Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Parkir Manual vs Digital, Ujian Koordinasi Kebijakan Kota Tasikmalaya

Parkir Manual vs Digital, Ujian Koordinasi Kebijakan Kota Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perbedaan arah Dishub dan Kominfo soal parkir menyingkap masalah koordinasi dan tata kelola kebijakan digital Tasikmalaya.


Parkir Manual vs Digital, Masalah Arah Kebijakan

albadarpost.com, EDITORIALKota Tasikmalaya sedang menghadapi persoalan yang tampak teknis, tetapi berdampak langsung pada tata kelola publik. Dinas Perhubungan (Dishub) memilih mempertahankan sistem retribusi parkir manual, sementara Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menyiapkan sistem parkir digital berbasis data.

Perbedaan arah ini bukan sekadar soal metode penarikan retribusi. Ia menyentuh soal efektivitas pendapatan daerah, integritas data, dan keseriusan pemerintah kota dalam mengelola inovasi internal.


Fakta Dasar: Target Naik, Sistem Tetap Lama

Dishub Kota Tasikmalaya berencana menaikkan target retribusi parkir tahun 2026 dari Rp2,006 miliar menjadi Rp2,65 miliar. Kenaikan ini dibarengi kampanye #GratisTanpaKarcis, yang secara praktis tetap mengandalkan sistem manual berbasis juru parkir dan pengawasan lapangan.

Tujuan Dishub jelas: meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menekan kebocoran. Namun, pendekatan yang dipilih masih bergantung pada karcis fisik, pencatatan manual, dan kontrol konvensional yang selama ini dikenal rawan selisih data.

Di sisi lain, Kominfo Kota Tasikmalaya telah mengembangkan aplikasi parkir digital berbasis CCTV dan sistem deteksi objek. Teknologi ini mampu menghitung kendaraan masuk dan keluar secara otomatis, menyajikan data real-time, serta mengurangi ruang manipulasi laporan.

Ironisnya, inovasi tersebut belum menjadi rujukan utama kebijakan lintas dinas.


Analisis Redaksi: Masalah Koordinasi, Bukan Teknologi

Perbedaan ini memperlihatkan masalah klasik pemerintahan daerah: ego sektoral dan absennya orkestrasi kebijakan. Bukan karena teknologi belum siap, melainkan karena kebijakan tidak berjalan dalam satu komando.

Dalam kerangka tata kelola modern, sistem parkir digital seharusnya menjadi instrumen utama transparansi PAD. Data real-time memungkinkan pengawasan berlapis, audit lebih akurat, dan evaluasi kebijakan berbasis bukti, bukan asumsi.

Redaksi menilai, bertahannya sistem manual di tengah ketersediaan teknologi internal justru berpotensi memperlebar celah kebocoran. Apalagi ketika target pendapatan dinaikkan tanpa perubahan fundamental pada sistem pengumpulan.

Baca juga: Polres Sumedang Tetapkan Kades Jatinangor sebagai Pengguna Narkoba

Jika alasan Dishub adalah perlindungan terhadap mata pencaharian juru parkir, maka solusi kebijakan semestinya berupa skema transisi, bukan stagnasi sistem.


Konteks Historis: Pola Lama yang Terulang

Fenomena ini bukan hal baru. Banyak daerah menghadapi masalah serupa: inovasi internal tersedia, tetapi tidak diadopsi karena minim koordinasi lintas SKPD. Akibatnya, belanja teknologi menjadi simbol, bukan alat perubahan.

Di sejumlah kota lain, digitalisasi parkir justru menjadi pintu masuk reformasi layanan publik—dari integrasi data hingga peningkatan kepercayaan publik. Tasikmalaya berisiko tertinggal jika tetap terjebak pada logika sektoral.


Sikap Redaksi: Sinkronisasi Harus Dipimpin

Albadarpost berpandangan, persoalan ini tidak bisa dibiarkan sebagai perbedaan teknis antar-dinas. Wali Kota dan pimpinan daerah harus mengambil peran sebagai pengarah kebijakan, bukan penonton konflik diam-diam.

Sinkronisasi kebijakan parkir adalah ujian nyata komitmen reformasi birokrasi. Inovasi yang lahir dari aparatur sendiri harus diberi ruang, diuji, dan dikembangkan—bukan diabaikan.

Jika pemerintah kota serius mengejar PAD yang bersih dan berkelanjutan, maka keberanian meninggalkan cara lama adalah keniscayaan.


Reflektif

Parkir hanyalah satu sektor kecil, tetapi cara mengelolanya mencerminkan arah besar pemerintahan. Tanpa komando yang jelas, inovasi akan terus terparkir, sementara kebocoran melaju tanpa rem. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pencurian ART

    Pencurian ART Rugikan Lansia Singapura Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus pencurian ART di Singapura yang merugikan seorang lansia hingga Rp 1,3 miliar membuka persoalan yang lebih luas dari sekadar kejahatan individual. Peristiwa ini menyoroti lemahnya sistem perlindungan lansia dalam relasi kerja domestik, sekaligus menunjukkan bagaimana kebijakan pengawasan, literasi keuangan, dan penanganan adiksi belum sepenuhnya menjangkau ruang privat rumah tangga. Fakta […]

  • polisi gadungan

    Polisi Gadungan Menyekap Warga di Bekasi, Motor dan Uang Raib

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Polisi selidiki penyekapan modus polisi gadungan di Bekasi, korban kehilangan motor dan uang jutaan rupiah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi kejahatan dengan modus polisi gadungan kembali terjadi di ruang publik. Sepasang kekasih di Kota Bekasi disekap dan dirampas hartanya oleh tiga pria yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Kasus ini menyoroti celah keamanan warga […]

  • Sinergi TNI Polri

    Hari Bhayangkara, Soliditas TNI-Polri Menguat di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sinergi TNI Polri kembali mendapat perhatian pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Tasikmalaya. Momentum yang berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, tidak hanya menghadirkan rangkaian peringatan tahunan, tetapi juga memperlihatkan komitmen nyata dua institusi negara dalam menjaga keamanan daerah. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., datang […]

  • penyalahgunaan gas subsidi

    Polres Tasikmalaya Bongkar Penyalahgunaan Gas Subsidi

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya bongkar penyalahgunaan gas subsidi 3 kg ke 12 kg yang merugikan negara dan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Praktik penyalahgunaan gas subsidi kembali terungkap di Kabupaten Tasikmalaya. Kepolisian Resor Tasikmalaya membongkar aktivitas ilegal pemindahan gas LPG 3 kilogram bersubsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi di Kecamatan Cigalontang. Kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum, […]

  • PPG Calon Guru 2026

    Seleksi PPG 2026 Dimulai, Simak Tahapannya

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PPG Calon Guru 2026 segera memasuki proses seleksi. Berdasarkan informasi resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen, seleksi PPG 2026 berlangsung melalui tiga tahapan, yakni seleksi administrasi, tes substansi, dan tes wawancara. Setiap tahap menjadi syarat untuk melanjutkan ke proses berikutnya sehingga calon peserta perlu memahami seluruh mekanisme sejak awal. Program Pendidikan Profesi […]

  • kebiasaan malam

    Rahasia Malam Tenang: 10 Kebiasaan Kecil yang Ubah Hidupmu

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kebiasaan malam sering dianggap sepele, padahal rutinitas ini sangat menentukan kualitas hidup. Dengan membangun kebiasaan malam yang sehat, pikiran menjadi lebih tenang, tidur lebih nyenyak, dan hari esok terasa lebih ringan. Rutinitas malam yang baik juga membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus, serta menjaga kesehatan mental secara keseluruhan. 1. Menjauh dari Gadget 1 […]

expand_less