Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BMKG Prediksi Hujan Lebat Melanda 15 Wilayah pada Pertengahan November 2025

BMKG Prediksi Hujan Lebat Melanda 15 Wilayah pada Pertengahan November 2025

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BMKG merilis prediksi hujan lebat pertengahan November yang berpotensi melanda 15 wilayah di Indonesia.


albadarpost.com, LENSA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memaparkan prediksi hujan lebat di 15 wilayah Indonesia pada dasarian II November 2025 atau periode 11–20 November. Peringatan dini ini disampaikan melalui ikhtisar cuaca harian BMKG pada Sabtu, 8 November 2025, setelah sejumlah indikator atmosfer menunjukkan penguatan aktivitas konvektif di berbagai wilayah.

BMKG menyampaikan prediksi hujan lebat yang berpotensi mengguyur 15 wilayah Indonesia pada pertengahan November. Peningkatan aktivitas konvektif, anomali samudera, hingga dinamika atmosfer skala besar dinilai dapat memicu curah hujan tinggi, yang berdampak pada potensi banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas warga.

BMKG menyebut curah hujan pada periode tersebut diperkirakan berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, lebih dari 150 mm per dasarian. Prediksi ini sekaligus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi, terutama di kawasan rawan banjir dan longsor.


Prediksi Hujan Lebat Dipicu Anomali Atmosfer dan Samudera

Dalam paparannya, BMKG menjelaskan beberapa faktor utama yang mendorong peningkatan intensitas hujan pada periode 11–20 November.

Pertama, kondisi ENSO tercatat berada di kategori negatif dengan indeks NINO 3.4 sebesar −0.84. Nilai tersebut menggambarkan pendinginan perairan Pasifik yang mendukung pembentukan awan hujan lebih mudah di wilayah Indonesia. Meskipun ENSO negatif cenderung meningkatkan peluang hujan, posisi SOI yang berada pada angka +14.2 ikut memperkuat aliran massa udara dari Pasifik tengah menuju barat, yang secara langsung meningkatkan peluang pertumbuhan awan konvektif.

Kedua, Dipole Mode Index menunjukkan nilai −1.94. Angka tersebut menandakan aliran massa udara dari Samudera Hindia timur Afrika menuju wilayah Indonesia semakin aktif. Kondisi ini memperkaya suplai uap air, terutama ke wilayah barat Indonesia, membuat potensi hujan lebat semakin besar.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Indonesia Awal Tahun 2025: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG juga mencatat adanya anomali pada parameter Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang mengindikasikan meningkatnya aktivitas pertumbuhan awan di sebagian Sumatera, Jawa, serta Papua bagian tengah dan selatan. Faktor lain termasuk pergerakan Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang ekuator yang turut memperkuat pembentukan awan hujan.

Analisis daerah konvergensi memperlihatkan bahwa jalur pertemuan angin yang memicu pembentukan awan tebal terbentuk di berbagai wilayah, mulai dari Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Pulau Jawa, Bali, Kalimantan bagian barat hingga timur, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, hingga Papua Selatan.

Selain itu, analisis mikro skala menunjukkan kondisi labilitas atmosfera yang kuat di sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Banten—kondisi yang mempermudah terbentuknya hujan intens.

BMKG menilai kombinasi seluruh faktor ini menempatkan pertengahan November sebagai periode krusial dalam siklus hujan 2025.


Wilayah dengan Risiko Tertinggi Menurut Prediksi Hujan Lebat

Merujuk pada hasil analisis atmosfer dan kelautan, BMKG mengidentifikasi 15 wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat selama dasarian II November 2025. Daerah-daerah ini diperkirakan menerima curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, yang berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat dan risiko bencana.

Wilayah yang dimaksud meliputi:

• Kepulauan Bangka Belitung
• Sebagian kecil Sumatera Selatan
• Sebagian wilayah Banten
• Sebagian Jawa Barat
• Sebagian Jawa Tengah
• Sebagian Jawa Timur
• Bali
• Nusa Tenggara Barat
• Nusa Tenggara Timur
• Sebagian kecil Kalimantan Barat
• Sebagian kecil Kalimantan Tengah
• Sebagian kecil Kalimantan Timur
• Sebagian kecil Sulawesi Selatan
• Sebagian Maluku
• Sebagian kecil Papua Tengah

Data ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan mitigasi bencana, mulai dari kesiapan drainase, antisipasi banjir bandang, hingga penyediaan posko pengungsian jika diperlukan. BMKG juga merekomendasikan warga memantau kondisi cuaca harian karena intensitas hujan berpotensi berubah mengikuti perkembangan sistem cuaca.

BMKG menegaskan pentingnya kewaspadaan di wilayah yang memiliki topografi curam atau riwayat banjir musiman. Di beberapa daerah, kombinasi hujan lebat dan kondisi tanah jenuh sangat berpotensi memicu longsor. Sementara itu, kawasan urban di Jawa dan Sumatra diingatkan pada risiko genangan yang dapat mengganggu transportasi.

Dengan tren anomali atmosfer yang berlangsung sejak September, prediksi hujan lebat menjadi perhatian serius bagi sektor pertanian, transportasi udara, hingga logistik perkotaan. BMKG meminta kerja sama lintas sektor untuk memastikan mitigasi berjalan efektif.

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat pertengahan November. Pemerintah daerah diminta sigap mengantisipasi banjir dan longsor di wilayah berisiko. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Tunas

    PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PP Tunas resmi berlaku dan langsung mendorong penguatan literasi digital santri dan siswa di bawah naungan Kementerian Agama. Kebijakan perlindungan anak digital ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus membentuk generasi muda yang cakap teknologi dan beretika. Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak […]

  • Honor Pendamping Tasikmalaya

    Dua hingga Tiga Bulan Tak Dibayar, Nasib Pendamping Tasikmalaya Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterlambatan pencairan honor pendamping di Kota Tasikmalaya mulai menjadi perhatian publik. Belum cairnya honor pendamping selama dua hingga tiga bulan memicu kekhawatiran terhadap keberlangsungan sejumlah program pelayanan masyarakat di Kota Tasikmalaya. Hingga kini, pendamping Dana Kelurahan dan pendamping Ohan Hafidz masih menunggu kepastian pembayaran hak mereka. Di lapangan, aktivitas para pendamping […]

  • Muharram Ciamis

    Muharram Ciamis, Semangat Diniyah Menggema

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Muharram Ciamis kembali menghadirkan pemandangan yang menggetarkan. Ribuan masyarakat dan insan Madrasah Diniyah dari berbagai wilayah memadati Gedung Islamic Center K.H. Irfan Hielmy Ciamis dalam kegiatan Semarak dan Munajat Akbar Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Sejak pagi, semangat Tahun Baru Islam sudah terasa. Ratusan kendaraan roda dua […]

  • Lineup Belanda vs Jepang

    Prediksi Lineup Belanda vs Jepang dan Duel Kuncinya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Lineup Belanda vs Jepang menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan menjelang pertandingan Grup F Piala Dunia 2026. Di balik persaingan dua tim berbeda benua ini, perhatian publik justru tertuju pada siapa saja pemain yang akan turun sejak menit pertama dan bagaimana mereka dapat memengaruhi jalannya laga. Pertandingan Belanda vs […]

  • gadai anak

    Ayah Gadaikan Anak dan Gagalnya Perlindungan Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Kasus ayah gadaikan anak menunjukkan rapuhnya sistem perlindungan sosial dan keadilan keluarga. albadarpost.com, EDITORIAL – Rantai tragedi yang menimpa bocah Tasikmalaya terjadi bukan dalam ruang kosong. Seorang ayah menyerahkan anaknya kepada keluarga di Gresik sebagai jaminan pinjaman Rp25 juta. Tidak ada negosiasi panjang, tidak ada pengawasan negara, dan tidak ada pagar sosial yang […]

  • Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

    Pick Up KDMP Tiba di Tasikmalaya, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemandangan yang tidak biasa terlihat di halaman Makodim 0612/Tasikmalaya. Puluhan kendaraan niaga baru berjejer rapi memenuhi lapangan. Cat bodinya masih mengilap. Plastik pelindung beberapa bagian kendaraan pun masih terlihat menempel. Sebanyak 50 unit pick up KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih tiba di Kodim 0612 Tasikmalaya sebagai bagian dari program […]

expand_less