Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 192
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya membuat dua pelajar luka serius dan memicu sorotan pada keamanan jalan kota.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dua remaja di Kota Tasikmalaya mengalami luka serius usai menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang bermotor, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya rasa aman warga, khususnya pelajar, di ruang publik pada jam rawan. Aparat kepolisian kini turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif serangan.

Korban diketahui berinisial MA (17), warga Kecamatan Cibeureum, dan FA (17), warga Kecamatan Kawalu. Keduanya merupakan pelajar SMK dan hingga Minggu (14/12/2025) masih menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita.

Kronologi Awal Kejadian

Insiden penganiayaan remaja ini terjadi di Jalan Tamansari, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula sejak Sabtu malam.

Nisa Maulani, kakak korban MA, menjelaskan bahwa adiknya berpamitan dari rumah pada Sabtu petang dengan alasan menginap di rumah seorang teman di wilayah Tamansari. Namun, pada dini hari, MA bersama FA keluar rumah untuk membeli rokok di kawasan Gobras.

“Menurut pengakuan adik saya, mereka keluar sebentar untuk beli rokok ke warung dekat tanjakan Gobras,” ujar Nisa, Minggu.

Dalam perjalanan pulang, keduanya merasa diikuti oleh sekelompok orang yang menggunakan tiga unit sepeda motor. Dua di antaranya motor matic, sementara satu lainnya jenis bebek sport.

Penganiayaan Remaja di Jalan Tamansari

Saat berada di sekitar Jalan Tamansari, kawanan tersebut langsung menghadang korban. Serangan terjadi secara cepat dan brutal. Salah satu korban dilempari batu hingga terjatuh dari sepeda motor, lalu dikeroyok secara bergantian.

“Adik saya dipepet, dilempar batu sampai jatuh. Setelah jatuh, dikeroyok pakai alat. Lokasinya dekat Bakso 55,” kata Nisa.

Akibat serangan itu, MA mengalami patah tulang. Sementara FA mengalami cedera lebih berat. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, FA mengalami gegar otak setelah terkena lemparan batu dan pengeroyokan.

Menurut keterangan korban, para pelaku tidak mengenakan atribut atau simbol tertentu yang mengarah pada identitas geng motor. Namun, pola serangan berkelompok, penggunaan sepeda motor, dan tindakan kekerasan acak menguatkan dugaan aksi kelompok bermotor.

Setelah memastikan korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Kondisi Korban dan Respons Keluarga

Hingga Minggu siang, kedua korban masih menjalani perawatan intensif. Keluarga korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Polisi Australia Tindak Penembakan Sydney Saat Perayaan Hanukkah

Kasus ini menjadi pukulan psikologis bagi keluarga. Selain trauma fisik, kekerasan tersebut meninggalkan dampak mental yang tidak kecil bagi korban yang masih berusia di bawah 18 tahun.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Tamansari AKP Nuraeni membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota.

“Kejadian penganiayaan itu masih dalam penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti,” ujar Nuraeni.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus. Pengamanan di wilayah rawan pada jam dini hari disebut akan menjadi perhatian khusus.

Dampak Sosial dan Rasa Aman Warga

Kasus penganiayaan remaja ini kembali mengangkat persoalan keamanan jalanan di Kota Tasikmalaya. Warga menilai kekerasan acak di ruang publik tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga membebani masyarakat dengan rasa takut berkepanjangan.

Bagi pelajar, jalanan pada malam hingga dini hari kian dipersepsikan sebagai ruang berisiko. Tanpa pengawasan dan patroli yang konsisten, biaya sosial dari kekerasan semacam ini ditanggung langsung oleh warga dan keluarga korban.

Penganiayaan terhadap dua pelajar di Tamansari menjadi peringatan keras bahwa keamanan publik tidak bisa dianggap remeh. Pengungkapan pelaku secara cepat dan transparan menjadi kunci untuk memulihkan rasa aman warga dan mencegah kekerasan serupa terulang di Kota Tasikmalaya.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya menambah daftar kekerasan jalanan dan mendesak penguatan keamanan publik di wilayah kota. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lomba Content Creator Harkopnas 2026

    Lomba Content Creator Harkopnas 2026 Resmi Dibuka

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Lomba Content Creator Harkopnas 2026 resmi menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas). Melalui kompetisi kreatif bertema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Kementerian Koperasi mengajak masyarakat menghasilkan karya edukatif yang mengangkat nilai, peran, dan manfaat koperasi di Indonesia. Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat luas, mulai dari pelajar, mahasiswa, kreator konten, […]

  • Strategi branding sekolah untuk membangun kepercayaan publik dan daya saing pendidikan nasional

    Branding Sekolah dan Tanggung Jawab Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah meningkatnya persaingan dunia pendidikan, sekolah tidak lagi cukup berperan sebagai ruang transfer pengetahuan. Kini, masyarakat menuntut lebih dari sekadar capaian akademik. Selain mutu pembelajaran, orang tua juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter, kejelasan arah pendidikan, serta nilai-nilai yang ditanamkan. Oleh karena itu, situasi ini menandai perubahan mendasar dalam cara […]

  • Suasana jamaah Muslim berdoa setelah salat Idul Adha di halaman masjid dengan nuansa pagi yang khusyuk

    Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 227
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai terdengar sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, gema pengeras suara masjid kadang mulai sedikit pecah menjelang dini hari karena dipakai terus-menerus sejak malam takbiran. Sementara di halaman masjid, plastik kresek daging mulai disusun panitia di dekat meja pembagian kurban. Namun di tengah suasana itu, banyak umat Islam […]

  • Data perbandingan skor IDSD 2025 Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan 12 pilar penilaian.

    IDSD 2025 Bicara: Kota Tasikmalaya Unggul, Kabupaten Harus Gaspol

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 206
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rilis IDSD 2025 atau Indeks Desa dan Daerah 2025 langsung memantik perhatian publik Tasikmalaya. Data terbaru itu memperlihatkan jarak yang tidak kecil antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. Kota membukukan skor 4,05, sementara kabupaten bertahan di angka 3,52. Adapun rata-rata nasional berada di 3,50. Angka tersebut bukan sekadar statistik tahunan. Sebaliknya, […]

  • Curanmor Tasikmalaya

    Lima Motor Diamankan, Polisi Tasikmalaya Ungkap Jaringan Curanmor

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus curanmor Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya kewaspadaan masyarakat terhadap pencurian kendaraan bermotor, Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap sembilan kasus curanmor dalam pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026 yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut, Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mengamankan tiga tersangka, termasuk satu pelaku […]

  • Ilustrasi Nusaibah binti Ka’ab mengangkat pedang melindungi Rasulullah di medan Perang Uhud dengan latar pasukan

    Nusaibah binti Ka’ab: Saat Seorang Wanita Jadi Perisai Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Debu Perang Uhud belum mengendap ketika situasi berubah menjadi kacau. Sebagian pasukan mundur, barisan terpecah, dan ancaman datang dari segala arah. Di tengah kekacauan itu, Nusaibah binti Ka’ab melangkah maju. Pejuang wanita Islam ini tidak bersembunyi. Ia justru berdiri paling dekat dengan Rasulullah SAW, mengangkat pedang, lalu menghadang serangan demi serangan. Kisah […]

expand_less