Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BSSN Ingatkan Bahaya Perang Siber di Garut

BSSN Ingatkan Bahaya Perang Siber di Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keamanan siber menjadi sorotan serius dalam kegiatan Forum Komunikasi Siber dan Sandi Daerah (Forkomsanda) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (21/5/2026).

Forum yang menghadirkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Universitas Pertahanan (Unhan) RI itu membahas ancaman digital yang kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, pemerintahan, hingga sistem pembangunan daerah.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menilai tantangan pembangunan di era digital tidak bisa lagi dipisahkan dari isu keamanan siber dan perlindungan data.

“Ketika ada teman-teman dari luar kota datang membangun Garut dengan idealisme dan semangatnya, kami tentu sangat senang,” ujar Syakur dalam sambutannya.

Namun di balik perkembangan teknologi yang semakin cepat, ancaman digital juga ikut tumbuh tanpa disadari banyak orang.

Dan itu mulai terasa nyata hari ini.

Ancaman Siber Kini Bukan Sekadar Soal Hacker

Kepala BSSN RI Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi menegaskan bahwa ruang siber saat ini bukan lagi sekadar urusan teknis komputer atau serangan hacker biasa.

Menurutnya, dunia digital kini sudah berubah menjadi arena persaingan geopolitik dan ekonomi global.

“Isu keamanan siber tidak lagi hanya sekadar isu teknis. Ruang siber saat ini sudah menjadi arena kompetisi geopolitik dan geo ekonomi global,” katanya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana ancaman digital bisa berdampak langsung terhadap stabilitas negara, pemerintahan, hingga kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tidak sedikit orang hari ini menyimpan hampir seluruh aktivitas penting di ponsel mereka. Mulai dari data pekerjaan, rekening bank, dokumen pribadi, hingga komunikasi keluarga.

Namun banyak juga yang masih memakai password sederhana dan membuka tautan asing tanpa berpikir panjang.

Garut Dinilai Harus Siap Hadapi Era Digital

Dalam forum tersebut, Bupati Garut menyampaikan bahwa wilayah Garut memiliki tantangan pembangunan yang cukup kompleks.

Dengan luas wilayah mencapai 3.100 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 2,8 juta jiwa, penguatan sistem digital dan keamanan data dinilai menjadi kebutuhan penting.

Selain mempercepat pelayanan publik, digitalisasi juga harus mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko kejahatan siber.

Belakangan, aktivitas digital memang semakin mendominasi kehidupan sehari-hari. Orang-orang bekerja lewat aplikasi, berbelanja dari layar ponsel, hingga menyimpan dokumen penting di layanan daring.

Ada yang mengakses internet sambil duduk di warung kopi kecil.

Ada juga yang baru sadar akun pribadinya diretas setelah menerima notifikasi asing tengah malam.

Dan situasi seperti itu makin sering terdengar.

Indonesia Emas 2045 Tidak Bisa Lepas dari Siber

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Sholeh, menegaskan bahwa Indonesia harus bergerak cepat dalam memperkuat SDM dan infrastruktur digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi sering melaju jauh lebih cepat dibanding kesiapan masyarakat dalam memahaminya.

“Oleh sebab itu Indonesia tidak boleh tinggal diam. Siber menjadi parameter penting menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menilai penguatan sistem keamanan digital harus berjalan bersamaan dengan pembangunan nasional.

Karena ancaman hari ini tidak selalu datang dalam bentuk fisik.

Kadang justru muncul lewat layar kecil di genggaman tangan.

Mahasiswa Unhan Didorong Lebih Kritis dan Adaptif

Sementara itu, Kepala Program Studi Program Doktor Universitas Pertahanan RI, Kolonel Laut (K) Sutanto, menjelaskan keterlibatan mahasiswa Unhan dalam forum tersebut bertujuan melatih kemampuan berpikir strategis dan kolaboratif.

Menurutnya, generasi muda harus mampu membaca tantangan keamanan modern secara lebih luas.

Bukan hanya soal pertahanan fisik.

Tetapi juga perang informasi, keamanan data, dan ancaman digital lintas negara.

“Partisipasi mahasiswa menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi strategis yang unggul secara akademis dan memiliki sensitivitas terhadap tantangan keamanan era digital,” katanya.

Pengabdian Masyarakat Jadi Langkah Nyata

Selain forum diskusi, Universitas Pertahanan RI juga dijadwalkan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut menjadi bagian implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat.

Langkah itu dinilai penting agar isu keamanan siber tidak hanya berhenti di ruang seminar, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat hingga tingkat desa.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih takut kehilangan sinyal internet dibanding kehilangan kesadaran soal keamanan data pribadinya sendiri.

Padahal ancaman digital bergerak jauh lebih cepat daripada yang terlihat di layar.

Garut Mulai Membaca Ancaman Masa Depan

Forkomsanda di Garut menunjukkan bahwa isu keamanan siber kini mulai menjadi perhatian serius daerah.

Bukan hanya pemerintah pusat.

Tetapi juga pemerintah kabupaten, kampus, aparat, hingga masyarakat umum.

Karena dunia digital memang memberi banyak kemudahan.

Namun di saat yang sama, ia juga membuka pintu ancaman baru yang sering datang tanpa suara.

Hari ini perang tidak selalu terdengar lewat dentuman senjata.

Kadang ia datang diam-diam lewat notifikasi, tautan asing, dan data pribadi yang bocor tanpa disadari siapa pun. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • menunda amal baik

    Ulama Ingatkan Bahaya Menunda Amal Baik dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menunda amal baik bukan sekadar persoalan waktu, tetapi menyangkut kualitas iman dan arah hidup seorang Muslim. Ulama tasawuf Syekh ‘Athaillah As-Sakandari menegaskan, kebiasaan menunda kebaikan dengan alasan menunggu momen yang lebih tepat merupakan tanda kebodohan yang nyata. Peringatan ini relevan di tengah masyarakat modern yang kerap menunda ibadah, sedekah, dan tanggung jawab […]

  • Duel Borneo FC vs Persib Bandung di Stadion Batakan yang menentukan puncak klasemen Liga 1 Indonesia

    Duel Panas Borneo vs Persib di Batakan, Persaingan Juara Memanas

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pertandingan Borneo vs Persib langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Duel Borneo FC vs Persib Bandung bukan sekadar pertandingan biasa karena hasilnya dapat mengubah peta persaingan juara. Saat ini Persib Bandung memimpin klasemen sementara, sedangkan Borneo FC Samarinda terus menempel ketat di posisi kedua. Karena itu, pertemuan Persib vs Borneo […]

  • kekeringan Pangandaran

    Kekeringan Pangandaran, 360 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kekeringan Pangandaran menjadi perhatian setelah BPBD Kabupaten Pangandaran mencatat distribusi 360.000 liter air bersih hingga pembaruan Sabtu, 15 Agustus 2026. Data tersebut mencatat penyaluran ke 9 kecamatan dan 21 desa, dengan layanan yang menjangkau 3.509 kepala keluarga atau 10.457 jiwa. Berdasarkan data BPBD Pangandaran yang dirilis pada 15 Agustus 2026, distribusi […]

  • Domba Garut

    Bupati Garut Pastikan Hewan Kurban Sehat, Pasar Andir Diserbu Pembeli

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara embikan domba bersahut-sahutan sejak pagi di Pasar Hewan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (25/5/2026). Di antara aroma rumput basah dan tanah yang masih lembap setelah hujan malam, para pedagang tampak sibuk menarik tali ternak sambil melayani calon pembeli yang terus berdatangan. Sebagian domba berdiri tenang. Sebagian lainnya sesekali meloncat kecil ketika […]

  • kasus ayah gadaikan anak

    Bocah Hilang Tasikmalaya Terungkap, Ayah Kandung Diduga Gadaikan Anak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kasus ayah gadaikan anak di Tasikmalaya terungkap setelah bocah ditemukan di Gresik dan kini dalam pendampingan sosial. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus ayah gadaikan anak kembali memunculkan keprihatinan publik. Dinas Sosial Gresik menemukan bocah laki-laki berusia sekitar tujuh tahun yang dilaporkan hilang oleh ibunya di Tasikmalaya. Bocah itu ternyata dijadikan jaminan pinjaman Rp25 juta oleh ayah […]

  • Rektor Unigal

    Rektor Baru Unigal Temui Bupati Herdiat, Sinergi Ciamis Menguat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rektor Unigal periode 2026–2030, Prof. Dr. Tita Rohita, S.Kep., Ners, M.M., M.Kep., langsung memulai langkah awal kepemimpinannya dengan menemui Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (23/7/2026), bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi sinyal kuat bahwa dunia akademik dan pemerintah daerah ingin berjalan lebih seirama dalam […]

expand_less