Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Percepat Penuntasan Kasus Korupsi PMT untuk Bayi dan Ibu Hamil

KPK Percepat Penuntasan Kasus Korupsi PMT untuk Bayi dan Ibu Hamil

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK percepat penyelidikan dugaan korupsi PMT. Sprindik umum segera terbit untuk mengungkap pelaku penyimpangan program makanan tambahan.

albadarpost.com, LENSA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mendekati tahap akhir penyelidikan dugaan korupsi PMT (Program Makanan Tambahan) untuk bayi dan ibu hamil di Kementerian Kesehatan periode 2016–2020. Lembaga antirasuah itu memastikan siap mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) umum agar penanganan kasus ini bisa segera naik ke tingkat penyidikan.

Pemeriksaan Akhir Sebelum Sprindik

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan saat ini penyelidikan telah sampai pada tahap verifikasi terakhir. “Kami harus memastikan kasus korupsi PMT ini tidak sedang ditangani lembaga hukum lain. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih seperti yang pernah terjadi pada kasus Chromebook yang ditangani Kejaksaan Agung,” ujarnya kepada awak media, Kamis (25/9/2025).

Sprindik umum yang akan diterbitkan menjadi langkah hukum penting karena memberikan wewenang penuh kepada KPK untuk melakukan penggeledahan, penyitaan, dan memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat. Asep menjelaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk mengumpulkan bukti yang lebih solid sebelum menetapkan tersangka.

“Kami ingin semua proses memenuhi prinsip kehati-hatian. Dengan sprindik umum, kami bisa memperdalam keterlibatan aktor-aktor yang diduga terlibat sebelum mengumumkan nama tersangka ke publik,” jelasnya.

Asep menambahkan bahwa walaupun Pasal 44 UU KPK memungkinkan penetapan tersangka langsung, pihaknya lebih memilih jalur yang kuat secara hukum agar tidak mudah digugat melalui praperadilan.

Dugaan Penyimpangan Program

Program Makanan Tambahan (PMT) merupakan kebijakan pemerintah pusat di era Presiden Joko Widodo yang dijalankan oleh dua Menteri Kesehatan, Nila Moeloek (2014–2019) dan Terawan Agus Putranto (2019–2020). Tujuan utamanya adalah menurunkan angka stunting dengan memberikan biskuit dan premiks bergizi kepada bayi, balita, dan ibu hamil.

Namun, hasil penyelidikan KPK menunjukkan adanya dugaan pengurangan kualitas nutrisi dan kuantitas bahan pada paket bantuan. “Banyak penerima justru mendapatkan makanan yang tidak sesuai standar gizi karena isinya hanya campuran tepung dan gula,” kata Asep.

Temuan ini menyebabkan harga produksi jauh lebih murah daripada standar yang seharusnya, namun merugikan penerima manfaat yang sangat bergantung pada bantuan tersebut. “Dampaknya, target penurunan stunting tidak tercapai dan beberapa ibu hamil dilaporkan mengalami gangguan kesehatan menjelang persalinan,” tambahnya.

Implikasi dan Harapan Publik

Kasus korupsi PMT ini menjadi perhatian luas publik karena menyangkut hak gizi generasi mendatang. Pemerhati kesehatan masyarakat menilai penyalahgunaan dana pada program vital seperti PMT merupakan bentuk pengkhianatan terhadap upaya negara mengatasi stunting.

KPK memastikan bahwa proses penegakan hukum akan dilakukan transparan dan tegas. “Ini bukan hanya soal kerugian keuangan negara, tapi juga soal masa depan anak-anak bangsa. Kami akan memastikan semua pihak yang terlibat diproses hukum sesuai aturan,” tegas Asep.

Publik kini menanti diterbitkannya sprindik umum dan pengumuman resmi siapa saja yang terlibat dalam dugaan korupsi PMT. Banyak pihak berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola program bantuan gizi agar lebih ketat, akuntabel, dan tepat sasaran di masa depan.(AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • menunda amal baik

    Ulama Ingatkan Bahaya Menunda Amal Baik dan Dampaknya

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Menunda amal baik bukan sekadar persoalan waktu, tetapi menyangkut kualitas iman dan arah hidup seorang Muslim. Ulama tasawuf Syekh ‘Athaillah As-Sakandari menegaskan, kebiasaan menunda kebaikan dengan alasan menunggu momen yang lebih tepat merupakan tanda kebodohan yang nyata. Peringatan ini relevan di tengah masyarakat modern yang kerap menunda ibadah, sedekah, dan tanggung jawab […]

  • prediksi hujan lebat

    BMKG Prediksi Hujan Lebat Melanda 15 Wilayah pada Pertengahan November 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BMKG merilis prediksi hujan lebat pertengahan November yang berpotensi melanda 15 wilayah di Indonesia. albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memaparkan prediksi hujan lebat di 15 wilayah Indonesia pada dasarian II November 2025 atau periode 11–20 November. Peringatan dini ini disampaikan melalui ikhtisar cuaca harian BMKG pada Sabtu, 8 November 2025, setelah sejumlah […]

  • pernikahan nasional

    Kemenag Mencatat Pernikahan Nasional Naik

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Pernikahan nasional 2025 naik tipis. Kemenag sebut tren penurunan sejak 2022 mulai terhenti. albadarpost.com, HUMANIORA — Kementerian Agama mencatat kenaikan tipis angka pernikahan nasional sepanjang 2025. Data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) menunjukkan, hingga 31 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, jumlah pernikahan yang tercatat mencapai 1.479.533 peristiwa. Angka ini naik 1.231 pernikahan dibandingkan tahun 2024. […]

  • unan Giri

    Sunan Giri dan Peran Sentralnya dalam Penyebaran Islam di Jawa

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Pengaruh Sunan Giri membentuk jaringan dakwah dan legitimasi kekuasaan Islam di Nusantara. albadarpost.com, PELITA – Peran Sunan Giri dalam sejarah Islam di Jawa bukan hanya tercatat dalam catatan keagamaan, tetapi juga dalam narasi politik dan budaya masyarakat Nusantara. Figur yang bernama asli Raden Paku atau Raden Ainul Yaqin ini menjadi salah satu tokoh kunci Wali […]

  • Ilustrasi pasangan suami istri berdiskusi dengan tenang di kamar, menggambarkan komunikasi saat istri menolak hubungan karena lelah.

    Saat Istri Lelah, Bolehkah Menolak Suami? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang istri menolak hubungan karena lelah sering muncul dalam konsultasi rumah tangga. Sebagian orang menyebutnya sebagai penolakan kewajiban, sementara yang lain melihatnya sebagai hak menjaga kondisi fisik. Lalu, bagaimana sebenarnya hukum istri menolak hubungan suami istri dalam Islam ketika kondisi tubuh benar-benar letih? Agar tidak terjebak pada potongan dalil, mari kita […]

  • Ilustrasi seseorang menatap langit dengan tenang sebagai simbol memahami makna ayat tentang kesabaran dalam Al-Qur'an.

    Saat Hidup Terasa Berat, Ayat Tentang Kesabaran Ini Menguatkan Hati

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Suatu malam, seorang pria duduk sendirian di teras rumahnya. Ia baru saja kehilangan pekerjaan yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya. Pikiran terasa penuh, hati terasa berat, dan masa depan tampak tidak pasti. Namun ketika membuka Al-Qur’an, matanya tertuju pada sebuah ayat tentang kesabaran yang seolah menjawab kegelisahannya. Ayat itu mengingatkannya bahwa […]

expand_less