Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya membuat dua pelajar luka serius dan memicu sorotan pada keamanan jalan kota.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dua remaja di Kota Tasikmalaya mengalami luka serius usai menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang bermotor, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya rasa aman warga, khususnya pelajar, di ruang publik pada jam rawan. Aparat kepolisian kini turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif serangan.

Korban diketahui berinisial MA (17), warga Kecamatan Cibeureum, dan FA (17), warga Kecamatan Kawalu. Keduanya merupakan pelajar SMK dan hingga Minggu (14/12/2025) masih menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita.

Kronologi Awal Kejadian

Insiden penganiayaan remaja ini terjadi di Jalan Tamansari, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula sejak Sabtu malam.

Nisa Maulani, kakak korban MA, menjelaskan bahwa adiknya berpamitan dari rumah pada Sabtu petang dengan alasan menginap di rumah seorang teman di wilayah Tamansari. Namun, pada dini hari, MA bersama FA keluar rumah untuk membeli rokok di kawasan Gobras.

“Menurut pengakuan adik saya, mereka keluar sebentar untuk beli rokok ke warung dekat tanjakan Gobras,” ujar Nisa, Minggu.

Dalam perjalanan pulang, keduanya merasa diikuti oleh sekelompok orang yang menggunakan tiga unit sepeda motor. Dua di antaranya motor matic, sementara satu lainnya jenis bebek sport.

Penganiayaan Remaja di Jalan Tamansari

Saat berada di sekitar Jalan Tamansari, kawanan tersebut langsung menghadang korban. Serangan terjadi secara cepat dan brutal. Salah satu korban dilempari batu hingga terjatuh dari sepeda motor, lalu dikeroyok secara bergantian.

“Adik saya dipepet, dilempar batu sampai jatuh. Setelah jatuh, dikeroyok pakai alat. Lokasinya dekat Bakso 55,” kata Nisa.

Akibat serangan itu, MA mengalami patah tulang. Sementara FA mengalami cedera lebih berat. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, FA mengalami gegar otak setelah terkena lemparan batu dan pengeroyokan.

Menurut keterangan korban, para pelaku tidak mengenakan atribut atau simbol tertentu yang mengarah pada identitas geng motor. Namun, pola serangan berkelompok, penggunaan sepeda motor, dan tindakan kekerasan acak menguatkan dugaan aksi kelompok bermotor.

Setelah memastikan korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Kondisi Korban dan Respons Keluarga

Hingga Minggu siang, kedua korban masih menjalani perawatan intensif. Keluarga korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Polisi Australia Tindak Penembakan Sydney Saat Perayaan Hanukkah

Kasus ini menjadi pukulan psikologis bagi keluarga. Selain trauma fisik, kekerasan tersebut meninggalkan dampak mental yang tidak kecil bagi korban yang masih berusia di bawah 18 tahun.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Tamansari AKP Nuraeni membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota.

“Kejadian penganiayaan itu masih dalam penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti,” ujar Nuraeni.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus. Pengamanan di wilayah rawan pada jam dini hari disebut akan menjadi perhatian khusus.

Dampak Sosial dan Rasa Aman Warga

Kasus penganiayaan remaja ini kembali mengangkat persoalan keamanan jalanan di Kota Tasikmalaya. Warga menilai kekerasan acak di ruang publik tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga membebani masyarakat dengan rasa takut berkepanjangan.

Bagi pelajar, jalanan pada malam hingga dini hari kian dipersepsikan sebagai ruang berisiko. Tanpa pengawasan dan patroli yang konsisten, biaya sosial dari kekerasan semacam ini ditanggung langsung oleh warga dan keluarga korban.

Penganiayaan terhadap dua pelajar di Tamansari menjadi peringatan keras bahwa keamanan publik tidak bisa dianggap remeh. Pengungkapan pelaku secara cepat dan transparan menjadi kunci untuk memulihkan rasa aman warga dan mencegah kekerasan serupa terulang di Kota Tasikmalaya.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya menambah daftar kekerasan jalanan dan mendesak penguatan keamanan publik di wilayah kota. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Polres Garut melakukan patroli dan pengamanan di kawasan wisata pantai saat libur panjang dipadati wisatawan.

    Garut Diserbu Wisatawan Saat Long Weekend, Polisi Siaga di Pantai hingga Jalur Arteri

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Libur panjang membuat kawasan wisata di Kabupaten Garut dipadati wisatawan sejak Kamis 14 Mei 2026. Kondisi tersebut mendorong jajaran Polres Garut memperketat pengamanan libur Garut di sejumlah titik strategis. Pengawasan difokuskan ke objek wisata, jalur arteri, gereja, hingga kawasan pantai yang mengalami lonjakan pengunjung selama long weekend. Arus kendaraan menuju kawasan […]

  • Ilustrasi Joko Widodo dan dinamika hubungan politik dengan PDI Perjuangan menjelang kontestasi politik 2029.

    Di Balik Sindiran Djarot, Ada Pertarungan Besar Menuju 2029

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hubungan Jokowi PDIP kembali menjadi sorotan setelah rencana safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah memicu respons dari Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat. Di tengah dinamika politik nasional, perdebatan ini tidak lagi sekadar soal kunjungan ke daerah. Banyak pihak melihatnya sebagai bagian dari pertarungan pengaruh politik […]

  • kesombongan tauhid

    Mengapa Kesombongan Bisa Merusak Tauhid Seseorang

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kesombongan tauhid sering kali muncul secara halus, bahkan tanpa disadari oleh seseorang. Sikap sombong dalam iman, keangkuhan spiritual, dan merasa lebih suci dibanding orang lain menjadi pintu yang merusak kemurnian tauhid. Padahal, tauhid menuntut ketundukan total kepada Allah, bukan pengagungan diri sendiri. Lebih dari itu, kesombongan bukan sekadar akhlak buruk. Ia adalah […]

  • macam-macam gempa bumi

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Macam-Macam Gempa Bumi dan Cara Siaga Menghadapinya. albadarpost.com, PERSPEKTIF — Indonesia berada pada salah satu kawasan paling aktif secara geologis di dunia. Kondisi ini membuat negara kepulauan tersebut kerap merasakan guncangan dalam berbagai skala. Karena itulah, memahami macam-macam gempa bumi menjadi penting, bukan hanya bagi lembaga penanggulangan bencana, tetapi juga bagi masyarakat yang hidup di […]

  • Murobbi Tasikmalaya

    Hadiri Murobbi, Wabup Tasik Tekankan Fondasi Akhlak untuk Daya Saing

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Murobbi Tasikmalaya semakin menguat sebagai gerakan pembinaan spiritual yang strategis. Kegiatan Murobbi, pembinaan keagamaan, dan penguatan nilai religius di Tasikmalaya menjadi sorotan setelah Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, hadir langsung dalam agenda tersebut pada Sabtu (4/4/2026). Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa gerakan Murobbi di Tasikmalaya tidak sekadar rutinitas keagamaan. Sebaliknya, […]

  • remaja tenggelam Pangandaran

    Pencarian Remaja Tenggelam di Pangandaran Berakhir Haru, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 365
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa remaja tenggelam Pangandaran kembali menyita perhatian publik. Insiden tragis ini melibatkan seorang pelajar berusia 14 tahun yang hilang di perairan Pantai Timur Pangandaran. Kasus remaja tenggelam di Pangandaran ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang keselamatan di kawasan wisata laut. Muhamad Luthfi Padilah (14), warga Dusun […]

expand_less