Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bandung Diguyur Hujan Deras, Seorang Pria Hilang Terbawa Arus Sungai

Bandung Diguyur Hujan Deras, Seorang Pria Hilang Terbawa Arus Sungai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seorang pria bernama Johan (56) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras di kawasan sungai Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (14/5/2026). Insiden pria terseret arus Bandung itu terjadi saat korban membersihkan alat kerja di pinggiran sungai ketika debit air tiba-tiba meningkat akibat hujan deras.

Peristiwa berlangsung cepat. Menurut saksi di lokasi, korban sempat terpeleset sebelum akhirnya terbawa arus sungai yang mendadak membesar.

Tidak ada yang sempat menolong.

Air datang begitu cepat. Suara hujan masih terdengar deras di sekitar lokasi. Beberapa warga yang berada dekat sungai hanya bisa berteriak ketika tubuh korban mulai terbawa aliran air.

Situasi berubah panik dalam hitungan detik.

Debit Air Sungai Naik Mendadak Saat Korban Bersihkan Alat Kerja

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan laporan tersebut saat dihubungi pada Jumat (15/5/2026).

Menurut Ade, korban saat itu sedang membersihkan alat kerja di area pinggir sungai sebelum akhirnya terpeleset karena kondisi arus yang semakin deras.

“Menurut saksi, saat itu debit air meningkat. Korban terpeleset dan langsung terbawa arus dan saksi tidak sempat memberikan pertolongan,” ujar Ade.

Kondisi cuaca di wilayah Bandung dalam beberapa hari terakhir memang didominasi hujan dengan intensitas cukup tinggi. Aliran sungai yang sebelumnya terlihat normal bisa berubah deras dalam waktu singkat.

Dan sering kali, perubahan itu datang tanpa tanda yang benar-benar disadari warga.

Di sekitar lokasi kejadian, sebagian warga masih berkumpul hingga malam hari. Ada yang berdiri di tepi jalan sambil memperhatikan sorot lampu petugas SAR. Ada juga yang sesekali mencoba melihat ke arah aliran sungai yang gelap.

Suasana terasa sunyi. Hanya suara air dan komunikasi petugas yang terdengar bergantian.

Tim SAR Bergerak Malam Hari Lakukan Pencarian

Menindaklanjuti laporan warga, Kantor SAR Bandung langsung memberangkatkan tim rescue pada Kamis malam sekitar pukul 20.25 WIB.

Tim membawa Rescue Car Double Cabin lengkap dengan peralatan SAR air serta perangkat komunikasi lapangan.

Jarak tempuh menuju lokasi sekitar 33 kilometer dan tim diperkirakan tiba pukul 22.10 WIB.

Pencarian kemudian dilakukan bersama unsur gabungan yang terdiri dari Basarnas Bandung, Polsek Cidadap, Damkar Kota Bandung, Pesantren Nurul Huda, dan TRC KSB Cidadap.

Petugas menyisir area sungai menggunakan penerangan tambahan sambil memantau titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut arus.

Di kondisi seperti itu, pencarian malam bukan pekerjaan mudah.

Arus sungai masih bergerak deras. Lumpur ikut terbawa air. Beberapa bagian bantaran juga terlihat licin akibat hujan yang terus turun sejak sore.

Namun tim tetap bergerak.

Warga Diminta Waspada Saat Curah Hujan Tinggi

Ade Dian Permana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai ketika curah hujan tinggi.

Menurutnya, debit air sungai dapat naik sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan warga yang berada terlalu dekat dengan aliran air.

“Kami akan berupaya maksimal. Masyarakat juga kami imbau waspada, karena curah hujan masih tinggi dan debit air sungai bisa naik sewaktu-waktu,” tegasnya.

Imbauan tersebut bukan tanpa alasan.

Di musim hujan seperti sekarang, banyak warga masih beraktivitas normal di sekitar aliran sungai. Ada yang mencuci alat kerja. Ada yang memancing. Dan ada juga yang sekadar melintas karena sudah terbiasa dengan kondisi lingkungan sekitar.

Padahal dalam beberapa menit saja, situasi bisa berubah drastis.

Hujan Deras Kembali Jadi Ancaman di Wilayah Bandung

Peristiwa Johan terseret arus kembali mengingatkan warga terhadap risiko meningkatnya debit sungai saat hujan deras melanda wilayah Bandung.

Selain banjir dan longsor, arus sungai deras menjadi ancaman yang sering muncul tiba-tiba, terutama di kawasan padat penduduk yang berdekatan dengan aliran air.

Karena itu, petugas meminta masyarakat tidak meremehkan kondisi sungai meskipun permukaan air terlihat biasa pada awalnya.

Kadang sungai terlihat tenang beberapa menit sebelumnya.

Lalu hujan turun lebih deras di bagian hulu. Air berubah cokelat. Arus membesar. Dan semuanya bergerak terlalu cepat.

Hingga Jumat siang, proses pencarian korban masih terus berlangsung oleh tim SAR gabungan.

Di musim hujan, sungai yang terlihat tenang bisa berubah menjadi arus yang merenggut nyawa hanya dalam hitungan menit. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raperda Tasikmalaya

    Raperda Tasikmalaya Disahkan, Warga Bisa Rasakan Perubahan?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tasikmalaya resmi disahkan DPRD dalam Rapat Paripurna ke-4, Jumat (17/4/2026), dan langsung mengarah pada satu tujuan besar: mempercepat layanan publik. Melalui perubahan ketiga atas Perda kota Tasikmalaya No.7 Tahun 2016 tentang struktur perangkat daerah, Pemerintah Kota Tasikmalaya kini bergerak merombak cara kerja birokrasi agar lebih efektif, tepat […]

  • TPPO Tasikmalaya

    Polisi Selidiki Dugaan TPPO Warga Tasikmalaya di Kamboja

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Kasus dugaan TPPO Tasikmalaya membuka celah perlindungan migran dan menuntut respons negara yang lebih cepat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sekelompok pria asal Kabupaten dan Kota Tasikmalaya yang mengaku menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Rekaman berdurasi sekitar satu menit itu menampilkan para korban […]

  • Pasukan NOPO Iran unit elite bersenjata lengkap yang bertugas menjaga pemimpin negara dalam operasi keamanan khusus.

    Siapa Pasukan NOPO Iran? Pengawal Elite yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Dunia militer modern sering menyembunyikan unit-unit khusus yang jarang diketahui publik. Salah satunya adalah pasukan NOPO Iran, unit elite yang dikenal sebagai pasukan siluman Iran dan bertugas menjaga keselamatan pemimpin negara. Keberadaan pasukan NOPO Iran menjadi sorotan karena mereka menjalankan operasi keamanan berisiko tinggi, mulai dari pengawalan tokoh penting hingga misi […]

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan persatuan saat empat hari besar keagamaan berlangsung berdekatan di Indonesia.

    Fenomena Langka! Empat Hari Besar Keagamaan Datang Beriringan di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Fenomena hari besar keagamaan beriringan tahun ini menjadi perhatian publik. Perayaan beberapa hari suci dari berbagai agama datang hampir bersamaan, menciptakan momentum yang jarang terjadi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai situasi hari raya keagamaan yang berdekatan ini justru menjadi kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Momentum empat […]

  • penolakan geothermal Cianjur

    Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Warga Cianjur menagih janji Bupati untuk menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai mengancam lingkungan. albadarpost.com, LENSA – Ratusan warga dari berbagai kecamatan di lereng Gunung Gede-Pangrango, Cianjur, mendatangi Kantor Bupati Cianjur untuk menagih janji kepala daerah terkait penolakan geothermal Cianjur. Aksi yang berlangsung pada Rabu itu menjadi gelombang tuntutan terbaru atas pembangunan proyek […]

  • pilkades digital

    Karawang Gelar Pilkades Digital dan Uji Dampaknya bagi Transparansi Publik

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Karawang uji coba pilkades digital pertama di Jabar, dengan sistem offline dan bukti suara fisik untuk transparansi. albadarpost.com, LENSA – Karawang bersiap memasuki babak baru tata kelola desa. Kabupaten ini menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menggelar pilkades digital, sebuah sistem pemilihan berbasis perangkat elektronik yang mulai diuji sebagai model nasional. Langkah ini penting […]

expand_less