Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya membuat dua pelajar luka serius dan memicu sorotan pada keamanan jalan kota.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dua remaja di Kota Tasikmalaya mengalami luka serius usai menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang bermotor, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya rasa aman warga, khususnya pelajar, di ruang publik pada jam rawan. Aparat kepolisian kini turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif serangan.

Korban diketahui berinisial MA (17), warga Kecamatan Cibeureum, dan FA (17), warga Kecamatan Kawalu. Keduanya merupakan pelajar SMK dan hingga Minggu (14/12/2025) masih menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita.

Kronologi Awal Kejadian

Insiden penganiayaan remaja ini terjadi di Jalan Tamansari, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula sejak Sabtu malam.

Nisa Maulani, kakak korban MA, menjelaskan bahwa adiknya berpamitan dari rumah pada Sabtu petang dengan alasan menginap di rumah seorang teman di wilayah Tamansari. Namun, pada dini hari, MA bersama FA keluar rumah untuk membeli rokok di kawasan Gobras.

“Menurut pengakuan adik saya, mereka keluar sebentar untuk beli rokok ke warung dekat tanjakan Gobras,” ujar Nisa, Minggu.

Dalam perjalanan pulang, keduanya merasa diikuti oleh sekelompok orang yang menggunakan tiga unit sepeda motor. Dua di antaranya motor matic, sementara satu lainnya jenis bebek sport.

Penganiayaan Remaja di Jalan Tamansari

Saat berada di sekitar Jalan Tamansari, kawanan tersebut langsung menghadang korban. Serangan terjadi secara cepat dan brutal. Salah satu korban dilempari batu hingga terjatuh dari sepeda motor, lalu dikeroyok secara bergantian.

“Adik saya dipepet, dilempar batu sampai jatuh. Setelah jatuh, dikeroyok pakai alat. Lokasinya dekat Bakso 55,” kata Nisa.

Akibat serangan itu, MA mengalami patah tulang. Sementara FA mengalami cedera lebih berat. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, FA mengalami gegar otak setelah terkena lemparan batu dan pengeroyokan.

Menurut keterangan korban, para pelaku tidak mengenakan atribut atau simbol tertentu yang mengarah pada identitas geng motor. Namun, pola serangan berkelompok, penggunaan sepeda motor, dan tindakan kekerasan acak menguatkan dugaan aksi kelompok bermotor.

Setelah memastikan korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Kondisi Korban dan Respons Keluarga

Hingga Minggu siang, kedua korban masih menjalani perawatan intensif. Keluarga korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Polisi Australia Tindak Penembakan Sydney Saat Perayaan Hanukkah

Kasus ini menjadi pukulan psikologis bagi keluarga. Selain trauma fisik, kekerasan tersebut meninggalkan dampak mental yang tidak kecil bagi korban yang masih berusia di bawah 18 tahun.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Tamansari AKP Nuraeni membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota.

“Kejadian penganiayaan itu masih dalam penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti,” ujar Nuraeni.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus. Pengamanan di wilayah rawan pada jam dini hari disebut akan menjadi perhatian khusus.

Dampak Sosial dan Rasa Aman Warga

Kasus penganiayaan remaja ini kembali mengangkat persoalan keamanan jalanan di Kota Tasikmalaya. Warga menilai kekerasan acak di ruang publik tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga membebani masyarakat dengan rasa takut berkepanjangan.

Bagi pelajar, jalanan pada malam hingga dini hari kian dipersepsikan sebagai ruang berisiko. Tanpa pengawasan dan patroli yang konsisten, biaya sosial dari kekerasan semacam ini ditanggung langsung oleh warga dan keluarga korban.

Penganiayaan terhadap dua pelajar di Tamansari menjadi peringatan keras bahwa keamanan publik tidak bisa dianggap remeh. Pengungkapan pelaku secara cepat dan transparan menjadi kunci untuk memulihkan rasa aman warga dan mencegah kekerasan serupa terulang di Kota Tasikmalaya.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya menambah daftar kekerasan jalanan dan mendesak penguatan keamanan publik di wilayah kota. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daging kurban disimpan dalam kemasan kedap udara di freezer agar tetap segar, tidak berbau, dan tahan lama

    Freezer Bau Setelah Idul Adha? Mungkin Ini Kesalahannya

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setelah Idul Adha berlalu, satu pemandangan hampir selalu muncul di banyak rumah: freezer mendadak penuh daging kurban. Sebagian keluarga menyimpan daging sapi atau kambing untuk beberapa hari. Sebagian lainnya sengaja menyimpannya untuk stok makanan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Namun di sinilah masalah sering muncul. Freezer mulai mengeluarkan aroma kurang sedap. Daging berubah […]

  • guru digantikan AI

    Apakah AI Akan Menggantikan Guru? Ini Fakta yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Isu guru digantikan AI semakin sering muncul dalam diskusi tentang masa depan pendidikan. Seiring berkembangnya artificial intelligence, banyak orang mulai bertanya apakah peran guru di era AI masih diperlukan. Namun di balik kekhawatiran tersebut, terdapat fakta penting tentang guru di era artificial intelligence yang justru jarang dibahas. Teknologi AI memang berkembang sangat […]

  • cuaca ekstrem

    Pemprov Jabar Tingkatkan Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem di Puncak Hujan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Pemprov Jabar meminta warga meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem pada puncak musim hujan 2025–2026. albadarpost.com, LENSA – Peringatan resmi mengenai cuaca ekstrem kembali dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. BPBD Jabar menyebut puncak musim hujan yang diprediksi BMKG akan berlangsung pada Desember 2025 serta Februari hingga Maret 2026 berpotensi memicu banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Situasi […]

  • Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    Guru Bukan Lagi Pengajar Biasa, Ini Peran Baru yang Mengejutkan!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru motivator kini semakin penting dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi cukup hanya mengajar, tetapi juga harus menjadi inspirator, pembimbing, dan pendorong semangat belajar. Konsep guru motivator, pengajar inspiratif, dan pendidik yang membangun karakter mulai menjadi sorotan utama di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Perubahan ini tidak muncul tanpa alasan. […]

  • Pemain Timnas Indonesia menghadapi jadwal padat 2026 usai FIFA Series dengan ekspresi fokus dan penuh tekanan

    Belum Bernapas, Timnas Indonesia Sudah Dihantam Jadwal Brutal 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia 2026 langsung memicu perhatian publik setelah Garuda finis sebagai runner-up FIFA Series. Jadwal Timnas Indonesia, agenda Garuda, hingga kalender pertandingan Indonesia kini terlihat padat, bahkan cenderung ekstrem bagi sebuah tim yang sedang berkembang. Alih-alih mendapat waktu istirahat, Timnas Indonesia justru harus bersiap menghadapi rangkaian laga tanpa jeda panjang. […]

  • Australia vs Turki

    Turki Kembali Setelah 24 Tahun, Tekanan Baru Dimulai

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Australia vs Turki, 14 Juni 2026, bukan pertandingan yang paling banyak dibicarakan menjelang Piala Dunia 2026. Namun justru di situlah letak menariknya. Di tengah sorotan besar yang mengarah ke Brasil, Argentina, Prancis, atau Inggris, ada satu kisah yang diam-diam menyimpan emosi besar. Kisah itu datang dari Turki. Selama 24 tahun, generasi […]

expand_less