Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Percepat Penuntasan Kasus Korupsi PMT untuk Bayi dan Ibu Hamil

KPK Percepat Penuntasan Kasus Korupsi PMT untuk Bayi dan Ibu Hamil

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK percepat penyelidikan dugaan korupsi PMT. Sprindik umum segera terbit untuk mengungkap pelaku penyimpangan program makanan tambahan.

albadarpost.com, LENSA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat mendekati tahap akhir penyelidikan dugaan korupsi PMT (Program Makanan Tambahan) untuk bayi dan ibu hamil di Kementerian Kesehatan periode 2016–2020. Lembaga antirasuah itu memastikan siap mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) umum agar penanganan kasus ini bisa segera naik ke tingkat penyidikan.

Pemeriksaan Akhir Sebelum Sprindik

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan saat ini penyelidikan telah sampai pada tahap verifikasi terakhir. “Kami harus memastikan kasus korupsi PMT ini tidak sedang ditangani lembaga hukum lain. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih seperti yang pernah terjadi pada kasus Chromebook yang ditangani Kejaksaan Agung,” ujarnya kepada awak media, Kamis (25/9/2025).

Sprindik umum yang akan diterbitkan menjadi langkah hukum penting karena memberikan wewenang penuh kepada KPK untuk melakukan penggeledahan, penyitaan, dan memanggil pihak-pihak yang diduga terlibat. Asep menjelaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk mengumpulkan bukti yang lebih solid sebelum menetapkan tersangka.

“Kami ingin semua proses memenuhi prinsip kehati-hatian. Dengan sprindik umum, kami bisa memperdalam keterlibatan aktor-aktor yang diduga terlibat sebelum mengumumkan nama tersangka ke publik,” jelasnya.

Asep menambahkan bahwa walaupun Pasal 44 UU KPK memungkinkan penetapan tersangka langsung, pihaknya lebih memilih jalur yang kuat secara hukum agar tidak mudah digugat melalui praperadilan.

Dugaan Penyimpangan Program

Program Makanan Tambahan (PMT) merupakan kebijakan pemerintah pusat di era Presiden Joko Widodo yang dijalankan oleh dua Menteri Kesehatan, Nila Moeloek (2014–2019) dan Terawan Agus Putranto (2019–2020). Tujuan utamanya adalah menurunkan angka stunting dengan memberikan biskuit dan premiks bergizi kepada bayi, balita, dan ibu hamil.

Namun, hasil penyelidikan KPK menunjukkan adanya dugaan pengurangan kualitas nutrisi dan kuantitas bahan pada paket bantuan. “Banyak penerima justru mendapatkan makanan yang tidak sesuai standar gizi karena isinya hanya campuran tepung dan gula,” kata Asep.

Temuan ini menyebabkan harga produksi jauh lebih murah daripada standar yang seharusnya, namun merugikan penerima manfaat yang sangat bergantung pada bantuan tersebut. “Dampaknya, target penurunan stunting tidak tercapai dan beberapa ibu hamil dilaporkan mengalami gangguan kesehatan menjelang persalinan,” tambahnya.

Implikasi dan Harapan Publik

Kasus korupsi PMT ini menjadi perhatian luas publik karena menyangkut hak gizi generasi mendatang. Pemerhati kesehatan masyarakat menilai penyalahgunaan dana pada program vital seperti PMT merupakan bentuk pengkhianatan terhadap upaya negara mengatasi stunting.

KPK memastikan bahwa proses penegakan hukum akan dilakukan transparan dan tegas. “Ini bukan hanya soal kerugian keuangan negara, tapi juga soal masa depan anak-anak bangsa. Kami akan memastikan semua pihak yang terlibat diproses hukum sesuai aturan,” tegas Asep.

Publik kini menanti diterbitkannya sprindik umum dan pengumuman resmi siapa saja yang terlibat dalam dugaan korupsi PMT. Banyak pihak berharap kasus ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola program bantuan gizi agar lebih ketat, akuntabel, dan tepat sasaran di masa depan.(AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat di Ciawi

    Misteri Mayat Berjubah Putih di Ciawi, Identitas Masih Dicari

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan mayat di Ciawi menggegerkan warga Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) pagi. Seorang pria berjubah putih ditemukan tak bernyawa di bawah jembatan rel kereta api. Hingga Kamis siang, identitas korban masih dalam pendalaman pihak kepolisian. Kabar penemuan tersebut menyebar cepat di lingkungan warga. Tidak lama setelah informasi pertama […]

  • cemilan pereda pegal dan pusing

    Capek dan Pusing Setelah Kerja? Coba 8 Cemilan Ini, Efektif Pulihkan Energi!

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Cemilan pereda pegal dan pusing bantu tubuh pulih cepat setelah kerja dan jaga energi tetap stabil. Cemilan Pereda Pegal dan Pusing, Solusi Cepat Pulihkan Tubuh Setelah Seharian Bekerja albadarpost.com, PELITA – Setelah melewati jam kerja yang panjang, tubuh sering kali memberi sinyal kelelahan melalui rasa pegal, pusing, atau kepala terasa berat. Kondisi ini bukan sekadar […]

  • Ilustrasi ayat fala taqul lahuma uffin QS Al-Isra 23 tentang larangan berkata ah kepada orang tua dan pentingnya birrul walidain.

    Arti Fala Taqul Lahuma Uffin dan Besarnya Dosa Durhaka

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Fala taqul lahuma uffin adalah peringatan tegas dalam Al-Qur’an tentang larangan berkata “ah” kepada orang tua. Frasa ini berasal dari QS Al-Isra ayat 23 dan menjadi fondasi utama ajaran birrul walidain atau berbakti kepada ayah dan ibu. Melalui ayat ini, Allah menegaskan adab kepada orang tua dengan sangat serius, bahkan menyandingkannya langsung […]

  • konflik guru siswa

    Saat Teguran Guru Berubah Jadi Keroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Insiden pengeroyokan terhadap seorang guru SMK di Jambi membuka kembali perbincangan tentang konflik guru–siswa yang selama ini kerap terpendam di lingkungan sekolah. Peristiwa ini bermula dari teguran seorang guru kepada siswa, lalu berkembang menjadi aksi kekerasan kolektif yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Kasus tersebut menunjukkan bagaimana ketegangan sosial […]

  • Kereta Jakarta-Pangandaran

    Aplikasi Nyari Gawe Permudah Warga Jawa Barat Cari Kerja, Langkah Nyata Digitalisasi Ketenagakerjaan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Aplikasi Nyari Gawe bantu warga Jawa Barat mencari kerja lebih cepat, transparan, dan tanpa biaya tambahan. albadarpost.com, HUMANIORA – Warga Jawa Barat kini punya harapan baru dalam mencari pekerjaan. Aplikasi Nyari Gawe, inovasi digital besutan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hadir sebagai solusi konkret untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan dalam satu platform daring. Dengan sistem […]

  • Passport Index 2026

    Kini, WNI Bisa Keliling Dunia Tanpa Visa

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Passport Index 2026 membuka akses bebas visa ke 43 negara, memberi kemudahan perjalanan internasional bagi WNI. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bagi banyak warga Indonesia, bepergian ke luar negeri selama ini identik dengan antrean visa, biaya tambahan, dan ketidakpastian. Mulai Januari 2026, situasi itu perlahan berubah. Passport Index 2026 mencatat paspor Indonesia kini mendapat akses bebas visa […]

expand_less