Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » BAZNAS Tegaskan Dana ZIS Tak Dipakai untuk Buku Islam Ala Prabowo

BAZNAS Tegaskan Dana ZIS Tak Dipakai untuk Buku Islam Ala Prabowo

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS tidak digunakan untuk pembuatan maupun penerbitan buku Islam Ala Prabowo.

Penegasan itu disampaikan BAZNAS RI pada 7 September 2026, menyusul perhatian masyarakat terhadap peluncuran buku tersebut pada 2025. BAZNAS menyatakan klarifikasi diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai posisi dan keterlibatan lembaga dalam kegiatan tersebut.

BAZNAS Tegaskan Dana ZIS Tidak Digunakan

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan pembuatan dan penerbitan buku Islam Ala Prabowo sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS.

Menurut BAZNAS, dana ZIS merupakan amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, persoalan penggunaan dana umat menjadi bagian penting dalam penjelasan BAZNAS kepada publik. Lembaga tersebut ingin memastikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam suatu kegiatan tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai pihak yang membiayai seluruh kegiatan atau produk yang berkaitan dengannya.

Dalam kasus buku Islam Ala Prabowo, posisi resmi BAZNAS tegas: dana ZIS yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS tidak digunakan untuk pembuatan maupun penerbitan buku tersebut.

Buku Islam Ala Prabowo Bukan Terbitan BAZNAS

BAZNAS juga memberikan penjelasan mengenai status buku tersebut.

Menurut keterangan resmi lembaga, buku Islam Ala Prabowo tidak ditulis maupun diterbitkan oleh tim BAZNAS.

Sementara itu, keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran buku pada Rakornas BAZNAS 2025 disebut berada dalam konteks sinergi kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan bersama MUI, Kementerian Agama, dan MPR.

BAZNAS menegaskan keterlibatan tersebut bukan merupakan bentuk keterlibatan lembaga dalam politik praktis.

Pembedaan ini menjadi penting. Ada perbedaan antara terlibat dalam sebuah kegiatan kelembagaan dengan menulis, menerbitkan, atau membiayai sebuah buku.

Dalam klarifikasinya, BAZNAS secara spesifik memisahkan ketiga aspek tersebut agar posisi lembaga tidak dipahami secara keliru.

Prabowo Disebut Amanahkan ZIS Pribadi ke BAZNAS

Dalam keterangannya, BAZNAS juga menyampaikan hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan lembaga tersebut.

Sodik mengatakan Prabowo memberikan perhatian dan dukungan terhadap tugas serta fungsi BAZNAS. Selain dukungan kebijakan, Prabowo disebut mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadinya kepada BAZNAS.

Menurut Sodik, BAZNAS bersama tim saat ini sedang memilih sejumlah program unggulan yang akan disampaikan kepada masyarakat. Program tersebut disebut bersumber dari dana infak dan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto.

Namun, keterangan mengenai dana pribadi tersebut merupakan bagian yang berbeda dari penjelasan BAZNAS tentang buku Islam Ala Prabowo. BAZNAS secara khusus telah menegaskan bahwa dana ZIS yang dipercayakan masyarakat melalui lembaga tersebut tidak digunakan untuk pembuatan maupun penerbitan buku.

BAZNAS Hormati Perhatian dan Kritik Publik

BAZNAS juga menyatakan menghormati perhatian dan kritik masyarakat terhadap persoalan tersebut.

Bagi lembaga pengelola zakat, kepercayaan publik merupakan bagian penting dari amanah yang harus dijaga. Karena itu, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk mengelola dana ZIS secara bertanggung jawab serta menjaga kepercayaan para muzaki.

Klarifikasi mengenai Islam Ala Prabowo pada akhirnya memperjelas posisi BAZNAS dalam tiga hal.

Pertama, dana ZIS yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS disebut tidak digunakan untuk pembuatan maupun penerbitan buku.

Kedua, buku tersebut tidak ditulis maupun diterbitkan oleh tim BAZNAS.

Ketiga, keterlibatan BAZNAS dalam peluncuran pada 2025 disebut berada dalam konteks sinergi kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan.

Dengan penjelasan tersebut, publik memiliki konteks yang lebih lengkap untuk melihat persoalan buku Islam Ala Prabowo tanpa mencampurkan antara penggunaan dana ZIS, status penerbitan buku, dan keterlibatan kelembagaan.

Pada akhirnya, isu ini kembali bermuara pada satu hal yang sangat penting dalam pengelolaan dana umat: kepercayaan.

Sebab, ketika menyangkut dana masyarakat, yang dipertaruhkan bukan sekadar angka, melainkan amanah yang harus dapat dijelaskan secara terbuka. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Libur

    SPPG Libur, BGN Fokuskan MBG ke Daerah 3T

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat sebagian besar siswa bersiap menikmati libur sekolah, Badan Gizi Nasional (BGN) justru tengah merapikan arah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah memilih memperketat sasaran penerima manfaat agar bantuan gizi semakin tepat mengenai kelompok yang paling membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bagian […]

  • Suasana malam takbiran Dzulhijjah di kampung Indonesia dengan gema takbir, bedug musala, dan warga bersiap menyambut Idul Adha.

    Bukan Sekadar Kurban, Ini Rahasia Besar Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    analbadarpost.com, HIKMAH – Bulan Dzulhijjah selalu identik dengan haji, kurban, dan gema takbir Idul Adha. Namun ternyata, ada banyak fakta Dzulhijjah yang jarang diketahui masyarakat. Bulan terakhir dalam kalender Hijriah ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang perubahan hati, momentum memperbaiki hidup, hingga suasana spiritual yang terasa berbeda dibanding bulan lainnya. Bahkan […]

  • radikalisme digital

    Radikalisme Digital: Ancaman Baru yang Tumbuh di Saku Anak-anak

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 309
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF — Setiap kali laporan baru tentang radikalisasi muncul, publik sering membayangkan proses perekrutan yang berlangsung di ruang-ruang gelap. Dalam imajinasi itu, ekstremisme tumbuh jauh dari pusat kehidupan sehari-hari. Namun data beberapa tahun terakhir menabrak asumsi tersebut. Radikalisme kini hadir melalui jalur yang justru paling dekat: ponsel anak-anak. Perangkat yang semestinya menjadi ruang belajar […]

  • Pekerja migran konstruksi di Singapura bersiap mengikuti aturan baru perekrutan tenaga kerja asing mulai 2027.

    Peluang Kerja ke Singapura Makin Terbuka, Aturan Baru Berlaku 2027

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 247
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kebijakan baru soal pekerja migran Singapura mulai menarik perhatian banyak calon tenaga kerja di Asia Tenggara. Pemerintah Singapura resmi memangkas proses perekrutan pekerja konstruksi asing mulai 2027. Aturan baru ini membuat proses masuk kerja menjadi jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Jika dulu perusahaan harus menunggu hingga empat bulan untuk mendatangkan pekerja, […]

  • perlindungan hukum wartawan

    Perlindungan Hukum Wartawan Jadi Kunci Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 224
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tekanan terhadap kebebasan pers tidak selalu datang dalam bentuk kekerasan fisik. Bagi banyak wartawan, ancaman itu hadir melalui panggilan klarifikasi, somasi, hingga laporan polisi setelah sebuah berita terbit. Kondisi tersebut menggambarkan realitas bahwa perlindungan hukum wartawan di Indonesia masih jauh dari kata aman. Seorang rekan wartawan di daerah menceritakan pengalamannya ketika […]

  • Viral Salat Latsarmil

    Viral Salat Wanita Latsarmil, Ini Penjelasan Fikih Islam

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Sebuah video viral salat Latsarmil yang memperlihatkan sejumlah perempuan melaksanakan salat berjamaah wanita sambil mengenakan seragam Latihan Dasar Militer (Latsarmil) menjadi perbincangan di media sosial. Video yang diunggah akun Instagram news_kurangakurat6 pada 30 Juni 2026 itu telah memperoleh lebih dari 417 tanda suka dan lebih dari 513 komentar saat artikel ini ditulis. […]

expand_less