Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Puluhan Ribu Kursi PTN Kosong, DPR Usul Peserta Cadangan

Puluhan Ribu Kursi PTN Kosong, DPR Usul Peserta Cadangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) setiap tahun berlangsung sangat ketat. Namun, di balik tingginya minat tersebut, kursi PTN kosong justru masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Setelah sebagian peserta dinyatakan lolos seleksi, tidak semuanya melakukan registrasi ulang. Akibatnya, puluhan ribu bangku yang telah disiapkan tidak dapat langsung dimanfaatkan oleh calon mahasiswa lain.

Fenomena bangku PTN tidak terisi inilah yang mendorong Komisi X DPR RI mengusulkan sistem peserta cadangan SNBT. Melalui mekanisme itu, kursi yang ditinggalkan peserta diharapkan bisa segera dialihkan kepada calon mahasiswa berikutnya sesuai urutan peringkat. Meski demikian, DPR RI menegaskan bahwa gagasan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan resmi.

Puluhan Ribu Bangku Terbuang, Daya Tampung Belum Maksimal

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi DPR RI, persoalan ini terjadi dalam jumlah yang cukup besar.

Pada 2025 tercatat sekitar 60.130 kasus yang berkaitan dengan tidak optimalnya pemanfaatan daya tampung perguruan tinggi negeri. Dari angka tersebut, sebanyak 42.315 bangku PTN tidak terisi, sementara 17.815 calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos seleksi.

Data tersebut menunjukkan bahwa persoalan tidak berhenti pada proses seleksi. Ketika peserta memutuskan tidak melanjutkan registrasi, kursi yang sudah dialokasikan belum dapat langsung diberikan kepada peserta lain. Dampaknya, kapasitas yang tersedia di sejumlah PTN tidak termanfaatkan secara penuh.

Kondisi itu menjadi perhatian Komisi X DPR RI karena dinilai mengurangi efektivitas sistem penerimaan mahasiswa baru.

Mengapa Banyak Peserta Tidak Registrasi Ulang?

Komisi X DPR RI mengungkap sejumlah faktor yang diduga memengaruhi keputusan calon mahasiswa untuk tidak melanjutkan proses registrasi.

Sebagian peserta memilih perguruan tinggi kedinasan atau PTKL setelah memperoleh hasil seleksi. Ada pula yang menentukan pilihan lain karena diterima pada program studi atau kampus yang berbeda.

Selain itu, sebagian calon mahasiswa memutuskan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. DPR RI juga masih mendalami kemungkinan adanya kendala ekonomi, termasuk kemampuan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Beragam alasan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan kursi PTN kosong dipengaruhi banyak faktor sehingga membutuhkan solusi yang mampu mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

Sistem Peserta Cadangan Dinilai Bisa Mengurangi Bangku Kosong

Sebagai salah satu alternatif, Komisi X DPR RI mengusulkan sistem peserta cadangan.

Konsepnya sederhana. Ketika peserta yang telah dinyatakan lolos memilih mengundurkan diri atau tidak melakukan registrasi ulang, kursi yang kosong dapat langsung diberikan kepada peserta berikutnya sesuai urutan peringkat hasil seleksi.

Menurut Komisi X, mekanisme tersebut berpotensi mengurangi jumlah bangku yang tidak terisi sekaligus membantu mengoptimalkan daya tampung perguruan tinggi negeri.

Anggota Komisi X DPR RI, Dedi Wahidi, menilai kursi yang telah tersedia sebaiknya tidak dibiarkan kosong apabila masih terdapat peserta lain yang memenuhi syarat.

“Jadi kalau ada yang mengundurkan diri, tidak daftar ulang karena diterima di perguruan tinggi lain, langsung diisi, tidak perlu tes ulang. Tidak boleh membiarkan kursi kosong,” ujar Dedi Wahidi.

Usulan Masih Dikaji, Belum Menjadi Kebijakan

Komisi X DPR RI menegaskan bahwa usulan tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

Kajian akan difokuskan pada kepastian hukum, mekanisme pelaksanaan, serta kesesuaiannya dengan sistem Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dengan demikian, hingga saat ini belum ada keputusan yang menetapkan penerapan sistem peserta cadangan dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Meski belum menjadi kebijakan, usulan tersebut mulai memunculkan diskusi mengenai cara memanfaatkan daya tampung perguruan tinggi secara lebih efektif tanpa harus mengubah prinsip seleksi yang sudah berjalan.

Bagi calon mahasiswa, pembahasan ini menjadi perkembangan yang patut diikuti karena berkaitan dengan peluang pemanfaatan kursi yang sebelumnya tidak terisi.

Setiap tahun, ribuan calon mahasiswa bersaing memperebutkan satu kursi di PTN. Karena itu, setiap bangku yang akhirnya kosong bukan sekadar angka dalam statistik, melainkan peluang pendidikan yang belum sempat dimanfaatkan. Kini, publik menunggu apakah usulan peserta cadangan akan menjadi solusi nyata atau tetap berhenti sebagai wacana. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi tenaga medis memberikan suntikan kepada pasien saat bulan Ramadhan terkait hukum suntik saat puasa

    Suntikan Medis Saat Puasa, Batal atau Tidak?

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 189
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang suntik membatalkan puasa sering muncul setiap bulan Ramadhan. Banyak orang bertanya apakah suntikan saat puasa, injeksi medis, atau obat suntik ketika berpuasa dapat membatalkan ibadah puasa seseorang. Pertanyaan ini sangat wajar. Sebab di era modern, prosedur medis seperti suntik vitamin, obat, atau vaksin semakin umum dilakukan. Namun umat Islam […]

  • SE Nomor 7 Tahun 2026

    Saat Guru Honorer Cemas, Mendikdasmen Keluarkan Surat Penting Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Pagi itu ruang guru di sebuah sekolah negeri pinggiran Tasikmalaya belum terlalu ramai. Beberapa kursi masih kosong. Di sudut ruangan, seorang guru honorer tampak sibuk memeriksa buku tugas siswa sambil sesekali membuka telepon genggamnya. Ia sedang membaca kabar tentang SE Nomor 7 Tahun 2026. Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu […]

  • Rekaman CCTV pelaku pencurian yang membobol Toko Naura di Tasikmalaya hingga akhirnya diamankan Satreskrim Polres Tasikmalaya.

    Terekam CCTV, Pemuda Ini Ditangkap Polisi Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Sebuah rekaman kamera pengawas kembali membuktikan perannya dalam mengungkap tindak kejahatan. Kali ini, kasus CCTV bobol toko menjadi sorotan setelah seorang pemuda berinisial RPK (24) diduga melakukan pencurian dengan pemberatan di Toko Naura yang berada di Jalan Raya Tasikmalaya-Karangnunggal, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaku diduga membawa kabur uang yang tersimpan di […]

  • Mobil Daihatsu Sigra abu-abu terparkir di Jalan KHZ Mustofa Tasikmalaya saat polisi melakukan olah TKP penemuan jenazah anggota polisi.

    Fakta Baru! Pria Meninggal Dalam Mobil di KHZ Mustofa Seorang Polisi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pagi di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah tegang pada Kamis, 30 April 2026. Warga yang sejak subuh penasaran dengan sebuah mobil Daihatsu Sigra abu-abu akhirnya dikejutkan fakta memilukan. Pria yang ditemukan meninggal di dalam mobil tersebut ternyata seorang anggota polisi aktif dari Polsek Langensari Kota Banjar. Korban diketahui […]

  • A400M Indonesia

    Indonesia Makin Kuat! A400M Kedua Resmi Hadir, Ini Dampaknya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kedatangan A400M Indonesia kembali menjadi sorotan setelah unit kedua resmi diterima. Pesawat angkut berat ini, atau dikenal juga sebagai pesawat militer A400M dan angkut udara strategis Indonesia, langsung memperkuat mobilitas nasional dalam berbagai skenario penting—baik militer maupun kemanusiaan. Pengumuman dari Airbus Defence menegaskan bahwa Indonesia kini semakin serius membangun kekuatan udara […]

  • Pemilihan BPD Kujangsari

    Demokrasi Desa Memanas, 31 Kandidat Ramaikan Pemilihan BPD Kujangsari

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 180
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana demokrasi desa terasa hidup dalam Pemilihan BPD Kujangsari periode 2026–2034 yang berlangsung meriah di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Pemilihan BPD Kujangsari langsung menarik perhatian warga karena menghadirkan 31 calon anggota Badan Permusyawaratan Desa yang memperebutkan tujuh kursi keterwakilan. Sejak pagi, warga mulai berdatangan dari berbagai dusun. Sebagian datang […]

expand_less