Di Balik Pertemuan TNI-Polri, Ada Pesan untuk Warga
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han menerima kunjungan dari Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H dan Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, S.H., S.I.K., M.H., Selasa (14/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – TNI Polri Tasikmalaya kembali menunjukkan bahwa menjaga keamanan daerah tidak hanya dilakukan melalui patroli, operasi, atau penegakan hukum. Di balik pertemuan hangat antara jajaran Kodim 0612 Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, dan Polresta Tasikmalaya pada Selasa (14/7/2026), tersimpan pesan yang jauh lebih penting: stabilitas daerah lahir dari komunikasi, kepercayaan, dan sinergi yang terus dirawat.
Pesan itulah yang mengemuka dalam silaturahmi di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya. Pertemuan tersebut dihadiri Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H, Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama dari masing-masing institusi.
Sekilas, agenda itu tampak seperti kunjungan biasa. Namun, di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, komunikasi lintas institusi justru menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Satu Meja, Satu Komitmen Menjaga Tasikmalaya
Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.10 WIB tersebut diikuti sekitar 25 peserta dari unsur Kodim 0612/Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kabupaten, dan Polresta Tasikmalaya.
Suasana berlangsung hangat sejak awal. Para pejabat saling memperkenalkan diri, berbincang dalam suasana akrab, kemudian mengakhiri pertemuan dengan foto bersama. Meski sederhana, rangkaian itu mencerminkan hubungan kerja yang dibangun di atas rasa saling percaya.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, koordinasi antarlembaga menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Sebab, setiap persoalan di masyarakat sering kali membutuhkan respons yang cepat, tepat, dan melibatkan lebih dari satu institusi.
Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menegaskan bahwa komunikasi yang intensif menjadi kunci utama dalam memperkuat soliditas.
“Kami terus memperkuat koordinasi dan soliditas. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi permasalahan bisa diantisipasi lebih cepat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa membangun keamanan tidak selalu dimulai ketika masalah muncul. Sebaliknya, keamanan justru lahir dari upaya mencegah persoalan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Mengapa Sinergi TNI-Polri Penting Bagi Masyarakat?
Bagi masyarakat, pertemuan seperti ini mungkin terlihat sebagai agenda internal. Padahal, dampaknya jauh lebih luas.
Ketika TNI dan Polri memiliki komunikasi yang kuat, koordinasi di lapangan menjadi lebih efektif. Penanganan persoalan keamanan dapat berlangsung lebih cepat karena masing-masing institusi memiliki pemahaman dan tujuan yang sama.
Sinergi tersebut juga memperkuat kepercayaan publik. Warga akan merasa lebih tenang ketika melihat aparat bekerja dalam semangat kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri.
Karena itu, silaturahmi bukan sekadar tradisi. Ia menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, bertukar informasi, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan wilayah.
Hal senada juga disampaikan jajaran Polres Tasikmalaya Kabupaten dan Polresta Tasikmalaya. Kehadiran kedua institusi tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk terus mendukung pelaksanaan tugas di lapangan melalui kerja sama yang erat.
Keamanan Daerah Dibangun Setiap Hari
Keamanan bukan hasil kerja satu malam.
Kondusivitas juga tidak tercipta hanya karena banyaknya personel yang bertugas.
Sebaliknya, situasi yang aman lahir dari komunikasi yang terus dijaga, koordinasi yang berjalan tanpa sekat, dan kepercayaan yang tumbuh di antara seluruh unsur pengamanan.
Itulah pesan yang ingin ditegaskan melalui pertemuan di Makodim 0612/Tasikmalaya.
Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis, aparat keamanan menyadari bahwa tantangan ke depan tidak bisa dihadapi sendiri. Oleh karena itu, sinergi menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga stabilitas wilayah.
Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai potensi gangguan dapat dipetakan lebih awal sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Lebih dari Sekadar Silaturahmi
Pertemuan ini memang berlangsung kurang dari dua jam. Namun, maknanya jauh melampaui durasi kegiatan.
Bagi TNI dan Polri, silaturahmi menjadi cara merawat soliditas antarlembaga.
Bagi masyarakat, pertemuan tersebut memberikan kepastian bahwa aparat keamanan terus memperkuat koordinasi demi menjaga ketenteraman di wilayah Tasikmalaya.
Karena pada akhirnya, keamanan bukan hanya tugas aparat. Keamanan merupakan hasil dari kolaborasi yang melibatkan pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
Semakin kuat sinergi itu dijaga, semakin besar pula peluang Tasikmalaya tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan nyaman untuk seluruh masyarakat.
Masyarakat mungkin hanya melihat satu foto kebersamaan TNI dan Polri. Namun, di balik jabat tangan itu tersimpan komitmen yang jauh lebih besar: menjaga agar warga dapat beraktivitas dengan tenang, anak-anak bersekolah tanpa rasa khawatir, dan Tasikmalaya tetap berdiri sebagai rumah yang aman bagi semua. Karena keamanan sejati tidak lahir saat masalah muncul, melainkan ketika kebersamaan terus dirawat sebelum persoalan datang. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar