Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dari Tari hingga Pantomim, FLS3N Garut Penuh Talenta

Dari Tari hingga Pantomim, FLS3N Garut Penuh Talenta

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ajang FLS3N Garut 2026 resmi dimulai. Sebanyak 371 siswa sekolah dasar dari 42 kecamatan se-Kabupaten Garut unjuk kemampuan seni dan sastra dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut tersebut berlangsung di sejumlah lokasi di Kecamatan Tarogong Kidul dengan suasana meriah dan penuh semangat.

Tahun ini, FLS3N mengusung tema:
“Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.”

Tema itu terasa sangat relevan di tengah era digital yang semakin cepat mengubah kebiasaan anak-anak.

Karena hari ini, ruang ekspresi seni anak tidak lagi hanya ada di layar ponsel.

Tetapi juga kembali hadir di panggung nyata.

Kadisdik Garut Ingin Lahir Bibit Seni Baru

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan, membuka langsung kegiatan tersebut di Aula Pondok Pesantren Al Musaddiyah, Tarogong Kidul.

Dalam sambutannya, Asep menjelaskan bahwa FLS3N merupakan program tahunan resmi dari Kementerian Pendidikan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu cara penting menjaring bakat seni siswa sejak usia dini.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan bibit-bibit seni baru dari siswa SD di Kabupaten Garut, sehingga mereka mampu berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional,” ujar Asep Wawan.

Ia juga mengapresiasi seluruh panitia dan Bidang SD Disdik Garut yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

Belakangan, kegiatan seni sekolah memang mulai kembali mendapat perhatian. Tidak sedikit orang tua mulai menyadari bahwa kemampuan anak tidak selalu hanya terlihat dari nilai akademik di kelas.

Ada anak yang justru lebih percaya diri saat berdiri di atas panggung.

Ada pula yang bakatnya muncul ketika mulai menggambar, mendongeng, atau menari.

Dan itu sering baru terlihat dalam kegiatan seperti FLS3N.

371 Peserta dari 42 Kecamatan Ramaikan FLS3N

Kepala Bidang SD Disdik Garut, Ai Sadidah, menjelaskan seluruh peserta merupakan juara tingkat kecamatan yang berasal dari kelas 3, 4, dan 5 SD.

Total ada 371 peserta yang mengikuti tujuh cabang lomba, yakni:

  • Gambar Bercerita,
  • Menyanyi Solo,
  • Mendongeng,
  • Menulis Cerita,
  • Kriya,
  • Pantomim,
  • dan Seni Tari.

Cabang seni tari menjadi kategori dengan peserta terbanyak, yakni mencapai 102 siswa.

Sementara pantomim diikuti 72 peserta.

Tidak sedikit peserta datang sejak pagi bersama guru dan orang tua mereka.

Ada anak yang terus menghafal dialog mendongeng sambil duduk di lorong aula.

Ada juga yang masih merapikan kostum tari beberapa menit sebelum tampil.

Dan suasananya terasa sangat hidup.

FLS3N Garut

Ratusan siswa SD mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional FLS3N Kabupaten Garut 2026, Kamis (21/5/2026).

Seni Dinilai Penting untuk Membentuk Karakter Anak

Dalam kegiatan tersebut, Disdik Garut menegaskan bahwa FLS3N bukan sekadar perlombaan mencari juara.

Ajang ini juga menjadi sarana membentuk karakter siswa melalui seni dan budaya.

Karena itu, tujuan kegiatan tidak hanya berorientasi prestasi, tetapi juga:

  • membangun kreativitas,
  • meningkatkan rasa percaya diri,
  • menanamkan disiplin,
  • memperkuat sportivitas,
  • serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Menurut panitia, kegiatan seni seperti ini juga membantu siswa melatih kemampuan berpikir kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Hal itu dianggap penting di tengah perubahan dunia pendidikan modern.

Belakangan, anak-anak memang semakin dekat dengan gawai dan media sosial. Namun di sisi lain, banyak sekolah mulai kembali menghidupkan kegiatan seni agar siswa tetap punya ruang berekspresi secara langsung.

Kadang sederhana.

Tetapi dampaknya besar untuk perkembangan mental anak.

FLS3N Jadi Bagian Penguatan Merdeka Belajar

Disdik Garut juga menyebut FLS3N menjadi bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar.

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang:

  • kreatif,
  • inovatif,
  • inklusif,
  • dan berbudaya.

Selain itu, FLS3N juga menjadi sarana penjaringan siswa bertalenta untuk mengikuti kompetisi tingkat lebih tinggi.

Garut sendiri selama beberapa tahun terakhir cukup aktif mengirimkan wakil siswa berbakat ke tingkat provinsi maupun nasional.

Karena itu, FLS3N dianggap sebagai langkah awal menemukan potensi-potensi baru dari sekolah dasar.

Pendidikan Tidak Hanya Soal Nilai Raport

FLS3N tahun ini menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang angka di raport atau hasil ujian.

Tetapi juga tentang keberanian anak tampil di depan umum.

Tentang kreativitas.

Tentang rasa percaya diri.

Dan tentang bagaimana sekolah memberi ruang bagi anak untuk menjadi dirinya sendiri.

Tidak semua anak akan tumbuh menjadi ahli matematika.

Tetapi mungkin ada yang kelak menjadi seniman besar.

Atau pendongeng yang mampu menggerakkan banyak hati.

Karena kadang, masa depan seorang anak tidak mulai dari meja ujian.

Tetapi dari panggung kecil tempat mereka pertama kali berani menunjukkan bakatnya kepada dunia. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gadai anak

    Ayah Gadaikan Anak dan Gagalnya Perlindungan Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kasus ayah gadaikan anak menunjukkan rapuhnya sistem perlindungan sosial dan keadilan keluarga. albadarpost.com, EDITORIAL – Rantai tragedi yang menimpa bocah Tasikmalaya terjadi bukan dalam ruang kosong. Seorang ayah menyerahkan anaknya kepada keluarga di Gresik sebagai jaminan pinjaman Rp25 juta. Tidak ada negosiasi panjang, tidak ada pengawasan negara, dan tidak ada pagar sosial yang […]

  • Kebakaran Lahan Garut

    15 Hektare Kebun Sawit Garut Terbakar, Polisi Turun Tangan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kebakaran lahan Garut kembali menjadi perhatian di tengah musim kemarau. Sedikitnya 15 hektare kebun kelapa sawit di lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Condong Garut hangus dilalap api di Area Afdeling Gataga Blok Cicalung Datar Kolasi, Kampung Tarisi, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Kamis (23/7/2026). Hingga kini, aparat kepolisian […]

  • korupsi pengadaan TIK

    Perspektif: Putusan MA Korupsi Pengadaan TIK dan Dampaknya bagi Sekolah

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Putusan MA soal korupsi pengadaan TIK menegaskan risiko sistemik pengelolaan anggaran pendidikan dasar. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung dalam perkara korupsi pengadaan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) di sekolah dasar Kabupaten Gresik bukan sekadar koreksi vonis pidana. Putusan ini penting karena menyentuh langsung tata kelola anggaran pendidikan dasar—sektor yang menyentuh hak dasar warga dan […]

  • Proyek PLUT Tasikmalaya dugaan korupsi pengadaan

    Kasus PLUT Tasikmalaya: Bukti Digital Terungkap, Kenapa Penegak Hukum Belum Bergerak?

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Indikasi korupsi PLUT Tasikmalaya kembali mencuat ke ruang publik setelah sejumlah bukti digital dalam proses pengadaan proyek revitalisasi PLUT terungkap secara terbuka. Dugaan penyimpangan tersebut tidak hanya mengarah pada praktik tender yang tidak sehat, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar mengenai sikap aparat penegak hukum yang hingga kini belum menunjukkan langkah konkret. […]

  • Hari Anak Nasional Tasikmalaya 2026

    Hari Anak Nasional Tasikmalaya 2026, Pengurus FAD Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH  – Peringatan Hari Anak Nasional Tasikmalaya 2026 menjadi momentum pengukuhan pengurus baru Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2028. Kegiatan tersebut berlangsung di Singaparna, Minggu (30/8/2026). Pengukuhan FAD berlangsung bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Momentum itu sekaligus membawa pesan mengenai pentingnya menyayangi, melindungi, dan membangun masa […]

  • miras Garut

    Warga Keluhkan Miras di Kerkof, Polisi Amankan 50 Botol

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Keluhan warga tentang miras Garut di kawasan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditindaklanjuti polisi melalui patroli pada Sabtu dini hari, 22 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam penjualan minuman keras dan menyita 50 botol miras dari berbagai jenis. Kepala Satuan Samapta Polres Garut AKP […]

expand_less