Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Hari Ibu, Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

Hari Ibu, Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkot Tasikmalaya menegaskan pemberdayaan perempuan sebagai fondasi pembangunan pada peringatan Hari Ibu 2025.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan kembali komitmen pemberdayaan perempuan dalam pembangunan daerah melalui Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Penegasan ini penting karena menyangkut arah kebijakan publik yang menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar pelengkap agenda.

Upacara digelar di Halaman Balekota Tasikmalaya, Senin, 22 Desember 2025. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi atas perjuangan, peran, dan kontribusi perempuan Indonesia dalam membentuk kehidupan sosial, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan.

Mengusung tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, peringatan Hari Ibu tahun ini menekankan posisi strategis perempuan sebagai agen perubahan. Pemerintah Kota Tasikmalaya menilai kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari kemajuan perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.

Hari Ibu dan Arah Kebijakan Pemberdayaan Perempuan

Dalam amanat yang disampaikan Wali Kota Tasikmalaya, ditegaskan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan simbolik tahunan. Peringatan ini berakar dari sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia yang dimulai sejak Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928.

Sejak ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959, momen ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan kemajuan bangsa tidak berdiri sendiri. Perempuan memiliki peran penting dalam mengisi dan menjaga keberlanjutan pembangunan.

Wali Kota menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan prasyarat bagi terciptanya masyarakat yang adil dan berdaya saing. Perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga aktif di sektor ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, dan pemerintahan.

Komitmen Perlindungan dan Pengarusutamaan Gender

Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan komitmen memperkuat kebijakan pemberdayaan dan perlindungan perempuan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengarusutamaan gender dalam perencanaan pembangunan serta upaya pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender.

Kebijakan ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama. Pemerintah menilai perempuan memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang sehat, berpendidikan, dan berkarakter.

Dalam konteks kebijakan daerah, penguatan peran perempuan juga dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Ketika perempuan memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi, dampaknya dirasakan langsung oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Apresiasi dan Harapan Kolaborasi

Pada peringatan Hari Ibu ke-97 ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga menyampaikan apresiasi kepada perempuan-perempuan yang telah menunjukkan prestasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan negara atas peran perempuan di berbagai bidang.

Pemerintah berharap peringatan ini tidak berhenti pada seremoni. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang adil dan inklusif bagi perempuan.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Melalui pendekatan kolaboratif, pemberdayaan perempuan diharapkan tidak hanya menjadi slogan kebijakan, tetapi hadir dalam praktik pembangunan sehari-hari. Lingkungan yang aman, setara, dan mendukung akan mendorong perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi.

Dampak bagi Pembangunan Kota

Peringatan Hari Ibu di Kota Tasikmalaya tahun ini menunjukkan upaya pemerintah daerah mengaitkan nilai sejarah dengan kebijakan masa depan. Bagi warga, penegasan ini menjadi indikator bahwa pembangunan kota diarahkan pada penguatan manusia, bukan semata infrastruktur.

Dengan menempatkan perempuan sebagai aktor pembangunan, Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 dimulai dari kebijakan lokal yang inklusif dan berkeadilan.

Pemberdayaan perempuan ditegaskan Pemkot Tasikmalaya sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem Sumatera Utara Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

    Cuaca Ekstrem Sumatera Utara Picu Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Cuaca ekstrem Sumatera Utara memicu banjir dan longsor di empat kabupaten, ribuan warga terdampak. albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca ekstrem Sumatera Utara pada 24–25 November memicu banjir dan tanah longsor di Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Dampaknya bukan hanya korban jiwa, tetapi juga gangguan ekonomi, mobilitas warga, hingga kebutuhan logistik harian. Cuaca ekstrem […]

  • Polisi mengamankan pelaku penganiayaan kyai di Tasikmalaya setelah kasus viral di media sosial

    Viral Penganiayaan Kyai, Polisi Tasikmalaya Bertindak Cepat Amankan Pelaku

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penganiayaan Kyai Tasikmalaya menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. Kasus penganiayaan tokoh agama di Tasikmalaya ini langsung memicu reaksi luas. Bahkan, peristiwa kekerasan terhadap kyai tersebut menarik perhatian berbagai pihak, termasuk pejabat daerah. Peristiwa ini terjadi di Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya. Saat itu, korban Abdul Yani […]

  • Macam-Macam Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Jalan Menuju Kesucian dan Kedekatan dengan Allah SWT

    Macam-Macam Puasa Sunnah dan Keutamaannya: Jalan Menuju Kesucian dan Kedekatan dengan Allah SWT

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pelajari macam-macam puasa sunnah dan keutamaannya yang menuntun umat Islam menuju kesucian dan ampunan. Puasa Sunnah dan Keutamaannya albadarpost.com, HIKMAH – Puasa tidak hanya diwajibkan di bulan Ramadhan. Dalam Islam, ada banyak jenis puasa sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW sepanjang tahun. Walau bersifat tidak wajib, puasa sunnah menawarkan limpahan pahala, ampunan, dan keberkahan bagi siapa […]

  • pencabulan anak Sukabumi

    Kasus Dugaan Pencabulan Anak Gegerkan Warga Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus dugaan kekerasan seksual anak di Sukabumi menjadi perhatian publik setelah pengakuan spontan seorang anak memicu terbukanya dugaan tindak pidana yang sebelumnya tidak diketahui banyak pihak. Informasi tersebut kemudian mendorong keluarga korban untuk berkoordinasi dan melaporkan dugaan peristiwa itu kepada aparat kepolisian. Hingga kini, Polres Sukabumi Kota masih menangani perkara tersebut melalui […]

  • Ilustrasi pelaku UMKM memanfaatkan kekayaan intelektual sebagai agunan KUR untuk mendapatkan pembiayaan usaha.

    Resmi! KI Jadi Agunan KUR, UMKM Kini Punya Akses Modal Baru

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kekeyaan Intelektual (KI) jadi agunan KUR resmi diberlakukan. Skema baru ini membuka jalan bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengakses pembiayaan hanya dengan bermodal karya. Kebijakan ini menjadi titik balik, karena untuk pertama kalinya kekayaan intelektual—atau hak cipta, merek, dan paten—diakui sebagai jaminan tambahan dalam sistem Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kebijakan […]

  • Muktamar NU ke-35 menjadi titik balik kepemimpinan PBNU dengan sorotan pada Kiai Said Aqil Siroj dan Gus Salam

    Muktamar NU ke-35 Jadi Titik Balik Kepemimpinan Baru

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama sedang berada di persimpangan penting sejarahnya. Menjelang Muktamar NU ke-35, satu pertanyaan terus bergema di kalangan warga nahdliyin: apakah NU membutuhkan kepemimpinan baru? Pertanyaan itu tidak muncul tiba-tiba. Dinamika internal yang menguat, perbedaan arah pandang, hingga kegelisahan warga terhadap soliditas organisasi membuat Muktamar kali ini terasa berbeda. NU tidak sekadar […]

expand_less