Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

Ketidakadilan Akses KUR Terkuak di Priangan Timur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 175
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menuai sorotan. Di wilayah Priangan Timur, khususnya Tasikmalaya dan Ciamis, temuan penyaluran KUR kepada aparatur negara memunculkan pertanyaan besar tentang keadilan akses modal bagi pelaku usaha mikro.

KUR yang dirancang untuk membantu UMKM bangkit justru dinikmati oleh kalangan yang secara ekonomi relatif mapan. Fakta ini memicu kekecewaan pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan harapan pada pembiayaan berbunga rendah tersebut.

Aparatur Negara Masuk Daftar Penerima KUR

Data dan temuan lapangan menunjukkan adanya aparatur negara—termasuk ASN dan unsur lain—yang tercatat sebagai penerima KUR. Padahal, regulasi menegaskan bahwa KUR diperuntukkan bagi pelaku usaha produktif yang belum memiliki akses kredit komersial.

Sejumlah pelaku UMKM di Tasikmalaya mengaku kesulitan mengajukan KUR meski telah memenuhi persyaratan usaha. Mereka menghadapi proses panjang, survei berulang, hingga penolakan tanpa penjelasan rinci. Pada saat yang sama, muncul informasi bahwa KUR justru mengalir ke kelompok yang tidak masuk prioritas utama.

Kondisi ini memunculkan kesan ketimpangan. Program negara yang bersumber dari kebijakan fiskal publik semestinya memberi keberpihakan kepada kelompok paling membutuhkan, bukan sebaliknya.

Ketidakadilan Akses Modal Bagi UMKM

Ketidakadilan akses KUR berdampak langsung pada keberlangsungan UMKM. Tanpa modal tambahan, banyak usaha mikro sulit meningkatkan produksi, memperluas pasar, atau bertahan menghadapi tekanan ekonomi.

Pelaku UMKM di Ciamis menyebut KUR sebagai “pintu yang semakin sempit”. Mereka menilai proses seleksi tidak berjalan adil dan transparan. Situasi ini berpotensi memperlebar jurang antara pelaku usaha kecil dan kelompok berpenghasilan tetap.

Dalam konteks pemulihan ekonomi daerah, UMKM memegang peran strategis. Ketika akses modal tersumbat, roda ekonomi lokal ikut melambat. Hal ini berbanding terbalik dengan tujuan awal KUR sebagai instrumen pemerataan ekonomi.

Lemahnya Pengawasan Penyaluran

Munculnya kasus KUR aparatur negara juga menyoroti aspek pengawasan. Bank penyalur dan pemangku kebijakan daerah memegang peran penting dalam memastikan program berjalan sesuai sasaran.

Pengamat kebijakan publik di Priangan Timur menilai lemahnya verifikasi menjadi celah utama. Validasi status penerima, kepemilikan usaha, dan riwayat kredit harus dilakukan secara ketat. Tanpa pengawasan kuat, program rentan disalahgunakan.

Publik kini menunggu langkah korektif. Evaluasi menyeluruh dinilai perlu agar penyaluran KUR kembali berpihak kepada UMKM yang benar-benar membutuhkan.

Tuntutan Perbaikan Sistem KUR

Kasus ini mendorong tuntutan perbaikan sistem KUR, baik dari sisi kebijakan maupun implementasi. Pelaku UMKM berharap pemerintah dan bank penyalur memperbaiki mekanisme seleksi serta membuka akses informasi yang lebih transparan.

KUR tidak sekadar soal kredit. Ia menyangkut keadilan ekonomi dan keberpihakan negara terhadap usaha kecil. Ketika aparatur negara ikut menikmati fasilitas ini, kepercayaan publik terhadap program pemerintah ikut tergerus.

Jika ketidakadilan akses KUR terus berlanjut, tujuan pemerataan ekonomi sulit tercapai. UMKM akan terus berada di pinggir, sementara program strategis kehilangan maknanya. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Learning Loss

    Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik. albadarpost.com, HUMANIORA – Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang rendah di berbagai daerah tidak dapat dipahami sekadar sebagai kegagalan siswa dalam menjawab soal. Data hasil TKA justru membuka persoalan yang lebih dalam: masalah struktural pendidikan nasional yang belum tertangani secara […]

  • Muktamar NU

    Apa Sebenarnya Muktamar NU? Ini Sejarah dan Perannya

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ketika mendengar Muktamar NU, perhatian publik sering tertuju pada satu hal: siapa yang akan memimpin Nahdlatul Ulama untuk periode berikutnya. Padahal, sejarah Muktamar NU menunjukkan bahwa forum ini memiliki ruang pembahasan yang jauh lebih luas, mulai dari persoalan keagamaan dan kemasyarakatan hingga arah organisasi. Secara resmi, Muktamar merupakan forum musyawarah tertinggi […]

  • Apel pagi ASN Tasikmalaya 2026

    ASN Tasikmalaya Didorong Perkuat Kinerja dan Integritas

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Apel pagi ASN Tasikmalaya 2026 menegaskan komitmen wali kota membangun pelayanan publik dan kota yang maju. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya mengawali tahun kerja 2026 dengan menggelar Apel Pagi Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya agenda pemerintahan di awal tahun sekaligus momentum […]

  • Bandara Husein Bandung

    Bandara Husein Bandung Dibidik 9 Maskapai, Ini Rute Favorit

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandara Husein Bandung kembali menarik perhatian dunia penerbangan. Sedikitnya sembilan maskapai nasional dan internasional telah mengajukan slot penerbangan di Bandara Husein Sastranegara, membuka peluang bertambahnya pilihan penerbangan Bandung menuju sejumlah kota besar di Indonesia hingga Asia Tenggara. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengatakan pengajuan tersebut masih berada dalam […]

  • Kasus Pencabulan Pangandaran

    Polres Pangandaran: Oknum Kepala Sekolah Cekoki Korban Miras

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Polisi ungkap Kasus Pencabulan Pangandaran oleh oknum kepala sekolah. Lima remaja jadi korban kekerasan seksual. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menahan seorang kepala sekolah dasar asal Tasikmalaya berinisial UR (55) atas dugaan kekerasan seksual terhadap lima remaja di bawah umur. Insiden yang terjadi di sebuah penginapan di kawasan wisata Pangandaran ini memicu keprihatinan […]

  • mafia dapur MBG Ciamis

    Warga Ciamis Rugi Rp135 Juta, Modus Jual Beli Dapur MBG Terbongkar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 252
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus mafia dapur MBG Ciamis mulai menyita perhatian publik setelah seorang warga mengaku kehilangan uang hingga Rp135 juta. Korban mengaku tergiur janji mendapatkan titik koordinat dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun hingga kini, lokasi dapur yang dijanjikan tidak pernah muncul dalam sistem resmi. Dugaan sindikat penipuan dapur MBG pun mulai […]

expand_less