Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

Gubernur Jabar Libatkan Mahasiswa Teknik Sipil Jadi Pengawas Proyek Infrastruktur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jabar rekrut Mahasiswa Teknik Sipil jadi pengawas proyek. Honor Rp 300 ribu/hari. Tingkatkan idealisme dan kualitas konstruksi.

Dampak Kebijakan Konsultan Mahasiswa

albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil langkah inovatif untuk memperkuat pengawasan proyek infrastruktur daerah dengan melibatkan kalangan akademisi muda. Kebijakan ini akan merekrut Mahasiswa Teknik Sipil dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat sebagai konsultan pengawas lapangan. Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas konstruksi, tetapi juga memberikan solusi ekonomi bagi mahasiswa.

Dedi Mulyadi, saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (19/11/2025), mengungkapkan telah menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pembangunan Infrastruktur Jawa Barat untuk segera mengeksekusi rencana tersebut. Setiap mahasiswa yang direkrut akan memperoleh honor harian yang cukup kompetitif, berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per hari.

Kebijakan ini langsung menawarkan dua dampak publik signifikan. Pertama, meningkatkan independensi pengawasan proyek. Kedua, meringankan beban biaya pendidikan. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kehadiran pengawas dari kalangan mahasiswa akan memaksa kontraktor berhadapan dengan pengawas yang lebih kritis dan objektif.

“Mereka (kontraktor) akan berhadapan dengan anak-anak yang kritis, yang tanpa kebutuhan mendesak, lebih pada idealisme,” kata mantan Bupati Purwakarta itu, menekankan bahwa idealisme mahasiswa menjadi tameng efektif melawan praktik koruptif di lapangan.

Skema honor pengawasan harian, yang diperkirakan rata-rata Rp 250.000, diharapkan dapat menjadi pemasukan tambahan bagi mahasiswa untuk biaya kuliah. “Kan lumayan kalau anak-anak Mahasiswa Teknik Sipil ada honor pengawasan… beban orang tuanya menjadi ringan,” ujarnya.


Dari Pengawasan Kritis Hingga Matematika Aplikatif

Rencana merekrut Mahasiswa Teknik Sipil ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperbaiki tata kelola proyek sekaligus mendorong keterlibatan akademisi dalam pembangunan. Rencana teknis ini bahkan sudah dikomunikasikan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca juga: Mantan Sekdes Sukaresik Ditangkap, Korupsi Dana Desa Kembali Menggoyang Kepercayaan Publik

Sebagai tindak lanjut, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan bahwa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan implementasi akan dilakukan dalam waktu dekat. “Saya rencananya mungkin minggu depan kami akan sudah mulai MoU teknis,” jelasnya.

Selain kebijakan pengawasan ini, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya relevansi kurikulum pendidikan kejuruan dengan kebutuhan praktis di lapangan. Ia mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengintegrasikan pembelajaran matematika aplikatif dalam proses konstruksi di lingkungan sekolah.

Para guru didorong untuk mengajak siswa menghitung langsung kebutuhan material bangunan yang sedang dikerjakan. “Misalnya anak-anak suruh menghitung bangunan yang lagi dibangun di sekolahnya. Panjang, lebar, berapa jumlah semen yang digunakan, berapa kubik pasir,” tuturnya.

Langkah ini memperlihatkan upaya simultan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat pengawasan proyek melalui SDM yang idealis dan, di saat yang sama, menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik lapangan, khususnya di sektor pendidikan kejuruan. Keterlibatan Mahasiswa Teknik Sipil diharapkan menjadi katalisator pengawasan yang lebih bersih dan efisien.


Kebijakan ini menciptakan sinergi ideal antara Pemprov Jabar dan kampus. Mahasiswa Teknik Sipil mendapat honor harian, kontraktor menghadapi pengawasan kritis nan idealis. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru Nasional

    Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Hari Guru Nasional menegaskan peran guru sebagai fondasi pembangunan karakter generasi Indonesia. albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hari Guru Nasional pada Selasa, 25 November 2025 membawa pesan yang langsung menyasar inti persoalan pendidikan: guru bukan sekadar pendidik teknis, melainkan motor pembentukan karakter bangsa. Tema tahun ini, “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menegaskan kontribusi guru terhadap […]

  • Diskon Tambah Daya PLN

    Promo PLN Mei 2026 Bikin Heboh, Tambah Daya Listrik Kini Diskon 50 Persen

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Diskon tambah daya PLN mulai ramai dibicarakan masyarakat setelah PT PLN (Persero) resmi meluncurkan program promo “MeiLaju Lebih Terang” dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 2026. Program ini memberikan potongan biaya tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga satu fasa di seluruh Indonesia. Promo tersebut berlaku mulai 20 Mei hingga […]

  • edukasi kebangsaan

    Bakesbangpol Menginisiasi Edukasi Kebangsaan dan Dampaknya bagi Generasi 2045

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: edukasi kebangsaan dinilai kunci menyiapkan generasi 2045 yang kuat dan berkarakter. albadarpost.com, EDITORIAL – Inisiatif edukasi kebangsaan yang digagas Bakesbangpol Kota Tasikmalaya bersama Forum Diskusi Albadar Institute layak dibaca sebagai langkah serius memperbaiki fondasi generasi Indonesia Emas 2045. Program ini menandai kesadaran baru: masa depan negara tidak ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi oleh […]

  • fenomena pendidikan

    Dunia Pendidikan Sedang Berubah Diam-Diam, Ini 5 Tanda Besarnya

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Banyak orang mengira dunia pendidikan berjalan seperti biasa. Sekolah tetap ada, guru tetap mengajar, dan siswa tetap belajar di kelas. Namun sebenarnya, fenomena pendidikan modern sedang berubah secara drastis. Fenomena pendidikan terbaru, tren belajar masa kini, serta perubahan sistem pendidikan muncul perlahan tanpa disadari publik luas. Perubahan ini tidak selalu terlihat besar. […]

  • UMKM Ciamis

    Data UMKM Ciamis Bongkar Fakta: Peluang Besar Ada di Sektor Ini

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Banyak orang mulai usaha di Ciamis. Namun, tidak semua tahu arah pasar yang sebenarnya. UMKM Ciamis, data usaha kecil, hingga statistik ekonomi lokal justru menunjukkan pola yang sama: sebagian besar pelaku usaha memilih sektor yang itu-itu saja. Di sinilah menariknya. UMKM Ciamis bukan sekadar angka, melainkan cerminan kebiasaan ekonomi masyarakat. Dari […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

expand_less