230 Penumpang Selamat dari Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

TNI AL mengevakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, (Foto: Puspen TNI).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Berdasarkan keterangan resmi Puspen TNI, kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, memicu operasi penyelamatan besar-besaran pada Minggu (2/8/2026). Dalam insiden kapal terbakar tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Bung Hatta-370, KRI Nala-363, dan Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mempercepat evakuasi penumpang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 230 orang berhasil diselamatkan, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Insiden itu mendorong respons cepat berbagai unsur di laut. Selain kapal perang TNI AL, sejumlah kapal niaga yang melintas lebih dahulu di sekitar lokasi turut membantu mengevakuasi para penumpang sebelum proses penyelamatan dilanjutkan oleh tim militer.
Operasi Penyelamatan Berlangsung di Tengah Laut
Kebakaran terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, sehingga proses evakuasi membutuhkan koordinasi cepat antarkapal yang berada di sekitar lokasi.
Beberapa kapal yang lebih dahulu memberikan pertolongan antara lain KM Meratus Project 3, MV Icon Daniel, dan MT Trans Arafura. Para korban kemudian dipindahkan secara bertahap menuju unsur TNI AL agar memperoleh penanganan yang lebih terorganisasi.
Kolaborasi tersebut mempercepat penyelamatan ratusan penumpang di tengah kondisi darurat di laut.
KRI Nala-363 Bawa Korban ke Surabaya
Dalam operasi lanjutan, KRI Nala-363 mengevakuasi 32 orang dari kapal-kapal yang lebih dulu melakukan penyelamatan.
Dari jumlah tersebut, 30 orang berada dalam kondisi selamat, sedangkan dua korban meninggal dunia.
Sementara itu, 18 korban tercatat dalam kondisi sehat, sedangkan 12 lainnya mengalami keluhan medis dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut setelah tiba di darat.
Pada Senin dini hari pukul 01.40 WIB (3/8/2026), KRI Nala-363 bertolak menuju Koarmada II Surabaya dengan membawa seluruh korban untuk mendapatkan penanganan di Posko Crisis Center.
KRI Bung Hatta Tetap Siaga Amankan Lokasi
Berbeda dengan KRI Nala-363 yang membawa korban ke Surabaya, KRI Bung Hatta-370 tetap berada di lokasi kejadian.
Kapal perang tersebut melaksanakan pengawasan dan pengamanan area insiden guna mendukung kelancaran operasi yang masih berlangsung.
Keberadaan unsur TNI AL di lokasi juga bertujuan memastikan proses evakuasi berjalan aman bagi seluruh pihak yang terlibat.
Sinergi TNI AL dan Kapal Sipil Percepat Evakuasi
Di tengah situasi darurat, koordinasi menjadi faktor penting dalam penyelamatan korban.
Kapal-kapal sipil yang berada di sekitar lokasi menjadi penolong pertama bagi sebagian penumpang. Selanjutnya, unsur TNI AL mengambil alih proses evakuasi lanjutan agar korban dapat segera memperoleh penanganan medis.
Selain mengerahkan kapal perang, TNI AL juga mengoperasikan Pesawat Udara Casa U-6206 untuk mendukung pemantauan area operasi.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama lintas unsur dalam menghadapi keadaan darurat di laut.
Penyebab Kebakaran Masih Menunggu Penyelidikan
Hingga artikel ini diterbitkan, penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Sementara itu, proses penanganan terhadap para korban terus berlangsung di Posko Crisis Center Koarmada II Surabaya.
AlbadarPost akan memperbarui informasi ini apabila terdapat perkembangan resmi mengenai hasil penyelidikan maupun perubahan data korban dari instansi berwenang.
Laut tidak pernah memberi peringatan sebelum bahaya datang. Namun, kecepatan bertindak, koordinasi, dan keberanian para penyelamat kembali membuktikan bahwa setiap detik dapat menjadi penentu antara harapan dan kehilangan. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar