Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menuai sorotan. Di wilayah Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya dan Ciamis, temuan penyaluran KUR kepada aparatur negara memunculkan pertanyaan besar tentang keadilan akses modal bagi pelaku usaha mikro.

KUR yang dirancang untuk membantu UMKM bangkit justru dinikmati oleh kalangan yang secara ekonomi relatif mapan. Fakta ini memicu kekecewaan pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan harapan pada pembiayaan berbunga rendah tersebut.

Aparatur Negara Masuk Daftar Penerima KUR

Data dan temuan lapangan menunjukkan adanya aparatur negara—termasuk ASN dan unsur lain—yang tercatat sebagai penerima KUR. Padahal, regulasi menegaskan bahwa KUR diperuntukkan bagi pelaku usaha produktif yang belum memiliki akses kredit komersial.

Sejumlah pelaku UMKM di Tasikmalaya mengaku kesulitan mengajukan KUR meski telah memenuhi persyaratan usaha. Mereka menghadapi proses panjang, survei berulang, hingga penolakan tanpa penjelasan rinci. Pada saat yang sama, muncul informasi bahwa KUR justru mengalir ke kelompok yang tidak masuk prioritas utama.

Kondisi ini memunculkan kesan ketimpangan. Program negara yang bersumber dari kebijakan fiskal publik semestinya memberi keberpihakan kepada kelompok paling membutuhkan, bukan sebaliknya.

Ketidakadilan Akses Modal Bagi UMKM

Ketidakadilan akses KUR berdampak langsung pada keberlangsungan UMKM. Tanpa modal tambahan, banyak usaha mikro sulit meningkatkan produksi, memperluas pasar, atau bertahan menghadapi tekanan ekonomi.

Pelaku UMKM di Ciamis menyebut KUR sebagai “pintu yang semakin sempit”. Mereka menilai proses seleksi tidak berjalan adil dan transparan. Situasi ini berpotensi memperlebar jurang antara pelaku usaha kecil dan kelompok berpenghasilan tetap.

Dalam konteks pemulihan ekonomi daerah, UMKM memegang peran strategis. Ketika akses modal tersumbat, roda ekonomi lokal ikut melambat. Hal ini berbanding terbalik dengan tujuan awal KUR sebagai instrumen pemerataan ekonomi.

Lemahnya Pengawasan Penyaluran

Munculnya kasus KUR aparatur negara juga menyoroti aspek pengawasan. Bank penyalur dan pemangku kebijakan daerah memegang peran penting dalam memastikan program berjalan sesuai sasaran.

Pengamat kebijakan publik di Priangan Timur menilai lemahnya verifikasi menjadi celah utama. Validasi status penerima, kepemilikan usaha, dan riwayat kredit harus dilakukan secara ketat. Tanpa pengawasan kuat, program rentan disalahgunakan.

Publik kini menunggu langkah korektif. Evaluasi menyeluruh dinilai perlu agar penyaluran KUR kembali berpihak kepada UMKM yang benar-benar membutuhkan.

Tuntutan Perbaikan Sistem KUR

Kasus ini mendorong tuntutan perbaikan sistem KUR, baik dari sisi kebijakan maupun implementasi. Pelaku UMKM berharap pemerintah dan bank penyalur memperbaiki mekanisme seleksi serta membuka akses informasi yang lebih transparan.

KUR tidak sekadar soal kredit. Ia menyangkut keadilan ekonomi dan keberpihakan negara terhadap usaha kecil. Ketika aparatur negara ikut menikmati fasilitas ini, kepercayaan publik terhadap program pemerintah ikut tergerus.

Jika ketidakadilan akses KUR terus berlanjut, tujuan pemerataan ekonomi sulit tercapai. UMKM akan terus berada di pinggir, sementara program strategis kehilangan maknanya. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan MBG Ciamis

    Ribuan Relawan MBG Ciamis Berkumpul, Siap Bertugas Lagi

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Relawan MBG Ciamis atau relawan Program Makan Bergizi Gratis dari berbagai wilayah Kabupaten Ciamis memadati Alun-alun Ciamis, Jumat (26/6/2026). Kehadiran ribuan relawan dalam kegiatan silaturahmi dan doa bersama itu menjadi penegasan bahwa dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap kuat meskipun operasional sejumlah dapur saat ini memasuki masa penyesuaian sementara. Sejak […]

  • Sub Garnisun Pangandaran

    Kantor Sub Garnisun TNI Dinilai Penting untuk Pangandaran

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabupaten Pangandaran dinilai sudah memenuhi syarat untuk memiliki Kantor Sub Garnisun TNI. Penilaian tersebut muncul karena wilayah Pangandaran kini telah memiliki tiga matra Tentara Nasional Indonesia, yakni TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Keberadaan tiga matra itu dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat koordinasi keamanan wilayah […]

  • Kasus OJK Indosaku terkait penagihan pinjol brutal yang memicu kemarahan publik dan sorotan nasional

    Tak Bisa Lagi Sembunyi, OJK Bongkar Praktik Brutal Penagihan Pinjol

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – OJK Indosaku kini menjadi pusat perhatian setelah praktik penagihan pinjol brutal memicu gelombang kemarahan publik. Isu debt collector pinjol, penagihan yang melanggar hukum, hingga tekanan psikologis terhadap nasabah kembali menyeruak—dan kali ini, publik sulit menutupi kenyataan itu. Ini bukan sekadar kasus biasa. Ini alarm keras. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat. PT […]

  • Dana Haji Indonesia

    Di Balik Dana Haji Rp180 Triliun, Ada Fakta yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Dana Haji Indonesia kembali menjadi perhatian setelah Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaporkan capaian dana kelolaan sebesar Rp180,7 triliun pada 2025. Data BPKH dan Katadata menunjukkan BPKH mencatat pertumbuhan aset 8,12 persen dengan imbal hasil 6,86 persen per tahun, lebih tinggi dibandingkan Tabung Haji Malaysia meski usianya jauh lebih muda. Data tersebut […]

  • Masjid IKMT Tasikmalaya

    Bangun Masjid Serius, IKMT Gandeng Unsil Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masjid Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya mulai memasuki fase yang tidak terlihat mencolok, tetapi justru paling menentukan. Proyek yang juga disebut sebagai pembangunan Masjid IKMT atau masjid peradaban IKMT ini tidak langsung bergerak ke pembangunan fisik. IKMT memilih menahan diri sejenak, lalu menggandeng akademisi untuk memastikan semuanya benar sejak awal. Di lokasi […]

  • tafsir keadilan

    Tafsir Keadilan dalam Al-Qur’an: Fakta yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tafsir keadilan menjadi salah satu topik penting dalam Islam yang sering dibahas, tetapi tidak selalu dipahami secara utuh. Banyak orang menyamakan keadilan dengan kesetaraan mutlak, padahal dalam perspektif Al-Qur’an, keadilan dalam Islam, makna adil, dan konsep keseimbangan memiliki dimensi yang lebih dalam. Oleh karena itu, memahami tafsir keadilan secara benar akan membantu […]

expand_less