Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Polri Terapkan SKCK Online, Warga Bebas Pilih Lokasi Pengambilan

Polri Terapkan SKCK Online, Warga Bebas Pilih Lokasi Pengambilan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Layanan SKCK online lewat Super Apps Polri memudahkan pengajuan tanpa mengikuti domisili dan akses lebih praktis.


albadarpost.com, LENSA – Masyarakat kini tak lagi bergantung pada kantor polisi untuk mengurus SKCK online. Polri resmi menghadirkan layanan daring melalui aplikasi Super Apps Polri yang memungkinkan pengajuan dokumen secara mandiri dari ponsel. Kebijakan ini menjadi penting karena menekan waktu antrean dan memotong biaya akses administrasi, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari fasilitas kepolisian.

SKCK online diterbitkan melalui fungsi Intelijen dan Keamanan (Intelkam), sebagaimana termuat dalam Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014. Masa berlaku SKCK tetap enam bulan dan bisa diperpanjang bila masih diperlukan. Dengan format digital, layanan ini memberi akses lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen untuk administrasi pendidikan, profesi, hingga keperluan luar negeri. Polri menyatakan, proses pengajuan daring tetap mengikuti standar identifikasi personal, termasuk verifikasi biometrik.


Syarat Pengajuan SKCK Online

Sebelum mengakses menu SKCK online, pemohon harus menyiapkan beberapa dokumen. Persyaratan utama meliputi foto berukuran 4×6 dengan latar merah bagi WNI dan biru bagi WNA, kartu keluarga, akta kelahiran, dan bukti kepesertaan JKN aktif. Untuk keperluan luar negeri, paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan menjadi dokumen wajib. Seluruh data diunggah melalui aplikasi menggunakan kamera ponsel.

Pengguna Super Apps Polri harus membuat akun terlebih dahulu atau masuk melalui Apple ID. Sistem kemudian meminta verifikasi diri melalui swafoto serta memasukkan Nomor Induk Kependudukan. Setelah itu, pemohon mengisi ciri fisik seperti tinggi badan, berat badan, golongan darah, serta data kontak pribadi. Semua proses berjalan otomatis tanpa harus hadir di kantor polisi pada tahap awal.

Biaya penerbitan tetap Rp30.000 sesuai ketentuan nasional. Setelah pengajuan dikirim dan dinyatakan valid, pemohon memilih lokasi pengambilan fisik dokumen. Polri menegaskan, SKCK online mempersingkat fase administratif namun tetap mensyaratkan datang ke kantor polisi untuk pencetakan dan penyerahan akhir.


Pengajuan Tidak Lagi Terikat Domisili

Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Baintelkam Polri, Kombes Yosef Sriyono, menyebut bahwa pengajuan SKCK online tidak perlu menyesuaikan domisili pemohon. Lokasi pengambilan bisa dipilih dalam sistem. Warga yang berdomisili di daerah tetapi bekerja di kota lain dapat memilih titik layanan terdekat. “Sekarang masyarakat tidak perlu pusing dengan domisilinya di mana. Bisa membuat SKCK di mana saja,” ujarnya.

Untuk wilayah Polda Metro Jaya, pengambilan dokumen dapat dilakukan melalui polsek tertentu. Mekanisme ini ditujukan agar warga di area perkotaan tidak terpusat pada satu kantor pelayanan. Penyebaran titik layanan diharapkan menurunkan kepadatan antrean dan mempercepat proses verifikasi lapangan.

Baca juga: Pemerintah Lalai Awasi Alkohol Medis, Dua Remaja Sukaresik Tewas

Polri juga menyatakan akan mengirimkan salinan SKCK melalui sistem aplikasi bagi pengguna yang sudah menyelesaikan seluruh tahapan. Format digital tersebut dapat menjadi bukti awal saat dokumen fisik belum diambil.


Dampak dan Konteks Pelayanan Publik

Layanan SKCK online merefleksikan arah digitalisasi administrasi kepolisian dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi ini menekan biaya sosial masyarakat: mereka tak lagi harus mengambil cuti kerja, menempuh perjalanan jauh, atau menunggu antrean manual. Secara operasional, aparat dapat mengurangi beban layanan tatap muka dan memfokuskan tenaga pada verifikasi serta penegakan hukum.

Namun model ini juga menguji kapasitas platform digital Polri. Keberhasilan layanan bergantung pada kualitas jaringan, keamanan data, dan keakuratan verifikasi biometrik. Kesalahan input dan perangkat ponsel yang kurang memadai berpotensi memperlambat proses. Polri perlu memperkuat literasi digital publik, terutama di wilayah dengan akses internet terbatas.

Dalam jangka panjang, SKCK daring membuka peluang integrasi basis data lintas lembaga seperti Dukcapil, Imigrasi, dan BPJS. Sinkronisasi ini dapat memangkas dokumen manual yang selama ini membebani pemohon. Di saat yang sama, tata kelola privasi data menjadi faktor kritis karena menyangkut perlindungan identitas warga.

SKCK online memotong antrean, memperluas akses, dan menghapus batas domisili. Digitalisasi ini mengubah cara publik berurusan dengan layanan kepolisian. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • insest tasikmalaya

    Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman Bagi Anak

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti insest Tasikmalaya: kejahatan keluarga, kelalaian negara, dan ancaman sosial bagi anak. Ketika Rumah Tak Lagi Menjadi Tempat Aman albadarpost.com, EDITORIAL – Polisi Kota Tasikmalaya menangkap seorang pria berinisial DT (41), warga Kecamatan Indihiang, setelah terungkap ia memperkosa anak kandungnya selama bertahun-tahun. Kejahatan ini terdeteksi bukan karena keberanian aparat atau sistem perlindungan sosial, […]

  • Kampung Zakat 2026

    Adakah Desa Jabar Lolos Kampung Zakat 2026?

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kampung Zakat 2026 memasuki tahap penentuan. Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan pengumuman desa penerima Kampung Zakat pada Rabu, 5 Agustus 2026, setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan. Hingga artikel ini ditulis, daftar resmi penerima program belum dipublikasikan. Karena itu, perhatian publik kini tertuju pada satu pertanyaan: apakah ada desa dari Jawa Barat yang […]

  • Ilustrasi suasana keluarga muslim damai dan harmonis sebagai gambaran hayatan thayyibah dalam QS An-Nahl ayat 97

    QS An-Nahl 97: Rahasia Hidup Tenang dan Berkah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Dalam QS An-Nahl ayat 97, Allah menjanjikan hayatan thayyibah atau kehidupan yang baik bagi siapa pun yang beriman dan beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan. Istilah ini kerap diterjemahkan sebagai hidup yang tenang, berkah, dan penuh makna. Menariknya, ayat ini tidak memberi ruang perbedaan berdasarkan gender dalam urusan pahala. Sebaliknya, ukuran yang digunakan […]

  • Hakordia 2025

    KPK Gelar Hakordia 2025 untuk Perkuat Gerakan Antikorupsi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    KPK gelar Hakordia 2025 di Yogyakarta dengan agenda kolaborasi antikorupsi lintas sektor selama empat hari. albadarpost.com, LENSA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Hakordia 2025 sebagai gerakan kolaborasi nasional yang dipusatkan di Yogyakarta pada 6–9 Desember. Agenda empat hari ini bukan seremoni tahunan, tetapi ruang inklusif yang dirancang untuk memperluas partisipasi publik dalam pencegahan korupsi. Penetapan […]

  • Rekrutmen Polri 2026

    Polda Jabar Pastikan Seleksi Akpol 2026 Tanpa Jalur Belakang dan Titipan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, BERITA DAERAH – Proses Rekrutmen Polri 2026 di lingkungan Polda Jawa Barat dipastikan berjalan secara bersih, transparan, dan akuntabel. Bahkan, peserta seleksi Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama kini dapat langsung melihat nilai hasil ujian mereka sesaat setelah tes selesai melalui layar monitor yang tersedia di lokasi. Sistem seleksi terbuka itu menjadi sorotan publik karena […]

  • Tabrakan Leuwipanjang

    Leuwipanjang Lumpuh, Tabrakan Beruntun Memakan Korban

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com,BERITA DAERAH – Aktivitas lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, mendadak tersendat pada Rabu (29/7/2026) setelah terjadi tabrakan Leuwipanjang yang melibatkan sebuah truk, dua mobil minibus, sejumlah sepeda motor, dan sebuah gerobak pedagang. Kecelakaan beruntun itu menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara petugas kepolisian bergerak cepat mengevakuasi kendaraan serta mengurai kemacetan yang […]

expand_less