Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Harkitnas Kodim Tasikmalaya: Dandim Soroti Ancaman Digital

Harkitnas Kodim Tasikmalaya: Dandim Soroti Ancaman Digital

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harkitnas Kodim Tasikmalaya atau Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Makodim 0612/Tasikmalaya berlangsung penuh khidmat, Rabu (20/05/2026). Namun di balik upacara bendera dan barisan prajurit yang berdiri tegak di Lapangan Makodim, tersimpan pesan penting tentang tantangan baru bangsa Indonesia: ancaman era digital terhadap generasi muda.

Upacara dipimpin langsung Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan berlangsung di Jalan Otista No 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Ratusan peserta mengikuti prosesi dengan tertib, terdiri dari:

  • Perwira,
  • Bintara,
  • Tamtama,
  • hingga PNS Kodim 0612/Tasikmalaya.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Tetapi juga menjadi refleksi tentang arah perjuangan bangsa di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Ancaman Bangsa Kini Bergeser ke Ruang Digital

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan Dandim 0612/Tasikmalaya, ditegaskan bahwa tantangan bangsa saat ini telah berubah dibanding masa lalu.

Jika dulu perjuangan bangsa identik dengan perebutan kemerdekaan dan kedaulatan wilayah, kini tantangan terbesar mulai bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Karena itu, Hari Kebangkitan Nasional dimaknai bukan hanya sebagai pengingat sejarah berdirinya Boedi Oetomo pada 1908.

Melainkan juga momentum membangun kesiapan bangsa menghadapi perubahan global.

“Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’, menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh sejauh mana bangsa ini mampu menjaga dan membina generasi mudanya,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.

Pernyataan tersebut langsung menempatkan generasi muda sebagai fokus utama peringatan Harkitnas 2026.

Harkitnas Tasikmalaya

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Makodim Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).

Literasi Digital Jadi Sorotan Penting

Pemerintah menilai perkembangan teknologi digital membawa dua sisi sekaligus.

Di satu sisi, teknologi membuka peluang besar dalam pendidikan, ekonomi, dan komunikasi.

Namun di sisi lain, ruang digital juga menghadirkan ancaman serius bagi anak-anak dan remaja.

Mulai dari:

  • hoaks,
  • perundungan digital,
  • kecanduan media sosial,
  • hingga paparan konten negatif.

Karena itu, pemerintah mulai memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui berbagai kebijakan strategis.

Salah satunya melalui penguatan ekosistem digital yang sehat, aman, dan beretika.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa kebangkitan bangsa hari ini harus diwujudkan melalui:

  • peningkatan kualitas SDM,
  • pemerataan pendidikan dan kesehatan,
  • penguatan ekonomi kerakyatan,
  • serta perlindungan generasi muda di era digital.

Upacara Harkitnas Kodim Tasikmalaya Berlangsung Khidmat

Sejak pagi, suasana Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya terlihat tertib dan penuh nuansa nasionalisme.

Barisan prajurit berdiri rapi mengikuti jalannya prosesi upacara.

Lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera Merah Putih.

Di beberapa sudut lapangan, peserta tampak serius menyimak amanat yang dibacakan Dandim.

Ada anggota yang berdiri tegap tanpa bergerak sedikit pun selama prosesi berlangsung. Ada pula yang sesekali menundukkan kepala ketika amanat menyinggung masa depan generasi muda Indonesia.

Dan suasana seperti itu terasa semakin penting hari ini.

Karena di tengah dunia digital yang serba cepat, semangat kebangsaan sering mulai perlahan terlupakan.

Pemerintah Ajak Bangun Solidaritas Sosial

Selain soal digitalisasi, amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI juga mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat solidaritas sosial dan budaya gotong royong.

Menurut pemerintah, modernisasi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan rasa kebersamaan.

Karena kekuatan bangsa Indonesia selama ini lahir dari persatuan dan solidaritas antarwarga.

Literasi digital juga dinilai harus dibangun bersamaan dengan pendidikan karakter.

Sebab kecanggihan teknologi tanpa moral dan etika hanya akan melahirkan masalah baru.

Apalagi generasi muda saat ini tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Informasi datang begitu cepat.

Tekanan sosial juga bergerak jauh lebih agresif melalui media digital.

Dan kondisi itu membuat pendidikan karakter menjadi semakin penting.

Harkitnas Jadi Pengingat Perjuangan Masa Kini

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini di Makodim 0612/Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa tidak pernah benar-benar selesai.

Bentuk tantangannya saja yang berubah.

Jika dulu perjuangan dilakukan melawan penjajahan fisik, sekarang bangsa Indonesia menghadapi ancaman disinformasi, polarisasi sosial, hingga degradasi moral di ruang digital.

Karena itu, menjaga generasi muda hari ini dianggap sama pentingnya dengan menjaga masa depan bangsa.

Sebab negara yang kuat tidak hanya dibangun oleh teknologi dan infrastruktur.

Tetapi juga oleh anak-anak muda yang masih memiliki karakter, nasionalisme, dan rasa cinta tanah air.

Barisan pasukan memang akhirnya bubar setelah upacara selesai pagi itu.

Tetapi pesan Hari Kebangkitan Nasional 2026 tetap tinggal: bangsa yang gagal menjaga generasi mudanya di era digital… perlahan sedang kehilangan benteng masa depannya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Pangandaran

    Usai Gempa Pangandaran, Ini Hasil Pemeriksaan BPBD

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sesaat setelah Gempa Pangandaran berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat, sebagian warga memilih keluar rumah untuk memastikan kondisi keluarga mereka aman. Di saat yang sama, petugas BPBD Kabupaten Pangandaran bergerak menuju sejumlah kawasan permukiman guna memeriksa kemungkinan adanya kerusakan akibat gempa bumi Pangandaran. Langkah cepat itu dilakukan untuk menjawab […]

  • Hibah Pemkot Bandung

    Dari Mobil hingga Gorden, Hibah Pemkot Bandung untuk Kejari Diuji Kepatutan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Bandung memberikan hibah barang senilai sekitar Rp3,12 miliar kepada Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Hibah itu mencakup kendaraan operasional, perangkat elektronik, perlengkapan ruang kerja, hingga gorden. Data yang dimiliki redaksi menunjukkan nilai terbesar terdapat pada kendaraan roda empat dengan anggaran sekitar Rp1,276 miliar. Hibah meubelair mencapai Rp890,88 juta, sedangkan pengadaan […]

  • Wisatawan Terseret Ombak

    Wisatawan Terseret Ombak, Nelayan Pangandaran Selamatkan Dua Korban

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas berenang di pantai yang semula berlangsung santai berubah menjadi insiden darurat ketika wisatawan terseret ombak di tengah kondisi gelombang yang mulai pasang, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.40 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan dua orang berhasil diselamatkan, sementara seorang wisatawan lainnya hingga Jumat malam masih dalam pencarian oleh tim gabungan. Informasi yang […]

  • Daging Kurban

    Terungkap! Alasan Daging Kurban Terasa Berbeda dari Hari Biasa

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 284
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ada satu hal yang sering dirasakan banyak orang setiap Idul Adha: daging kurban terasa berbeda. Padahal bumbunya kadang sederhana. Bahkan cara memasaknya juga tidak selalu istimewa. Ada yang hanya dibakar seadanya di halaman rumah. Ada juga yang dimasak cepat karena dapur sedang penuh. Namun tetap saja rasanya seperti punya suasana sendiri. Dalam […]

  • korupsi pengadaan

    Perspektif: Pola Putusan MA dan Arah Penindakan Korupsi Pengadaan

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Putusan MA dalam perkara pengadaan menunjukkan pergeseran arah penegakan hukum korupsi yang lebih substantif. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung dalam perkara korupsi pengadaan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) di sekolah dasar Kabupaten Gresik tidak berdiri sendiri. Ia menjadi bagian dari pola yang kian konsisten dalam beberapa tahun terakhir: MA memperketat tafsir hukum atas korupsi […]

  • Rektor Unsoed

    Rektor Unsoed Jadi Tersangka, KAUNSOED Desak Plt

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Penetapan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memunculkan persoalan baru di luar proses hukum. Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (KAUNSOED) mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) segera mengambil langkah untuk menjamin keberlangsungan kepemimpinan kampus, termasuk menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Rektor. Desakan […]

expand_less