Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Tawakal dan Tafwid: Jalan Tenang di Tengah Badai Hidup

Tawakal dan Tafwid: Jalan Tenang di Tengah Badai Hidup

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLETawakal dan Tafwid bukan sekadar istilah tasawuf, melainkan kewajiban batin yang ditegaskan dalam kitab Safinah an-Naja. Dalam ajaran Islam, tawakal berarti bersandar kepada Allah setelah berikhtiar, sedangkan tafwid bermakna menyerahkan seluruh urusan kepada-Nya dengan penuh keyakinan. Dua sikap ini membentuk fondasi ketenangan jiwa seorang Muslim. Karena itu, memahami tawakal dan tafwid menjadi kunci agar hati tidak mudah goyah saat hidup terasa berat.

Dalam Safinah an-Naja, tawakal dan tafwid disebut sebagai bagian dari kewajiban batin. Artinya, keduanya bukan pilihan tambahan, melainkan sikap yang harus tumbuh dalam diri setiap mukmin. Tanpa tawakal, usaha terasa kering. Tanpa tafwid, doa terasa hampa.

Makna Tawakal yang Sering Disalahpahami

Secara bahasa, tawakal berarti bersandar. Namun dalam makna syar’i, tawakal adalah tenangnya hati karena yakin bahwa Allah mengatur segala urusan. Keyakinan itu membuat seseorang tidak larut dalam kegalauan meski sebab-sebab dunia tampak sempit.

Baca juga: Tarawih Wanita: Masjid atau Rumah Lebih Utama?

Allah SWT berfirman:

“Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).”
(QS. At-Talaq: 3)

Ayat ini menegaskan bahwa tawakal melahirkan rasa cukup. Namun perlu dicatat, tawakal bukan berarti meninggalkan usaha. Rasulullah ﷺ pernah bersabda kepada seorang Arab Badui yang membiarkan untanya tanpa diikat:

“Ikatlah untamu, kemudian bertawakallah.”
(HR. Tirmidzi)

Hadis ini menjadi dalil kuat bahwa tawakal harus berjalan seiring ikhtiar. Karena itu, orang yang hanya pasrah tanpa usaha tidak bisa disebut bertawakal. Ia justru mengabaikan sunnatullah.

Tafwid: Derajat yang Lebih Tinggi

Jika tawakal berarti bersandar setelah berusaha, maka tafwid melangkah lebih dalam. Tafwid adalah menyerahkan seluruh urusan kepada Allah dengan sepenuh hati. Seorang hamba tidak hanya tenang setelah berikhtiar, tetapi juga ridha terhadap apa pun hasilnya.

Dalam Al-Qur’an, sikap ini tercermin dalam doa Nabi Musa AS:

“Aku menyerahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.”
(QS. Ghafir: 44)

Ayat tersebut menggambarkan tafwid secara utuh. Nabi Musa tidak hanya berusaha menghadapi tekanan Fir’aun, tetapi juga memasrahkan hasil akhirnya kepada Allah. Di sinilah letak perbedaan mendasar antara tawakal dan tafwid. Tafwid memiliki derajat lebih tinggi karena melibatkan kepasrahan total tanpa syarat.

Lawan Tafwid: Sikap Tamak yang Menggerogoti Hati

Dalam tradisi ulama, kebalikan dari tafwid adalah sifat tamak atau thama’. Sifat ini mendorong seseorang menggantungkan harapan sepenuhnya kepada makhluk. Ia selalu gelisah jika keinginannya tidak terpenuhi. Bahkan, ia rela mengorbankan prinsip demi ambisi.

Padahal Rasulullah ﷺ mengingatkan:

“Seandainya anak Adam memiliki satu lembah emas, niscaya ia ingin memiliki dua lembah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa ketamakan tidak pernah mengenal batas. Karena itu, tafwid hadir sebagai penawar. Ketika seseorang memasrahkan urusannya kepada Allah, ia tidak lagi diperbudak ambisi dunia.

Menghidupkan Tawakal dan Tafwid dalam Kehidupan Modern

Di era serba cepat, banyak orang merasa cemas terhadap masa depan. Persaingan kerja, tekanan ekonomi, serta ekspektasi sosial sering memicu stres. Namun justru dalam kondisi seperti ini, tawakal dan tafwid menjadi semakin relevan.

Pertama, seseorang tetap bekerja keras dan menyusun rencana. Kedua, ia menyadari bahwa hasil akhir bukan sepenuhnya di tangannya. Kesadaran ini melahirkan ketenangan yang sulit digoyahkan keadaan.

Selain itu, tawakal melatih optimisme. Sementara tafwid membentuk keikhlasan. Keduanya berjalan beriringan, sehingga hati tidak mudah putus asa ketika gagal dan tidak sombong ketika berhasil.

Baca juga: Website Desa Tasikmalaya Tidak Aktif

Imam Al-Ghazali pernah menjelaskan bahwa hakikat tawakal adalah keyakinan penuh terhadap jaminan Allah. Jika keyakinan itu semakin kuat, maka hati semakin lapang. Dari kelapangan itulah lahir ketenangan sejati.

Menjadi Pribadi yang Teguh dan Tenang

Pada akhirnya, tawakal dan tafwid bukan sekadar konsep teoritis. Keduanya harus hadir dalam praktik sehari-hari. Ketika menghadapi ujian, seorang mukmin berusaha mencari solusi. Namun setelah itu, ia menyerahkan hasilnya kepada Allah tanpa protes berlebihan.

Dengan demikian, hidup terasa lebih ringan. Sebab ia sadar, Allah tidak pernah salah mengatur takdir hamba-Nya. Bahkan ketika jalan terasa sempit, selalu ada hikmah yang tersembunyi.

Karena itu, mari kita latih hati untuk bertawakal setelah berikhtiar, lalu naikkan derajatnya menuju tafwid. Di sanalah ketenangan sejati bersemayam. Dan di sanalah iman menemukan kedewasaannya. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • usaha minuman kekinian

    Ternyata Ini Peluang Usaha Minuman Kekinian Paling Cepat Balik Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Usaha minuman kekinian kini menjadi salah satu peluang bisnis paling menjanjikan. Banyak orang mencari ide bisnis minuman modern, peluang jualan minuman viral, hingga usaha minuman modal kecil yang cepat balik modal. Namun, tidak semua menyadari bahwa keberhasilan bisnis ini bukan hanya soal tren, melainkan strategi yang tepat. Selain itu, perubahan gaya […]

  • UU PRT 2026

    Pelan Tapi Pasti: UU PRT 2026 Ubah Cara Kita Memperlakukan PRT

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Selama ini, banyak orang melihat pekerjaan rumah tangga sebagai sesuatu yang “ya sudah begitu saja”. Tidak perlu aturan rumit. Tidak perlu kesepakatan tertulis. Semuanya berjalan berdasarkan kebiasaan. Lalu UU PRT 2026 hadir. Dan tiba-tiba, hal-hal yang dulu terasa wajar mulai dipertanyakan. UU PRT 2026, perlindungan pekerja rumah tangga, dan hak PRT kini […]

  • Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

    Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 dan Idul Fitri 20 Maret 2026. Berikut jadwal lengkap puasa dan libur Lebaran 2026. albadarpost.com, LENSA. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan ketetapan Awal Ramadhan Muhammadiyah 1447 H dan jadwal Idul Fitri 2026. Penetapan ini dituangkan dalam Maklumat Muhammadiyah No. 01/MLM/1.1/B/2025 […]

  • Guru honorer sedang mengajar di ruang kelas sekolah negeri usai muncul isu penghapusan status honorer tahun 2027.

    Status Honorer 2027: FSGI Khawatir Krisis Pengajar Mengintai

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Bel sekolah belum lama berbunyi ketika beberapa guru mulai masuk ke ruang kelas di sebuah sekolah pinggiran. Sebagian membawa tumpukan buku. Sebagian lagi menyalakan kipas ruangan yang sejak pagi terasa panas. Di antara mereka, ada guru honorer yang sudah mengajar bertahun-tahun. Datang paling pagi. Pulang paling akhir. Namun hingga kini, status kerjanya […]

  • Beasiswa BAZNAS Tasikmalaya

    Hanya 11 Hari! Beasiswa BAZNAS Tasikmalaya Resmi Dibuka

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Beasiswa BAZNAS Tasikmalaya kembali dibuka bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi mitra. Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan melalui akun resmi BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, pendaftaran Beasiswa S1 BAZNAS 2026 berlangsung mulai 7 hingga 17 Juli 2026. Artinya, calon peserta hanya memiliki waktu sekitar sebelas hari untuk melengkapi persyaratan dan mengajukan […]

  • Pengawasan Pajak

    Pengawasan Pajak Libatkan Aparat, DPR Minta Jangan Intimidasi Warga

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebijakan pengawasan pajak melalui Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nomor SE-8/PJ/2026 memicu perhatian di parlemen. DPR RI mengingatkan agar pengawasan wajib pajak yang melibatkan koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak menimbulkan rasa takut, sekaligus tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan nasional. Menurut DPR RI, peningkatan kepatuhan wajib pajak merupakan […]

expand_less