Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Garut Berlakukan Wajib ASN Naik Angkutan Umum Dua Hari Sepekan

Garut Berlakukan Wajib ASN Naik Angkutan Umum Dua Hari Sepekan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Garut mewajibkan ASN naik angkutan umum setiap Senin dan Jumat untuk mengurangi kemacetan dan mendukung sektor transportasi.

albadarpost.com, LENSA – Kepadatan kendaraan di pusat Kabupaten Garut beberapa bulan terakhir menuai keluhan warga. Pemerintah daerah menilai sumber masalahnya bukan hanya volume kendaraan warga, tetapi juga mobilitas aparatur sipil negara (ASN) yang menggunakan kendaraan pribadi. Mulai awal pekan ini, Pemkab Garut menerapkan kebijakan baru: ASN angkutan umum diwajibkan setiap Senin dan Jumat saat berangkat maupun pulang kerja. Instruksi tersebut diberlakukan untuk mengurangi kemacetan yang rutin terjadi terutama pada pagi hari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memastikan kebijakan itu sudah berjalan. Ia menyebut kebijakan ini merupakan tahap uji coba selama satu bulan untuk melihat apakah benar dapat mengurangi kepadatan lalu lintas. Menurutnya, selama ini banyak kendaraan pribadi milik ASN yang parkir di pinggir jalan setiap Senin saat apel pagi, sehingga menambah tekanan arus kendaraan di sejumlah ruas utama kota. “Kita cek trial and error selama sebulan, bagaimana efeknya,” ujarnya.

Instruksi baru itu mengharuskan ASN menggunakan angkutan kota (angkot) dari rumah menuju kantor, termasuk saat pulang kerja. Selain menekan kemacetan, kebijakan ini diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha transportasi umum. Nurdin menyebut, jika ASN berpindah ke transportasi massal dua kali seminggu, pendapatan sopir angkot bisa meningkat signifikan. “Mudah-mudahan saja pendapatan angkot bisa naik banyak,” katanya.


Dampak Kebijakan Pada Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Di lapangan, kebijakan ASN angkutan umum menghadapi kendala klasik: keterbatasan trayek. Banyak kantor pemerintahan tidak berada di jalur langsung angkot. ASN harus berjalan kaki cukup jauh untuk mencapai kantor. Kondisi ini diperkirakan akan mempengaruhi disiplin waktu pegawai. Nurdin mengakui trayek belum mampu menjangkau seluruh pusat kantor, dan pemerintah mempertimbangkan evaluasi setelah tahap uji coba rampung.

Baca juga: ASN Jawa Tengah Wajib Sarung Batik, Publik Pertanyakan Relevansi

Selain faktor trayek, sebagian ASN memiliki tugas lapangan yang membutuhkan mobilitas cepat. Pejabat yang harus melakukan inspeksi ke beberapa titik biasanya mengandalkan kendaraan pribadi demi efisiensi waktu. Nurdin mengilustrasikan kondisi tersebut lewat pengalamannya. “Pergerakan kita ketika tidak berkendara itu repot,” ujarnya. Mobilitas ASN menjadi salah satu tantangan utama implementasi kebijakan ini.

ASN angkutan umum
Ilustrasi ASN

Meski demikian, Pemkab Garut tetap memihak pada tujuan awal: membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Pemerintah daerah menilai intervensi kebijakan di sektor transportasi akan berdampak langsung pada kualitas lalu lintas. Garut termasuk wilayah dengan karakteristik urban–semi-rural, di mana kepadatan pada jam tertentu semakin meningkat karena pergerakan pegawai pemerintah dan warga.


Analisis Kebijakan dan Peluang Perbaikan

Kebijakan ASN angkutan umum sejatinya bukan hal baru. Sejumlah kota besar telah mengatur pembatasan kendaraan pribadi pegawai untuk mendorong penggunaan transportasi umum. Namun, penerapan di Garut memberi konteks tersendiri. Infrastruktur transportasinya belum tertata seperti Bandung atau Jakarta, sementara ASN tersebar di lokasi-lokasi yang tidak selalu memiliki konektivitas transportasi massal.

Baca juga: Kesbangpol Jabar Perketat Pencegahan Radikalisme Digital di Lingkungan Remaja

Dalam perspektif analisis kebijakan, tahap uji coba satu bulan akan menjadi indikator penting. Pemerintah perlu mencatat dua variabel: perubahan kepadatan pada jam sibuk dan respons ASN terhadap kewajiban baru ini. Data lapangan akan menentukan apakah kebijakan dilanjutkan, diperluas, atau dikoreksi. Pendapatan angkot juga menjadi faktor penilaian, karena sektor transportasi berbasis komunitas di Garut bergantung pada konsumsi lokal.

Penerapan ini selaras dengan prinsip mobilitas berkelanjutan: mendorong pengurangan kendaraan pribadi untuk menekan polusi, mengurangi kepadatan, serta memberi dampak ekonomi pada pelaku transportasi umum. Tantangannya terletak pada ekosistem pendukung. Agar kebijakan tidak berhenti menjadi slogan, perlu koordinasi trayek, penyesuaian jadwal kerja, hingga dukungan fasilitas park and ride.

Kebijakan ASN angkutan umum di Garut diuji sebagai solusi kemacetan sekaligus dukungan ekonomi bagi angkot. Evaluasinya menjadi kunci keberlanjutan langkah ini. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kesederhanaan pesantren

    Bukan Sekadar Sederhana: 9 Nilai Pesantren yang Mengubah Cara Hidup Anak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kesederhanaan pesantren menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter santri. Nilai ini bukan sekadar gaya hidup hemat, melainkan bagian dari nilai hidup sederhana di pesantren yang mengajarkan ketahanan, keikhlasan, dan kemandirian. Menariknya, di tengah sorotan modernisasi pendidikan, banyak aspek kesederhanaan ini justru jarang diangkat media, padahal dampaknya sangat besar terhadap pembentukan mental generasi […]

  • penipuan perekrutan kerja

    Pemprov Jabar Percepat Pemulangan Korban Penipuan Perekrutan Kerja di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    13 warga Garut–Tasik jadi korban penipuan perekrutan kerja di Kalbar. Pemprov Jabar siapkan evakuasi dan penyelidikan. Korban Penipuan Perekrutan Kerja Terlantar di Pedalaman Kalbar albadarpost.com, HUMANIORA – Video permintaan tolong dari 13 warga Garut dan Tasikmalaya membuka fakta baru tentang maraknya penipuan perekrutan kerja di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Mereka ditemukan telantar di Kecamatan Sungai […]

  • Hery Susanto

    Dari Aktivis ke Pejabat Tinggi, Hery Susanto Kini Diuji Isu Nikel

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nama Hery Susanto mendadak ramai diperbincangkan. Ketua Ombudsman RI yang baru seminggu dilantik itu kini masuk dalam pusaran isu nikel yang tengah jadi perhatian nasional. Publik langsung bereaksi, mempertanyakan posisi dan perannya, sekaligus menelusuri kembali rekam jejaknya. Di tengah derasnya sorotan, satu hal menjadi jelas: sosok Hery Susanto bukan figur baru […]

  • membersihkan hati dari dengki

    Sering Iri Tanpa Sadar? Begini Cara Membersihkan Hati Menurut Islam

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada rasa tidak nyaman ketika melihat orang lain berhasil lebih dulu? Hati terasa sempit, padahal kita tidak ingin membencinya. Perasaan itu sering muncul diam-diam, dan banyak orang tidak sadar bahwa itulah awal dari dengki. Membersihkan hati dari dengki menjadi kebutuhan penting di zaman sekarang. Di tengah media sosial, perbandingan hidup terjadi setiap […]

  • Petugas polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pria di dalam selokan wilayah Cibatu, Garut, Jawa Barat.

    Identitas Misterius! Pria Ditemukan Tewas di Selokan Garut

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH -Penemuan mayat di selokan Garut menggegerkan warga Kampung Salagedang, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat pagi, 1 Mei 2026. Sosok pria tanpa identitas awal itu ditemukan tergeletak di dalam saluran air saat warga memeriksa kondisi selokan yang selama ini kerap menjadi tempat pembuangan sampah. Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. […]

  • tinju amatir Tasikmalaya

    Fenomena Baru di Tasikmalaya: Tinju Jadi Pilihan Anak Muda Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Bukan sekadar pertandingan biasa. Tinju amatir Tasikmalaya kali ini terasa berbeda. Di tengah isu kenakalan remaja, ratusan anak muda justru memilih naik ring, bukan turun ke jalan. Sabtu (25/4/2026), GOR Sukapura Dadaha dipenuhi teriakan penonton. Suasana panas, penuh emosi, tapi tetap terkendali. Di sinilah Boxing Van Java digelar, menghadirkan energi yang biasanya […]

expand_less