Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jabar rekrut Mahasiswa Teknik Sipil jadi pengawas proyek. Honor Rp 300 ribu/hari. Tingkatkan idealisme dan kualitas konstruksi.

Dampak Kebijakan Konsultan Mahasiswa

albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah inovatif untuk memperkuat pengawasan proyek infrastruktur daerah dengan melibatkan kalangan akademisi muda. Kebijakan ini akan merekrut Mahasiswa Teknik Sipil dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat sebagai konsultan pengawas lapangan. Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas konstruksi, tetapi juga memberikan solusi ekonomi bagi mahasiswa.

Dedi Mulyadi, saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/11/2025), mengungkapkan telah menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat untuk segera mengeksekusi rencana tersebut. Setiap mahasiswa yang direkrut akan memperoleh honor harian yang cukup kompetitif, berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari.

Kebijakan ini langsung menawarkan dua dampak publik signifikan. Pertama, meningkatkan independensi pengawasan proyek. Kedua, meringankan beban biaya pendidikan. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kehadiran pengawas dari kalangan mahasiswa akan memaksa kontraktor berhadapan dengan pengawas yang lebih kritis dan objektif.

“Mereka (kontraktor) akan berhadapan dengan anak-anak yang kritis, yang tanpa kebutuhan mendesak, lebih pada idealisme,” kata mantan Bupati Purwakarta itu, menekankan bahwa idealisme mahasiswa menjadi tameng efektif melawan praktik koruptif di lapangan.

Skema honor pengawasan harian, yang diperkirakan rata-rata Rp 250.000, diharapkan dapat menjadi pemasukan tambahan bagi mahasiswa untuk biaya kuliah. “Kan lumayan kalau anak-anak Mahasiswa Teknik Sipil ada honor pengawasan… beban orang tuanya menjadi ringan,” ujarnya.


Dari Pengawasan Kritis Hingga Matematika Aplikatif

Rencana merekrut Mahasiswa Teknik Sipil ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperbaiki tata kelola proyek sekaligus mendorong keterlibatan akademisi dalam pembangunan. Rencana teknis ini bahkan sudah dikomunikasikan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca juga: Mantan Sekdes Sukaresik Ditangkap, Korupsi Dana Desa Kembali Menggoyang Kepercayaan Publik

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan bahwa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan implementasi akan dilakukan dalam waktu dekat. “Saya rencananya mungkin minggu depan kami akan sudah mulai MoU teknis,” jelasnya.

Selain kebijakan pengawasan ini, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya relevansi kurikulum pendidikan kejuruan dengan kebutuhan praktis di lapangan. Ia mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengintegrasikan pembelajaran matematika aplikatif dalam proses konstruksi di lingkungan sekolah.

Para guru didorong untuk mengajak siswa menghitung langsung kebutuhan material bangunan yang sedang dikerjakan. “Misalnya anak-anak suruh menghitung bangunan yang lagi dibangun di sekolahnya. Panjang, lebar, berapa jumlah semen yang digunakan, berapa kubik pasir,” tuturnya.

Langkah ini memperlihatkan upaya simultan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat pengawasan proyek melalui SDM yang idealis dan, di saat yang sama, menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik lapangan, khususnya di sektor pendidikan kejuruan. Keterlibatan Mahasiswa Teknik Sipil diharapkan menjadi katalisator pengawasan yang lebih bersih dan efisien.


Kebijakan ini menciptakan sinergi ideal antara Pemprov Jabar dan kampus. Mahasiswa Teknik Sipil mendapat honor harian, kontraktor menghadapi pengawasan kritis nan idealis. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Indonesia 4-0

    Timnas Indonesia Menang 4-0, Era Baru yang Bikin Asia Mulai Waspada

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis national football team di FIFA Series 2026, publik langsung bersorak. Empat gol. Clean sheet. Dominasi penuh. Tapi ada satu hal yang luput dari perhatian banyak orang: Ini bukan sekadar kemenangan besar. Ini adalah transformasi. Dan transformasi ini… terlihat sangat nyata. Dari […]

  • Ilustrasi pasukan darat Amerika Serikat dan militer Iran dalam skenario invasi militer di kawasan Timur Tengah.

    AS Siapkan Pasukan Darat ke Iran? Ini 4 Skenario yang Bisa Terjadi di Medan Perang

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketegangan geopolitik kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul berbagai analisis tentang kemungkinan invasi AS ke Iran. Skenario serangan pasukan darat Amerika ke Iran atau operasi militer AS terhadap Iran dinilai dapat memicu perubahan besar di kawasan Timur Tengah. Para analis militer menyebut konflik ini tidak hanya berpotensi memicu pertempuran langsung antara […]

  • mengabaikan adzan

    Mengabaikan Adzan Artinya Menolak Keberkahan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Adzan berkumandang setiap hari, lima kali tanpa jeda. Namun di banyak ruang publik, panggilan itu sering berlalu tanpa respons. Ulama menilai, kebiasaan mengabaikan adzan bukan hanya persoalan teknis ibadah, tetapi gejala melemahnya disiplin spiritual umat yang berdampak langsung pada keberkahan hidup. Fenomena ini semakin terasa di tengah ritme kehidupan modern. Aktivitas kerja, […]

  • MBG 5 hari

    MBG Jadi 5 Hari: Strategi Hemat atau Risiko Baru bagi Pelajar?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 222
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kebijakan MBG 5 hari langsung memicu perbincangan publik setelah pemerintah mengurangi frekuensi program Makan Bergizi Gratis menjadi lima hari dalam sepekan. Program makan bergizi atau bantuan nutrisi sekolah ini disebut mampu menghemat anggaran hingga Rp20 triliun. Namun, di tengah klaim efisiensi tersebut, muncul kekhawatiran baru terkait keberlanjutan gizi anak, kualitas asupan nutrisi […]

  • Kesempatan karier

    Lulusan D4–S2 Bisa Jadi Perwira Polri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 252
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Program ini membuka kesempatan karier bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1, hingga S2 untuk bergabung sebagai perwira pertama Polri. SIPSS menjadi jalur khusus yang dirancang untuk menjaring sumber daya manusia profesional dari berbagai disiplin ilmu. […]

  • Macan Papandayan

    Fakta Terungkap! Video Macan Papandayan Ternyata Hoaks

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Macan Papandayan kembali menjadi perbincangan setelah sebuah video yang beredar luas melalui WhatsApp mengklaim seekor macan turun gunung dan menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut. Narasi tersebut menyebar dengan cepat, memicu kekhawatiran masyarakat, bahkan membuat sebagian warga mempertanyakan keamanan kawasan wisata alam itu. Namun, hasil penelusuran menunjukkan fakta […]

expand_less