmi membuka lembaran baru dalam karier profesionalnya dengan bergabung ke salah satu klub paling bersejarah di Belanda. Kepindahan Paes ke Ajax bukan sekadar transfer pemain. Langkah ini membawa makna simbolik bagi sepak bola […]

  • Kesempatan karier

    Lulusan D4–S2 Bisa Jadi Perwira Polri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Program ini membuka kesempatan karier bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, hingga S2 untuk bergabung sebagai perwira pertama Polri. SIPSS menjadi jalur khusus yang dirancang untuk menjaring sumber daya manusia profesional dari berbagai disiplin ilmu. […]

expand_less