Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Persib Selangkah Lagi Juara, Tapi Dua Pilar Inti Justru Absen

Persib Selangkah Lagi Juara, Tapi Dua Pilar Inti Justru Absen

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib Bandung datang ke markas PSM Makassar dengan satu beban besar di pundak mereka: menjaga peluang juara tetap hidup.

Situasinya terlihat sederhana di klasemen. Persib berada di puncak dengan 75 poin dan terus menempel ketat rival di papan atas. Namun suasana akhir musim selalu punya cerita lain.

Kadang yang membuat tegang bukan pertandingan itu sendiri.

Tetapi notifikasi klasemen yang muncul terus di ponsel.

Ada Bobotoh yang mulai menghitung skenario juara sambil membuka klasemen berkali-kali. Tutup aplikasi. Buka lagi beberapa menit kemudian.

Dan anehnya, itu dilakukan hampir setiap malam sekarang.

Absennya Barba dan Luciano Jadi Alarm yang Tidak Datang di Waktu Tepat

Di tengah performa Persib yang sedang panas, kabar soal kemungkinan absennya Barba dan Luciano akibat akumulasi kartu kuning mulai membuat suasana berubah.

Tidak panik memang. Tetapi mulai terasa mengganggu.

Barba selama ini menjadi tembok penting di lini belakang Persib. Sementara Luciano sering menjaga aliran bola tetap hidup ketika permainan mulai buntu.

Kalau keduanya benar-benar tidak tampil, Persib harus mengubah ritme permainan.

Masalahnya, pertandingan ini berlangsung di Makassar.

Dan stadion di sana sering terasa berbeda ketika laga memasuki menit-menit akhir.

Suara tribun bisa mendadak keras hanya karena satu tekel. Kadang bahkan peluit kecil dari wasit langsung memancing teriakan panjang dari penonton.

Hal-hal seperti itu sering tidak masuk statistik pertandingan. Tetapi pemain biasanya merasakannya.

Persib Sedang Panas, Sangat Panas

Dalam tiga pertandingan terakhir, Persib tampil seperti tim yang sedang mencium aroma juara.

Mereka menang atas Persija. Menang lagi melawan PSIM. Lalu mencetak empat gol ke gawang Bhayangkara.

Yang menarik bukan cuma hasilnya.

Cara mereka menang mulai terlihat lebih matang.

Persib bisa bermain sabar ketika ditekan. Tetapi mereka juga mampu menyerang cepat saat menemukan celah.

Dan itu biasanya mulai muncul pada tim yang sedang percaya diri.

Di beberapa sudut Bandung, obrolan soal peluang juara sekarang bahkan terdengar sampai ke warung kopi kecil pinggir jalan.

Ada yang membuka video highlight pertandingan sambil menyeruput kopi hitam. Ada juga yang diam-diam mulai mencari jadwal konvoi, meski musim belum selesai.

Memang terlalu cepat. Tapi suasana seperti itu sudah mulai terasa.

PSM Bisa Jadi Pengacau yang Sangat Merepotkan

Meski performa PSM Makassar musim ini tidak terlalu stabil, mereka tetap berbahaya.

PSM justru sering tampil lebih lepas saat menghadapi tim besar.

Dan itu yang membuat pertandingan ini sulit ditebak.

Dalam beberapa laga terakhir, PSM memang sempat kalah dari Bali United dan Arema FC. Namun mereka tetap mampu bermain agresif ketika mendapat momentum di kandang sendiri.

Kadang pertandingan di Makassar berubah liar hanya dalam lima menit.

Gol cepat.

Tekanan suporter.

Pemain mulai emosional.

Lalu ritme pertandingan tiba-tiba kacau.

Situasi seperti itu bisa merepotkan tim mana pun. Termasuk Persib.

Tekanan Mental Mulai Terasa di Pekan Akhir

Persaingan juara musim ini terasa berbeda karena berlangsung sangat rapat.

Satu hasil imbang saja bisa mengubah posisi klasemen.

Karena itu, Persib kemungkinan tidak akan bermain terlalu aman meski kehilangan dua pemain inti.

Namun tekanan tetap ada.

Dan tekanan seperti ini biasanya muncul dari hal-hal kecil.

Dari suara televisi rumah tetangga yang lebih keras dari biasanya.

Dari grup WhatsApp keluarga yang tiba-tiba ramai membahas klasemen.

Atau dari orang-orang yang pura-pura santai, tetapi diam-diam mengecek hasil pertandingan lain sebelum tidur.

Kadang sepak bola memang aneh.

Satu pertandingan bisa membuat satu kota sulit tidur.

Persib Harus Bertahan dari Tekanan dan Atmosfer

Persib punya kualitas untuk menang di Makassar. Momentum mereka juga lebih baik dibanding PSM.

Tetapi laga seperti ini jarang berjalan normal.

Apalagi ketika gelar juara sudah mulai terlihat di depan mata.

Ada rasa gugup yang tidak selalu terlihat di lapangan.

Dan kadang justru itu yang paling berat.

Karena semakin dekat dengan garis akhir, semakin besar ketakutan untuk terpeleset.

Persib memang tinggal beberapa langkah lagi menuju gelar juara.

Tetapi sepak bola sering kejam pada tim yang terlalu cepat merasa aman.

Dan di akhir musim seperti sekarang, satu malam buruk saja bisa menghapus semua rasa percaya diri yang dibangun berbulan-bulan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • layanan Motis

    KAI Hadirkan Layanan Motis, Kurangi Kecelakaan Motor Saat Nataru

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KAI membuka layanan Motis untuk Nataru 2025/2026, menyediakan 6.000 kuota motor dan 12.000 kursi penumpang. albadarpost.com, LENSA – PT Kereta Api Indonesia kembali menghadirkan layanan Motis pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Program gratis ini memungkinkan masyarakat mengirim sepeda motor menggunakan kereta api. Kuota yang disediakan mencakup 6.000 unit motor serta lebih dari […]

  • kepala ikan kuah kuning dengan bumbu kunyit dan rempah khas Indonesia disajikan hangat di meja makan sederhana

    Cara Masak Kepala Ikan Kuah Kuning Anti Amis, Dijamin Nagih!

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kepala ikan kuah kuning menjadi salah satu hidangan tradisional yang selalu menggoda selera. Olahan kepala ikan kuah kuning ini terkenal dengan cita rasa gurih, segar, dan kaya rempah. Banyak orang mencari cara memasak kepala ikan kuah kuning agar tidak amis dan tetap nikmat, karena di situlah letak tantangannya. Selain itu, hidangan […]

  • Sejarah BPK

    Sejarah BPK dan Arah Baru Pengawasan Keuangan Negara

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Perjalanan sejarah BPK dari 1947 hingga reformasi yang membentuk lembaga audit negara yang independen. albadarpost.com, PELITA – Kekuatan sebuah negara sering terlihat dari cara ia memperlakukan uang publik. Sejarah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi contoh bagaimana arsitektur pengawasan negara dibentuk, diubah, dan disesuaikan dengan arah politik Indonesia sejak 1947. Perjalanan lembaga ini memperlihatkan bagaimana pengawasan […]

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • Cek bansos PKH BPNT 2026 menggunakan KTP melalui situs resmi Kementerian Sosial

    Resmi, Panduan Lengkap Cek Bansos PKH-BPNT 2026

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial pada 2026 melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jutaan masyarakat kini bisa cek bansos PKH BPNT pakai KTP secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos). Akses informasi yang terbuka membuat masyarakat dapat memastikan status penerima bansos tanpa harus datang ke kantor […]

  • tata kelola masjid

    Muhammad Jazir dan Warisan Tata Kelola Masjid

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Muhammad Jazir wafat, meninggalkan warisan tata kelola masjid terbuka yang berpihak pada pelayanan dan pemberdayaan umat. albadarpost.com, HUMANIORA – Tokoh pembaru tata kelola masjid, Muhammad Jazir, wafat di Yogyakarta pada Senin, 22 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam perubahan cara masjid berfungsi, dari ruang ibadah tertutup menjadi pusat layanan umat yang inklusif dan berorientasi […]

expand_less