Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

Polisi Selidiki Penganiayaan Remaja di Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya membuat dua pelajar luka serius dan memicu sorotan pada keamanan jalan kota.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dua remaja di Kota Tasikmalaya mengalami luka serius usai menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang bermotor, Sabtu (13/12/2025) dini hari. Peristiwa ini kembali menyoroti rapuhnya rasa aman warga, khususnya pelajar, di ruang publik pada jam rawan. Aparat kepolisian kini turun tangan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif serangan.

Korban diketahui berinisial MA (17), warga Kecamatan Cibeureum, dan FA (17), warga Kecamatan Kawalu. Keduanya merupakan pelajar SMK dan hingga Minggu (14/12/2025) masih menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita.

Kronologi Awal Kejadian

Insiden penganiayaan remaja ini terjadi di Jalan Tamansari, Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kejadian bermula sejak Sabtu malam.

Nisa Maulani, kakak korban MA, menjelaskan bahwa adiknya berpamitan dari rumah pada Sabtu petang dengan alasan menginap di rumah seorang teman di wilayah Tamansari. Namun, pada dini hari, MA bersama FA keluar rumah untuk membeli rokok di kawasan Gobras.

“Menurut pengakuan adik saya, mereka keluar sebentar untuk beli rokok ke warung dekat tanjakan Gobras,” ujar Nisa, Minggu.

Dalam perjalanan pulang, keduanya merasa diikuti oleh sekelompok orang yang menggunakan tiga unit sepeda motor. Dua di antaranya motor matic, sementara satu lainnya jenis bebek sport.

Penganiayaan Remaja di Jalan Tamansari

Saat berada di sekitar Jalan Tamansari, kawanan tersebut langsung menghadang korban. Serangan terjadi secara cepat dan brutal. Salah satu korban dilempari batu hingga terjatuh dari sepeda motor, lalu dikeroyok secara bergantian.

“Adik saya dipepet, dilempar batu sampai jatuh. Setelah jatuh, dikeroyok pakai alat. Lokasinya dekat Bakso 55,” kata Nisa.

Akibat serangan itu, MA mengalami patah tulang. Sementara FA mengalami cedera lebih berat. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, FA mengalami gegar otak setelah terkena lemparan batu dan pengeroyokan.

Menurut keterangan korban, para pelaku tidak mengenakan atribut atau simbol tertentu yang mengarah pada identitas geng motor. Namun, pola serangan berkelompok, penggunaan sepeda motor, dan tindakan kekerasan acak menguatkan dugaan aksi kelompok bermotor.

Setelah memastikan korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Kondisi Korban dan Respons Keluarga

Hingga Minggu siang, kedua korban masih menjalani perawatan intensif. Keluarga korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga: Polisi Australia Tindak Penembakan Sydney Saat Perayaan Hanukkah

Kasus ini menjadi pukulan psikologis bagi keluarga. Selain trauma fisik, kekerasan tersebut meninggalkan dampak mental yang tidak kecil bagi korban yang masih berusia di bawah 18 tahun.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Tamansari AKP Nuraeni membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota.

“Kejadian penganiayaan itu masih dalam penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti,” ujar Nuraeni.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus. Pengamanan di wilayah rawan pada jam dini hari disebut akan menjadi perhatian khusus.

Dampak Sosial dan Rasa Aman Warga

Kasus penganiayaan remaja ini kembali mengangkat persoalan keamanan jalanan di Kota Tasikmalaya. Warga menilai kekerasan acak di ruang publik tidak hanya mengancam keselamatan fisik, tetapi juga membebani masyarakat dengan rasa takut berkepanjangan.

Bagi pelajar, jalanan pada malam hingga dini hari kian dipersepsikan sebagai ruang berisiko. Tanpa pengawasan dan patroli yang konsisten, biaya sosial dari kekerasan semacam ini ditanggung langsung oleh warga dan keluarga korban.

Penganiayaan terhadap dua pelajar di Tamansari menjadi peringatan keras bahwa keamanan publik tidak bisa dianggap remeh. Pengungkapan pelaku secara cepat dan transparan menjadi kunci untuk memulihkan rasa aman warga dan mencegah kekerasan serupa terulang di Kota Tasikmalaya.

Penganiayaan remaja di Tasikmalaya menambah daftar kekerasan jalanan dan mendesak penguatan keamanan publik di wilayah kota. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan Galian Pasir

    Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Penutupan galian pasir Garut menegaskan sikap bupati terhadap tambang yang melanggar tata ruang dan ancam warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penutupan sementara aktivitas galian pasir di Kabupaten Garut menjadi sinyal tegas pemerintah daerah dalam menegakkan tata ruang dan keselamatan publik. Bupati Garut Syakur Amin, didampingi Wakil Bupati Putri Karlina, turun langsung meninjau lokasi pertambangan pasir […]

  • hak asuh anak setelah perceraian

    Hak Asuh Anak Setelah Perceraian: Tanggung Jawab Orang Tua Menurut Hukum Islam dan UU Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Hak asuh anak setelah perceraian diatur hukum Islam dan UU, demi kepentingan terbaik bagi anak. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perceraian bukan sekadar berakhirnya ikatan suami istri, tetapi juga permulaan babak baru yang menentukan arah hidup anak-anak mereka. Dalam konteks hukum Islam maupun sistem perundang-undangan Indonesia, hak asuh anak setelah perceraian bukan sekadar soal siapa yang berhak, […]

  • pilkades digital

    Karawang Gelar Pilkades Digital dan Uji Dampaknya bagi Transparansi Publik

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Karawang uji coba pilkades digital pertama di Jabar, dengan sistem offline dan bukti suara fisik untuk transparansi. albadarpost.com, LENSA – Karawang bersiap memasuki babak baru tata kelola desa. Kabupaten ini menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menggelar pilkades digital, sebuah sistem pemilihan berbasis perangkat elektronik yang mulai diuji sebagai model nasional. Langkah ini penting […]

  • Perbedaan malam Lailatul Qadr antara NU dan Muhammadiyah

    Malam 27 atau 28? Perbedaan Hitungan Lailatul Qadr, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbincangan mengenai Lailatul Qadr yang berbeda kembali muncul di tengah masyarakat. Tahun ini, sebagian umat Islam menyebut malam ini sebagai malam 27 Ramadan menurut pemerintah dan Nahdlatul Ulama, sementara bagi Muhammadiyah malam yang sama justru dihitung sebagai malam ke-28 Ramadan. Perbedaan ini membuat sebagian orang bertanya-tanya: apakah Lailatul Qadr berbeda bagi masing-masing […]

  • A400M Indonesia

    Indonesia Makin Kuat! A400M Kedua Resmi Hadir, Ini Dampaknya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kedatangan A400M Indonesia kembali menjadi sorotan setelah unit kedua resmi diterima. Pesawat angkut berat ini, atau dikenal juga sebagai pesawat militer A400M dan angkut udara strategis Indonesia, langsung memperkuat mobilitas nasional dalam berbagai skenario penting—baik militer maupun kemanusiaan. Pengumuman dari Airbus Defence menegaskan bahwa Indonesia kini semakin serius membangun kekuatan udara […]

  • regulasi unik Indonesia

    8 Regulasi Unik Indonesia yang Sering Dilanggar Tanpa Sadar, Nomor 3 Bikin Kaget!

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Regulasi unik Indonesia ternyata bukan sekadar aturan aneh, melainkan bagian penting dari sistem hukum yang menjaga ketertiban. Sayangnya, banyak aturan unik di Indonesia justru sering dilanggar karena dianggap sepele atau tidak diketahui masyarakat. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, sebagian besar peraturan unik Indonesia memiliki dasar hukum kuat dan tujuan jelas, mulai dari […]

expand_less