Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Polri Terapkan SKCK Online, Warga Bebas Pilih Lokasi Pengambilan

Polri Terapkan SKCK Online, Warga Bebas Pilih Lokasi Pengambilan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Layanan SKCK online lewat Super Apps Polri memudahkan pengajuan tanpa mengikuti domisili dan akses lebih praktis.


albadarpost.com, LENSA – Masyarakat kini tak lagi bergantung pada kantor polisi untuk mengurus SKCK online. Polri resmi menghadirkan layanan daring melalui aplikasi Super Apps Polri yang memungkinkan pengajuan dokumen secara mandiri dari ponsel. Kebijakan ini menjadi penting karena menekan waktu antrean dan memotong biaya akses administrasi, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari fasilitas kepolisian.

SKCK online diterbitkan melalui fungsi Intelijen dan Keamanan (Intelkam), sebagaimana termuat dalam Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun 2014. Masa berlaku SKCK tetap enam bulan dan bisa diperpanjang bila masih diperlukan. Dengan format digital, layanan ini memberi akses lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen untuk administrasi pendidikan, profesi, hingga keperluan luar negeri. Polri menyatakan, proses pengajuan daring tetap mengikuti standar identifikasi personal, termasuk verifikasi biometrik.


Syarat Pengajuan SKCK Online

Sebelum mengakses menu SKCK online, pemohon harus menyiapkan beberapa dokumen. Persyaratan utama meliputi foto berukuran 4×6 dengan latar merah bagi WNI dan biru bagi WNA, kartu keluarga, akta kelahiran, dan bukti kepesertaan JKN aktif. Untuk keperluan luar negeri, paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan menjadi dokumen wajib. Seluruh data diunggah melalui aplikasi menggunakan kamera ponsel.

Pengguna Super Apps Polri harus membuat akun terlebih dahulu atau masuk melalui Apple ID. Sistem kemudian meminta verifikasi diri melalui swafoto serta memasukkan Nomor Induk Kependudukan. Setelah itu, pemohon mengisi ciri fisik seperti tinggi badan, berat badan, golongan darah, serta data kontak pribadi. Semua proses berjalan otomatis tanpa harus hadir di kantor polisi pada tahap awal.

Biaya penerbitan tetap Rp30.000 sesuai ketentuan nasional. Setelah pengajuan dikirim dan dinyatakan valid, pemohon memilih lokasi pengambilan fisik dokumen. Polri menegaskan, SKCK online mempersingkat fase administratif namun tetap mensyaratkan datang ke kantor polisi untuk pencetakan dan penyerahan akhir.


Pengajuan Tidak Lagi Terikat Domisili

Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Baintelkam Polri, Kombes Yosef Sriyono, menyebut bahwa pengajuan SKCK online tidak perlu menyesuaikan domisili pemohon. Lokasi pengambilan bisa dipilih dalam sistem. Warga yang berdomisili di daerah tetapi bekerja di kota lain dapat memilih titik layanan terdekat. “Sekarang masyarakat tidak perlu pusing dengan domisilinya di mana. Bisa membuat SKCK di mana saja,” ujarnya.

Untuk wilayah Polda Metro Jaya, pengambilan dokumen dapat dilakukan melalui polsek tertentu. Mekanisme ini ditujukan agar warga di area perkotaan tidak terpusat pada satu kantor pelayanan. Penyebaran titik layanan diharapkan menurunkan kepadatan antrean dan mempercepat proses verifikasi lapangan.

Baca juga: Pemerintah Lalai Awasi Alkohol Medis, Dua Remaja Sukaresik Tewas

Polri juga menyatakan akan mengirimkan salinan SKCK melalui sistem aplikasi bagi pengguna yang sudah menyelesaikan seluruh tahapan. Format digital tersebut dapat menjadi bukti awal saat dokumen fisik belum diambil.


Dampak dan Konteks Pelayanan Publik

Layanan SKCK online merefleksikan arah digitalisasi administrasi kepolisian dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi ini menekan biaya sosial masyarakat: mereka tak lagi harus mengambil cuti kerja, menempuh perjalanan jauh, atau menunggu antrean manual. Secara operasional, aparat dapat mengurangi beban layanan tatap muka dan memfokuskan tenaga pada verifikasi serta penegakan hukum.

Namun model ini juga menguji kapasitas platform digital Polri. Keberhasilan layanan bergantung pada kualitas jaringan, keamanan data, dan keakuratan verifikasi biometrik. Kesalahan input dan perangkat ponsel yang kurang memadai berpotensi memperlambat proses. Polri perlu memperkuat literasi digital publik, terutama di wilayah dengan akses internet terbatas.

Dalam jangka panjang, SKCK daring membuka peluang integrasi basis data lintas lembaga seperti Dukcapil, Imigrasi, dan BPJS. Sinkronisasi ini dapat memangkas dokumen manual yang selama ini membebani pemohon. Di saat yang sama, tata kelola privasi data menjadi faktor kritis karena menyangkut perlindungan identitas warga.

SKCK online memotong antrean, memperluas akses, dan menghapus batas domisili. Digitalisasi ini mengubah cara publik berurusan dengan layanan kepolisian. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kecelakaan terjun payung

    Polres Pangandaran Hentikan Aktivitas Terjun Payung

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Dua atlet tewas dalam kecelakaan terjun payung di Pangandaran, polisi hentikan kegiatan dan soroti keselamatan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menghentikan sementara seluruh aktivitas terjun payung setelah dua atlet meninggal dunia dalam insiden kecelakaan di Perairan Laut Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Peristiwa ini menyorot aspek keselamatan kegiatan olahraga udara sekaligus lemahnya koordinasi […]

  • realitas guru

    Fakta Mengejutkan! 9 Realitas Guru yang Jarang Diketahui Orang Tua

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Realitas guru sering kali tidak terlihat oleh orang tua murid. Banyak yang mengira pekerjaan guru hanya sebatas mengajar di kelas. Padahal, kehidupan guru, fakta profesi guru, dan tantangan pendidik jauh lebih kompleks. Oleh karena itu, memahami realitas guru menjadi penting agar muncul empati dan dukungan yang lebih besar. Selain itu, guru tidak […]

  • hukum islam

    MUI Kritik Pasal KUHP Baru

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MUI menilai pasal KUHP baru soal nikah siri dan poligami berpotensi bertentangan dengan hukum Islam. albadarpost.com, LIFESTYLE – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang mengatur pemidanaan terhadap praktik nikah siri dan poligami. MUI menilai pengaturan tersebut berpotensi bertentangan dengan hukum Islam serta prinsip perdata yang selama […]

  • Konferensi pers Polres Ciamis terkait kasus penipuan hibah palsu Rp33 miliar dan uang mainan pecahan Rp100 ribu

    Sindikat Hibah Rp33 Miliar Terbongkar, Pelaku Menyamar Jadi Kiai

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana malam di kawasan Alun-alun Banjarsari awalnya terlihat biasa saja. Lampu jalan masih menyala terang. Beberapa warung kopi di pinggir jalan belum tutup sepenuhnya. Namun di tengah suasana itu, seorang pria bernama H. Nanang Kosim Rohmana ternyata sedang masuk ke dalam skenario penipuan yang sudah disusun cukup rapi. Korban percaya akan […]

  • Pemain Timnas Indonesia menghadapi jadwal padat 2026 usai FIFA Series dengan ekspresi fokus dan penuh tekanan

    Belum Bernapas, Timnas Indonesia Sudah Dihantam Jadwal Brutal 2026

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jadwal Timnas Indonesia 2026 langsung memicu perhatian publik setelah Garuda finis sebagai runner-up FIFA Series. Jadwal Timnas Indonesia, agenda Garuda, hingga kalender pertandingan Indonesia kini terlihat padat, bahkan cenderung ekstrem bagi sebuah tim yang sedang berkembang. Alih-alih mendapat waktu istirahat, Timnas Indonesia justru harus bersiap menghadapi rangkaian laga tanpa jeda panjang. […]

  • Rusa Cagar Alam Pangandaran

    Rusa Cagar Alam Pangandaran Kian Sering Masuk Permukiman, BKSDA Pangandaran Lakukan Patroli Ketat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Rusa Cagar Alam Pangandaran sering masuk ke permukiman warga, BKSDA tingkatkan patroli untuk jaga ekosistem. Rusa Cagar Alam Pangandaran Kian Dekat dengan Warga albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena unik kembali terjadi di kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Sejumlah rusa dari Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Pangandaran kerap terlihat keluar dari area konservasi dan berkeliaran hingga […]

expand_less