Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Puluhan Ribu Kursi PTN Kosong, DPR Usul Peserta Cadangan

Puluhan Ribu Kursi PTN Kosong, DPR Usul Peserta Cadangan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) setiap tahun berlangsung sangat ketat. Namun, di balik tingginya minat tersebut, kursi PTN kosong justru masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan. Setelah sebagian peserta dinyatakan lolos seleksi, tidak semuanya melakukan registrasi ulang. Akibatnya, puluhan ribu bangku yang telah disiapkan tidak dapat langsung dimanfaatkan oleh calon mahasiswa lain.

Fenomena bangku PTN tidak terisi inilah yang mendorong Komisi X DPR RI mengusulkan sistem peserta cadangan SNBT. Melalui mekanisme itu, kursi yang ditinggalkan peserta diharapkan bisa segera dialihkan kepada calon mahasiswa berikutnya sesuai urutan peringkat. Meski demikian, DPR RI menegaskan bahwa gagasan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan resmi.

Puluhan Ribu Bangku Terbuang, Daya Tampung Belum Maksimal

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi DPR RI, persoalan ini terjadi dalam jumlah yang cukup besar.

Pada 2025 tercatat sekitar 60.130 kasus yang berkaitan dengan tidak optimalnya pemanfaatan daya tampung perguruan tinggi negeri. Dari angka tersebut, sebanyak 42.315 bangku PTN tidak terisi, sementara 17.815 calon mahasiswa tidak melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos seleksi.

Data tersebut menunjukkan bahwa persoalan tidak berhenti pada proses seleksi. Ketika peserta memutuskan tidak melanjutkan registrasi, kursi yang sudah dialokasikan belum dapat langsung diberikan kepada peserta lain. Dampaknya, kapasitas yang tersedia di sejumlah PTN tidak termanfaatkan secara penuh.

Kondisi itu menjadi perhatian Komisi X DPR RI karena dinilai mengurangi efektivitas sistem penerimaan mahasiswa baru.

Mengapa Banyak Peserta Tidak Registrasi Ulang?

Komisi X DPR RI mengungkap sejumlah faktor yang diduga memengaruhi keputusan calon mahasiswa untuk tidak melanjutkan proses registrasi.

Sebagian peserta memilih perguruan tinggi kedinasan atau PTKL setelah memperoleh hasil seleksi. Ada pula yang menentukan pilihan lain karena diterima pada program studi atau kampus yang berbeda.

Selain itu, sebagian calon mahasiswa memutuskan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. DPR RI juga masih mendalami kemungkinan adanya kendala ekonomi, termasuk kemampuan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Beragam alasan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan kursi PTN kosong dipengaruhi banyak faktor sehingga membutuhkan solusi yang mampu mengakomodasi kepentingan seluruh pihak.

Sistem Peserta Cadangan Dinilai Bisa Mengurangi Bangku Kosong

Sebagai salah satu alternatif, Komisi X DPR RI mengusulkan sistem peserta cadangan.

Konsepnya sederhana. Ketika peserta yang telah dinyatakan lolos memilih mengundurkan diri atau tidak melakukan registrasi ulang, kursi yang kosong dapat langsung diberikan kepada peserta berikutnya sesuai urutan peringkat hasil seleksi.

Menurut Komisi X, mekanisme tersebut berpotensi mengurangi jumlah bangku yang tidak terisi sekaligus membantu mengoptimalkan daya tampung perguruan tinggi negeri.

Anggota Komisi X DPR RI, Dedi Wahidi, menilai kursi yang telah tersedia sebaiknya tidak dibiarkan kosong apabila masih terdapat peserta lain yang memenuhi syarat.

“Jadi kalau ada yang mengundurkan diri, tidak daftar ulang karena diterima di perguruan tinggi lain, langsung diisi, tidak perlu tes ulang. Tidak boleh membiarkan kursi kosong,” ujar Dedi Wahidi.

Usulan Masih Dikaji, Belum Menjadi Kebijakan

Komisi X DPR RI menegaskan bahwa usulan tersebut masih memerlukan pembahasan lebih lanjut.

Kajian akan difokuskan pada kepastian hukum, mekanisme pelaksanaan, serta kesesuaiannya dengan sistem Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Dengan demikian, hingga saat ini belum ada keputusan yang menetapkan penerapan sistem peserta cadangan dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Meski belum menjadi kebijakan, usulan tersebut mulai memunculkan diskusi mengenai cara memanfaatkan daya tampung perguruan tinggi secara lebih efektif tanpa harus mengubah prinsip seleksi yang sudah berjalan.

Bagi calon mahasiswa, pembahasan ini menjadi perkembangan yang patut diikuti karena berkaitan dengan peluang pemanfaatan kursi yang sebelumnya tidak terisi.

Setiap tahun, ribuan calon mahasiswa bersaing memperebutkan satu kursi di PTN. Karena itu, setiap bangku yang akhirnya kosong bukan sekadar angka dalam statistik, melainkan peluang pendidikan yang belum sempat dimanfaatkan. Kini, publik menunggu apakah usulan peserta cadangan akan menjadi solusi nyata atau tetap berhenti sebagai wacana. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran AS Pakistan diplomasi

    Iran–AS Gelar Diplomasi di Pakistan, Ini Alasan Indonesia Tidak Terlibat

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Iran AS Pakistan diplomasi kembali menjadi sorotan internasional setelah Pakistan resmi menjadi tuan rumah pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington. Isu Iran AS diplomasi di Pakistan ini memunculkan tanda tanya besar di panggung global: mengapa Pakistan yang dipilih, sementara negara-negara netral seperti Indonesia justru tidak masuk dalam skema perundingan? Keputusan […]

  • Perguruan Tinggi Jawa Barat

    Perguruan Tinggi Jawa Barat Catat Penyerapan Lulusan Tertinggi di Industri 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Perguruan Tinggi Jawa Barat mencatat tingkat penyerapan lulusan tertinggi, didorong jejaring industri dan kualitas akademik. albadarpost.com, PELITA – Di tengah persaingan ketenagakerjaan yang makin ketat, Perguruan Tinggi Jawa Barat menunjukkan posisi penting dalam mempersiapkan lulusan yang cepat terserap industri. Data QS World University Rankings (QS WUR) 2026 memperlihatkan bahwa empat perguruan tinggi negeri di provinsi […]

  • Penolakan Visa Atlet Israel

    Penolakan Visa Atlet Israel: Indonesia Dapat Dukungan FIG, Siap Hadapi Gugatan ke CAS

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    FIG mendukung Indonesia atas penolakan visa atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025, meski digugat ke CAS oleh Federasi Israel. Indonesia Tegas Tolak Visa Atlet Israel albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Indonesia menegaskan sikapnya menolak penerbitan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada 19–25 Oktober mendatang. […]

  • mobilitas wisman Jawa Barat

    BPS Jabar Ungkap Pergeseran Mobilitas Wisman Jawa Barat ke Whoosh

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BPS Jabar mencatat mobilitas wisman bergeser dari Bandara Kertajati ke kereta cepat Whoosh sepanjang 2025. albadarpost.com, LENSA — Perubahan arus wisatawan mancanegara menuju Jawa Barat semakin jelas, dan bukan lagi berpusat pada jalur udara. Data Badan Pusat Statistik provinsi menunjukkan wisatawan asing kini lebih banyak masuk lewat moda kereta cepat Whoosh dibanding Bandara Internasional Jawa […]

  • penyelundupan manusia

    Terungkap! Indonesia Jadi Jalur Penyelundupan Manusia ke Australia

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus penyelundupan manusia kembali mencuat dan langsung memantik perhatian publik. Aparat mengungkap dugaan praktik pengiriman manusia secara ilegal ke Australia dengan memanfaatkan Indonesia sebagai jalur transit. Dalam perkara ini, tiga warga negara Pakistan diduga berperan aktif mengatur pergerakan korban dari awal hingga rencana keberangkatan. Informasi ini muncul setelah Direktorat Jenderal Imigrasi […]

  • buruh migran

    9 Realitas Hidup Buruh Migran di Luar Negeri yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Buruh migran sering dipandang sebagai pahlawan devisa, tetapi realitas buruh migran di luar negeri tidak selalu seindah cerita sukses yang beredar. Banyak kisah, pekerja migran, hingga tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menyimpan sisi pahit, tekanan mental, dan pengorbanan besar yang jarang diketahui publik. Artikel ini membongkar fakta tersembunyi yang selama ini luput […]

expand_less