Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Penolakan Visa Atlet Israel: Indonesia Dapat Dukungan FIG, Siap Hadapi Gugatan ke CAS

Penolakan Visa Atlet Israel: Indonesia Dapat Dukungan FIG, Siap Hadapi Gugatan ke CAS

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

FIG mendukung Indonesia atas penolakan visa atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025, meski digugat ke CAS oleh Federasi Israel.


Indonesia Tegas Tolak Visa Atlet Israel

albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Indonesia menegaskan sikapnya menolak penerbitan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada 19–25 Oktober mendatang. Langkah ini menuai reaksi keras dari Federasi Senam Israel, yang langsung mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) di Swiss.

Dalam pernyataan resminya, pihak Israel menyebut penolakan visa atlet Israel sebagai tindakan yang “melanggar integritas olahraga internasional” dan “tidak dapat diterima.” Mereka bahkan menyiapkan langkah hukum untuk memaksa partisipasi para atlet, termasuk peraih emas Olimpiade, Artem Dolgopyat.

“Kami menilai keputusan ini tidak pantas dan berbahaya bagi integritas olahraga dunia. Kami akan menempuh segala jalur hukum untuk memperjuangkannya,” tulis Federasi Senam Israel dalam keterangan tertulisnya.

Meskipun digugat ke CAS, pemerintah Indonesia mendapat dukungan resmi dari Federasi Gimnastik Internasional (FIG). FIG menilai keputusan Indonesia sejalan dengan aturan kompetisi dan tidak melanggar prinsip penyelenggaraan olahraga global.


FIG Dukung Langkah Pemerintah Indonesia

Ketua Umum Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), Ita Yuliati, mengonfirmasi bahwa FIG telah menyampaikan dukungan secara langsung melalui surat dan sambungan telepon resmi pada Jumat (10/10/2025). Dukungan itu menegaskan bahwa keputusan pemerintah Indonesia telah melalui koordinasi yang sah antara FGI dan FIG.

“Pagi ini FIG menghubungi kami secara resmi untuk menyatakan dukungan terhadap keputusan pemerintah Indonesia,” ujar Ita dalam konferensi pers di Jakarta.
“Kami sudah berkoordinasi jauh hari dengan FIG, mengantisipasi kemungkinan kontroversi karena posisi politik luar negeri Indonesia terhadap Israel,” lanjutnya.

Menurut Ita, koordinasi intensif antara panitia lokal, FIG, dan pemerintah dilakukan agar kejuaraan dunia tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi pedoman diplomasi Indonesia.

“Ini adalah ajang resmi FIG, dan kami memastikan pelaksanaan di Jakarta tetap mengikuti regulasi internasional tanpa melanggar kebijakan nasional,” kata Ita.


Indonesia Siap Hadapi Gugatan ke CAS

Menanggapi langkah Israel membawa kasus penolakan visa atlet Israel ke CAS, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa pemerintah siap menghadapi konsekuensi hukum internasional.
“Kami sudah mengetahui adanya rencana banding Federasi Senam Israel ke CAS,” ujar Erick melalui pernyataan di situs resmi Kemenpora RI.

Erick menegaskan, keputusan Indonesia bukan tindakan sepihak, tetapi hasil konsultasi bersama FIG dan FGI.

“Kami menghadapi gugatan ini dengan terhormat. Pemerintah tetap konsisten menolak penerbitan visa bagi tim Israel sesuai arahan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia menambahkan, keputusan ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan sportivitas tanpa mengorbankan prinsip politik luar negeri.

“Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berpegang pada prinsip bebas aktif, tetapi juga memihak pada keadilan global dan nilai kemanusiaan,” kata Erick.


FIG: Indonesia Tak Langgar Regulasi Olahraga Dunia

Federasi Gimnastik Internasional (FIG) dalam surat resminya menilai bahwa penolakan visa atlet Israel tidak melanggar ketentuan penyelenggaraan turnamen. Bahkan, FIG menjadi pihak pertama yang mengusulkan agar visa atlet Israel tidak diterbitkan demi menjaga keamanan peserta dan stabilitas penyelenggaraan acara.

Dalam dokumen yang juga dikonfirmasi oleh pihak imigrasi Indonesia, FIG menyebut keputusan pemerintah “selaras dengan prinsip keselamatan, ketertiban, dan kredibilitas ajang dunia.”

“Kami menghargai langkah pemerintah Indonesia yang mengutamakan keamanan semua pihak,” bunyi pernyataan resmi FIG.

Sumber internal FIG yang dikutip beberapa media internasional menyebut bahwa permintaan penundaan visa ini juga mempertimbangkan potensi aksi demonstrasi dan ancaman keamanan selama ajang berlangsung di Jakarta Convention Center.


Solidaritas untuk Palestina dan Prinsip Politik Luar Negeri

Kebijakan penolakan visa atlet Israel tidak bisa dilepaskan dari sikap konsisten Indonesia yang belum menjalin hubungan diplomatik dengan Tel Aviv. Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali hal ini dalam pidatonya di Sidang Umum PBB 2025:
“Indonesia tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel sebelum Palestina memperoleh kemerdekaan penuh.”

Dukungan terhadap keputusan pemerintah datang dari berbagai elemen masyarakat, organisasi keagamaan, dan tokoh publik. Mereka menilai penolakan visa sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi Yusril Ihza Mahendra juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengubah sikapnya.

“Kebijakan ini berdasar pada konstitusi dan prinsip politik luar negeri Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan,” ujarnya.


Kesimpulan

Langkah Indonesia menolak visa bagi atlet Israel pada ajang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 memperlihatkan keseimbangan antara prinsip politik luar negeri dan tata kelola olahraga internasional.
Dukungan resmi dari FIG memperkuat posisi Indonesia di mata dunia, sekaligus menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya soal diplomasi, tetapi juga komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan sportivitas sejati.


Penutup

Indonesia teguh menolak visa atlet Israel, mendapat dukungan FIG, dan siap menghadapi gugatan ke CAS demi prinsip kemanusiaan dan sportivitas. (AlbadarPost/DAS)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melantik pengurus DPC IPeKB Kabupaten Tasikmalaya periode 2025-2029 di Pendopo Baru.

    Bupati Cecep Tegaskan Peran Strategis Penyuluh KB untuk Selamatkan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Jumat pagi, tampak lebih sibuk dibanding hari biasa. Sejumlah tamu undangan mulai berdatangan sejak pagi dengan mengenakan pakaian formal. Di beberapa kursi bagian depan, para pengurus yang akan dilantik terlihat sesekali berbincang sambil merapikan berkas pelantikan. Di lokasi itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, melantik dan […]

  • donasi Sumatera

    Penggalangan Donasi Sumatera di Bengkulu Capai Rp4,3 Miliar

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Pemprov Bengkulu menggalang donasi Sumatera dan melelang atribut Rhoma Irama untuk bantuan bencana. albadarpost.com, PELITA – Upaya penggalangan donasi Sumatera oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat setelah rangkaian bencana melanda tiga wilayah di pulau itu. Pemerintah daerah menggelar tabligh akbar yang menghadirkan musisi senior Rhoma Irama, yang ikut menyumbang dengan melelang jas dan perlengkapan pribadinya. […]

  • Ilustrasi pemeriksaan KPK terhadap dugaan aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat dalam kasus Bank BJB

    Pemeriksaan Ridwan Kamil dan Peran Asisten Pribadi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 212
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa asisten pribadi Ridwan Kamil memunculkan berbagai tafsir di ruang publik. Namun jika ditarik ke konteks hukum dan tata kelola kekuasaan, langkah tersebut justru menunjukkan pola penyidikan yang lazim dalam perkara korupsi berskala besar. Pemeriksaan Ridwan Kamil tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari upaya menelusuri […]

  • Steak, pasta creamy, dan ayam mentega sebagai contoh masakan resto rumahan yang tampak mewah namun dibuat di dapur rumah.

    Masakan Resto Rumahan, Mewah tapi Hemat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan resto rumahan kini menjadi pilihan banyak keluarga karena mampu menghadirkan rasa premium tanpa harga tinggi. Tren resep restoran versi rumah atau menu ala kafe buatan sendiri semakin populer, terutama ketika harga makan di luar terus naik. Karena itu, banyak orang mulai beralih ke dapur sendiri untuk menciptakan hidangan elegan dengan biaya […]

  • Doa Belum Dikabulkan

    Mengapa Doa Lama Dikabulkan? Hikmahnya Mengejutkan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 223
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pukul 22.47 WIB. Layar ponsel kembali menyala di atas meja yang dipenuhi tagihan listrik, buku agenda, dan secangkir kopi yang mulai dingin. Sebuah pesan masuk dari grup keluarga. “Alhamdulillah, akhirnya diterima kerja.” Beberapa menit kemudian muncul foto lain. Seorang sepupu mengunggah momen akad nikah. Di grup kantor, seseorang membagikan kabar promosi jabatan. […]

  • Tangkap begal

    Dedi Mulyadi: Tangkap Begal, Serahkan Hidup ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hadiah hingga Rp50 juta bagi warga yang membantu tangkap begal langsung menjadi perhatian publik. Namun, bagi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, nominal hadiah bukanlah pesan utama. Ia justru menegaskan satu syarat yang tidak boleh diabaikan, yakni pelaku begal harus diserahkan kepada kepolisian dalam keadaan hidup agar dapat diproses sesuai hukum yang […]

expand_less