Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Resmi! Tanggal Puasa 2026 Ditetapkan

Resmi! Tanggal Puasa 2026 Ditetapkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H sebagai awal puasa 2026 yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah atau tanggal puasa 2026 ini diputuskan dalam Sidang Isbat setelah mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat hilal secara nasional.

Keputusan tersebut memberikan kepastian bagi umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa secara serentak. Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa proses penentuan 1 Ramadan 1447 H dilakukan secara transparan dan melibatkan berbagai pihak.

Dasar Hisab dan Rukyat Hilal

Sidang Isbat digelar dengan mengacu pada dua metode utama, yakni hisab atau perhitungan astronomi serta rukyat atau pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia. Pemerintah mengundang para ahli falak, perwakilan organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait guna memastikan keputusan berjalan objektif.

Baca juga: Tawakal dan Tafwid: Jalan Tenang di Tengah Badai Hidup

Berdasarkan paparan tim hisab, posisi hilal telah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Selain itu, laporan rukyat dari berbagai daerah memperkuat hasil perhitungan tersebut. Karena itu, forum sidang menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026.

Menteri Agama dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemerintah selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian. Oleh sebab itu, sidang tidak hanya mengandalkan satu metode, melainkan mengombinasikan data ilmiah dan laporan lapangan.

“Keputusan ini menjadi pedoman resmi bagi umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa,” ujarnya dalam konferensi pers usai sidang.

Proses Sidang Isbat Berjalan Terbuka

Sidang Isbat berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, pemaparan posisi hilal berdasarkan data astronomi. Kedua, verifikasi laporan rukyat dari berbagai wilayah. Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan.

Selanjutnya, pemerintah mengumumkan hasil sidang kepada publik pada malam hari agar masyarakat segera memperoleh kepastian. Dengan demikian, umat Islam dapat mempersiapkan salat tarawih dan ibadah lainnya.

Selain mempertimbangkan aspek ilmiah, pemerintah juga menjaga komunikasi dengan berbagai ormas Islam. Langkah ini penting agar keputusan 1 Ramadan 1447 H dapat diterima luas dan meminimalkan perbedaan awal puasa.

Di sisi lain, para pakar falak menilai bahwa koordinasi nasional semakin solid dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, potensi perbedaan penetapan awal Ramadan dapat ditekan.

Kepastian bagi Umat Islam

Penetapan 1 Ramadan 1447 H membawa dampak langsung bagi masyarakat. Sekolah, instansi pemerintah, serta pelaku usaha dapat menyesuaikan agenda dengan jadwal ibadah Ramadan. Selain itu, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan sahur dan berbuka lebih terencana.

Baca juga: Penanggalan Hijriah: Rukyat, Hisab, dan Dalilnya

Lebih lanjut, pemerintah mengimbau umat Islam menyambut bulan suci dengan persiapan spiritual dan sosial. Ramadan bukan hanya momentum ibadah personal, melainkan juga waktu memperkuat solidaritas.

Karena itu, kepastian tanggal puasa 2026 menjadi hal yang sangat dinantikan. Setiap tahun, Sidang Isbat selalu menarik perhatian publik karena berkaitan langsung dengan kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia.

Meskipun demikian, pemerintah tetap menghormati perbedaan pandangan yang mungkin muncul. Namun demikian, keputusan resmi negara tetap menjadi rujukan utama dalam kalender nasional.

Dengan ditetapkannya 1 Ramadan 1447 H, umat Islam di seluruh Indonesia kini memiliki pedoman jelas untuk memulai ibadah puasa. Pemerintah berharap Ramadan tahun ini dapat berjalan khusyuk, aman, dan penuh keberkahan. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upacara mutasi Polres Tasikmalaya 2026 dengan pergantian 12 jabatan di Lapangan Hitam Mapolres

    Mutasi Polres Tasikmalaya 2026: 12 Jabatan Berganti, Biasa atau Ada Sesuatu?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mutasi Polres Tasikmalaya 2026 langsung menyedot perhatian. Sebanyak 12 jabatan strategis diganti dalam satu momentum. Rotasi polisi, sertijab, dan pergeseran posisi kunci terjadi bersamaan—dan itu jarang dianggap sekadar rutinitas. Publik mulai membaca lebih dalam. Apakah ini hanya penyegaran? Atau sinyal bahwa ada sesuatu yang sedang dibenahi? “Penyegaran Organisasi”, Kata Kapolres Upacara […]

  • Isra Nabi

    Isra Mikraj Sebagai Penguatan Iman dan Dakwah

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peristiwa Isra Nabi Muhammad SAW ditegaskan langsung dalam Al-Qur’an melalui Surah Al-Isra ayat 1. Ayat ini bukan sekadar narasi perjalanan malam, tetapi pernyataan teologis yang memiliki dampak besar bagi keimanan umat Islam. Di tengah tekanan dakwah dan penolakan keras kaum Quraisy, Al-Qur’an menempatkan Nabi Muhammad SAW pada posisi yang dimuliakan oleh Allah […]

  • tata kelola kehutanan Jabar

    Tata Kelola Kehutanan Jabar Diuji oleh Masifnya Kerusakan Hutan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kerusakan hutan Jabar menguji tata kelola kehutanan dan konsistensi kebijakan lingkungan daerah. albadarpost.com, HUMANIORA – Lebih dari 800 ribu hektare lahan di Jawa Barat berada dalam kondisi kritis atau rusak. Angka ini bukan sekadar statistik ekologis. Ia adalah indikator kegagalan tata kelola kehutanan Jabar dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, tekanan populasi, dan keberlanjutan lingkungan. […]

  • pencairan TPD tertunda

    Pencairan TPD TPG Tertunda, Guru Kemenag Gelisah

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Janji pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada Maret 2026 kembali menguat, tetapi kegelisahan guru dan dosen belum sepenuhnya reda. Hingga akhir Januari, pencairan TPD tertunda karena anggaran belum tersedia dalam pagu awal Kementerian Agama. Bagi guru dan dosen di bawah naungan Kemenag, tunjangan profesi bukan sekadar tambahan penghasilan. Dana tersebut menjadi penopang […]

  • Gatur Pagi Langensari

    Sejak Pukul 06.00 WIB, Polisi Sudah Berdiri di Simpang Banjar, Ini Tujuannya

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Gatur Pagi Langensari kembali terlihat di sejumlah ruas utama Kota Banjar pada Senin (8/6/2026). Kegiatan pengaturan lalu lintas pagi atau pelayanan arus kendaraan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran polisi yang paling dekat dengan aktivitas harian masyarakat. Ketika sebagian warga masih menyiapkan sarapan, mengantar anak sekolah, atau memanaskan kendaraan, sejumlah anggota […]

  • Ilustrasi kaligrafi Lakum Dinukum Waliyadin dengan latar cahaya senja yang melambangkan toleransi dan keteguhan iman.

    Lakum Dinukum Waliyadin: Toleransi Tanpa Kompromi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Di tengah riuh perdebatan tentang toleransi, kita sering mengutip Lakum Dinukum Waliyadin —atau dalam ejaan Arabnya, لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ— tanpa benar-benar menundukkan ego di hadapannya. Frasa Lakum Dinukum Waliyadin dari QS. Al-Kafirun ayat 6 itu terdengar lembut, namun sesungguhnya tegas. Ia bukan slogan basa-basi, bukan pula jembatan untuk mencampuradukkan akidah. Ia adalah garis batas […]

expand_less